Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kemenkes Buru Kasus TB yang Belum Terdeteksi

Kemenkes Buru Kasus TB yang Belum Terdeteksi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memburu kasus Tuberkulosis (TB) yang belum terdeteksi dengan memperluas pemeriksaan terhadap keluarga dan kontak erat pasien. Langkah ini dilakukan untuk menemukan pasien TB lebih cepat sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat.

Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, tantangan terbesar penanggulangan TB saat ini bukan hanya memastikan pasien yang sudah terdiagnosis mendapatkan pengobatan, tetapi juga menemukan orang yang telah terpapar namun belum mengetahui kondisinya.

“Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah kasus Tuberkulosis terbesar kedua di dunia. Oleh karena itu kita harus melakukan langkah luar biasa. Pengobatan pasien TB sudah berjalan dengan baik, tetapi orang yang tinggal serumah atau kontak erat sering kali belum diperiksa,” ujar Benjamin saat meresmikan Program Homecare di Kabupaten Jember, Jumat (24/7/2026).

Menurut Benjamin, pemeriksaan terhadap kontak erat pasien TB menjadi langkah penting karena seseorang dapat membawa kuman TB tanpa langsung mengalami gejala.

Kondisi itu membuat penularan dapat terus berlangsung apabila tidak segera ditemukan dan ditangani.

Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Kemenkes memperluas pemeriksaan TB dengan dukungan foto rontgen di berbagai wilayah.

Tahun ini, katanya pemeriksaan tersebut dilaksanakan di 53.335 lokasi di seluruh Indonesia, termasuk 228 lokasi di Kabupaten Jember.

Menurutnya pemeriksaan bukan  hanya bertujuan menemukan pasien TB aktif, tetapi juga mengidentifikasi kelompok yang berisiko agar dapat memperoleh penanganan lebih awal.

Bagi kontak erat yang belum mengalami sakit, pemerintah menyiapkan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) untuk mencegah infeksi berkembang menjadi penyakit aktif.

“Yang sakit kita obati, sedangkan yang belum sakit kita berikan obat pencegahan. Kuman TB bisa berada di dalam tubuh seseorang dan baru menimbulkan penyakit satu sampai dua tahun kemudian,” jelas Benjamin.

Kemenkes menilai pendekatan berbasis keluarga menjadi salah satu strategi penting karena penularan TB sering terjadi di lingkungan terdekat pasien. Karena itu, keterlibatan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dibutuhkan agar kasus dapat ditemukan lebih cepat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Program Homecare Kabupaten Jember bertajuk “Mewujudkan Dokter Keluarga untuk Masyarakat Tidak Mampu”.

Program ini dirancang untuk mendekatkan layanan kesehatan dengan mendatangi langsung rumah warga.

Bupati Jember Muhammad Fawait menambahkan,  program Homecare dikembangkan setelah pemerintah daerah melihat masih adanya hambatan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan, meskipun sebagian besar warga telah memiliki perlindungan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya memiliki jaminan kesehatan, tetapi juga benar-benar bisa memperoleh pelayanan. Karena itu tenaga kesehatan akan datang langsung ke rumah-rumah warga,” kata Fawait.

Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan akan melakukan pemeriksaan dasar, memberikan edukasi kesehatan, serta memanfaatkan layanan telemedicine apabila masyarakat membutuhkan konsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Iwan Sumule menilai perluasan akses layanan kesehatan memiliki hubungan erat dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, persoalan kesehatan dan kemiskinan saling berkaitan. Ketika masyarakat terlambat mendapatkan layanan kesehatan, risiko kehilangan produktivitas dan meningkatnya beban ekonomi keluarga juga semakin besar.

