Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Gen Z : Dari Konsumen Jadi Produsen AI, Jangan Mau Jadi Pasar Abadi!

Gen Z : Dari Konsumen Jadi Produsen AI, Jangan Mau Jadi Pasar Abadi!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 876
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

– Kalau dulu pepatah bilang “rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya”, di era sekarang bisa jadi berubah “scrolling pangkal mager, coding pangkal cuan”

HARI INI, hampir separuh Gen Z Indonesia sudah main-main sama AI. Ada yang bikin caption Instagram pakai ChatGPT, ada yang ngedit muka biar glowing kayak artis Korea pakai filter AI, ada juga yang diam-diam nyuruh AI ngerapihin skripsi biar gak kena semprot dosen. Singkatnya, Gen Z adalah konsumen AI paling aktif di negeri ini.

Tapi pertanyaannya, apa kita mau puas jadi konsumen abadi? Atau berani naik kelas jadi produsen AI yang karyanya dipakai dunia?

Karena kalau kita cuma doyan pakai tanpa bisa bikin, ya Indonesia cuma jadi pasar empuk. Ibaratnya kayak jago makan mi instan, tapi gak pernah bisa bikin mie sendiri. Lama-lama, bungkusnya impor, bumbunya impor, mie-nya impor, yang lokal cuma piring sama sendoknya.

Kabar baiknya, anak bangsa udah nunjukin kalau kita bukan sekadar tukang pakai. Ada yang udah bikin AI asli Indonesia, misalnya

Nodeflux, jagoan computer vision buat smart city, bahkan dipakai di event internasional.

Kata.ai, chatbot Bahasa Indonesia, biar kita gak kebanyakan pakai bahasa kebarat-baratan.

Prosa.ai, bikin AI pendeteksi hoaks dan suara sintetis, cocok buat negara yang doyan debat medsos.

Pythia, main di ranah generative AI, mirip ChatGPT tapi versi lokal.

Komodo-7B & Cendol LLM, model bahasa besar hasil riset kampus, bisa paham bahasa Indonesia dan bahasa daerah.

Senopati (ITS Surabaya),  generative AI untuk pendidikan dan kesehatan.

AI PCU Surabaya, dipakai buat diagnosa penyakit kulit hewan dan analisis sentimen TikTok.

Artinya, bibit-bibit produsen AI sudah ada, masalahnya, mau kita siram sampai jadi pohon raksasa, atau kita biarkan kering kerontang kalah saing sama raksasa global?

Bayangin kalau kita berhenti di level “pemakai doang” Data jadi emas gratis buat perusahaan luar. Kita ngetik “aku lagi galau” aja bisa jadi bahan analisis pasar, pasar dikuasai asing, kita cuma jadi tempat belanja, bukan produsen, inovasi lokal tenggelam. Startup AI kita kalah promosi, kalah modal, kalah branding.

Ibarat pepatah lama “kalau tak pandai menanam, jangan harap panen. Nah, kalau kita tak pandai bikin AI, jangan harap bisa panen cuan dari industri ini.

Coba bayangkan kalau Gen Z lompat dari konsumen ke produsen. Gak cuma bikin konten buat TikTok, tapi bikin mesin AI yang dipakai dunia. Itu baru level up. Karena AI bukan cuma alat, tapi juga mesin ekonomi baru, membuka lapangan kerja dan bisnis, senjata geopolitik, negara yang punya AI kuat bisa punya pengaruh global dan kebanggaan nasional, dunia bakal bilang, “AI ini buatan anak muda Indonesia”

Pepatah bilang, “kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?”

Indonesia punya modal pengguna internet terbanyak keempat dunia, pasar digital aktif, dan anak muda yang adaptif. Tinggal satu yang harus dikuatkan ekosistem yang ngasih ruang berani gagal, berani coba, dan berani jual ke pasar global.

Pemerintah udah nyiapin regulasi dan infrastruktur, kampus udah lahirin AI lokal, startup juga mulai eksis. Tinggal generasi mudanya mau berhenti di level scrolling atau berani lompat ke coding? Mau puas nge-like atau berani nge-launch?

Jangan sampai Gen Z Indonesia cuma jadi “user setia” aplikasi luar. Sudah ada contoh nyata bahwa kita bisa bikin AI sendiri mulai dari Nodeflux, Kata.ai, Prosa.ai, Pythia, hingga Senopati di Surabaya.

Sekarang tinggal kita pilih mau jadi pasar yang selamanya konsumtif, atau jadi produsen yang diperhitungkan dunia?

