Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Polda Banten ungkap sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu seberat 43 kilogram & 494 butir ekstasi

Polda Banten ungkap sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu seberat 43 kilogram & 494 butir ekstasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
  • visibility 465
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DIREKTORAT Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten telah mengungkap sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu seberat 43 kilogram dan 494 butir ekstasi.

Pengungkapan narkoba jaringan lintas provinsi dan negara ini dilakukan bersama Saturan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tangerang.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol. Shinto Silitonga mengatakan dalam pengungkapan ini sebanyak tujuh orang ditangkap.

Kombes Pol. Shinto Silitonga menjelaskan bahwa petugas kepolisian dari Satresnarkoba Polresta Tangerang bersama Penyidik Ditnarkoba Polda Banten mengembangkan penyelidikan ke pemasok terbesar di Pasar Kemis.

“Satresnarkoba Polresta Tangerang bersama Penyidik Ditnarkoba Polda Banten mengembangkan penyelidikan ke pemasok terbesar di Pasar Kemis pada Sabtu (18/6) sekitar pukul 01.00 Wib, dan berhasil melakukan pengungkapan terhadap MI pengedar Sabu terbesar di Pasar Kemis dengan menyita 768,4 gram Sabu yang dikemas dalam 8 bungkus plastik besar berwarna hitam,” terang Perwira Menengah Polda Banten.

Kabid Humas Polda Banten mengatakan sindikat pengedar narkoba lintas provinsi dan lintas negara ini. Aparat kepolisian juga turut mengamankan banyak barang bukti satu unit mobil merek Avanza dan satu unit motor N-Max.

“Total penyitaan barang bukti narkoba dari sindikat pengedar narkoba lintas Provinsi lintas Negara ini pasca dilakukan penimbangan sebanyak 43,2 kg Sabu dan 494 butir Ekstasi, selain Sabu penyitaan barang bukti lainnya dilakukan terhadap satu unit mobil Avanza, satu unit motor Nmax, timbangan elektrik, tas, beberapa unit handphone dan alat isap Sabu,” tutur lulusan Akabri tahun 1999.

Atas perbuatannya, para terduga pelaku dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal 112 ayat (2), Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 12 Tahun Penjara, dalam penyelidikan selanjutnya tidak menutup kemungkinan penyidik menjerat tersangka dengan persangkaan tindak pidana pencucian uang Pasal 137 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 guna memberikan efek jera dengan memiskinkan kembali pelaku terhadap pelaku untuk tidak potensial kedepan mengedarkan narkoba.[***]

sumber :tribratanews.polri.go.id

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TP- PKK Sumsel Bakal Buka Dapur Umum

    TP- PKK Sumsel Bakal Buka Dapur Umum

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 947
    • 0Komentar

    KEKOMPAKAN masyarakat Sumsel menanggulangi penyebaran wabah Covid-19 tak perlu diragukan lagi. Ini tampak dari banyaknya bantuan yang terus berdatangan ke Pemprov Sumsel untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang lebih masif. Tak hanya BUMN, BUMD dan perusahaan-perusahaan swasta besar, sejumlah organisasi dan komunitas pun seakan berlomba memberikan bantuan agar Sumsel segera terbebas dari Covid. Seperti Kamis (16/4/2020) […]

  • Pisah Sambut Kapolres Muba

    Pisah Sambut Kapolres Muba

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.166
    • 0Komentar

    “Mohon diterima kami sekeluarga, menjadi warga baru di Bumi Serasan Sekate. Mohon doa dan dukungannya juga supaya kami berhasil melaksanakan tugas sebagai Kapolres Muba. Kepada Ibu Andes semoga sukses selalu ditempat yang baru,”

  • Anak-Anak Wajib #PakaiMasker? Ini Rekomendasi WHO

    Anak-Anak Wajib #PakaiMasker? Ini Rekomendasi WHO

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    PROTOKOL kesehatan #PakaiMasker memang harus disiplin dan selalu dilakukan oleh semua orang. Untuk anak-anak ada beberapa pengecualian untuk situasi tertentu, seperti rentang usia, kebutuhan khusus, dan aktivitas fisik. Ikuti rekomendasi dari WHO dan mari lindungi penerus bangsa kita. Baca informasi lengkapnya di s.id/masker-dan-anak Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id #KPCPEN […]

  • Antrean Solar Sumsel Kembali Terjadi, Sudah Rapat, Sudah Sidak, Sebenarnya Apa yang Belum Beres?

    Antrean Solar Sumsel Kembali Terjadi, Sudah Rapat, Sudah Sidak, Sebenarnya Apa yang Belum Beres?

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Antrean solar bersubsidi di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menjadi persoalan. Pemerintah daerah kembali duduk bersama Pertamina dan pihak terkait untuk mencari jalan keluarnya. Namun ada satu pertanyaan yang cukup menggelitik. Kalau persoalan ini sudah pernah dibahas, bahkan ditindaklanjuti dengan turun langsung ke lapangan, mengapa antrean kembali terjadi? Wajar, rasanya jika ada pertanyaan itu, […]

  • Yuk! memahami apa itu puisi, ragam, simak juga 3 puisi di bawah ini

    Yuk! memahami apa itu puisi, ragam, simak juga 3 puisi di bawah ini

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Puisi adalah seni tertulis yang memadukan keindahan bahasa, ritme, dan imajinasi untuk mengungkapkan perasaan, pemikiran, atau pengalaman. Puisi sering kali menggunakan gaya bahasa yang kreatif dan metaforis untuk menciptakan gambaran yang kuat dan mendalam. Dalam puisi, kata-kata dipilih dengan hati-hati untuk menciptakan efek emosional dan estetika yang unik. Puisi bisa berupa pengungkapan perasaan […]

  • Begini Alasannya Kenapa Angka Kemiskinan Turunnya Belum Signifikan di Muba ?

    Begini Alasannya Kenapa Angka Kemiskinan Turunnya Belum Signifikan di Muba ?

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 732
    • 0Komentar

    KEPALA Bappeda Kabupaten Muba, Ir Zulfakar bahwa setelah diidentifikasi masalah kemiskinan disebabkan oleh beberapa hal yaitu Rendahnya harga Komoditi Utama masyarakat khususnya Karet dan Sawit. Diversifikasi usaha masyarakat berjalan lambat karena rendahnya  pengetahuan dan permodalan dan belum optimalnya pengkoordinasian / sinergitas penangulangan kemiskinan melalui peran masyarakat dan dunia usaha (CSR). “Selain itu juga dikarenakan proses […]

expand_less
WordPress Archive reCaptcha for WooCommerce Recent Posts For Elementor Recibo - Restaurant WordPress Recipe Box – Recipe Plugin for WordPress Reco – Minimal Lightweight AMP Theme for Freebies Reco - Minimal Lightweight Theme for Freebies Reco – Minimal Theme for Freebies Recode - Coding Bootcamp Elementor Template Kit Recort – Recording Studio Elementor Template Kit Recruitment Management module for Perfex CRM