Dengan integrasi deteksi dini TB, pemeriksaan kontak erat, dan layanan kesehatan berbasis rumah, pemerintah berharap lebih banyak kasus TB dapat ditemukan sejak awal sehingga pengobatan dan pencegahan dapat dilakukan lebih cepat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahasia KWT Muba Tetap Produktif di Tengah Pandemi COVID-19

    Rahasia KWT Muba Tetap Produktif di Tengah Pandemi COVID-19

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.696
    • 0Komentar

    MESKI terbatas oleh kondisi ekonomi dan sosial di tengah pandemi COVID-19, Kelompok Wanita Tani (KWT) Kabupaten Musi Banyuasin bersama Pemkab Muba terus berupaya tetap produktif menjaga ketahanan pangan warga. Hal ini karena Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kegiatan pasar tani yang kegiatannya ditinjau Ketua Dekranasda Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza di Sekayu, Rabu. Dalam kesempatan […]

  • Menteri Nyatakan, Program Perumahan Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Stunting

    Menteri Nyatakan, Program Perumahan Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Stunting

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    SETIAP 25 Agustus diperingati sebagai Hari Perumahan Nasional (Hapernas), menandai berlangsungnya Kongres Perumahan Rakyat Sehat pada 25 – 30 Agustus 1950 di Bandung, yang saat itu dihadiri Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia Muhammad Hatta. Kongres ini menjadi tonggak sejarah perumahan di Indonesia hingga kemudian 25 Agustus ditetapkan sebagai Hari Perumahan Nasional (Hapernas) berdasarkan Keputusan Menteri […]

  • Indonesia Lebih Siap Hadapi Omicron BA.4 dan BA.5

    Indonesia Lebih Siap Hadapi Omicron BA.4 dan BA.5

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 597
    • 0Komentar

    INDONESIA disinyalir lebih siap menghadapi Omicron BA.4 dan BA.5 bila dibandingkan dengan sejumlah negara di Eropa, Amerika dan Asia. Alasannya di antara lain adalah masyarakat Indonesia terbilang lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, lalu diikuti cakupan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang cukup luas, serta hasil survei sero yang menunjukkan tingginya kadar antibodi masyarakat. Namun, belum bisa […]

  • Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 5: Lomba Masak Antar Planet -Sayur Lodeh Melawan Kode Etik Robot]

    Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 5: Lomba Masak Antar Planet -Sayur Lodeh Melawan Kode Etik Robot]

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    APA jadinya kalau sayur lodeh bikin robot galau?. Bukan dongeng, ini kisah nyata (dalam imajinasi), Sarip, seorang TKI dari Bumi yang kerja di Planet Karmelia, mendadak bikin gempar jagat raya setelah ikut lomba masak antarplanet dan menyajikan sayur lodeh. Hasilnya? Robot juri jadi baper, sistem etika rusak, dan seluruh tata surya debat soal santan dan […]

  • On Air di Dua Radio, Bupati Muba Bocorkan Trik Jitu Perangi Covid-19

    On Air di Dua Radio, Bupati Muba Bocorkan Trik Jitu Perangi Covid-19

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 829
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA dalam memutus rantai penularan dan menangani Covid-19 mendapatkan sorotan banyak pihak. Saat On Air Bersama 102.6 Radio Sonora dan 101.8 Smart FM di Studio  Sonora FM Palembang, ia pun membocorkan trik jitunya dalam penanganan covid -19 tersebut, Rabu (17/6/2020). “Kabupaten Muba melakukan langkah cepat, dalam mendeteksi […]

  • Serius Tangani Stunting, Muba Alokasikan Dana Rp13 Miliar

    Serius Tangani Stunting, Muba Alokasikan Dana Rp13 Miliar

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin [Muba] mengalokasi dana senilai Rp13 miliar guna penanganan gizi buruk [stunting]. Komitmen itu disampaikan Bupati Muba Dodi Reza Alex agar anak –anak Muba tetap sehat dengan meluncurkan program percepatan gerakan penanganan stunting. Bahkan, program ini juga menjadi program prioritas Muba. “Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan peran lintas program dan lintas […]

expand_less
WordPress Archive Numérique – SEO Digital Marketing WordPress Theme Nunis – Kindergarten Elementor Template Kit Nuovo – Social Media, Digital Marketing Agency, SEO WordPress Theme Nur – Alternative & Renewable Energy WordPress Theme Nursera – Home Care & Private Nursing FSE WordPress Theme Nursera – Home Care & Private Nursing Services Elementor Template Kit NurseryPlant – Responsive WooCommerce WordPress Theme Nusafe – Charity & Non-Profit Elementor Template Kit Nusapp – SaaS Startup & Business Elementor Template Kit Nutrical – Health and Diet WordPress Theme