Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Semangat ’45 dari Gedung Joang, BMW Passato Siap Guncang SEMA Show 2026 di Las Vegas

Semangat ’45 dari Gedung Joang, BMW Passato Siap Guncang SEMA Show 2026 di Las Vegas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Di bawah langit yang cerah, BMW Passato bersiap meninggalkan halaman Gedung Joang 45, Menteng, Rabu sore (19/8/2026). Di atas bak truk towing putih, mobil modifikasi karya builder Indonesia itu memulai perjalanan menuju Las Vegas, Amerika Serikat, untuk tampil di SEMA Show 2026.

Deru mesin towing terdengar di tengah halaman bangunan bersejarah yang lekat dengan cerita perjuangan bangsa. Di antara para pejabat, tokoh otomotif, builder, dan awak media, Passato menjadi pusat perhatian.

Mobil dengan tampilan agresif itu hadir dalam perpaduan warna biru dongker, pink, kuning, dan putih. Bodi lebarnya dihiasi livery serta identitas proyek, termasuk tulisan “SEMA SHOW 2026” yang menegaskan tujuan berikutnya, Las Vegas.

Namun, Passato bukan hanya mobil dengan tampilan atraktif. Di balik sosoknya yang agresif, tersimpan perpaduan teknologi dan kreativitas builder Indonesia. Mobil ini merupakan hasil perkawinan sasis BMW dengan mesin legendaris Nissan SR20, yang diracik melalui tangan-tangan builder Tanah Air.

Dengan penuh semangat, BMW Passato secara simbolis dilepas untuk tampil di SEMA Show 2026, salah satu panggung terbesar industri modifikasi dan aftermarket otomotif dunia.

Pemilihan tempat pelepasan pun bukan tanpa makna. Gedung Joang 45 selama puluhan tahun menjadi bagian dari perjalanan sejarah Indonesia. Dari tempat yang menyimpan cerita tentang perjuangan menuju kemerdekaan itu, kini sebuah karya kreatif anak bangsa diberangkatkan untuk membawa nama Indonesia ke panggung internasional.

Suasana di halaman museum sore itu pun terasa berbeda. Para pejabat pemerintah, tokoh industri otomotif, pelaku modifikasi, builder, dan awak media berkumpul mengelilingi Passato.

Pakaian smart casual membuat suasana tetap santai. Namun, sorot mata para tamu memperlihatkan satu hal, ada kebanggaan yang ingin dibawa bersama mobil tersebut.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, kemudian mendekati Passato. Mengenakan jaket bomber hitam berlogo EKRAF, ia melihat lebih dekat mobil yang menjadi representasi proyek kolaborasi tersebut.

Momen formal itu tiba-tiba berubah menjadi lebih cair ketika seorang pemuda dengan kemeja motif hitam-putih dan celana putih mengangkat smartphone ke udara.

“Ayo Pak Menteri, selfie dulu!”

Ajakan itu langsung disambut tawa. Teuku Riefky bersama sejumlah tokoh otomotif di sampingnya, termasuk Andre Muljadi dari NMAA dan Moreno Soeprapto dari IMI Pusat, merapat ke kamera.

Jempol terangkat. Senyum mengembang.

Satu foto bersama pun tercipta.

Di belakang mereka, BMW Passato menjadi latar yang menarik. Livery warna-warni mobil tersebut seolah menyatu dengan suasana sore itu formal, tetapi tidak kaku; serius membawa misi besar, namun tetap dekat dengan energi generasi muda.

Beberapa saat kemudian, suasana kembali serius. Teuku Riefky melangkah menuju podium. Di belakangnya berdiri backdrop hitam dengan tulisan:

“PASSATO. FROM INDONESIA, FOR THE WORLD. SEMA SHOW. NOVEMBER 3–6, 2026.”

Dalam sambutannya, Teuku Riefky menjelaskan arti penting momen tersebut bagi perkembangan industri kreatif Indonesia. “Hari ini, di Museum Joang 45, tempat yang sarat sejarah perjuangan bangsa, kita menyaksikan babak baru perjalanan industri kreatif modifikasi otomotif Indonesia. Semoga langkah historis dari tempat ini hingga ke panggung dunia menjadi inspirasi bahwa karya modifikasi Indonesia tidak hanya berjaya di negeri sendiri, tetapi juga semakin dikenal dan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional,” ujar Teuku Riefky.

Dari Joang 45 Menuju Panggung Dunia

Kalimat tersebut terasa begitu bermakna dengan apa yang sedang terjadi di halaman museum.

Jika dahulu semangat perjuangan di tempat ini berbicara tentang kemerdekaan dan masa depan bangsa, kini semangat tersebut hadir dalam bentuk yang berbeda, yaitu kreativitas, inovasi, kolaborasi, dan keberanian membawa karya Indonesia keluar dari batas negeri.

BMW Passato menjadi salah satu wujudnya.

Perjalanan menuju Las Vegas bukan hanya soal mengirim sebuah mobil ke Amerika Serikat. Ada nama builder, industri modifikasi, komunitas otomotif, dan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia yang ikut dibawa.

Dibalik proyek tersebut, kolaborasi menjadi bagian penting.

Andre Muljadi, Project Director IMX, turut memberikan paparan mengenai proyek Passato. Dengan kemeja denim biru tua, Andre tampil santai ketika menjelaskan perjalanan kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak.

Menurutnya, Passato menjadi bukti bahwa sebuah gagasan dapat berkembang menjadi karya nyata ketika dikerjakan bersama.

