Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » “Ekraf Melaju Pesat, Tapi Daerah Tertinggal Masih Cemberut, Kisah Si Kue & Si Kota”

“Ekraf Melaju Pesat, Tapi Daerah Tertinggal Masih Cemberut, Kisah Si Kue & Si Kota”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 3.214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

EKONOMI kreatif Indonesia sekarang ibarat anak muda yang lagi gaspol di jalan tol. Lampu hijau menyala di Jakarta dan Jawa Barat, klakson menderu, aspal mulus – semua nyaman, semua senang. Tapi begitu belok ke luar Jawa, jalanan masih berdebu, lubang di mana-mana, dan si anak muda cuma bisa ngegas di tempat yang aman.

Ya, begitulah kisah investasi ekonomi kreatif di negeri kita, Jakarta dan beberapa provinsi Jawa lagi pesta pora, sementara daerah lain cuma bisa menatap “kue” yang belum jatuh ke pangkuan mereka.

Dalam Rapat Tingkat Menteri yang digelar di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Selasa (4/11/2025), Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi kreatif luar biasa, tapi masih terkonsentrasi di DKI Jakarta dan wilayah Jawa. Ia menyebut bahwa investasi di Jakarta naik dari Rp 18,14 triliun menjadi Rp 25,97 triliun, menunjukkan bahwa kota ini tetap menjadi magnet bagi investor.

Riefky menegaskan “Ketika investasi semakin besar, berarti kinerjanya akan lebih banyak sebab para investor tak hanya mengejar pasar di Indonesia, tapi menuju regional bahkan kompetitif secara global”.

Bayangin seorang pelaku UMKM di daerah luar Jawa yang produknya keren banget, misal perajin batik di Sumatera atau perajin kerajinan tangan di Kalimantan, tapi investor masih lebih suka Jakarta.

Si UMKM cuma bisa mengangkat bahu sambil tersenyum, seperti pepatah Sunda “Leutik-leutik ku jalan, gedé ku niat”. Potensi bisa besar kalau niat dan strategi digabung, tapi kalau niat tanpa akses modal dan jaringan, ya gigit jari aja.

Menteri Ekraf menekankan bahwa fokus kementeriannya adalah memperkuat rantai nilai ekonomi kreatif sehingga sektor ini bisa menjadi penopang kelas menengah. Pasalnya, sebanyak 9,5 juta orang kelas menengah turun kasta, dan ekonomi kreatif hadir sebagai penopang agar mereka tidak semakin jauh dari kesejahteraan.

Dengan kata lain, Ekraf ingin bukan hanya menciptakan peluang usaha, tapi juga menjadi jaring pengaman sosial.

Dalam rapat itu, Menko PM, Abdul Muhaimin Iskandar, menambahkan bahwa strategi penanggulangan kemiskinan ekstrem tidak cukup hanya dengan bansos. Mereka menekankan pemberdayaan ekonomi masyarakat, penerima bansos bisa dilatih menjadi pekerja produktif satpam, office boy, montir, waiter, dan profesi lainnya.

Pegiat ekonomi kreatif diberi akses ruang kerja bersama, ruang pamer, dan pasar kreatif, contohnya Pos Bloc dan M Bloc Jakarta dan aktivasi aset BUMN dan pemerintah untuk pusat bisnis UMKM dan ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.

Bayangin humor kecilnya, seorang seniman digital dari Papua bikin karya NFT tapi server paling cepat ada di Jakarta. Dia harus zoom pakai sinyal seadanya sambil berdoa wifi tidak putus.

Atau pelaku UMKM di Sumatera Barat yang produknya luar biasa, tapi belum ada investor yang datang ke daerahnya. Lucu tapi sedih, kan?

Riefky juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi kreatif harus inklusif, bukan hanya di pusat kota besar. Dari 5 provinsi yang mengalami kenaikan investasi (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur), investasi masih sangat terkonsentrasi di Jakarta dan Jawa, sementara provinsi lain belum terlalu tersentuh.

Kalau kita analogikan, ekonomi kreatif ini seperti kue lapis legit. Jakarta dan Jawa dapat lapis pertama, paling manis dan tebal. Provinsi lain baru dapat remah di pinggir loyang.

Lucu tapi sedih, idealnya kue harus dipotong rata, biar semua bisa merasakan manisnya. Kalau tidak, namanya bukan pertumbuhan inklusif, tapi pesta kota besar di atas kepala daerah tertinggal.

Dari sisi edukasi, Kemenko PM menekankan bahwa investasi saja tidak cukup. Infrastruktur, akses teknologi, dan pelatihan untuk pelaku kreatif di daerah harus ditingkatkan. Jika tidak, kreativitas lokal akan terbatas dan potensi ekonomi daerah tidak tersalurkan. Dengan kata lain, kreatif bukan sekadar ide, tapi perlu ruang, modal, dan jaringan untuk berkembang.

Dalam rapat itu, hadir pula menteri-menteri lain untuk mendukung orkestrasi nasional pengentasan kemiskinan melalui ekonomi kreatif Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto.

Ini menegaskan satu hal yaitu ekonomi kreatif bukan sekadar tanggung jawab Kemenparekraf, tapi instrumen koordinasi nasional yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Lampu hijau

Contoh negara lain bisa menjadi pelajaran, misalnya Vietnam, yang menyadari bahwa kota besar menarik investor, tapi pemerintahnya juga membangun creative hub di kota kecil agar distribusi pertumbuhan kreatif merata. Indonesia bisa meniru strategi ini jangan biarkan lampu hijau hanya untuk Jakarta-Jawa, tapi nyalakan juga untuk provinsi lain.

