Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Jangan Coba Coba Menimbun, Pemerintah Akan Tindak Tegas Penimbun Obat COVID-19 dan Tabung Oksigen

Jangan Coba Coba Menimbun, Pemerintah Akan Tindak Tegas Penimbun Obat COVID-19 dan Tabung Oksigen

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
  • visibility 928
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURU Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi mengingatkan kepada masyarakat dan distributor untuk tidak menimbun oksigen medis dan obat-obatan COVID-19 pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat pandemi.

Jodi memastikan penimbun oksigen medis dan obat COVID-19 akan mendapatkan hukuman cepat atau lambat.

“Ini masa genting bukan saatnya mengambil kesempatan pribadi. Sekali lagi saya sampaikan hukuman pasti menanti. Saya ulangi lagi hukuman pasti menanti bagi mereka yang mengeksploitasi masa darurat demi kepentingan pribadi,” kata Jodi dalam konferensi pers melalui kanal YouTube, Senin (5/7/2021).

Jodi menerangkan, kebutuhan oksigen dalam negeri mulai terbatas, sehingga saat ini oksigen medis diprioritaskan untuk pasien COVID-19.

Dia mengatakan, telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mempercepat pengadaan obat dan alat kesehatan pada masa pandemi.

“Kami menyadari ketersediaan oksigen terbatas, maka dari itu pemerintah akan mencari oksigen secara maksimal baik dari industri lokal maupun impor,” ucap Jodi.

Pihaknya juga meminta masyarakat yang tidak mengalami situasi kritis akibat COVID-19 untuk tidak membeli apalagi menimbun oksigen medis. Ia meminta masyarakat umum sadar akan kebutuhan oksigen medis saat ini untuk pasien COVID-19.

“Kita prioritaskan menyelamatkan nyawa saudara kita saat ini,” kata dia.

Menurutnya pemerintah juga telah mengatur harga obat di pasaran agar tidak merugikan masyarakat, dengan menetapkan harga eceran tertinggi obat terapi COVID-19 melalui Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Dalam Masa Pandemi COVID-19.

Harga eceran tertinggi ini merupakan harga jual tetinggi obat di Apotek, Instalasi farmasi, RS, klinik dan Faskes yang berlaku di seluruh Indonesia.

“Ini menjadi keprihatinan bersama, di saat krisis kesehatan masih ada kelompok masyarakat yang memanfaatkan situasi dengan menimbun dan menaikan harga obat di pasaran untuk mengambil keuntungan yang besar dari krisis yang terjadi,” tuturnya
InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Sumsel Instruksikan Jamaah Haji Segera Lunasi BPIH

    Kemenag Sumsel Instruksikan Jamaah Haji Segera Lunasi BPIH

    • calendar_month Rabu, 11 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.961
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan (Kemenag Sumsel) HM Alfajri Zabidi menginstruksikan para jamaah calon haji dari daerah  untuk segera melunasi BPIH ke bank-bank yang telah ditentukan. “Para jamaah calon haji dari Sumsel sudah bisa membayar BPIH. Berdasarkan Keppres BPIH 1439 H/ 2018. Untuk embarkasi Palembang besarnya Rp33.529.675,00 per orang,” […]

  • Awas..! Gaya Hidup Sedentari Bisa BeresikoTerjangkit Penyakit Tidak Menular  

    Awas..! Gaya Hidup Sedentari Bisa BeresikoTerjangkit Penyakit Tidak Menular  

    • calendar_month Sabtu, 21 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 923
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Bandung – Dengan seperempat masyarakat Indonesia menjalani gaya hidup sedentari, risiko terjadinya penyakit tidak menular pun meningkat. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa 24,1% penduduk Indonesia menjalani perilaku sedentari lebih dari 6 jam per hari. Saat ini penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan dunia termasuk diantaranya adalah penyakit tidak […]

  • Jangan Khawatir, Pasokan Ikan Aman Selama Ramadhan Hingga Idul Fitri

    Jangan Khawatir, Pasokan Ikan Aman Selama Ramadhan Hingga Idul Fitri

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan stok komoditas perikanan mencukupi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 2022. Begitu juga harga ikan diperkirakan stabil pada pekan kedua puasa hingga menjelang lebaran. Berdasarkan prognosa tahun 2022, kebutuhan ikan selama periode Ramadhan sampai Idul Fitri sebesar 2,64 juta ton. Sedangkan prognosa ketersediaan […]

  • Wapres Resmikan 1.014 BLK Komunitas, Dorong Agar SDM Siap Pakai

    Wapres Resmikan 1.014 BLK Komunitas, Dorong Agar SDM Siap Pakai

    • calendar_month Selasa, 8 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.725
    • 0Komentar

    PENCIPTAAN sumber daya manusia (SDM) kompeten menjadi program prioritas pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo. Sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan program prioritas tersebut, pemerintah terus memperkuat pelatihan vokasi melalui program BLK Komunitas. Dalam acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan serta peresmian BLK Komunitas Tahun 2020 di Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa […]

  • Capai 53%, Pemprov. Sumsel Klaim Pandemi Tak Ganggu Penerimaan PAD

    Capai 53%, Pemprov. Sumsel Klaim Pandemi Tak Ganggu Penerimaan PAD

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.416
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Prov.Sumsel mengklaim Pandemi tak menganggu penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dimana sampai saat ini PAD Sumsel sudah mencapai 53 %. “Inilah kehebatan Sumsel. Penerimaan PAD sampai detik ini hasilnya positif. Kita terima kasih sekali dengan masyarakat Sumsel yang memiliki kesadaran membangun daerah dari sektor pajak dan lainnya. Saat ini penerimaan PAD Sumsel sudah mencapai […]

  • Yasonna H Laoly Ingin CPNS Jadi Agen Pembaharu di Kemenkumham

    Yasonna H Laoly Ingin CPNS Jadi Agen Pembaharu di Kemenkumham

    • calendar_month Rabu, 18 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    “Itu adalah jumlah yang sangat besar, jumlah yang bisa memperngaruhi budaya birokrasi di Kemenkumham. You are winners, kamu adalah orang-orang terpilih,”

expand_less
WordPress Archive YITH Deals for WooCommerce Premium YITH Desire Sexy Shop | An Intriguing WordPress Theme YITH Desktop Notifications for WooCommerce Premium YITH Donations for WooCommerce Premium YITH Dynamic Pricing per Payment Method for WooCommerce Premium YITH Easy Login & Register Popup For WooCommerce YITH Event Tickets for WooCommerce Premium YITH FAQ Plugin for WordPress Premium YITH Frontend Manager for WooCommerce Premium YITH GeoIP Language Redirect for WooCommerce Premium