Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Rudiansyah, “Superman” di Tengah Karhutla Palangka Raya, Dapat Tawaran Beasiswa dari Raja Juli

Rudiansyah, “Superman” di Tengah Karhutla Palangka Raya, Dapat Tawaran Beasiswa dari Raja Juli

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Ada banyak cara untuk menunjukkan kepedulian terhadap hutan. Rudiansyah memilih cara yang tidak biasa, turun langsung ke tengah karhutla Palangka Raya dengan mengenakan kostum Superman.

Remaja itu ikut membantu masyarakat dan petugas menangani kebakaran di kawasan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya. Kostum superhero yang dikenakannya membuat Rudiansyah mudah dikenali di antara orang-orang yang sedang berjibaku menghadapi api.

Awalnya, mungkin hanya penampilannya yang mencuri perhatian.

Namun setelah diketahui ikut membantu pemadaman, sosok Rudiansyah justru menjadi cerita tersendiri.

Cerita itu bahkan sampai kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Saat mengunjungi lokasi karhutla pada 19 Agustus, Raja Juli menyempatkan diri berbicara dengan Rudiansyah. Menteri Kehutanan juga menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto.

“Pak Prabowo menyampaikan salam kepada Rudiansyah,” ujar Raja Juli.

Pertemuan tersebut kemudian mengungkap satu hal yang membuat kisah Rudiansyah semakin menarik.

Ia ingin menjadi polisi hutan.

Bukan cita-cita yang muncul secara kebetulan. Keinginan itu justru disampaikan ketika Rudiansyah sedang berada di lingkungan yang berkaitan langsung dengan apa yang ingin dilakukannya kelak.

Raja Juli merespons cita-cita tersebut dengan serius.

Menteri Kehutanan menyatakan siap memberikan beasiswa apabila Rudiansyah memilih melanjutkan pendidikan untuk mengejar profesi tersebut.

“Kalau beliau mau pilih, nanti saya kasih beasiswa,” kata Raja Juli.

Dari sinilah sosok Rudiansyah tidak lagi sekadar dikenal sebagai remaja berkostum Superman.

Ia menjadi gambaran tentang seorang anak muda yang sudah menemukan bidang yang ingin diperjuangkannya.

Superman yang Memilih Turun ke Lapangan

Kostum Superman sebenarnya hanyalah bagian paling mudah dilihat dari Rudiansyah.

Yang lebih penting adalah keputusan untuk ikut berada di lokasi kebakaran.

Karhutla selalu membawa persoalan yang jauh lebih besar daripada api yang terlihat. Ketika kebakaran terjadi, asap dapat mengganggu aktivitas warga, sementara lahan dan kawasan hutan menghadapi risiko kerusakan yang lebih luas.

Penanganannya pun membutuhkan banyak tangan.

Petugas pemadam, Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD dan masyarakat harus bergerak sesuai peran masing-masing.

Tetapi masyarakat memiliki posisi yang berbeda.

Mereka berada dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya. Mereka bisa menjadi orang pertama yang mengetahui adanya asap atau titik api dan membantu mencegah keadaan berkembang menjadi lebih buruk.

Karena itu, Raja Juli melihat keberadaan Rudiansyah sebagai contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak harus menunggu seseorang memiliki jabatan atau profesi tertentu.

“Tanpa ada partisipasi masyarakat dalam menanggulangi karhutla, pasti tidak akan bisa selesai,” ujarnya.

Kalimat itu barangkali menjadi bagian terpenting dari cerita Rudiansyah.

Ia tidak datang sebagai pejabat.

Ia juga bukan petugas yang sedang menjalankan pekerjaan.

Ia datang sebagai warga yang memilih untuk ikut membantu.

Menjaga Hutan Dimulai dari Hal Sederhana

Ada pelajaran lain dari kisah tersebut.

Menangani kebakaran bukan hanya soal bagaimana memadamkan api setelah kebakaran terjadi. Yang jauh lebih penting adalah mencegah agar api tidak muncul.

Di wilayah yang menghadapi kondisi kering, pembukaan lahan dengan cara membakar memiliki risiko besar.

