Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Saat Menjenguk Korban Tanjung Priok

Saat Menjenguk Korban Tanjung Priok

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 15 Nov 2018
  • visibility 908
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSElTERKINI.CO.ID, PURWAKARTA – Ruang perawatan intensif itu terlihat sederhana. Selembar tirai hijau memisahkan ranjang setiap pasien. Di salah satu sisinya, pria 73 tahun lemah terbaring dengan selang-selang kecil melingkar di sekitar mulut dan tubuhnya. Di ujung ranjang tergantung papan bertulis nama sang pasien : Husen Sape.

Bagi khalayak, nama pria itu mungkin tak cukup kondang. Namun bagi penggiat Hak Asasi Manusia pasti akan langsung mengenalinya. Husen Sape, lelaki  berdarah Bugis itu adalah salah korban kekerasan pada Peristiwa Tanjung Priok, 34 tahun lalu.

Siti Aminah, Istri Husen beranjak saat menyadari kedatangan tamu. Dia langsung memeluk sang tamu,&NBSP, Jaleswari Pramodhawardani, Deputi V Kantor Staf Kepresidenan yang datang berkunjung pada Rabu, 14 November 2018. Aminah berulangkali menyeka air matanya. Lalu mengajak Jaleswari  mendekati sang suami yang tergolek lemah.

“Pak, ada tamu pak. Ada yang menjenguk,” kata sang istri mengenalkan Jaleswari Pramodhawardani, Deputi Lima Kantor Staf Presiden,  di Rumah Sakit Daerah Purwakarta, Jawa barat. “Senang ya Pak ? Yang bapak tunggu-tunggu,” bisiknya lagi.

Menurut dokter yang merawat, Husen terserang stroke sejak beberapa hari lalu. “Untung rumah sakit ini ada BPJS, Bu. Kalau tidak ada,  bapak pasti kita pindahkan.  Kami tidak punya cukup uang. Kami hanya menebus obat-obat untuk syaraf saja. Yang lain gratis. Alhamdulillah…,” kata Aminah kepada Jaleswari.

Kehadiran Jaleswari pagi itu untuk menjenguk dan memberikan semangat pada Husen dan istrinya. “Saya ingin Pak Husen dan keluarga tahu, bahwa kami (pemerintah) sangat peduli, dan banyak yang ingin mengangkat beban korban (kekerasan HAM masa lalu) dengan segera,” kata Jaleswari.

Peristiwa Tanjung Priok, Jakarta Utara memang masih membekas dalam ingatan Husen dan keluarga. Bahkan di kakinya masih terlihat jelas bekas luka tembak akibat peristiwa itu.

Saat itu, Husen punya toko yang menjual alat tulis kantor dan seragam sekolah di Jalan Yos Sudarso Permai, Jakarta Utara. Tokonya habis dijarah massa saat itu dan tidak meninggalkan apapun untuk Husen dan keluarga.

Kasus Tanjung Priok ini merupakan salah satu peristiwa kekerasan yang tercatat dalam sejarah Indonesia. Kasus ini bermula setelah penahanan empat orang pengurus masjid di daerah Tanjung Priok, 12 September 1984. Ribuan orang yang dipimpin Amir Biki menuntut pembebasan empat mubaligh tersebut. Namun yang terjadi kemudian bentrok pecah antara massa dan aparat. Massa telah dikepung pasukan bersenjata berat, dan kemudian diikuti dengan suara tembakan.

Korban pun berjatuhan. Menurut versi pemerintah saat itu, korban hanya 28 orang. Sementara masyarakat menyebutkan korban yang jatuh sekitar 700-an orang.

Pada masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid, pemerintah membentuk Pengadilan HAM. Menurut hasil penyelidikan Komnas HAM peristiwa itu menewaskan 24 orang, 54 orang luka berat. Hingga kini pemerintah masih terus berupaya mencari solusi untuk penyelesaian kasus ini.

