Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » Tiga Serangkai Menuju Rote Ndao Mendunia

Tiga Serangkai Menuju Rote Ndao Mendunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • visibility 941
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau kata orang tua di kampung, garam di laut, asam di gunung, bertemu di wajan, artinya segala sesuatu bisa dipertemukan kalau memang niatnya kuat dan jalannya jelas. Nah, di Rote Ndao, bukan cuma garam dan asam yang dipertemukan, tapi juga Kementerian Kelautan dan Perikanan, PLN, Kantor Pertanahan, dan Pemerintah Daerah. Semuanya kompak bak personel boyband Korea, bersatu demi satu tujuan Indonesia Swasembada Garam 2027.

Inilah kisah tentang garam yang tak lagi sekadar pelengkap sambal, tapi kini diangkat derajatnya jadi bintang industri. Garam bukan cuma buat bikin ikan asin, tapi buat industri farmasi, kosmetik, hingga peleburan logam. Dan Rote Ndao, yang dulu dikenal karena tenun ikat dan angin semilirnya, kini naik kelas jadi calon pusat industri garam nasional.

Apa yang terjadi? Tiga kerja sama penting ditandatangani pertama, dengan Pemkab Rote Ndao soal penyediaan lahan dan sosialisasi. Kedua, dengan Kantor Pertanahan agar lahan tambak bisa disertifikasi. Dan ketiga, dengan PLN agar lokasi K-SIGN bisa terang benderang kayak konser Coldplay. Semua ini biar garam tidak lagi ngendon di tambak, tapi bisa nyambung ke pabrik dan pasar global.

Kita harus akui, sejak zaman VOC sampai zaman TikTok, Indonesia belum bisa mandiri dalam urusan garam. Padahal laut kita segede gaban. Tapi ya itu tadi, banyak yang garap tambak garam tapi nggak garap legalitasnya. Banyak pula yang panen garam, tapi listriknya mati melulu, kayak nasib jomblo yang terus disamber petir PHP.

Kini, dengan proyek K-SIGN, harapannya bukan cuma panen garam yang melimpah, tapi juga sistematis dan sah di mata hukum. Sertifikat lahan digenggam, listrik menyala, masyarakat sejahtera. Analoginya, kalau dulu petambak garam kerja kayak nambal ban bocor di tengah laut, sekarang mereka sudah pakai perahu motor lengkap dengan Google Maps.

Mari kita belajar dari Prancis. Negara itu bukan cuma jago bikin roti croissant dan parfum, tapi juga punya kawasan produksi garam Guérande yang terkenal seantero dunia. Mereka jadikan tambak garam bukan cuma lokasi produksi, tapi juga destinasi wisata dan tempat edukasi. Bahkan, satu sendok garam dari Guérande bisa dihargai setara semangkuk mie ayam. Nah, kalau Rote Ndao bisa meniru semangat itu, kita bisa bikin garam lokal naik kelas, dari dapur warung ke rak-rak supermarket dunia.

Tapi ingat, pembangunan K-SIGN bukan sekadar urusan menandatangani dokumen sambil senyum-senyum dan pakai batik seragam. Ini urusan jangka panjang. Butuh pengawasan, evaluasi, dan semangat gotong royong agar proyek tidak mandek di tengah jalan seperti kasus tiang pancang yang viral di medsos. Jangan sampai nanti cuma listriknya yang nyala, tapi semangat petambaknya padam karena nggak dilibatkan secara aktif.

Kalau benar-benar serius, K-SIGN di Rote Ndao bisa jadi role model nasional. Bisa jadi laboratorium pergaraman modern yang menyeimbangkan antara teknologi, kearifan lokal, dan keadilan ekonomi. Petambak garam jangan cuma dijadikan subkontrak proyek besar, tapi benar-benar naik kelas sebagai pelaku utama ekonomi pesisir.

Jangan lupa pepatah lama, Di mana ada garam, di situ ada kehidupan. Tapi mari kita upgrade di mana ada garam legal, listrik stabil, dan lahan bersertifikat, di situlah ada harapan rakyat.