Karena itu, Raja Juli mengingatkan masyarakat dan korporasi agar tidak menggunakan cara tersebut.

“Jangan ada lagi pembukaan lahan di musim ini dengan cara membakar,” tegasnya.

Pemerintah memiliki berbagai perangkat untuk menangani kebakaran, termasuk pemadaman darat, water bombing dan opsi modifikasi cuaca ketika kondisi memungkinkan.

Tetapi teknologi dan armada besar tetap tidak menghapus peran manusia di tingkat paling dekat dengan lokasi kebakaran.

Justru di titik itulah kepedulian seperti yang ditunjukkan Rudiansyah menjadi berarti.

Ketika Cita-cita Bertemu Kenyataan

Menariknya, Rudiansyah tidak mengatakan ingin menjadi polisi hutan setelah melihat hutan dari jauh.

Ia menyampaikannya setelah ikut merasakan langsung bagaimana sulitnya menghadapi kebakaran.

Ada panas.

Ada asap.

Ada pekerjaan yang tidak mudah.

Namun pengalaman tersebut tidak membuatnya menjauh dari hutan. Sebaliknya, ia justru ingin memiliki peran lebih besar di dalamnya.

Raja Juli menyebut Rudiansyah sebagai “forest hero”.

“Ini superhero, tapi juga menjadi forest hero, pahlawan yang menyelamatkan hutan kita,” katanya.

Sebutan itu mungkin terdengar sederhana.

Tetapi bagi seorang remaja, perhatian tersebut bisa menjadi dorongan besar untuk mempertahankan cita-citanya.

Jika suatu hari Rudiansyah benar-benar menjadi polisi hutan, cerita tentang kostum Superman di Petuk Ketimpun mungkin akan menjadi salah satu bagian paling awal dari perjalanan tersebut.

Ia pernah datang ke lokasi kebakaran sebagai anak muda yang ingin membantu.

Kelak, ia bisa saja kembali ke tempat seperti itu dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Bukan Hanya Tentang Rudiansyah

Kisah Rudiansyah juga memperlihatkan bagaimana masyarakat dapat mengambil bagian dalam menjaga lingkungan.

Semangat seperti ini tidak selalu muncul dalam bentuk yang besar.

Kadang cukup dengan mengetahui bahwa ada sesuatu yang salah di sekitar kita, lalu memilih untuk tidak berpaling.

Raja Juli menyebut semangat tersebut sebagai community participation dan community resilience.

Masyarakat, menurutnya, memiliki tradisi gotong royong sekaligus kemampuan untuk bertahan ketika menghadapi masalah bersama.

Dalam konteks karhutla, semangat itu menjadi penting karena pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

Masyarakat juga memiliki peran dalam menjaga lingkungan di sekitarnya, termasuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan dan segera melaporkan atau membantu menangani apabila muncul titik api.

Di sisi lain, pemerintah tetap menjalankan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti menyebabkan kebakaran atau kerusakan hutan dan lingkungan.

Namun, penindakan adalah bagian setelah masalah terjadi.

Yang lebih ideal adalah kebakaran tidak pernah terjadi sejak awal.

Dan untuk mencapai itu, dibutuhkan kesadaran banyak orang.

Mungkin karena itu sosok Rudiansyah menjadi menarik.

Ia datang dengan kostum Superman, tetapi pesan yang dibawanya sebenarnya jauh lebih sederhana.

Menjadi pahlawan bagi lingkungan tidak selalu membutuhkan kekuatan super.

Kadang yang dibutuhkan hanya kemauan untuk turun tangan.

Dan bagi Rudiansyah, langkah kecil itu tampaknya sudah membawanya pada satu tujuan: suatu hari menjadi polisi hutan dan menjaga hutan yang hari ini ia bantu selamatkan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibuka Bupati OKI, Turnamen Voli Jermun Cup Jadi Agenda Tahunan

    Dibuka Bupati OKI, Turnamen Voli Jermun Cup Jadi Agenda Tahunan

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Turnamen Voli Jermun Cup VIII Tahun 2023 kembali digelar. Perhelatan tahun ini lebih istimewa karena di buka langsung oleh Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE pada Kamis, (28/7/23). Pembukaan turnamen ditandai dengan penandatanganan bola voli oleh Bupati Iskandar dan Duta Literasi OKI, M. Alki Ardhiansyah Iskandar serta dilanjutkan service perdana. Kepala Desa […]

  • Cakades Ini Gugat Tes Ulang Psikologis, Apa Alasannya ?