Jelas, jangan biarkan keberhasilan satu wilayah menutupi ketertinggalan wilayah lain. Ekonomi kreatif bukan sekadar angka di laporan resmi, tapi soal kesempatan yang merata, pertumbuhan inklusif, dan kesejahteraan masyarakat luas. Kita boleh ngakak melihat statistik melonjak, tapi tertawa saja tidak cukup kalau rezeki masih timpang.

Oleh sebab itu, Ekraf sudah melaju di jalurnya, tapi jalan tol yang dipakai masih terlalu sempit untuk seluruh negeri. Perlu ada cabang-cabang jalan di provinsi lain agar kreativitas bisa bergerak bebas, masyarakat mendapat manfaat, dan kemiskinan ekstrem bisa ditangani lebih efektif. Lampu hijau investasi harus menyala untuk semua daerah, bukan hanya pusat kota besar.

 Boleh  kita bangga, karena kue ekonomi kreatif mulai matang dan harum di Jakarta, tapi jangan sampai daerah lain cuma bisa mengendus aromanya. Kue harus dipotong adil, biar semua bisa makan sampai kenyang.

Hidup ini terlalu singkat untuk melihat orang lain makan enak sementara kita cuma ngiler dari jauh. Mari pastikan lampu hijau ekonomi kreatif merata, supaya semua bisa ikut gas pol, bukan cuma sebagian kecil yang nyaman di jalan tol.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Garis Keturunan, Wow, Bupati Muba Bakal Bangun Ini

    Jaga Garis Keturunan, Wow, Bupati Muba Bakal Bangun Ini

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    “Alhamdullilah secara garis keturunan saya asli putra Sekayu Kabupaten Muba, dan sekarang bertugas menjaga kampung halaman dan membangun daerah leluhur kita. Banyak keturunan dari Buyut Penghulu Muhammad Soleh sudah berpencar dimana-mana, namun meski kita berjauhan tapi keakraban kita tetap erat, “

  • Kolaborasi Pertani & RNI Luncurkan Produk Beras Rania

    Kolaborasi Pertani & RNI Luncurkan Produk Beras Rania

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    BUMN Klaster Pangan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan portofolio produk pangan yang terjangkau dan berkualitas untuk masyarakat. Salah satu pengembangan produk terbaru adalah produk beras Rania yang merupakan hasil kerja sama PT Pertani (Persero) dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI. Peluncuran produk beras premium kemasan 5 kg tersebut […]

  • Tekan Penyebaran Covid, 245 PMI dari Singapura Jalani Karantina di Asrama Haji

    Tekan Penyebaran Covid, 245 PMI dari Singapura Jalani Karantina di Asrama Haji

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 878
    • 0Komentar

    SEBANYAK 245 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Singapura akan menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Data dari posko PMI Asrama Haji Surabaya, menyebutkan rencana kedatangan pesawat internasional pada 12 Juli 2021 dengan dua kali penerbangan, yakni Scoot Tiger Air dan Jetstar Asia. Sebagai informasi, data terakhir (11/7/2021) hingga pukul 23. 59, jumlah kumulatif kedatangan […]

  • Memulai Pemilu 2024 dengan Main Curang ?

    Memulai Pemilu 2024 dengan Main Curang ?

    • calendar_month Minggu, 28 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.244
    • 0Komentar

    PEMILU adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.   Pemilihan umum di Indonesia tak pernah lepas dari kecurangan. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengakui pesta demokrasi lima tahunan di Republik […]

  • Kasus Covid -19 Meninggal di OKI 3 Orang

    Kasus Covid -19 Meninggal di OKI 3 Orang

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    SEMENJAK Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memberlakukan kebijakan New Normal, Awal Juni 2020 lalu, tren satu kasus terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) baru, Kamis (18/06/2020) malam. Berdasarkan data yang dirilis oleh Gugus Tugas Provinsi Sumsel, total kasus COVID-19 yang meninggal di Sumsel hingga hari ini berjumlah 65 orang dengan rincian tiga […]

  • Idul Adha 1441 H, Semangat Korban Masih Tinggi

    Idul Adha 1441 H, Semangat Korban Masih Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    BEBERAPA hari ke depan umat muslim akan merayakan Hari Idul Adha 1441 H, dimana perayaan Idul Adha tahun ini tidak seperti tahun kemarin mengingat di masa pandemi Covid-19, namun tidak mengurangi makna dari Idul Adha itu sendiri. Qurban bagi masyarakat Sumsel tahun ini lebih banyak dari tahun -tahun sebelumnya. Umat muslim tetap harus bisa bersyukur, karena herwan qurban […]

expand_less
WordPress Archive Ultimate Member User Reviews Addon Ultimate Member User Tags Ultimate Member Verified Users Addon Ultimate Member WordPress Theme Ultimate Meme Generator – WordPress Plugin Ultimate Reviewer – Elementor & WPBakery Page Builder Addon Ultimate Reviewer WordPress Plugin For WPBakery Page Builder Ultimate Sliders Bundle – Layers, Parallax, Zoom Ultimate Smart Slider – WordPress Ultimate Social – Easy Social Share Buttons and Fan Counters for WordPress