Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » “Manisnya Bikin Salah Paham, Gula Industri Nongol di Pasar!, Siapa yang Salah Tempat?”

“Manisnya Bikin Salah Paham, Gula Industri Nongol di Pasar!, Siapa yang Salah Tempat?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 623
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HIDUP itu perlu manis, namun  kalau manisnya kebablasan, bisa bikin bingung antara teh tarik dan teh teriak. Nah, itu dia yang lagi kejadian gula rafinasi yang seharusnya buat pabrik biskuit, es krim, dan minuman kaleng malah ikut nimbrung di pasar rakyat. Lah, ini gula pabrik kok tahu-tahu nongol di dapur Mbah Darmi yang jualan apem?

Ibarat karyawan pabrik yang harusnya di shift malam, eh malah duduk santai di warung kopi sambil main remi. Gula rafinasi itu punya kerjaan khusus, bukan buat bikin teh manis di angkringan atau ngisi toples Lebaran. Kalau udah begini, pasar bisa kayak lomba masak dadakan bahan nggak jelas, rasa juga jadi misteri.

Tapi jangan panik dulu, negara kita bukan cuma punya polisi lalu lintas, tapi juga ada Satgas Pangan Polri, yang kerjaannya bukan cuma ngecek harga bawang tapi juga ngendus jejak gula nyasar, dan kemarin, mereka sukses ngegerebek gula oplosan di Banyumas. Hebat kan? Mbok-mbok di pasar pun bisa lega, karena yang manis kembali ke habitat aslinya.

Kemenperin juga nggak tinggal diam, udah ada Permenperin Nomor 47 Tahun 2024, bukan permen karet ya, tapi peraturan menteri. Isinya Gula Kristal Rafinasi (GKR) hanya boleh diproduksi dari Gula Kristal Mentah (GKM), dan hasilnya cuma buat industri, bukan buat nyemil sore.

Kalau sampai GKR ini bocor ke dapur-dapur rakyat, itu udah kayak truk tronton masuk gang sempit. Niatnya baik, tapi caranya salah kamar.

Masih ada lagi aturan main dari Kementerian Perdagangan, pakai Permendag Nomor 1 Tahun 2019 Jo Permendag 17 Tahun 2022.

Di situ dijelasin gula rafinasi bukan buat pasar eceran, apalagi buat isian wedang ronde. Kalau mau masuk ke usaha kecil, harus lewat koperasi, resmi, dan terdaftar. Jadi jelas jejaknya, kayak rute lari keliling lapangan.

Gula itu ibarat orang tua, harus tahu batasan, kalau semua gula boleh masuk ke mana saja, nanti kita bingung bedain mana gula industri dan mana gula cinta, maka pepatah baru lahir, “Manis itu penting, tapi harus tahu tempat duduk”.

Negara ini luas, pasarnya rame, dan gulanya banyak jenis, tapi setiap jenis punya jodohnya sendiri. Gula pabrik ya buat pabrik, gula dapur ya buat emak-emak. Kalau udah sesuai takaran, hidup jadi enak.

Jangan sampai teh manis kita mengandung gula yang salah jalur, bukan karena bahaya, tapi karena hidup lebih nikmat kalau kita tahu sumber manisnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KAMPB-SS Desak Transparansi Anggaran Sekolah Palembang

    Mahasiswa KAMPB-SS Desak Transparansi Anggaran Sekolah Palembang

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PULUHAN mahasiswa dari Koalisi Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi dan Birokrasi Sumatera Selatan (KAMPB-SS) mendatangi Kantor Wali Kota Palembang, Rabu (25/2/2026), menuntut evaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan transparansi anggaran pendidikan. Koordinator aksi, M. Rahman, menekankan  dunia pendidikan di kota ini masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari ketimpangan kualitas antar satuan pendidikan hingga keterbatasan sarana dan […]

  • BPJS Muba 48,26%, Pekerja Aman, Tinggal Nunggu Jodoh!

    BPJS Muba 48,26%, Pekerja Aman, Tinggal Nunggu Jodoh!