Dukungan dari Kementerian Ekraf, IMI, NMAA, Kadin Indonesia, builder, serta berbagai pihak lainnya menjadi bagian penting dari perjalanan proyek tersebut. Kolaborasi itu pula yang semakin menumbuhkan kepercayaan diri bahwa karya modifikasi Indonesia mampu berbicara lebih jauh di panggung internasional.

Kini, waktunya Passato melanjutkan perjalanan.

Menjelang acara berakhir, para tokoh yang hadir kembali berkumpul di depan truk towing. Jajaran Kementerian Ekraf, IMI, NMAA, Kadin Indonesia, serta para pelaku industri otomotif berdiri bersama. Kain merah putih menghiasi bagian teras Gedung Joang 45.

Lagi-lagi, kamera kembali terangkat.

Kali ini bukan hanya untuk mengabadikan sebuah seremoni, tetapi juga untuk merekam titik awal perjalanan sebuah karya Indonesia menuju panggung dunia.

Dari halaman Gedung Joang 45, BMW Passato bersiap menuju Las Vegas.

Di sana, pada SEMA Show 2026, Passato akan berhadapan dengan karya-karya modifikasi dari berbagai penjuru dunia.

Perjalanannya membawa lebih dari sekadar sebuah mobil.

Ada kreativitas builder Indonesia. Ada keberanian untuk tampil di panggung global. Ada kolaborasi yang membuat sebuah ide menjadi nyata. Dan, tak kalah penting, ada semangat yang diwarisi dari tempat keberangkatannya.

Semangat ’45 itu kini menemukan bentuk baru bukan lagi dalam perjuangan mengangkat senjata, tetapi melalui karya, kreativitas, dan keberanian untuk membawa nama Indonesia sejauh mungkin.

Dari Gedung Joang ke Las Vegas.

BMW Passato siap membawa cerita Indonesia ke panggung SEMA Show 2026.

Selamat berjuang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kata -kata mutiara, mungkin bisa nambah referensi -Mu

    Kata -kata mutiara, mungkin bisa nambah referensi -Mu

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.176
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Bekerja dan memiliki usaha itu harus disertai semangat, selain manajemen yang baik, nah, mungkin kata-kata mutiara ini bisa jadi referensi mu : “Kesuksesan adalah hasil dari mimpi yang besar, niat yang kuat, dan kerja keras yang tak kenal lelah.” “Jangan takut untuk berani mengambil risiko, karena di balik risiko ada peluang yang tak […]

  • Bukan Hanya Bonus Rp2 Miliar, Media Group Beri Kesempatan Atlet Paralimpiade Jadi Karyawan

    Bukan Hanya Bonus Rp2 Miliar, Media Group Beri Kesempatan Atlet Paralimpiade Jadi Karyawan

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 680
    • 0Komentar

    MENTERI Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memberikan apresiasi tinggi kepada Media Group yang memberikan bonus kepada atlet Paralimpiade Tokyo 2020 senilai Rp 2 miliar. “Pemerintah mengapresiasi dan terima kasih kepada kelompok masyarakat yang berinisiatif memberikan perhatian kepada para atlet baik di Olimpiade dan Paralimpiade. Apa yang dilakukan media group ini luar […]

  • Usai Di Bongkar, Bangun Liar Disepanjang Sekanak Lambidaro Bakal Ditata Lebih Cantik & Dibangun Foodcourt

    Usai Di Bongkar, Bangun Liar Disepanjang Sekanak Lambidaro Bakal Ditata Lebih Cantik & Dibangun Foodcourt

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 824
    • 0Komentar

    PETUGAS Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Palembang bersama unsur terkait, Rabu (2/2/2022) pagi melakukan pembongkaran bangunan liar diatas fasilitas umum disepanjang jalan KH Dahlan Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Pantauan dilapangan, pagi pukul 08.00 Wib petugas usai melakukan apel gabungan langsung bergerak cepat, mengunakan satu alat berat eksapator langsung melakukan […]

  • Ada Tiga Aspek Lindungi Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

    Ada Tiga Aspek Lindungi Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.683
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Ketenagakerjaan memberikan perhatian khusus dan terus berkomitmen dalam pemberdayaan pekerja perempuan, termasuk dalam hal pelindungan dan memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya. Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat mengisi Webinar bertajuk “Dakwah dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Perempuan” yang diselenggarakan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (20/4/2021). Menaker Ida mengatakan, Kemnaker dalam memberikan perlindungan terhadap […]

  • Mengenal Lebih Dekat Masjid Tertua di Papua

    Mengenal Lebih Dekat Masjid Tertua di Papua

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 719
    • 0Komentar

    GEDUNG berlantai tiga di sudut Jl Percetakan Negara 126, Kelurahan Gurabesi, Kecamatan Jayapura Utara, itu sepintas tampak biasa saja. Padahal di lantai tiga bangunan terdapat Masjid Jami, masjid tertua di Kota Jayapura. Tak ada penanda yang menunjukkan kalau bangunan itu adalah sebuah masjid, misalnya kubah bulat dengan pucuk bulan sabit dan bintang, lazimnya sebuah rumah […]

  • Baru 250 Lokasi, Cakupan  Aplikasi Pedulilindungi Diperluas Hingga 500 Lokasi

    Baru 250 Lokasi, Cakupan Aplikasi Pedulilindungi Diperluas Hingga 500 Lokasi

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 681
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, menyebut pengunjung Mal di berbagai kota merasa aman dan nyaman dengan diberlakukannya aplikasi PeduliLindungi. Menurutnya, berdasarkan pengakuan beberapa pengunjung mal di Medan dan Lampung mengaku dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke Mal dapat memberikan rasa aman dan nyaman. Johnny mengatakan, pemerintah memang mengembangkan aplikasi PeduliLindungi sebagai […]

expand_less