Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Darahmu Menentukan Warna Dunia (Dan Warna Bibirmu Setelah Donor)

Darahmu Menentukan Warna Dunia (Dan Warna Bibirmu Setelah Donor)

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
  • visibility 800
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Belum lama ini, matahari terik, tapi tetap bersemangat, di salah satu  Kantor Lurah yang lebih rame dari kedai kopi saat ada pertandingan Timnas, berkumpullah manusia manusia baik hati, dengan lengan digulung dan senyum mengembang demi satu tujuan mulia menyumbang darah, bukan menyumbang drama.

Acara ini bukan sekadar ajang pamer lengan dan tensi tinggi, tapi benar-benar aksi nyata dari Tim Penggerak PKK Kota Palembang bersama Kecamatan Ilir Timur II, yang rupanya sudah bosan jadi penonton sinetron penderita kekurangan darah di IGD. Digelarlah aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Kantor Lurah 2 Ilir, Rabu, 19 Juni 2025, demi membantu PMI yang kantongnya kerap kali lebih tipis dari dompet tanggal tua, he..he..he.

Targetnya 160 kantong darah, bukan 160 kantong plastik belanja. Dan ini bukan target sembarangan, ini target mulia. Ketua TP PKK Palembang, Ibu Dewi Sastrani Ratu Dewa, dengan gaya khas emak-emak pemberani, bilang“Ini bukan acara seremoni semata, kami ingin ini jadi gerakan rutin. Bukan donor sekali, terus hilang seperti mantan waktu ditagih janji”

Ya, benar Bu Dewi. Sebab darah bukan seperti pulsa yang bisa kita isi ulang sendiri di minimarket. Kalau stoknya habis, yang kena bukan sinyal, tapi nyawa. Dan nyawa itu, konon katanya, lebih penting dari sekadar konten viral.

Camat Ilir Timur II, Pak Irman, juga nggak kalah semangat, dengan dada membusung dan suara meyakinkan, beliau bilang. “Antusias warga luar biasa, kesadaran tentang donor ini sudah mulai tumbuh. Mungkin dulu takut jarum, sekarang takut liat harga cabai, jadi mending donor aja”.

Ya, mungkin benar, donor darah sekarang jauh lebih menguntungkan ketimbang donor perasaan. Setidaknya setelah donor darah, kita dapat biskuit, teh manis, dan perhatian sejenak dari petugas medis. Kalau donor perasaan? Paling-paling dibalas “kita temenan aja ya…”

Saking ramainya, suasana Kantor Lurah berubah jadi seperti pesta, bedanya, yang ini nggak ada organ tunggal. Tapi ada alat tensi, ada cek kolesterol, bahkan ada yang tiba-tiba pingsan setelah sadar bahwa berat badannya naik 3 kilo padahal niatnya donor sambil diet.

Di balik banyolan itu, kegiatan ini menyimpan makna besar. Di Palembang, kebutuhan darah bukan cuma untuk kecelakaan atau operasi besar, tapi juga buat pasien rutin, kayak penderita thalassemia dan ibu-ibu melahirkan yang butuh darah lebih banyak dari yang dikira. Tapi stoknya sering seret, kayak air PDAM di musim kemarau.

Di sinilah peran orang-orang biasa menjadi luar biasa. Karena setetes darah bisa menyelamatkan nyawa, dan setetes humor bisa menyelamatkan suasana. Kalau bisa keduanya sekaligus? Wah, itu baru Palembang sejati.

Seperti kata pepatah modern “Lebih baik kehilangan darah di tempat donor, daripada kehilangan cinta di tangan orang ketiga”

Dan, jika kita merasa terlalu sibuk untuk menyumbang darah, mungkin suatu hari kita akan terlalu sibuk menyesal karena tak sempat membantu. Ingatlah!!, darah tidak bisa dicetak pakai printer 3D. Jadi selama nadi masih berdenyut, mari kita bagi, karena hidup ini tak selalu soal mengambil. Kadang, yang bikin kita bahagia justru saat kita memberi meski yang kita beri adalah darah, bukan uang arisan.

Di kota sebesar Palembang, kegiatan macam ini harusnya lebih sering digelar daripada rapat-rapat seremonial yang isinya cuma foto-foto dan sambutan sepanjang jalan kenangan. Kalau bisa, donor darah dijadikan semacam “festival rakyat” pakai hiburan, edukasi, bahkan lomba joget sehat habis donor (asal jangan salto).

He..he buat yang masih takut jarum, ingatlah… jarum suntik itu kecil, yang besar itu manfaatnya. Jangan sampai kita kalah sama nyamuk yang tiap malam nyedot darah tanpa izin dan tanpa pamit.

