Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Marching Band Punya Banyak Manfaat untuk Anak, Ini yang Jarang Disadari

Marching Band Punya Banyak Manfaat untuk Anak, Ini yang Jarang Disadari

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Mentari pagi baru beberapa jam meninggi, namun panasnya sudah begitu menyengat, khas musim kemarau yang tengah melanda Kota Palembang. Di tengah cuaca yang membuat banyak orang memilih berteduh, puluhan anak justru berdiri tegak di atas aspal.

Seragam mereka tampak rapi, sebagian mengenakan jas berwarna merah marun dengan aksen emas, sebagian lagi memakai kostum biru mencolok lengkap dengan topi dan sarung tangan putih. Di tangan mereka tergenggam stik perkusi, sementara di punggung beberapa peserta menggantung alat musik yang bobotnya tidak ringan.

Tak ada keluhan yang terdengar.

Sesekali terdengar aba-aba dari drum major, hitungan demi hitungan dilontarkan dengan suara lantang, dalam hitungan detik, barisan yang semula tampak santai berubah menjadi formasi yang tertata rapi. Setiap langkah harus sama, setiap ayunan tangan harus seragam, dan setiap nada harus dimainkan pada waktu yang tepat.

Di balik penampilan yang hanya berlangsung beberapa menit, tersimpan latihan panjang yang dijalani berbulan-bulan.

Pemandangan seperti itu terlihat dalam Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan Gubernur Sumatera Selatan 2026 yang digelar di Palembang, sebanyak 800 peserta dari sembilan kabupaten dan kota di Sumatera Selatan  (Sumsel) berkumpul untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Namun, jika diperhatikan lebih jauh, perlombaan ini sesungguhnya bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara.

Marching band sebenarnya bisa  menjadi ruang belajar yang mungkin tidak ditemukan sepenuhnya di ruang kelas.

Anak-anak belajar hadir tepat waktu, karena keterlambatan satu orang bisa mengganggu seluruh tim. Mereka belajar mendengarkan instruksi, menjaga konsentrasi di tengah keramaian, hingga mengendalikan rasa gugup saat tampil di depan ratusan pasang mata.

Pacu kebenarian

Oleh sebab itu, mereka juga belajar keberhasilan tidak pernah ditentukan  satu orang saja, sebab permainan yang indah ini lahir ketika seluruh anggota bergerak dalam irama yang sama.

Nilai-nilai itulah yang juga disampaikan Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat membuka Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan RI ke 81, Gubernur Sumsel 2026.

Menurut Herman Deru, keberanian tampil di depan umum merupakan kemampuan yang harus terus diasah sejak usia dini. “Ini untuk memacu keberanian anak-anak muda untuk tampil. Tampil itu butuh mental, dan mental itu butuh diasah,” ujarnya.

Ia menilai marching band tidak hanya melatih kemampuan bermusik, tetapi juga membentuk disiplin, kekompakan, dan semangat kebersamaan di antara para anggotanya. Karena itu, Herman Deru berharap para peserta tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan agar mampu membawa nama Sumatera Selatan bersaing di tingkat nasional.

Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd.

Menurutnya, Piala Kemerdekaan menjadi awal dari proses pembinaan atlet muda drum band. Setelah kompetisi ini, PDBI Sumsel akan kembali menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) pada Oktober sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

“Semoga nantinya dari ajang ini lahir anak-anak berprestasi yang membanggakan Sumsel,” katanya.

Pada intinya, manfaat marching band ini memang jauh melampaui tak hanya memainkan alat musik atau berjalan mengikuti irama.

Apalagi di setiap latihan, anak-anak belajar menghargai waktu, selain itu mereka belajar untuk bertanggung jawab terhadap kelompok, membangun kepercayaan diri, bahkan mengendalikan emosi saat tampil, hingga memahami arti kerja sama.

Bekal-bekal itulah yang kelak akan tetap berguna, bahkan ketika mereka tidak lagi mengenakan seragam marching band.

Mungkin itulah alasan mengapa, di bawah terik matahari yang menyengat sekalipun, ratusan anak tetap berdiri tegap sambil menggenggam alat musik mereka.

