Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Kasus Korupsi Anak Perusahaan BUMN, Polda Metro Jaya Sita Rp 8,95 Milliar

Kasus Korupsi Anak Perusahaan BUMN, Polda Metro Jaya Sita Rp 8,95 Milliar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
  • visibility 704
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DITRESKRIMSUS Polda Metro Jaya mengusut dugaan tindak pidana korupsi terkait salah satu anak perusahaan BUMN PT PDS dan mengamankan barang bukti uang negara sebesar Rp 8,95 milliar. Namun walaupun demikian, Polri masih belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Erfan Zulfan, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa bagaimana pihaknya berhasil menyita barang bukti uang negara senilai Rp 8.959.906.039, Jumat (26/11/2021)

Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa terungkapnya kasus dugaan korupsi tersebut bermula pada Tahun Anggaran 2018 PT. PDS salah satu anak perusahaan BUMN melaksanakan pengadaan Penyediaan Data Storage, Network Performance Monitoring & Diagnotic, Siem dan Manage Service dengan nilai Rp. 13.175.586.047,- yang bersumber dari kas operaasional perusahaan PT. PDS.

Kemudian kegiatan tersebut secara administratif dokumennya telah dilengkapi, tetapi tidak pernah dilakukan proses pengadaan barang/jasanya (melanggar SOP). Kemudian barang atau hasil pekerjaan yang tertera pada kontrak tidak pernah diserahterimakan atau fiktif tetapi dilakukan pembayaran.

“Adapun proses pembayaran baru dibayarkan sebesar Rp. 10.204.792.327,-(termasuk PPN) dari nilai total sebesar Rp. 13.175.586.046,- yang dibayarkan secara bertahap setiap bulannya sebesar Rp. 548.92.752,” lanjut Kabid Humas.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Auliansyah Lubis, S.I.K.,M.H., menjelaskan bahwa saat ini polisi telah memeriksa 44 orang saksi terkait dugaan korupsi tersebut dan belum menetapkan tersangka.

“Dalam kasus ini kami belum menetapkan tersangka dan masih dalam penyidikan,” jelas Dirkrimsus Polda Metro Jaya itu.

Dalam kasus tersebut penyidik menjerat para tersangka dengan pasal 2 dan atau pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Pasal 2 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan Pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 milliar,

Kemudian pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 50 juta dan paling banyak Rp. 1 milliar.
Tribratanews (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Damai FKPKPB, Ratu Dewa : Kita Respon Ada Pengkajian

    Aksi Damai FKPKPB, Ratu Dewa : Kita Respon Ada Pengkajian

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

    AKSI Damai dilakukan Forum Komunikasi Paguyuban Kuliner Bersatu Palembang (FKPKPB) dan pedagang kuliner lainnya dilaksanakan secara damai di depan Kantor Walikota Palembang, Senin (2/3/2020). Mereka  menyampaikan aspirasi menyusul kebijakan Pemkot Palembang terkait pajak reestoran dalam perubahan Perda No. 2 tahun 2018 yang menyebutkan menarik 10 % dari setiap omzet penjualan atau minimal Rp3.000.000 per bulan. […]

  • Ini kata Alex Seputar Asian Games

    Ini kata Alex Seputar Asian Games

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    “Menjadi Kepala Daerah itu harus sepenuh hati ingin membangun daerah bukan menumpuk harta.

  • Pantau Layanan Masyarakat, Sidak sejenak di Puskesmas

    Pantau Layanan Masyarakat, Sidak sejenak di Puskesmas

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 897
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda melakukan peninjauan langsung, salah satunya yakni di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jalan Merdeka, Senin [ 21/3 /2022]. Sidak ini dilakukan untuk memastikan optimalisasi pelayanan publik, khususnya dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat kota Palembang. Wakil Walikota Palembang melakukan sidak karena merespon terkait laporan atas kurangnya optimalisasi pelayanan yang diterima masyarakat. Dalam […]

  • Konferensi Antaragama G20, Menag Paparkan kepada Dunia 4 Prinsip Universal Pendiri Bangsa Indonesia

    Konferensi Antaragama G20, Menag Paparkan kepada Dunia 4 Prinsip Universal Pendiri Bangsa Indonesia

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 784
    • 0Komentar

    MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan pidato secara virtual pada Konferensi Antaragama G20 yang dipusatkan di Italia. Menag menyampaikan komitmen Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia dan mengungkap kembali prinsip yang ditawarkan para pendiri bangsa untuk memperkuat tatanan internasional. “Sebagai penduduk asli Hindia Belanda dan telah mengalami diskriminasi sistematis, penghinaan, dan ketidakadilan yang dilakukan kolonialisme Belanda, para […]

  • SELFI di Palembang Ini Masuk 99 TOP Sinovik, Sekda Bilang Begini

    SELFI di Palembang Ini Masuk 99 TOP Sinovik, Sekda Bilang Begini

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 977
    • 0Komentar

    PROGRAM SELFI (Sekolah Filial Layanan Pendidikan Anak Berbasis Inklusi pada Lapas Klas IA Pakjo Palembang masuk dalam 99 TOP Inovasi Pelayanan Publik dari Kementrian PAN-RB. Bertempat di gedung Kementrian PAN RB, konsep layanan pembinaan secara khusus melalui pendidikan inklusi ini di paparkan langsung Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa. “Dari paparan kita tadi, sambutan delapan tim penilai […]

  • Gub Sumsel Sebut Pendamping Harus Punya Mental yang Kuat Hadapi Kepala Daerah

    Gub Sumsel Sebut Pendamping Harus Punya Mental yang Kuat Hadapi Kepala Daerah

    • calendar_month Senin, 2 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 956
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru menyebutkan Pendamping harus punya mental yang kuat untuk menghadapi bupati/walikota tentang pentingnya konektivitas, selurus apapun infrastruktur, sebaik apapun jaringan irigrasi, sebagus apapun produktifitas, kalau tidak ada konektifitas maka akan jadi barang bernilai rendah. Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan desa, bukan hanya menaklukan situasi sesaat namun mengelola potensi yang ada di masing- masing desa. […]

expand_less
WordPress Archive WordPress GDPR & CCPA WordPress GDPR & CCPA WordPress Invoice Generator with WooCommerce Integration and Stripe Payments WordPress Keyword Tool Plugin WordPress Live NFT Cards Affiliates with VueJS WordPress Logos Showcase – Grid and Carousel WordPress Marketing Plugin – Sliding Messages WordPress Menu Plugin — Superfly Responsive Menu WordPress Merge Categories WordPress Meta Data & Taxonomies Filter