Mari kita beri darah, sebelum hidup kita kekurangan rasa peduli, dan semoga kegiatan macam ini bisa terus menetes… eh, maksudnya berlanjut, ke tiap kecamatan, RT, RW, bahkan sampai ke grup WhatsApp keluarga, karena kalau donor darah sudah jadi budaya, oleh sebab itu, Palembang bukan hanya terkenal karena pempeknya, tapi juga karena empatinya. Dan daripada darahmu cuma dipakai buat marah-marah di jalan atau debat di medsos, mending disumbangkan ke PMI. Setidaknya, darahmu bisa bikin orang lain hidup lebih lama, bukan bikin keributan lebih lama.

Setetes darahmu hari ini adalah napas terakhir yang tertolong besok, ingat, berbuat baik itu tak selalu pakai modal gede kadang cuma butuh lengan digulung dan hati yang mau peduli. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Secarna Pharmaceuticals GmbH & Co. KG (“Secarna”) fokus pada penemuan & pengembangan terapi antisense oligonucleotide /ASO

    Secarna Pharmaceuticals GmbH & Co. KG (“Secarna”) fokus pada penemuan & pengembangan terapi antisense oligonucleotide /ASO

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 716
    • 0Komentar

    LNAplus™ ASO Secarna menekan ekspresi NLRP3, komponen sentral dari jalur inflamasi, yang terlalu aktif pada banyak penyakit inflamasi Cryopyrin-associated periodic syndrome (CAPS) adalah sekelompok penyakit autoinflamasi bawaan langka yang didorong oleh NLRP3 yang terlalu aktif, mengakibatkan peradangan sistemik Dengan ASO spesifik NLRP3, efek hilir inflamasi terganggu dalam sel kekebalan dan pereda gejala yang kuat dan […]

  • Ekspor 3 Juta Mobil, Toyota Bisa Jadi Sahabat Petani Karet Sumsel?

    Ekspor 3 Juta Mobil, Toyota Bisa Jadi Sahabat Petani Karet Sumsel?

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.635
    • 0Komentar

    DUNIA otomotif ada yang namanya “tonggak sejarah”, maka Toyota Indonesia baru saja menancapkan tonggak itu, bukan di tanah liat, tapi di jalan ekspor dunia, karena tiga juta unit mobil sudah meluncur dari pabrik Karawang ke lebih dari 100 negara. Coba bayangkan, tiga juta mobil itu kalau disusun dari Palembang sampai Lubuk Linggau Sumatera Selatan, bisa […]

  • Asian Games, Sumsel Minta Pertagas Utamakan SKTT Terpasang

    Asian Games, Sumsel Minta Pertagas Utamakan SKTT Terpasang

    • calendar_month Kamis, 24 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Provinsi Sumatera Selatan meminta kepada kepada Pertagas mengutamakan pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) sebagai penunjang Asian Games. Sekretaris Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar memimpin langsung rapat pembahasan permohonan dukungan dari PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumbagsel dalam pekerjaan pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) sebagai penunjang Asian Games yang […]

  • Benarkah, Video Sri Mulyani Disuntik Vaksin Kosong

    Benarkah, Video Sri Mulyani Disuntik Vaksin Kosong

    • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    BEREDAR unggahan video di media sosial Facebook yang memperlihatkan proses penyuntikan vaksin terhadap seorang perempuan. Unggahan itu disertai keterangan yang mengklaim bahwa perempuan dalam video tersebut adalah Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang mendapatkan suntik vaksin kosong. Faktanya, perempuan yang divaksin dalam video tersebut bukan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, melainkan Sekretaris Dewan Kesehatan Kota Quixada, Brasil, […]

  • Pangdam II/Sriwijaya Sambut Kunjungan Panglima TNI dan Kapolri, Pantau Penyekatan Mudik

    Pangdam II/Sriwijaya Sambut Kunjungan Panglima TNI dan Kapolri, Pantau Penyekatan Mudik

    • calendar_month Minggu, 9 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    PANGDAM II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi, menyambut kedatangan Panglima TNI dan Kapolri di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Bakauheni Lampung Selatan, Minggu (9/5/2021). Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri bersama rombongan yang terdiri dari Menkes RI, Menpupr RI, Kepala BNPB Pusat dan Ketua DPR RI dalam rangka melakukan pemantauan langsung pelaksanaan penyekatan arus lalu lintas Mudik Lebaran Tahun […]

  • Selama 2021,  16 Ribu Jiwa Terselamatkan Dari Narkoba

    Selama 2021, 16 Ribu Jiwa Terselamatkan Dari Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

      POLDA Metro Jaya, Irjen. Pol. Dr. Drs. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si., menyampaikan tindak pidana kasus narkoba yang berhasil diselesaikan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya sepanjang tahun 2021 mencapai 3.387 kasus. Dari 3 ribu lebih kasus, sebanyak 16.027.657 jiwa terselamatkan dari bahaya narkotika. Angka tersebut mengalami kenaikan sebanyak 47,2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. […]

expand_less
WordPress Archive Themify Bold WordPress Theme Themify Builder AB Image Themify Builder Audio Themify Builder Bar Chart Themify Builder Button Pro Themify Builder Contact Themify Builder Content Restriction Themify Builder Countdown Themify Builder Counter Themify Builder FitText