Bagi mereka, marching band bukan hanya hobi atau perlombaan, permainan ini adalah tempat belajar untuk membentuk pribadi yang lebih disiplin, lebih percaya diri, dan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta Terbaik MTQ Asal Muba Bakal Dapat Hadiah Umroh Gratis

    Peserta Terbaik MTQ Asal Muba Bakal Dapat Hadiah Umroh Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 672
    • 0Komentar

    Plt Bupati Beni Hernedi SIP diwakili  Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan H Ibnu Sa’ad SSos MSi membuka secara resmi Kegiatan Training Centre (TC) Peserta Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kafilah Kabupaten Musi Banyuasin dalam persiapan tingkat Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 22 Mei-30 Mei 2022 mendatang.  Pembukaan Training Centre peserta MTQ ini berlangsung […]

  • Dulu Pakai Otot, Kini Mesin Kuasai Panen Jagung Sumsel

    Dulu Pakai Otot, Kini Mesin Kuasai Panen Jagung Sumsel

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PANEN jagung di Desa Bumi Agung Jaya, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sabtu (16/5/2026), terasa berbeda dari zaman dulu. Kalau dulu petani pulang panen dengan badan pegal, baju basah kuyup, dan langkah kaki mirip habis naik Gunung Seminung, sekarang sebagian pekerjaan mulai dibantu mesin. Suara alsintan meraung di tengah kebun jagung. Batang […]

  • Ketika Si Jago Merah Dikepret Air Damkar & Lari Tunggang Langgang dari Desa Epil

    Ketika Si Jago Merah Dikepret Air Damkar & Lari Tunggang Langgang dari Desa Epil

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Mentari belum juga sempat sarapan cahaya. Di Dusun IV Desa Epil, ayam baru nyicil teriak, kompor baru sempat dilirik, eh tiba-tiba api sudah ngoceh duluan. Bukan api semangat, tapi si jago merah yang lagi kumat hobi main bakar-bakaran. “Mak! Mak! Rumah Pak Paidol kebakar!”Teriak Rendi, bocah 10 tahun yang biasanya cuma teriak kalau […]

  • microsoft-datacenter

    Microsoft Bangun Pusat Data Raksasa di Karawang: Lompatan Digital atau Ancaman Kedaulatan?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Microsoft, secara resmi mempercepat operasional pusat data (data center) pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Fasilitas yang diberi kode JKT09 ini merupakan bagian dari investasi strategis senilai US$1,7 miliar (sekitar Rp27 triliun) untuk memperkuat infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan (AI) di tanah air. Pembangunan ini menandai babak […]

  • Asta Protas Kemenag, 8 Langkah Strategis untuk Umat & Bangsa

    Asta Protas Kemenag, 8 Langkah Strategis untuk Umat & Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menteri Agama Nasaruddin Umar meluncurkan delapan program prioritas bertajuk Asta Protas Kemenag Berdampak, sebagai wujud nyata kontribusi Kementerian Agama dalam pembangunan nasional. Program ini dirancang untuk mendukung Asta Cita serta 17 program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming. Menag menegaskan bahwa program ini lebih dari sekadar visi di atas kertas—setiap langkahnya […]

  • Resto Kolam Susu, Kuliner Bernuansa Religi

    Resto Kolam Susu, Kuliner Bernuansa Religi

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 3.268
    • 0Komentar

    Memanjakan lidah, bisa dengan menikmati hidangan di restoran ataupun cafe. Memuaskan selera melalui sajian yang nikmat plus nuansa dan suasana yang juga memenuhi hasrat mata dan hati, tentu bisa jadi alternatif. Apalagi, kalau ditambah dengan suasana religi. Tentu bukan sekadar perut yang terpuaskan, rohani pun turut terhibur. Kolam Susu, restoran yang secaa historis berawal dari […]

expand_less
WordPress Archive Edutech – Education WordPress Theme Eduti – Education Elementor Template Kit Eduvision – Online Course Multipurpose Education WordPress Theme Effective Lottie Animation Addon For Elementor Effigy – A Clean and Professional Music WordPress Theme eFlorist – Flower Boutique & Decoration Elementor Template Kit eForm easySubmission – Direct Form Edit & Extended Format String eForm – WordPress Form Builder Efpose – Multipurpose Blog and Newspaper Theme Efuel – Electric Car Rental & EV Charging WordPress Theme