    Cakades Ini Gugat Tes Ulang Psikologis, Apa Alasannya ?

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.413
    • 0Komentar

    HASIL test psikologi Calon Kepala Desa (Cakades) Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 digugat oleh Cakades Sepang Kecamatan Pampangan Arisnika, serta berasal dari Desa Pulauan Kecamatan Pangkalan Lampam Asman Kusen. Dalam tes kejiwaan yang diadakan RSUD Kayuagung dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Sumatera Selatan beberapa waktu lalu, hasil akhir kedua cakades […]

  • Asian Games, BRI Ajak Nasabah Gunakan Uang Elektronik

    Asian Games, BRI Ajak Nasabah Gunakan Uang Elektronik

    • calendar_month Sabtu, 5 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.813
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Pemimpin Wilayah Kanwil BRI Palembang Eko Wahyudi mengajak nasabahnya untuk menggunakan uang eletronik BRI guna mempermudah transaksi saat Asian Games Agustus mendatang. Menurutnya uang elektronik BRI berupa Brizzi dan Pay my QR yang berbasis Nomor Handphone di smartphone pengguna. “Dengan sosialisasi Asian Games, ia mengajak masyarakat Sumsel untuk turut mensukseskan Asian Games. […]

  • Cegah Kelangkaan Minyak Goreng, Satgas Pangan Polri Minta Jangan Kurangi Produksi

    Cegah Kelangkaan Minyak Goreng, Satgas Pangan Polri Minta Jangan Kurangi Produksi

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 690
    • 0Komentar

    SATGAS Pangan Polri meminta para produsen minyak goreng agar tidak mengurangi produksi dan mempercepat distribusi, untuk mencegah kelangkaan di masyarakat. Kasatgas Pangan Polri, Irjen. Pol. Helmy Santika mengatakan bahwa kelangkaan minyak goreng di Indonesia yang terjadi beberapa waktu lalu disebabkan terhambatnya distribusi, karena pelaku usaha mengurangi produksi dan distribusi. “Kelangkaan minyak goreng juga disebabkan adanya […]

  • Ditawari 6 Klub, Budiardjo Pilih SFC Karena Tantangan

    Ditawari 6 Klub, Budiardjo Pilih SFC Karena Tantangan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 920
    • 0Komentar

    PELATIH Sriwijaya FC Budiardjo Thalib menjadi harapan besar publik sepakbola Sumatera Selatan. Pria asal Makasar itu ditarget manajemen harus mampu membawa Laskar Wong Kito ke Liga 1 musim depan. Tentunya tangan dingin Budiardjo Thalib sebagai pelatih terbukti bertuah. Total ada 7 klub yang diasuhnya jadi juara. Lima di antaranya, termasuk Persik Kediri, mampu naik ke […]

  • Meski jabatan kepda belum berakhir, RPJMD 2019-2024 OKI dinilai sangat layak direvisi, ini alasannya

    Meski jabatan kepda belum berakhir, RPJMD 2019-2024 OKI dinilai sangat layak direvisi, ini alasannya

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 982
    • 0Komentar

      PEMULIHAN Covid-19 dan harmonisasi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, jadi prioritas revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2019-2024. Revisi RPJMD merupakan langkah cepat Pemkab OKI agar program standar pelayanan minimal (SPM) kepada masyarakat berjalan optimal. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) OKI, Makruf CM mengungkapkan […]

expand_less
WordPress Archive Beauty Salon & Construction Services WordPress Theme Beauty SPA – WordPress CMS Theme BeautyBox – Subscription Box Elementor Template Kit BeautySpot – Beauty Salon WordPress Theme BeautySpot – WordPress Theme for Beauty Salons Beaver Builder Professional WordPress Plugin Beaver Builder Wordpress Theme Beaver Builder Themer Beaver Builder Ultimate Addon Beaver Tunnels Addon