Minggu, 9 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Inflasi Palembang 2025, Rapat Virtual, Mahasiswa Ngamuk Sampai Bedah Rumah

Inflasi Palembang 2025, Rapat Virtual, Mahasiswa Ngamuk Sampai Bedah Rumah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
  • visibility 877
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEPATAH lama yang sering kita dengar “Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga”. Nah, pepatah ini pas banget kalau kita tarik ke kondisi inflasi di Indonesia hari ini. Pemerintah pusat sudah jungkir balik bikin strategi, daerah juga nggak kalah heboh rapat koordinasi sana-sini, tapi tetap saja angka inflasi suka ngeyel kayak layangan putus talinya, kadang naik, kadang turun, kadang bikin kepala cenat-cenut.

Kemarin, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bersama rombongan super team (ada Menteri Dalam Negeri, Sekretaris Negara, Staf Presiden, BPS, sampai kementerian terkait) bikin rapat koordinasi nasional via virtual. Intinya ngomongin pengendalian inflasi dan isu sosial. Rapat ini ibarat hajatan akbar online, semua kepala daerah se-Indonesia ikut nimbrung, termasuk Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.

Dalam laporannya, inflasi di Palembang tercatat 2,83 persen year-on-year dan 0,11 persen month-to-month. Kalau dilihat sekilas, ini stabil. Ibarat suhu badan, 36,9 derajat masih normal, tapi kalau dibiarkan bisa demam juga.

Nah, yang bikin agak ngelus dada, Ratu Dewa juga bilang ada daerah di Palembang yang inflasinya bisa tembus 5,13 persen. Itu sama kayak harga cabe rawit merah di pasar A Rp40 ribu, di pasar B bisa Rp65 ribu. Padahal sama-sama cabe, sama-sama bikin pedes, tapi harganya bisa bikin orang mikir dua kali sebelum beli.

Ratu Dewa dengan gaya khasnya menegaskan “Pengendalian inflasi tetap prioritas, bro. Kita butuh kerja sama lintas sektor dan lintas wilayah. Jangan sampai jalan sendiri-sendiri kayak anak kos rebutan jemuran”

Selain inflasi, rapat juga bahas isu sosial. Nah, ini agak tricky. Di Palembang, mahasiswa dan masyarakat turun ke jalan buat nyampaikan aspirasi. Pemerintah mengapresiasi, karena aksi berlangsung tertib. Tapi ya namanya demo, ujung-ujungnya ada juga yang kebablasan. Tercatat 13 titik fasilitas umum rusak.

Bayangin, itu sama kayak kamu lagi syukuran rumah, tetangga datang makan rendang, eh pas pulang piring sama kursi plastik malah ada yang patah. Gimana nggak bikin tuan rumah tepok jidat?

Ratu Dewa bilang, pemerintah segera perbaiki fasilitas yang rusak. Tapi beliau juga kasih pesan moral “Aspirasi boleh, santun dan damai harus. Jangan anarkis, nanti yang rugi masyarakat sendiri”.

Pepatah Jawa ada bilang, “Menang tanpa ngasorake”. Artinya, kalau mau menyuarakan pendapat, nggak perlu sampai merusak. Toh kalau lampu jalan pecah, yang susah juga warga Palembang, bukan menteri di Jakarta.

Nah, biar suasana nggak tegang terus, ada kabar lumayan bikin adem. Pemerintah Kota Palembang mencatat ada 3.067 rumah yang akan diperbaiki lewat program bedah rumah. Dana datangnya campur-campur ada dari APBN, APBD, Baznas, sampai forum CSR.

Ibarat masak pindang Palembang, bahan bisa dari mana-mana ikan beli di pasar, bumbu dari kebun, minyak dari tetangga. Yang penting hasilnya bisa bikin kenyang bersama. Program ini diharapkan bikin masyarakat nggak cuma punya rumah layak, tapi juga merasa diperhatikan. Karena jujur saja, apa enaknya kalau inflasi turun tapi atap rumah masih bocor tiap hujan?

Kalau boleh kasih komentar, rapat virtual nasional ini bagus, serius, dan penuh strategi. Tapi kita semua tahu pepatah “Banyak bicara, sedikit bekerja, sama saja seperti menggenggam asap tak ada hasilnya.”

Sering kali rapat pusat-daerah ini kayak drama sinetron panjang episodenya, pemainnya ramai, konfliknya seru, tapi ending-nya bikin ngantuk. Padahal rakyat butuh hasil nyata, bukan sekadar pidato yang manisnya kayak es teh tapi dinginnya nggak tahan lama.

Contoh kecil, inflasi pangan. Setiap tahun yang dikeluhkan itu-itu saja, harga beras, cabe, minyak goreng. Pertanyaannya kenapa dari dulu masalahnya nggak tuntas? Jangan-jangan, kita lebih sibuk bikin spanduk dan seremonial ketimbang ngurus distribusi beras di pasar.

Tapi kalau ditarik ke sisi positif, Palembang punya potensi jadi contoh nasional. Kenapa? Karena meski inflasi ada yang nyenggol 5 persen, kota ini berani blak-blakan lapor ke pusat. Transparansi itu penting. Lebih baik jujur agak tinggi, daripada pura-pura stabil tapi ternyata di dapur harga minyak sudah bikin ibu-ibu migrain.

