Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Ruang Bermain Aman, Awal Anak Percaya pada Dunia

Ruang Bermain Aman, Awal Anak Percaya pada Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ANAK-anak itu berdiri berjajar sambil saling merangkul bahu temannya, sebagian tersenyum ke arah kamera, sebagian lagi menatap lurus dengan wajah penuh rasa ingin tahu. Di antara tawa yang pecah sesekali, tak ada yang sibuk menggenggam gawai atau duduk menyendiri. Mereka hanya menjadi anak-anak, bermain, bercanda, dan menikmati kebersamaan.

Pemandangan sederhana itu mengingatkan masa kecil bukan hanya tentang tumbuh menjadi lebih tinggi atau lebih pintar. Masa kecil adalah tentang memiliki ruang untuk berlari tanpa rasa takut, tertawa tanpa khawatir, dan mengenal dunia melalui permainan. Sebab, bagi seorang anak, rasa percaya kepada dunia sering kali lahir dari lingkungan pertama yang membuatnya merasa aman.

Sayangnya, ruang seperti itu tidak selalu mudah ditemukan. Di tengah padatnya permukiman, meningkatnya penggunaan gawai, hingga minimnya ruang publik yang ramah anak, kesempatan bermain bersama perlahan berkurang. Padahal, bermain bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang. Bermain adalah cara anak belajar memahami kehidupan.

Saat menunggu giliran bermain, anak belajar bersabar, ketika berbagi mainan, mereka mengenal arti menghargai orang lain. Saat menyelesaikan perbedaan kecil dengan teman, mereka sedang membangun kemampuan berkomunikasi dan mengelola emosi. Bahkan ketika terjatuh lalu bangkit kembali, anak sedang belajar tentang keberanian dan ketangguhan.

Kesadaran  setiap anak berhak memiliki ruang yang aman untuk tumbuh itulah yang mendorong Kementerian Sosial menghadirkan Taman Anak Sejahtera (TAS) di Sentra Alyatama Jambi. Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026, taman tersebut diluncurkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pengasuhan positif melalui penyediaan ruang publik yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI MK Agung Suhartoyo mengatakan, pemenuhan hak anak tidak cukup hanya dengan memastikan mereka terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan. Anak juga membutuhkan ruang yang mendukung proses tumbuh kembangnya secara utuh.

“Taman Anak Sejahtera merupakan bentuk komitmen Kementerian Sosial dalam menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak. Di tempat inilah anak-anak dapat bermain, belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi mereka,” ujar Agung.

Menurutnya, kehadiran Taman Anak Sejahtera juga dirancang untuk melengkapi peran keluarga sebagai lingkungan pertama pembentukan karakter. Ketika rumah menjadi tempat anak memperoleh kasih sayang dan taman menjadi ruang untuk belajar bersosialisasi, keduanya akan saling menguatkan dalam membentuk pribadi yang sehat, bahagia, dan berkarakter.

Semangat itulah yang juga dibawa dalam Talkshow Parenting yang digelar bersamaan dengan peluncuran Taman Anak Sejahtera. Orang tua, pengasuh, pekerja sosial, pendamping, hingga masyarakat diajak melihat kembali makna pengasuhan. Bahwa mendampingi anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan makan, pakaian, atau pendidikan, tetapi juga menyediakan waktu untuk mendengar cerita mereka, bermain bersama, dan hadir dalam setiap proses tumbuh kembangnya.

Materi bermanfaat

Pesan itu dirasakan langsung oleh Siti Romlah (27). Ibu dari Zidan Nofal Alfariski yang baru berusia tiga tahun itu mengaku memperoleh sudut pandang baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Materinya sangat bermanfaat. Saya jadi memahami  mendampingi anak bukan hanya memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga meluangkan waktu untuk mendengar, bermain, dan memberikan perhatian. Kehadiran Taman Anak Sejahtera ini menjadi tempat yang sangat positif agar anak-anak bisa belajar sambil bermain dengan aman,” ujarnya.

Di sekitar taman, keceriaan terus mengalir. Ada anak yang sibuk mewarnai gambar dengan penuh imajinasi, ada yang antusias mendengarkan dongeng, sementara yang lain berlarian mengikuti permainan edukatif.

Mungkin bagi orang dewasa, semua itu hanyalah rangkaian kegiatan peringatan Hari Anak Nasional. Namun bagi anak-anak, pengalaman tersebut adalah pelajaran pertama tentang keberanian, persahabatan, dan kebersamaan.

Tidak ada karakter yang tumbuh dalam ruang yang penuh ketakutan. Tidak ada rasa percaya diri yang lahir dari lingkungan yang membatasi anak untuk berekspresi. Sebaliknya, ketika anak merasa aman, dihargai, dan didampingi, mereka akan lebih berani bertanya, mencoba hal baru, menyampaikan pendapat, bahkan belajar menghargai perbedaan.

Karena itu, membangun ruang ramah anak sesungguhnya bukan sekadar membangun taman. Yang dibangun adalah ekosistem pengasuhan yang melibatkan banyak pihak keluarga, pemerintah, pekerja sosial, relawan, dunia usaha, hingga masyarakat. Semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang melindungi sekaligus memberi kesempatan berkembang.

