Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » Insentif Kendaraan Bermotor & Properti,Gairahkan Konsumsi & Percepat Ritme Pemulihan Ekonomi

Insentif Kendaraan Bermotor & Properti,Gairahkan Konsumsi & Percepat Ritme Pemulihan Ekonomi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
  • visibility 2.079
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERBAGAI indikator ekonomi terus menunjukkan pemulihan, seperti konsumsi listrik, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur, indeks penjualan ritel, konsumsi semen, serta impor bahan baku dan barang modal.

Di sisi lain, tambahan kasus harian Covid-19 telah mengalami penurunan dalam sebulan terakhir dan program vaksinasi terus berjalan semakin masif. Berbagai indikator tersebut menunjukkan peluang pemulihan ekonomi yang harus terus dijaga ritme akselerasinya. Untuk itu, Pemerintah memberikan Insentif Relaksasi PPnBM untuk Kendaraan Bermotor (KB), serta untuk sektor Properti berupa PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk Rumah Tapak dan Rumah Susun.

“Industri otomotif adalah industri yang padat karya, memiliki 1,5 juta orang pekerja langsung dan 4,5 tenaga kerja tidak langsung. Industri Pendukung Otomotif menyumbang Rp700 triliun pada PDB tahun 2019. Juga terdapat ±7.451 pabrik yang menghasilkan produk input untuk industri otomotif. Karena itu kita perlu mempertahankan basis industri otomotif nasional,” jelas Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (01/03).

Sementara itu, insentif fiskal kepada sektor properti dilandasi oleh fakta bahwa kontribusi sektor properti  berupa Real Estate dan konstruksi terhadap PDB selama 20 tahun terakhir terus meningkat, dari 7,8% pada tahun 2000, menjadi 13,6% pada tahun 2020. Namun tahun lalu pertumbuhan sektor properti mengalami kontraksi -2,0%. Bahkan sektor konstruksi turun lebih dalam -3,3%. “Pekerja di sektor properti juga terus meningkat sejak tahun 2000 sampai dengan 2016 dan sedikit melandai hingga 9,1 Juta di 2019, namun turun menjadi 8,5 Juta di 2020. Ini yang menjadi pertimbangan pemerintah,” tambah Menko.

Oleh karena itu, momentum saat ini dimanfaatkan sebagai peluang untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi, melalui insentif-insentif tersebut agar mampu menggairahkan konsumsi, utamanya masyarakat kelas menengah. “Kedua kebijakan ini sifatnya komplementer dan saling menguatkan dalam menggairahkan konsumsi rumah tangga, dan merupakan bagian yang komprehensif dari paket program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 yang mencapai sekitar Rp699,43 triliun,” ujar Menkeu di kesempatan yang sama.

PEN 2021 akan diperkuat dan ditingkatkan, di mana alokasi kesehatan meningkat untuk melanjutkan penanganan Covid-19, pengadaan vaksin dan program vaksinasi. Alokasi perlindungan sosial dilanjutkan dan dipertajam untuk terus melindungi konsumsi dasar masyarakat miskin dan rentan terdampak. Alokasi dukungan dunia usaha ditingkatkan untuk mendukung dunia usaha untuk dapat mempertahankan keberlangsungan usahanya, mendukung jump-start aktivitas ekonomi dan mendorong permintaan untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga.

Kedua kebijakan ini diharapkan mampu mendorong konsumsi rumah tangga kelas menengah yang terkendala di tahun 2020 karena pandemi. Daya beli rumah tangga kelas menengah relatif tidak terdampak oleh Covid-19, tetapi level konsumsinya menurun karena adanya pembatasan mobilitas dan gangguan yang membatasi kepercayaan untuk melakukan aktivitas.

Hal ini tercermin dari tingkat tabungan di perbankan yang mengalami peningkatan sampai sekitar 11% di Desember 2020. Selain itu, konsumsi rumah tangga untuk subkomponen transportasi dan komunikasi, dan subkomponen perumahan dan perlengkapan rumah merupakan porsi terbesar kedua dan ketiga setelah subkomponen makanan dan minuman.

Konsumsi makanan dan minuman memberikan kontribusi sebesar 41,2% dari total konsumsi rumah tangga, sementara kontribusi konsumsi transportasi dan komunikasi sebesar 20,2% dan kontribusi konsumsi perumahan dan perlengkapan rumah sebesar 13,3%.

