Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » UMKM Loyo? Ternyata Ini Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan!

UMKM Loyo? Ternyata Ini Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 619
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Sepahit-pahit kopi, masih bisa dinikmati. Tapi sepahit nasib UMKM tanpa branding, itu bikin ngelus dada dan dompet”

Begitulah kira-kira kalau nasib para pelaku UMKM kita diibaratkan dalam secangkir kopi tanpa gula. Udah pahit, ngga bisa dijual mahal pula. Palembang boleh terkenal dengan jembatan Ampera dan pempek kapal selamnya, tapi giliran kopi lho kok yang dikenal malah dari daerah sebelah?

Ini bukan cerita sinetron, apalagi drakor. Ini nyata. OJK Sumsel sampai harus turun tangan ngadain audiensi bareng Wali Kota Palembang demi menyulut semangat pelaku UMKM yang kadang semangatnya naik-turun kayak harga cabai rawit pas lebaran. Tujuannya mulia bikin UMKM naik kelas, bukan naik cicilan utang.

Kalau dulu UMKM dikenal sebagai Usaha Maju Karena Mimpi, sekarang kita ubah jadi Usaha Makin Kuat Melek Digital.

OJK dan Pemkot Palembang ngajak semua pihak untuk gotong royong bantu UMKM, terutama soal kemasan, permodalan, pemasaran, sampai branding yang kadang lebih penting dari isi produk itu sendiri.

Ibarat jualan keripik singkong, meski cuma digoreng sama ibu-ibu komplek, kalau dikemas dalam plastik glossy dengan nama “Crunchy Queen from Sumsel”, itu bisa laku keras sampai ke minimarket Tokyo. Tapi kalau masih dibungkus plastik kiloan yang dikaretin, ya lakunya paling di pos ronda.

Coba kita lirik sedikit tetangga jauh Korea Selatan, negara ini bisa jualan odol rasa anggur dan mi instan rasa ramen, tapi yang penting mereka tahu cara mengemas. UMKM mereka punya startup incubator sampai di pasar tradisional.

Banyuwangi, Jawa Timur, mereka jor-joran digitalisasi UMKM, sampai bikin festival tahunan khusus produk lokal. Hasilnya? Produk khas daerah bisa ngeluyur sampe Amazon.

Makassar,  disini, pelaku UMKM muda disulap jadi kreator lewat ruang inkubasi digital. Anak muda diajarin bukan cuma jualan, tapi juga storytelling.

Palembang? bisa juga dong! tinggal didorong, bukan disuruh nyungsep terus disalahin kenapa nggak bangkit-bangkit.

OJK bahkan udah siapkan Sultan Muda Center, jangan bayangin ini tempat nongkrong anak sultan dengan kopi 80 ribu per cangkir. Ini tempat pelatihan, bootcamp, sampai ruang inkubasi bisnis.

Tempatnya open space, udah kayak kafe coworking space tapi buat pelaku UMKM. Di sini, ide bisa terbang bebas, usaha bisa dicoba, gagal boleh asal jangan lupa bangkit, bukan baper.

Dan hebatnya, semua fasilitas ini bisa disinergikan bareng Pemkot. Program “Berdaya, Cerdas, Sejahtera”. bukan cuma slogan di spanduk. Ini usaha nyata, yang penting bukan cuma pencitraan, karena yang kita butuh sekarang bukan pencitraan, tapi pencairan!

Pepatah bilang, “Rezeki takkan lari ke mana, tapi kalau kita diam aja, bisa-bisa malah dikejar utang”. Maka, UMKM jangan cuma menunggu bantuan jatuh dari langit. Mulailah dengan memperbaiki kemasan, belajar digital marketing, ikut pelatihan.

Bahkan sekarang, OJK punya laboratorium digital dan AI. Artinya, bukan cuma manusia yang bisa bantu usaha, tapi juga teknologi. Ngeri-ngeri sedap!

UMKM itu ibarat warung tegal nggak mewah, tapi ngangenin. Tinggal kita poles dikit, branding dikit, kasih promosi secukupnya, lalu beri akses permodalan yang masuk akal, maka UMKM bisa jadi kekuatan ekonomi lokal yang nggak cuma survive, tapi juga bisa ekspansi.

Dengan kolaborasi OJK dan Pemkot Palembang, kita nggak cuma mimpi punya “Silicon Valley”-nya Sumsel, tapi beneran bisa bikin “Kampung Kreatif” yang isinya pengusaha lokal, anak muda kreatif, dan produk lokal yang mendunia.

Jangan cuma ngopi dan ngeluh, saatnya UMKM kita ngegas, biar Palembang makin berkelas!. Kalau setuju, mulai sekarang jangan nanya “Apa aku bisa jualan?”, tapi tanya “Mau jualan pake kemasan warna apa hari ini?”