Bagi Jaleswari bersilaturahmi dengan Pak Husen bukanlah ritual kemanusiaan yang mengada-ada. “Pertemuan ini akan semakin menguatkan kesadaran  kami bahwa kami masih perlu lebih keras lagi dalam menuntaskan pekerjaan (menuntaskan berbagai persoalan HAM masa lalu),” kata Jaleswari.[**]

 

Penulis : KPS

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CATATAN PINGGIR : Kisah Lucu di Balik Kartu Sakti

    CATATAN PINGGIR : Kisah Lucu di Balik Kartu Sakti

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 831
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di suatu pagi yang cerah, tepat setelah ayam tetangga sebelah berkokok pakai nada soprano, Wak Min duduk di teras rumahnya sambil mengelus-elus kartu sakti berwarna biru putih Kartu Indonesia Sehat (KIS). “Ini kartu sakti, tapi kadang gak bisa dipakai buat semua jenis sihir,” gumam Wak Min sambil mengunyah singkong rebus. Tak lama, datanglah […]

  • Pemprov Sumsel Dukung Pembinaan Inovasi Bagi Daerah

    Pemprov Sumsel Dukung Pembinaan Inovasi Bagi Daerah

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

    Palembang – Provinsi Sumatera Selatan dianggap sebagai daerah inovatif karena kerap mendapatkan penghargaan sejak tahun 2011 diantaranya dari Kemenristekdikti dan Kemenpan, hingga menjadikan Sumsel daerah pembinaan Pusat Litbang Inovasi Daerah Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri

  • Dokter dan Pakar di Seluruh Dunia Menyerukan Tindakan Segera untuk Mencegah Krisis Kesehatan Hati

    Dokter dan Pakar di Seluruh Dunia Menyerukan Tindakan Segera untuk Mencegah Krisis Kesehatan Hati

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    Laporan “Keadaan Kesehatan Hati Global” Edisi Kedua dari Global Liver Institute Mengungkapkan Peluang yang Menjanjikan Sumselterkini.co.id, Washington D.C., 12 Desember 2023 (GLOBE NEWSWIRE) — Global Liver Institute (GLI), organisasi nirlaba kesehatan hati terkemuka yang dipimpin oleh pasien dan beroperasi secara global, merilis edisi kedua laporan “Keadaan Kesehatan Hati Global”, yang kini mencakup 22 negara-negara yang […]

  • Ada Layanan GrapFood di Kota Ini, Mau Tahu..?

    Ada Layanan GrapFood di Kota Ini, Mau Tahu..?

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.742
    • 0Komentar

    Memberikan peluang ekonomi baru bagi para delivery partner

  • Sumsel Masuk Kajian Bursa Efek

    Sumsel Masuk Kajian Bursa Efek

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.780
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan masuk kajian untuk membuka bursa efek guna memberikan kesempatan korporasi di daerah melantai di bursa. Hal tersebut diakui Gubernur Sumsel Herman Deru saat menerima Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dimotori Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wil. Sumsel Yunita Resmi Dari, kemarin. Dia menerangkan saat ini di Indonesia ada dua, yakni Jakarta, dan […]

  • Gubernur Simak Sumbang Saran Fraksi -Fraksi

    Gubernur Simak Sumbang Saran Fraksi -Fraksi

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.419
    • 0Komentar

    Palembang – Guna menciptakan kesamaan pandangan dan pendapat terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Sumatera Selatan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) melangsungkan Rapat Paripurna XXXIV pembicaraan tingkat dua dengan agenda, pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Provinsi Sumsel, Senin (25/9).

expand_less
WordPress Archive Estatic – Real Estate Elementor Template Kit Esthetic – Wedding Photography Elementor Template Kit Estiene – Sweets & Bakery WordPress Theme Etc. – Creative Portfolio WordPress Theme Etchy – Print Shop WordPress Theme Eternal – Ecommerce Elementor Template Kit Eternitylogin All-in-One WordPress Login System Ethrik - Creative & NFT Affiliate WordPress Theme ETI – Fashion Store Elementor Template Kit Ettore – Fashion Store and Menswear WooCommerce WordPress Theme