Regulasi terkait kebijakan diskon pajak untuk kendaraan bermotor telah disahkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 20/PMK.010/2021, yang mengatur kebijakan insentif penurunan tarif PPnBM untuk kendaraan bermotor segmen sampai dengan 1.500 cc kategori sedan dan 4×2, serta memiliki local purchase minimal sebesar 70% dengan mengacu kepada Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 169 Tahun 2021. Besarnya PPnBM Kendaraan Bermotor ditanggung oleh Pemerintah diberikan secara bertahap yaitu 100% (seratus persen) untuk Masa Pajak Maret – Mei 2021, sebesar 50% (lima puluh persen) untuk Masa Pajak Juni – Agustus 2021 dan 25% (dua puluh lima persen) untuk Masa Pajak September – Desember 2021.

Selain itu, kebijakan insentif sektor properti berupa diskon pajak melalui fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), diberikan untuk penjualan rumah tapak atau unit hunian rumah susun selama enam bulan, terhitung mulai Maret 2021. Pemberian fasilitas PPN DTP sebesar 100% diberikan bagi penjualan rumah tapak atau unit hunian rumah susun dengan nilai jual sampai dengan Rp2 miliar dan PPN DTP sebesar 50% bagi yang memiliki nilai jual di atas Rp2 miliar sampai dengan Rp5 miliar. Pengaturan lebih lanjut mengenai kebijakan ini akan ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK), yang akan segera disampaikan kepada publik.

4 Kebijakan
Menteri PUPR mengatakan  kebijakan insentif ini melengkapi empat kebijakan yang sudah Kementerian PUPR laksanakan di sektor perumahan, yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp16,66 triliun untuk 157.500 unit, Subsidi Selisih Bunga (SSB) sebesar Rp5,96 triliun, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp630 miliar untuk 157.500 unit, dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebesar Rp8,7 miliar.

“Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), selain empat program tersebut, juga sudah dibebaskan PPN dan ditambahkan 4 juta cash bantuan uang muka. Sehingga secara keseluruhan, capaian program untuk tahun 2020 berjumlah 200.972 unit dengan nilai fasilitas bebas PPN yang diberikan Pemerintah sebesar Rp 2,92 triliun untuk MBR,” ujarnya.

Kriteria yang diperuntukkan bagi rumah tapak dan/atau rumah susun yang mendapatkan insentif PPNDTP, dan harus diserahkan secara fisik pada periode pemberian insentif, merupakan rumah baru yang diserahkan dalam kondisi siap huni, dan diberikan maksimal untuk 1 unit rumah tapak/unit hunian rumah susun untuk 1 orang dan tidak boleh dijual kembali dalam jangka waktu 1 tahun. “Artinya fasilitas ini untuk rumah yang sudah ada stok. Berdasarkan data asosiasi perumahan, dengan kebijakan stimulan ini sasarannya untuk rumah non-subsidi sekitar 27-30 ribu unit yang mendapatkan relaksasi, sementara untuk rumah subsidi MBR tetap mendapatkan bebas PPN,” tambah Menteri PUPR.

Pemberian insentif untuk pembelian properti adalah kebijakan yang penting mengingat sektor ini sangat strategis dalam perekonomian, dan memiliki efek pengganda (multiplier effect) yang kuat keterkaitannya dengan berbagai sektor di dalam perekonomian, dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar.

Di samping itu, sektor perumahan yang terdiri atas sektor kontruksi dan sektor real estate secara bersama-sama juga memberikan sumbangan terhadap PDB sekitar 13,6%.

Kebijakan diskon pajak untuk kendaraan bermotor dan sektor properti diharapkan mampu menarik minat kelas menengah untuk melakukan konsumsi yang tinggi. Belanja barang tahan lama atau durable goods (kendaraan bermotor dan properti) diharapkan mampu menjadi stimulan konsumsi rumah tangga, yang memiliki kontribusi terbesar bagi pertumbuhan ekonomi.