Kalau artikel ini bikin kamu senyum, boleh share. Kalau bikin kamu kepikiran buat buka usaha, langsung gas! Jangan sampai nanti menyesal cuma jadi penonton di toko orang lain.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saksi Kriminal di Sumsel Masih Dihantui Ancaman, Kantor LPSK di Palembang Mulai Didorong Berdiri

    Saksi Kriminal di Sumsel Masih Dihantui Ancaman, Kantor LPSK di Palembang Mulai Didorong Berdiri

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Keberanian seseorang untuk menjadi saksi dalam perkara pidana tidak selalu berakhir mudah. Di Sumatera Selatan (Sumsel), ancaman dan teror dari pihak yang berkepentingan dalam sebuah perkara disebut masih menjadi salah satu alasan warga memilih mundur dan enggan memberikan kesaksian. Kondisi inilah menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumsel sehingga mendorong penguatan perlindungan bagi saksi dan korban […]

  • Muba Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

    Muba Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 724
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi membuka secara resmi Rapat Kerja Pokja Pembangunan Hijau Kabupaten Musi Banyuasin. Dari laporan Kepala Bappeda melalui Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Muba Yuwono Aries ST MT diikuti oleh 45 orang peserta yang berasal dari perwakilan OPD Muba. Dengan tujuan untuk menjelaskan pencapaian yang telah dilakukan oleh Mitra Pembangunan […]

  • Mekanisme Pemantauan dan Pelaporan KIPI

    Mekanisme Pemantauan dan Pelaporan KIPI

    • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.825
    • 0Komentar

    KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi adalah kejadian medik yang diduga berhubungan dengan vaksinasi. Kejadian ini dapat berupa reaksi vaksin, kesalahan prosedur, koinsiden, reaksi kecemasan, atau hubungan kausal yang tidak dapat ditentukan. Segera laporkan pada Fasilitas Kesehatan (Faskes)/Puskesmas jika ditemui KIPI yang meresahkan atau menimbulkan perhatian berlebihan pada masyarakat, setelah vaksinasi COVID-19, serta melalui webisite […]

  • Dakwah Ormas Islam Bergerak Bidang Pendidikan Gambaran Wajah Indonesia Masa Depan

    Dakwah Ormas Islam Bergerak Bidang Pendidikan Gambaran Wajah Indonesia Masa Depan

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 792
    • 0Komentar

    WAKIL Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengingatkan bahwa peran dan kontribusi omas-ormas Islam yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah dan ekonomi akan menentukan gambaran wajah Indonesia masa depan. Hal ini disampaikan Wamenag saat meyampaikan paparan dengan tema Peranan Ormas Islam di Era Digital dalam gelaran Halaqoh Penceramah Agama dan Lauching Aplikasi UstadzKita. Aplikasi milik Direktorat Penerangan […]

  • Sumsel Dukung Pusat Pendidikan Islamic Center

    Sumsel Dukung Pusat Pendidikan Islamic Center

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H  Herman Deru begitu peduli dengan  dunia pendidikan berbasis agama. Karena itu  dia sangat mendukung program  dari pengurus Masjid Darul Muttaqin yang akan Pusat Pendidikan Islamic Center. “Saya mendapat informasi bahwa di Masjid ini akan membuat ruang Islam terpadu yaitu Islamic Center, saya tertarik dapat membantu untuk mempercepat pelaksanaannya,” ujar […]

  • Diduga Terlibat Kericuhan di Yahukimo, 52 Orang Di Amankan Polda Papua

    Diduga Terlibat Kericuhan di Yahukimo, 52 Orang Di Amankan Polda Papua

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.875
    • 0Komentar

    POLRES Yahukimo menangkap 52 orang pada Minggu, (3/10/2021). Puluhan orang itu diduga terlibat penyerangan terhadap masyarakat suku Yali di Kabupaten Yahukimo, Papua. “Pukul 12.50 WIT, personel polres mendapat informasi dari warga telah terjadi penyerangan terhadap masyarakat suku Yali,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Mustofa Kamal, S.H., Minggu, (3/10/2021). Penyerangan terjadi pukul […]

expand_less
WordPress Archive Google Analytics Events Add-on: Chauffeur Taxi Booking System Google Contacts Jetpack CRX Addon Google Feed Manager For WooCommerce by Tatvic Google Maps Neighborhood Walker for WordPress Google Maps With Multiple Markers Addon for WPBakery Page Builder Google Maps | WordPress Map Plugin Google Meet for LatePoint Google Product Feed For WooCommerce Goovi – Creative Agency & Digital Marketing Elementor Template Kits Gopher | Grocery Store Shopify Theme