Dan semoga, di tahun 2027 nanti, kita tak lagi impor garam dari negara yang garis pantainya lebih pendek dari jalan tol Trans Jawa. Rote Ndao bisa. Indonesia pasti bisa. Asal jangan cuma garamnya yang asin, tapi juga semangatnya yang manis.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Siap Jadi Tuan Rumah Harganas XXV 2018

    Muba Siap Jadi Tuan Rumah Harganas XXV 2018

    • calendar_month Selasa, 2 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Oleh : Ari Wibowo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Kepala Bagian Protokol Setda Muba, Muhammad Fariz SSTP MM menyambut baik pelaksanaan Harganas XXV 2018 di Kabupaten Muba. “Terima kasih telah mempercayakan Kabupaten Muba sebagai tuan rumah pelaksanaan Hari Keluarga Nasional tahun 2018 Tingkat Provinsi Sumsel. Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan tentunya kami siap dan akan […]

  • Ini Dilakukan Tim Kemanusiaan Muba untuk Bantu Korban Gempa dan Stunami Palu

    Ini Dilakukan Tim Kemanusiaan Muba untuk Bantu Korban Gempa dan Stunami Palu

    • calendar_month Senin, 8 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    Oleh : Ari SUMSELTERKINI.CO.ID, PALU – Tim Kemanusian Pemkab Muba  ‘RSUD Sekayu’ bersama Tim relawan dari SSMS (Sutowo Sutowo Medical Service),” Jakarta dan tim lainnya bersinergi  untuk aksi kemanusiaan dan langsung melayani  untuk membantu korban bencana alam gempa dan tsunami di Donggala-Palu Sulawesi Tengah dan tim telah sampai di lokasi tepatnya di Rs Bhayangkara Palu. […]

  • Ternyata Lomba Qasidah Bisa Jalin Kakraban dan Prestasi di Muba 

    Ternyata Lomba Qasidah Bisa Jalin Kakraban dan Prestasi di Muba 

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.149
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Rangkaian peringatan  Hari Ulang Tahun Dharmawanita Persatuan (HUT DWP) Kabupaten Muba ke 19 dan Hari Ibu ke 90, DWP Kabupaten Muba kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Muba gelar Lomba Qasidah Modern, bertempat di Gedung Dharma Wanita, Kamis (6/12/2018). Penasehat DWP Kabupaten Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza […]

  • Harga Ayam Potong di Sejumlah Pasar Tradisional  Merangkak Naik

    Harga Ayam Potong di Sejumlah Pasar Tradisional Merangkak Naik

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.371
    • 0Komentar

    “Pasokan ayam potong sejak dua bulan ini sedikit menurun, karena stok di peternak memang sedikit,”

  • Pj Bupati OKI ucapkan selamat kepada Ucok Abdul Rauf sebagai Pj. Walikota Palembang

    Pj Bupati OKI ucapkan selamat kepada Ucok Abdul Rauf sebagai Pj. Walikota Palembang

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Asmar Wijaya hadir secara langsung pada pengambilan sumpah dan pelantikan Ucok Abdul Rauf sebagai Pj. Walikota Palembang dan Teddy Meilwansyah sebagai Pj. Bupati Kabupaten OKU. Dalam kesempatan itu, Asmar menyampaikan ucapan selamat kepada penjabat yang baru dilantik.   “Selamat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya untuk Bapak Ucok Abdul […]

  • Merespon  Polemik “King of  Kelakar” Gubernur Sumatera Selatan

    Merespon  Polemik “King of  Kelakar” Gubernur Sumatera Selatan

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.096
    • 0Komentar

    TEPAT Hari Jum’at tanggal 30 Juli 2021 masyarakat Sumsel dibuat geger oleh beredarnya foto meme Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru. Foto tersebut di edit terdapat simbol mahkota emas dan adanya tulisan King of Kelakar. Meme ini bersumber dari BEM Universitas Tridinanti Palembang atas keresahan terhadap statement Gubernur yang tidak sesuai dengan tindakan. Tidak sedikit […]

expand_less
WordPress Archive ZikZag – Consulting & Agency WordPress Theme Zilom – Online Education Learning Elementor Template Kit Zilom – Online Education Learning WordPress Theme ZimmyPet – Pet Care & Store Elementor Template Kit Zinancial – Finance & Accounting Services Elementor Template Kit Zingbox – Wind & Solar Energy Elementor Template Kit Ziomm – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme ZiscoERP – Powerful HR, Accounting, CRM System Ziston – Directory Listing WordPress Theme Ziston – Directory & Listings Elementor Template Kit