Barangkali beberapa tahun dari sekarang anak-anak yang berdiri sambil saling merangkul itu tak lagi mengingat hari ketika taman tersebut diresmikan. Mereka mungkin juga lupa siapa saja yang hadir saat itu. Namun mereka akan mengingat bagaimana rasanya bermain tanpa rasa takut, tertawa bersama teman, dan pulang membawa cerita yang ingin mereka sampaikan kepada orang tuanya.

Oleh sebab itu, masa depan bangsa tidak hanya dibangun melalui ruang-ruang kelas atau angka-angka pembangunan. Masa depan juga bertumbuh dari halaman-halaman tempat anak berlari, dari tawa yang lahir tanpa beban, dan dari rasa aman yang membuat mereka percaya bahwa dunia adalah tempat yang layak untuk dijelajahi. Dari ruang bermain yang sederhana itulah, langkah pertama menuju generasi Indonesia yang tangguh, bahagia, dan berkarakter dimulai. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPPD Kembali Terapkan E-Tax Demi Kejar Target PAD

    BPPD Kembali Terapkan E-Tax Demi Kejar Target PAD

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    PENERAPAN sistem Transaction Monitoring Device (TMD) masih menjadi cara yang dianggap efisien oleh Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, dalam memantau wajib pajak, khususnya restoran, pusat hiburan dan hotel. Bahkan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya bernama Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) tersebut, akan menambah 100 alat e-Tax yang selama ini sudah terpasang. Kepala BPPD Kota Palembang, […]

  • Pandemi Melonjak, Ini Upaya Pemerintah Memenuhi Permintaan Oksigen Saat PPKM Darurat

    Pandemi Melonjak, Ini Upaya Pemerintah Memenuhi Permintaan Oksigen Saat PPKM Darurat

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    PEMERINTAH telah memprediksi kebutuhan oksigen yang mencapai 1.700 ton oksigen per hari selama dilaksanakan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Ditargetkan, realisasi pasokan oksigen hingga mencapai perkiraan di atas dapat diwujudkan pada Minggu (11/7/2021). Juru Bicara Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi mengatakan, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan segera merealisasikan kebutuhan oksigen di atas. […]

  • Ukuran Serangan Maksimum DDoS Hampir Tiga Kali Lipat pada  2021 Selama 2020

    Ukuran Serangan Maksimum DDoS Hampir Tiga Kali Lipat pada 2021 Selama 2020

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 780
    • 0Komentar

    SINGAPURA –  Jumlah total serangan penolakan layanan (DDoS) terdistribusi turun 13% pada tahun 2021 selama tahun 2020, tetapi masih jauh di atas tingkat pra-pandemi, menurut peneliti Nexusguard dalam DDoS yang baru-baru ini dirilis Laporan Statistik untuk tahun 2021. Selain itu, sementara ukuran serangan rata-rata turun 50% selama tahun 2021, ukuran serangan maksimum hampir tiga kali […]

  • Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

    Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.067
    • 0Komentar

    PT Pertamina (Persero) mengembangkan penelitian dan teknologi diesel biohidrokarbon dan bioavtur. Upaya ini dilakukan dalam ikhtiar Pertamina untuk mempercepat ketahanan dan kemandirian energi bagi negeri. Komitmen kemandirian energi tersebut ditandai dengan penandatanganan antara PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), PT Pupuk Sriwidjaja, PT Rekayasa Industri, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), dan LEMIGAS di Gedung […]

  • HIPMI Harus Rangkul Semua Pengusaha Muda, Jangan Jadi Organisasi Eksklusif

    HIPMI Harus Rangkul Semua Pengusaha Muda, Jangan Jadi Organisasi Eksklusif

    • calendar_month Minggu, 22 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 904
    • 0Komentar

    HIMPUNAN Pengusaha Muda Indonesia  [HIPMI] Sumsel diminta harus merangkul semua pengusaha muda, jang menjadi organisasi Eksklusif. Pernyataan itu disampaikan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, H Herman Deru. Ia mengatakan, keberadaan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sangat dibutuhkan sebagai wadah mengakomodir para pengusaha muda di Sumsel. “Pemerintah ada dibelakanganya untuk menggiring agar menjadi pengusaha yang besar yang […]

  • Ketika Harnojoyo Resmikan Kampung KB Layang-layang, Apa Harapannya?

    Ketika Harnojoyo Resmikan Kampung KB Layang-layang, Apa Harapannya?

    • calendar_month Rabu, 13 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.342
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Langit di Kota Palembang sebagian masih diselimuti awan mendung, namun tak menyurutkan ratusan penduduk yang tinggal di Lokasi Kampung KB Layang-layang, Kelurahan 29 Ilir, Palembang untuk berbondong-bondong datang menyaksikan peresmian Kampung KB Layang-layang oleh orang nomor satu di Palembang, H. Harnojoyo.Mereka terlihat di pagi itu saling berdesakan, dari yang muda maupun tua. […]

expand_less
WordPress Archive CSS Igniter Oscillator WordPress Theme CSS Igniter Oxium WordPress Theme CSS Igniter Palermo WordPress Theme CSS Igniter Paperbag WordPress Theme CSS Igniter Philoxenia WordPress Theme CSS Igniter Pinfinity WordPress Theme CSS Igniter Pinmaister WordPress Theme CSS Igniter Potenza WordPress Theme CSS Igniter Prayer WordPress Theme CSS Igniter Public Opinion WordPress Theme