Selain itu, program bedah rumah juga keren. Ini bukti kalau Pemkot nggak cuma mikirin angka inflasi, tapi juga kondisi sosial masyarakat. Karena percuma inflasi rendah kalau warganya masih tinggal di rumah reyot.

Akhir kata, inflasi itu ibarat kompor di dapur. Kalau apinya kecil, masakan nggak matang-matang. Kalau apinya terlalu besar, bisa gosong. Jadi tugas pemerintah adalah jaga api tetap stabil, biar masakan, eh, maksudnya ekonomi tetap enak disantap.

Rapat virtual nasional ini semoga bukan cuma jadi rutinitas tahunan, tapi benar-benar menghasilkan kebijakan yang nyambung sampai ke pasar, dapur, dan rumah warga.

Palembang sudah kasih contoh dari inflasi, isu sosial, sampai program bedah rumah. Tinggal kita lihat, apakah kompor ekonomi Indonesia tahun 2025 bisa tetap nyala stabil, atau malah bikin panci gosong lagi.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPM Ingin Nama Jalan di Palembang Diganti Nama Pahlawan, Ini Jawab Walikota

    PPM Ingin Nama Jalan di Palembang Diganti Nama Pahlawan, Ini Jawab Walikota

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    PIMPINAN Daerah (PD) Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Sumsel mengusulkan kepada Walikota Palembang Harnojoyo agar nama Jalan dibeberapa ruas Kota Palembang menjadi nama Pahlawan. Usulan itu PPM nilai sebagai bentuk penghargaan terhadap para veteran ataupun para pejuang yang telah berjasa terhadap Provinsi Sumatera Selatan, Khususnya Kota Palembang. Ketua  Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi […]

  • Deklarasi Kampanye Damai Jangan Sekedar Simbolis dan Formalitas

    Deklarasi Kampanye Damai Jangan Sekedar Simbolis dan Formalitas

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 949
    • 0Komentar

    Agar dapat dipatuhi sehingga dapat mampu menciptakan demokrasi yang berkualitas.

  • Susah Bangun Tidur Tepat Waktu, Coba Tips Ini

    Susah Bangun Tidur Tepat Waktu, Coba Tips Ini

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.671
    • 0Komentar

    APAKAH kamu termasuk orang-orang yang sangat sulit untuk bangun tepat waktu ? dan malahan sering kesiangan. Walaupun kamu selalu berusaha untuk bisa bangun tepat waktu dipagi hari, akan tetapi tetap saja merasa kesulitan untuk mencapai hal tersebut. Berikut adalah 6 cara mudah agar Anda bisa bangun pagi lebih semangat: Gonta-ganti notifikasi alarm Anda Jika Anda […]

  • Tingkatan Kualitas dan Promosi,  Kemenperin Terus Dorong IKM Terhubung Platform Digital

    Tingkatan Kualitas dan Promosi, Kemenperin Terus Dorong IKM Terhubung Platform Digital

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.882
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) akan terus mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam menguasai teknologi digital bisnis, khususnya melalui program e-smart IKM agar produk yang dihasilkan berkualitas dan cepat dikenal. Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan Indonesia memiliki 4,4 juta unit industri kecil dan menengah (IKM), dengan 95.000 unit usaha di antaranya adalah IKM […]

  • Catat..!! Pemprov Bakal Kasih Penambahan Bonus Untuk Atlet Berprestasi di Porwil 

    Catat..!! Pemprov Bakal Kasih Penambahan Bonus Untuk Atlet Berprestasi di Porwil 

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjanjikan akan memberikan bonus bagi para atlit  yang berhasil membawa pulang mendali pada ajang Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) ke-X Tahun 2019 yang akan digelar di Provinsi Bengkulu mulai Tanggal 2 hingga 9 November 2019 mendatang. Janji penambahan bonus bagi atlit Porwil tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam sambutan tertulisnya […]

  • CATATAN PINGGIR : “TNI Ultah, Rakyat Ikut Tiup Lilin, Antara Parade, Pecel Lele & BKB Tak Pernah Pensiun”

    CATATAN PINGGIR : “TNI Ultah, Rakyat Ikut Tiup Lilin, Antara Parade, Pecel Lele & BKB Tak Pernah Pensiun”

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.316
    • 0Komentar

    DI DUNIA makin sibuk cari sinyal dan lupa cari makna, masih ada satu momen yang bikin dada mendadak tegak dan perut mendadak lapar, yakni Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tahun 2025 ini, Kodam II/Sriwijaya bikin hajatan megah di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, tempat yang lebih sering jadi latar selfie daripada tempat […]

expand_less
WordPress Archive Charity WordPress Theme CharityHeart – Charity Responsive WordPress Theme Charry – Non Profit Charity WordPress Themes Chartli WordPress Interactive Chart Plugin Charts and graphs WordPress Visual Designer Chat – Support Board – OpenAI Chatbot – WP ChatBot for WooCommerce AI ChatBot for WooCommerce - ChatGPT, Retargeting, Exit Intent AI ChatBot for Automated Live Chat Support ChatBubble – WordPress All in One Social Support Floating Button