Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Inflasi Palembang 2025, Rapat Virtual, Mahasiswa Ngamuk Sampai Bedah Rumah

Inflasi Palembang 2025, Rapat Virtual, Mahasiswa Ngamuk Sampai Bedah Rumah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
  • visibility 895
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEPATAH lama yang sering kita dengar “Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga”. Nah, pepatah ini pas banget kalau kita tarik ke kondisi inflasi di Indonesia hari ini. Pemerintah pusat sudah jungkir balik bikin strategi, daerah juga nggak kalah heboh rapat koordinasi sana-sini, tapi tetap saja angka inflasi suka ngeyel kayak layangan putus talinya, kadang naik, kadang turun, kadang bikin kepala cenat-cenut.

Kemarin, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bersama rombongan super team (ada Menteri Dalam Negeri, Sekretaris Negara, Staf Presiden, BPS, sampai kementerian terkait) bikin rapat koordinasi nasional via virtual. Intinya ngomongin pengendalian inflasi dan isu sosial. Rapat ini ibarat hajatan akbar online, semua kepala daerah se-Indonesia ikut nimbrung, termasuk Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.

Dalam laporannya, inflasi di Palembang tercatat 2,83 persen year-on-year dan 0,11 persen month-to-month. Kalau dilihat sekilas, ini stabil. Ibarat suhu badan, 36,9 derajat masih normal, tapi kalau dibiarkan bisa demam juga.

Nah, yang bikin agak ngelus dada, Ratu Dewa juga bilang ada daerah di Palembang yang inflasinya bisa tembus 5,13 persen. Itu sama kayak harga cabe rawit merah di pasar A Rp40 ribu, di pasar B bisa Rp65 ribu. Padahal sama-sama cabe, sama-sama bikin pedes, tapi harganya bisa bikin orang mikir dua kali sebelum beli.

Ratu Dewa dengan gaya khasnya menegaskan “Pengendalian inflasi tetap prioritas, bro. Kita butuh kerja sama lintas sektor dan lintas wilayah. Jangan sampai jalan sendiri-sendiri kayak anak kos rebutan jemuran”

Selain inflasi, rapat juga bahas isu sosial. Nah, ini agak tricky. Di Palembang, mahasiswa dan masyarakat turun ke jalan buat nyampaikan aspirasi. Pemerintah mengapresiasi, karena aksi berlangsung tertib. Tapi ya namanya demo, ujung-ujungnya ada juga yang kebablasan. Tercatat 13 titik fasilitas umum rusak.

Bayangin, itu sama kayak kamu lagi syukuran rumah, tetangga datang makan rendang, eh pas pulang piring sama kursi plastik malah ada yang patah. Gimana nggak bikin tuan rumah tepok jidat?

Ratu Dewa bilang, pemerintah segera perbaiki fasilitas yang rusak. Tapi beliau juga kasih pesan moral “Aspirasi boleh, santun dan damai harus. Jangan anarkis, nanti yang rugi masyarakat sendiri”.

Pepatah Jawa ada bilang, “Menang tanpa ngasorake”. Artinya, kalau mau menyuarakan pendapat, nggak perlu sampai merusak. Toh kalau lampu jalan pecah, yang susah juga warga Palembang, bukan menteri di Jakarta.

Nah, biar suasana nggak tegang terus, ada kabar lumayan bikin adem. Pemerintah Kota Palembang mencatat ada 3.067 rumah yang akan diperbaiki lewat program bedah rumah. Dana datangnya campur-campur ada dari APBN, APBD, Baznas, sampai forum CSR.

Ibarat masak pindang Palembang, bahan bisa dari mana-mana ikan beli di pasar, bumbu dari kebun, minyak dari tetangga. Yang penting hasilnya bisa bikin kenyang bersama. Program ini diharapkan bikin masyarakat nggak cuma punya rumah layak, tapi juga merasa diperhatikan. Karena jujur saja, apa enaknya kalau inflasi turun tapi atap rumah masih bocor tiap hujan?

Kalau boleh kasih komentar, rapat virtual nasional ini bagus, serius, dan penuh strategi. Tapi kita semua tahu pepatah “Banyak bicara, sedikit bekerja, sama saja seperti menggenggam asap tak ada hasilnya.”

Sering kali rapat pusat-daerah ini kayak drama sinetron panjang episodenya, pemainnya ramai, konfliknya seru, tapi ending-nya bikin ngantuk. Padahal rakyat butuh hasil nyata, bukan sekadar pidato yang manisnya kayak es teh tapi dinginnya nggak tahan lama.

Contoh kecil, inflasi pangan. Setiap tahun yang dikeluhkan itu-itu saja, harga beras, cabe, minyak goreng. Pertanyaannya kenapa dari dulu masalahnya nggak tuntas? Jangan-jangan, kita lebih sibuk bikin spanduk dan seremonial ketimbang ngurus distribusi beras di pasar.

Tapi kalau ditarik ke sisi positif, Palembang punya potensi jadi contoh nasional. Kenapa? Karena meski inflasi ada yang nyenggol 5 persen, kota ini berani blak-blakan lapor ke pusat. Transparansi itu penting. Lebih baik jujur agak tinggi, daripada pura-pura stabil tapi ternyata di dapur harga minyak sudah bikin ibu-ibu migrain.