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    DI Musi Banyuasin (Muba) orang bilang “kerja keras itu penting, tapi kerja cerdas lebih penting,” nah, sekarang Pemkab Muba malah nambahin “kerja aman juga gak kalah penting.” Buktinya? hingga Juli 2025, sudah 103.079 pekerja Muba yang resmi masuk ke pelukan BPJS Ketenagakerjaan. Itu artinya 48,26 persen pekerja sudah terlindungi, dari total 213.582 tenaga kerja. Jadi, […]

  • Atasi Masalah THR, Kemnaker Kumpulkan Kadisnaker se-Indonesia, Sudah Tegaskah Sanksinya

    Atasi Masalah THR, Kemnaker Kumpulkan Kadisnaker se-Indonesia, Sudah Tegaskah Sanksinya

    • calendar_month Senin, 10 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 705
    • 0Komentar

    DALAM upaya mengatasi permasalahan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2021, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumpulkan Kadisnaker provinsi seluruh Indonesia dalam kegiatan “Webinar Sinergitas dan Kolaborasi Pengawas Ketenagakerjaan dan Mediator Hubungan Industrial dalam Penanganan Permasalahan THR 2021”, melalui zoom meeting, belum lama ini. Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenegakaerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binawasnaker & K3) Kemnaker, […]

  • Kunjungi 2 Pelaku UMKM Ini, Wawako Sosialisasi Ini

    Kunjungi 2 Pelaku UMKM Ini, Wawako Sosialisasi Ini

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.535
    • 0Komentar

    WARGA Palembang tidak akan berhenti berusaha mencari nafkah meski diterjang badai maupun pandemi, contohnya adalah usaha Pempek Crispy Neny dan Kain Jumputan Pewarna Alami Galeri Wong Kito. Dalam rangka mendorong semangat para pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menyempatkan diri bersilahturahmi dan melihat langsung produksi mereka. “Hari ini kita […]

  • 3 Hal Penting yang Dilakukan KADIN untuk Indonesia Menurut Waketum Kadin Anindya Novyan Bakri

    3 Hal Penting yang Dilakukan KADIN untuk Indonesia Menurut Waketum Kadin Anindya Novyan Bakri

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.058
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua Umum KADIN Pusat Indonesia, Anindya Novyan Bakri menyebutkan di kepemimpinan Dodi Reza Alex Noerdin KADIN Sumsel sangat nyata dan terbukti berkontribusi dalam upaya peningkatan ekonomi di Sumsel di bidang perindustrian. “KADIN Pusat mengapresiasi terobosan-terobosan KADIN Sumsel dibawah nahkoda Dodi Reza, sejumlah inisiasi serta inovasi sangat terbukti dan berdampak langsung ke masyarakat,” ucapnya saat […]

  • 1.100 paket makanan olahan ikan disalurkan dalam kegiatan bakti sosial di Palembang, Legislator Komisi IV DPR bakal perjuangkan juga soal ini, Fitri titip aspirasi nelayan, apa ya ?

    1.100 paket makanan olahan ikan disalurkan dalam kegiatan bakti sosial di Palembang, Legislator Komisi IV DPR bakal perjuangkan juga soal ini, Fitri titip aspirasi nelayan, apa ya ?

    • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.537
    • 0Komentar

      WAKIL Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda dampingi  anggota Komisi IV DPR RI, Hj Renny Astuti SH SpN,Jumat (11/6/2021) berkerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan bantuan 1.100 paket ikan segar dan makanan olahan ikan ke masyarakat yang terdampak Covid 19. Bantuan perdana itu, secara simbolis diberikan kepada masyarakat di Kantor Camat Alang Alang Lebar. “Kalau […]

expand_less
WordPress Archive Viralomatic – Viral News Post Generator Plugin for WordPress ViralVideo – Responsive Magazine WordPress Theme Virtual Assistant for WordPress – build your own Google Now, Siri or Cortana. Virtual – Cryptocurency Blockchain & Bitcoin Elementor Template Kit Virtual Phone Number Selling System WordPress Plugin Virtual Tour Creator for WordPress Showcase Addon Virtus – Modern Blog & Magazine WordPress Theme Virtuware – Saas & Digital Company Elementor Kit VisaPlan – Immigration & Visa Consulting Elementor Template Kit. Visard – Immigration Visa Center & Travel Agency WordPress Theme