Momentum pemulihan ekonomi perlu dijaga ritme percepatannya, dan saat ini merupakan periode yang tepat. Hal ini juga didukung oleh program vaksinasi yang sudah mulai berjalan dan penularan kasus Covid-19 mulai menurun. Untuk itu, kepercayaan rumah tangga dalam melakukan konsumsi perlu ditingkatkan.[***]

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Pantang Pulang Sebelum Padam (dan Sebelum Ego Turun Suhu)”

    “Pantang Pulang Sebelum Padam (dan Sebelum Ego Turun Suhu)”

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.032
    • 0Komentar

    KALAU ada pekerjaan yang bikin adrenalin naik kayak naik roller coaster tanpa sabuk pengaman, itu bukan jadi stand-up comedian di depan mantan, tapi jadi pemadam kebakaran.Profesi ini cuma punya dua pilihan, antara lain cepat atau hangus, dan di antara dua itu, mereka tetap senyum,  walau keringat udah campur asap dan doa. Nah, semangat itu yang […]

  • Ikutan TPID Award, Ini Strategi Pemkot Palembang

    Ikutan TPID Award, Ini Strategi Pemkot Palembang

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    TIM Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kota Palembang akan mengikuti ajang TPID Award yang diadakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang, Ratu Dewa, saat mengelar Rapat Koordinasi Program Unggulan Pengendalian Inflasi Daerah Palembang 2019-2021 di ruang Rapat Sekda II Palembang, kemarin. Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan, yang menjadi penilaian […]

  • BRI Super League, Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bangkit Atasi PSM 3-1

    BRI Super League, Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bangkit Atasi PSM 3-1

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Persib Bandung membuka perjalanan di BRI Super League 2026/2027 dengan tiga poin sempurna. Menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (6/9/2026), Maung Bandung harus bekerja keras sebelum akhirnya mengunci kemenangan 3-1. PSM bukan lawan yang mudah bagi Persib pada pertandingan ini. Tim tamu mampu membuat tuan rumah berada dalam […]

  • Pulihkan Ekonomi,  Ada 6 Prioritas Pemkab OKI Tahun 2023

    Pulihkan Ekonomi,  Ada 6 Prioritas Pemkab OKI Tahun 2023

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) telah memulai rangkaian proses penyusunan perencanaan pembangunan tahunan daerah (Dokumen RKPD) Tahun 2023. Melalui tahapan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan yang dimulai sejak 10 sampai dengan 24 Januari 2021 lalu, sebanyak enam (6) Program prioritas berhasil di rumuskan, yaitu Penanganan pandemi COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi, Pembangunan infrastruktur […]

  • “Dari Griya Agung ke Pelosok Desa, Amanah, Stunting & Penyuluh yang Tak Boleh Ngambek”

    “Dari Griya Agung ke Pelosok Desa, Amanah, Stunting & Penyuluh yang Tak Boleh Ngambek”

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 653
    • 0Komentar

    ADA pepatah lama yang bilang, “Menjadi pejabat itu seperti jadi kompor gas kalau tidak nyala, ditinggal orang kalau nyala terus, bisa meledak.” Dan pada Selasa siang yang hangat di Griya Agung Palembang, seorang pejabat baru resmi ‘dinyalakan’. Adalah dr. Arios Saplis, yang dengan jas resmi dan napas pelan-pelan karena deg-degan, dikukuhkan  Gubernur Sumatera Selatan H. […]

  • 5 Desainer & UKM Fashion RI Pamerkan Koleksi Busana di Istanbul Turki, Begini Asanya Dubes

    5 Desainer & UKM Fashion RI Pamerkan Koleksi Busana di Istanbul Turki, Begini Asanya Dubes

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.634
    • 0Komentar

    MENDUKUNG program-program Usaha Kecil dan Menengah termasuk UKM bidang fashion, KJRI Istanbul bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Istanbul dan team Anjungan Nusantara menyelenggarakan kegiatan pentas seni dan fashion dengan tema “Discover Indonesia: Cultural Performances and Fashion Show” yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) di KJRI Istanbul (29/11/2021). Sebanyak 5 desainer Indonesia […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Purchase Order Gateway WooCommerce Purchase Order Gateway B2B WooCommerce Quick Order Plugin – Bulk & Fast Product Ordering WooCommerce Quick Resort & Hotel Booking Calendar WooCommerce Quick View WooCommerce Quick View Pro By Barn2 WooCommerce quick view – woocommerce wish list – woocommerce product compare Addon For Elementor WooCommerce QuickBooks Connector Plugin WooCommerce Quote WooCommerce Recommendation Engine