Selain itu, program bedah rumah juga keren. Ini bukti kalau Pemkot nggak cuma mikirin angka inflasi, tapi juga kondisi sosial masyarakat. Karena percuma inflasi rendah kalau warganya masih tinggal di rumah reyot.

Akhir kata, inflasi itu ibarat kompor di dapur. Kalau apinya kecil, masakan nggak matang-matang. Kalau apinya terlalu besar, bisa gosong. Jadi tugas pemerintah adalah jaga api tetap stabil, biar masakan, eh, maksudnya ekonomi tetap enak disantap.

Rapat virtual nasional ini semoga bukan cuma jadi rutinitas tahunan, tapi benar-benar menghasilkan kebijakan yang nyambung sampai ke pasar, dapur, dan rumah warga.

Palembang sudah kasih contoh dari inflasi, isu sosial, sampai program bedah rumah. Tinggal kita lihat, apakah kompor ekonomi Indonesia tahun 2025 bisa tetap nyala stabil, atau malah bikin panci gosong lagi.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur : Saya Merasa Kehilangan Sosok Pak Mahyuddin, Beliau Banyak Memberikan  Tauladan Bagi Orang Sekitarnya

    Gubernur : Saya Merasa Kehilangan Sosok Pak Mahyuddin, Beliau Banyak Memberikan  Tauladan Bagi Orang Sekitarnya

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    WAFATNYA Mantan  Gubernur Sumsel ke 14 Prof Dr dr H Mahyuddin N.S., SpOG (K) di usis 74 Tahun, pada  pukul 23.45 WIB, Kamis (8/4) malam menyisakan duka mendalam bagi Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Sebab sosok Almarhum  semasa hidupnya banyak memberikan   tauladan orang disekitarnya. “Saya merasa kehilangan sosok Pak Mahyuddin, selain baik orangnya juga  banyak […]

  • Angkutan Batubara Mulai Dipisah dari Jalan Umum, Proyek Jembatan dan Flyover Dibangun di Muara Enim

    Angkutan Batubara Mulai Dipisah dari Jalan Umum, Proyek Jembatan dan Flyover Dibangun di Muara Enim

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Penataan jalur angkutan batubara mulai mendapat langkah konkret di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) menyusul PT Manambang Muara Enim (MME) memulai pembangunan jembatan dan flyover ditujukan guna memisahkan jalur kendaraan batubara dari jalan umum. Pembangunan tersebut ditandai dengan groundbreaking pada Rabu (26/8/2026). Kehadiran infrastruktur ini diharapkan membuat aktivitas pengangkutan batubara lebih tertib sekaligus […]

  • 960 Ribu Anak Belum Pernah Divaksin, Alarm Imunisasi RI Nyala

    960 Ribu Anak Belum Pernah Divaksin, Alarm Imunisasi RI Nyala

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia tak mau kecolongan dua kali, pasalnya  dibalik klaim pemulihan imunisasi nasional, tersimpan fakta yang mengkhawatirkan, hampir 960 ribu anak di Indonesia belum pernah menerima satu pun vaksin. Angka itu bukanya hanya statistik, namun dalam dunia kesehatan masyarakat, celah sekecil apa pun bisa menjadi pintu masuk wabah. Apalagi jika jumlahnya mendekati satu juta anak, […]

  • Alami Musibah Banjir Warga Muba dihimbau Jaga Kesehatan dan Keselamatan 

    Alami Musibah Banjir Warga Muba dihimbau Jaga Kesehatan dan Keselamatan 

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi Mahmud MSi meninjau lokasi banjir sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada warga di Desa Ulak Embacang Kecamatan Sanga Desa, Rabu (17/1/2024). Dengan mendayung perahu sampan dalam kunjungan tersebut Pj Bupati Apriyadi menyambangi satu persatu rumah warga terdampak banjir yang diakibatkan tingginya curah hujan beberapa waktu belakangan, sehingga air […]

  • Agustus, KSP Segera Diluncurkan di Seluruh Indonesia

    Agustus, KSP Segera Diluncurkan di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    “Selanjutnya diluncurkan di Papua, Maluku, baru kemudian Sulawesi dan Kalimantan,”

  • Selangkah Lagi Bupati Muba Sandang Gelar Doktor

    Selangkah Lagi Bupati Muba Sandang Gelar Doktor

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.528
    • 0Komentar

    DIAM-diam rupanya Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin selangkah lagi bakal menyandang gelar Doktor. Suami Thia Yufada tersebut mengikuti sidang tertutup naskah disertasi di Ruang Sidang Program Pascasarjana FISIP Universitas Padjajaran Gedung A Lantai 2 dan dinyatakan lulus oleh penguji. Di jenjang pendidikan Doktor jurusan Administrasi Publik Program Pascasarjana FISIP Unpad ini, putra […]

expand_less
WordPress Archive Charity WordPress Theme CharityHeart – Charity Responsive WordPress Theme Charry – Non Profit Charity WordPress Themes Chartli WordPress Interactive Chart Plugin Charts and graphs WordPress Visual Designer Chat – Support Board – OpenAI Chatbot – WP ChatBot for WooCommerce AI ChatBot for WooCommerce - ChatGPT, Retargeting, Exit Intent AI ChatBot for Automated Live Chat Support ChatBubble – WordPress All in One Social Support Floating Button