Kalau Gen Z berani melompat, bukan mustahil suatu hari nanti dunia akan bilang “Artificial Intelligence? Oh itu, salah satunya buatan anak muda Indonesia”

Dan kalau kata pepatah kampung “lebih baik jadi ikan kecil di kolam sendiri yang bisa tumbuh besar, daripada jadi umpan gratis di samudra orang lain”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihadapan SKK Migas, paparkan 4 konsep pengelolaan sumur minyak masyarakat, begini asa Pj Bupati Muba

    Dihadapan SKK Migas, paparkan 4 konsep pengelolaan sumur minyak masyarakat, begini asa Pj Bupati Muba

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Rencana tata kelola pengelolaan sumur minyak masyarakat terus dikebut dan telah mendapatkan dukungan yang sangat maksimal dari Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel, dan Pangdam II Sriwijaya. Apriyadi memaparkan, konsep tata kelola yang telah disiapkan diantaranya Tata kelola keselamatan kerja dan lingkungan hidup, tata kelola kontrak jasa dan perjanjian kerjasama.”Lalu, tata kelola penguatan kapasitas […]

  • Lantik 133 Pejabat Pemprov Sumsel, Ini Pesan Gubernur

    Lantik 133 Pejabat Pemprov Sumsel, Ini Pesan Gubernur

    • calendar_month Jumat, 2 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.249
    • 0Komentar

    Eselon III 33 orang, Eselon IV 83 orang dan 1 orang pejabat Fungsional Utama.

  • Cara Pertamina Kasih Efek Jera Oknum Penyalahgunaan Solar Bersubsidi

    Cara Pertamina Kasih Efek Jera Oknum Penyalahgunaan Solar Bersubsidi

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.896
    • 0Komentar

    PERTAMINA memberikan sanksi kepada SPBU yang terbukti melakukan penyelewengan terhadap produk subsidi Setelah jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menindak penyalahgunaan Solar Bersubsidi di beberapa daerah di Indonesia. Beberapa penangkapan dilakukan di SPBN (stasiun pengisian BBM khusus Nelayan) Penajam dan SPBU KM 9 Kota Balikpapan, Kalimantan Timur melalui Dir […]

  • Majukan Transformasi eMobilitas & Smart City di Pasar Vietnam, Arrow Electronics Pamer Solusi Teknologi EV & AIoT

    Majukan Transformasi eMobilitas & Smart City di Pasar Vietnam, Arrow Electronics Pamer Solusi Teknologi EV & AIoT

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id,HANOI, VIETNAM – Penyedia solusi teknologi global Arrow Electronics pamerkan  berbagai produk dan solusi teknologi EV (Electric Vehicle) dan AIoT (Artificial Intelligence of Things) yang akan membantu memajukan pengembangan mobilitas listrik dan kota pintar di seminar EvTech dan AIoT of the Future di Hanoi, Vietnam, bekerja sama dengan 10 pemasok teknologi global.   Sebagai salah satu […]

  • Bahas Perkembangan Teknologi Ditengah Pandemi

    Bahas Perkembangan Teknologi Ditengah Pandemi

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    KOMANDO Perhubungan Daerah Militer (Hubdam) II/Sriwijaya, Kolonel Chb Yanuar Kurniawan sengaja lakukan pembahasan terkait perkembangan teknologi di tengah Pandemi Covid-19, melalui kunjungan silahturahmi bersama Walikota Palembang, H. Harnojoyo di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang. Dalam silahturahmi tersebut, Kolonel Chb Yanuar Kurniawan menjelaskan,pihaknya merupakan bagian dari Kodam II/Sriwijaya yang memiliki tanggung jawab dalam penyedia sarana dan […]

  • Simak Yuk ! Ada Jam Pintar Pertama di Dunia yang Bisa Tahu Waktu Transit Pulsa Sekali Sentuh & Pengukuran Kadar Oksigen dalam Darah Persembahan Asus 

    Simak Yuk ! Ada Jam Pintar Pertama di Dunia yang Bisa Tahu Waktu Transit Pulsa Sekali Sentuh & Pengukuran Kadar Oksigen dalam Darah Persembahan Asus 

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    Gelang tangan pintar pertama di dunia dengan Waktu Transit Pulsa sekali sentuh dan pengukuran kadar oksigen dalam darah Gelang tangan pintar pertama di dunia yang menawarkan Waktu Transit Pulsa sekali sentuh dan pengukuran oksigen darah Sensor photoplethysmography (PPG) dan elektrokardiografi (EKG) bawaan memungkinkan pemantauan vital secara terus menerus sepanjang hari Pengukuran real-time dapat dilakukan dengan […]

expand_less
WordPress Archive Jet One – Private Airline WordPress Theme Jet – Responsive Megamenu JetAppointments Booking JetBlocks For Elementor JetBlog – Blogging Package for Elementor Page Builder JetBooking - Booking functionality for Elementor JetCompareWishlist For Elementor JetElements - Widget Addon for Elementor Page Builder JetEngine - Adding & Editing Dynamic Content with Elementor JetMenu For Elementor