Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » KNMP Purworejo Bawa Cara Baru Kelola Ikan

KNMP Purworejo Bawa Cara Baru Kelola Ikan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 1.440
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknologi perikanan, ekonomi desa, dan pelajaran kemandirian

IKAN itu sebenarnya makhluk jujur, ia segar ya.. segar, busuk ya.. busuk, ia tak bisa berpura-pura seperti manusia yang dompetnya tipis tapi senyumnya tebal. Maka urusan ikan selalu berpacu dengan waktu. Telat sedikit, nilainya bisa turun lebih cepat dari sinyal ponsel di tepi pantai.

Selama ini, urusan ikan di desa pesisir sering berjalan lurus-lurus saja, ditangkap, dibawa pulang, lalu dijual secepat mungkin. Bukan karena harga yang sedang cantik, tapi karena takut.

Teganya, ikan takut basi, takut bau duluan, takut es keburu cair, dan  ikan baru naik darat hingga napas belum sempat teratur, eh.. sudah disuruh berangkat ke pasar.

Nah, di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Purworejo, Jawa Tengah datang membawa logika baru jangan buru-buru menjual kalau masih bisa mengelola lantaran dua lokasi KNMP di Desa Kertojayan dan Jatimalang, kini hampir rampung, dengan progres pembangunan di kisaran 70–80 persen dan ditargetkan selesai awal 2026.

Bahkan lebih dari Rp40 miliar digelontorkan untuk memastikan desa pesisir punya fasilitas yang bukan sekadar cukup, tapi lengkap. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono  menegaskan, KNMP bukan hanya soal menaikkan produksi.

“Kita ingin teman-teman nelayan punya hasil produksi yang maksimal, sehingga ikan yang dihasilkan punya daya saing. Dengan begitu penghasilan meningkat, sekaligus mendorong mereka menaikkan skala usaha,” ujarnya mengutip di laman resmi KKP baru -baru ini.

Pernyataan ini menjelaskan arah besar KNMP, bukan hanya menambah tangkapan, tapi memperbaiki cara memperlakukan hasil tangkapan, pasalnya ikan yang baik itu, bukan hanya yang banyak,  namun yang kualitasnya terjaga.

Selain itu, teknologi juga menjadi kunci, cold storage, gudang beku, bengkel kapal, hingga pabrik slurry ice juga disiapkan. Meski demikian soal es ini, jangan dianggap sepele. Slurry ice, es super halus berbahan air laut, tugasnya satu yaitu menjaga ikan tetap segar tanpa drama. Ikan diselimuti dingin, bukan disiksa panas. Hasilnya, kualitas aman, harga pun lebih manusiawi.

Menko Pangan Zulkifli Hasan yang meninjau langsung lokasi pembangunan bahkan menekankan, agar fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan.

“Fasilitas yang disiapkan lengkap sekali di sini, mulai dari gudang beku sampai bengkel kapal. Kalau sudah beroperasi harus benar-benar dimanfaatkan,” katanya.

Dengan fasilitas selengkap ini, tentu ikan tidak lagi hidup di bawah ancaman jam dan menit. Jual bisa diatur, simpan dan bisa ditimbang, dan keputusan bisa diambil dengan kepala dingin. Ikan berubah fungsi dari sekadar hasil harian menjadi aset yang dikelola.

Dampak langsung

KNMP juga memberi dampak langsung ke darat, misalnya pembangunan menyerap lebih dari 150 tenaga kerja dari warga sekitar dan wilayah lain di Pulau Jawa.

Bahkan desa yang biasanya tenang mendadak ramai, misalnya warung hidup, obrolan panjang, ekonomi ikut bergerak, tanpa perlu slogan panjang-panjang.

Fasilitas pendukung lain seperti SPBN terintegrasi, kios perbekalan, bale pelatihan, hingga peralatan operasional untuk koperasi juga disiapkan. Ini bukan proyek satu kali datang lalu selesai, melainkan  ekosistem yang dirancang, agar bisa berumur panjang.

Yang menariknya lagi, KNMP ini diam-diam mengajari desa soal manajemen. Tanpa ceramah, tanpa modul tebal, belajarnya lewat praktik, sebab ketika fasilitas ada, keputusan tak lagi diambil karena panik, tapi karena perhitungan, persis seperti rumah tangga yang akhirnya punya kulkas sehingga belanja jadi bisa diatur, bukan sekadar dihabiskan.

Oleh karena itu, KNMP Purworejo bukan sekadar bangunan dan mesin, ia membawa cara berpikir baru dalam mengelola hasil laut lebih tenang, lebih terukur, dan lebih bernilai.

Selain itu, teknologi perikanan menjadi alat, ekonomi desa ikut bergerak, dan pelajaran kemandirian tumbuh pelan-pelan, dari urusan ikan Purworejo sedang belajar  masa depan tidak harus dijual cepat, asal dikelola dengan benar.

Dan, KNMP mengajarkan satu hal sederhana, yaitu ikan tak pernah minta diperlakukan istimewa, cukup dijaga dengan benar. Ketika desa punya alat, waktu tak lagi jadi musuh, tapi kawan berpikir. Dan dari pesisir Purworejo kemandirian itu lahir bukan dari tergesa-gesa, melainkan dari kesiapan.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maksimalkan Perlindungan Anak dan Kaum Hawa, Bupati Muba Instruksikan Molin- Torlin Keliling Desa

    Maksimalkan Perlindungan Anak dan Kaum Hawa, Bupati Muba Instruksikan Molin- Torlin Keliling Desa

    • calendar_month Sabtu, 22 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 972
    • 0Komentar

    Bukit Tinggi – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menginstruksikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah [OPD]  untuk memaksimalkan Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak (MOLIN) dan Motor Perlindungan Perempuan dan Anak (TORLIN) hibah dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) untuk  berkeliling desa. Menurutnya hadirnya MOLIN dan TORLIN ini, dapat dijadikan motivasi kerja bersama dan […]

  • Bukan Buternburg, Ternyata H. Jahri Penemu Prasasti Kedukan Bukit

    Bukan Buternburg, Ternyata H. Jahri Penemu Prasasti Kedukan Bukit

    • calendar_month Selasa, 4 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.356
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Seperti diketahui, prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan oleh M. Batenburg berkebangsaan Belanda pada pada 1920, dikampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Ilir Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), punya makna penting dalam sejarah Sriwijaya di Palembang. Namun, ada yang unik dibalik kisah temuan prasasti Kedukan Bukit, yang mungkin tidak pernah diceritakan di dalam buku sejarah […]

  • Ketika Dodi Reza Alex Berjuang untuk Anak Muba

    Ketika Dodi Reza Alex Berjuang untuk Anak Muba

    • calendar_month Kamis, 15 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang peduli terhadap generasi anak anak Musi Banyuasin menginstruksikan Camat se-Kabupaten Muba untuk bersinergi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait,mengimplementasikan program dan kewajiban Pemkab Muba untuk melaksanakan pemenuhan hak anak hingga ke tingkat desa dan kelurahan di wilayah kerja masing masing. Hal itu dilakukan dalam rangka […]

  • Diterpa Badai Bertubi-tubi, Bank Sumsel Babel Masih Tangguh?

    Diterpa Badai Bertubi-tubi, Bank Sumsel Babel Masih Tangguh?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Membaca Ulang Tata Kelola Kredit Bank Daerah   BEBERAPA tahun terakhir, perjalanan Bank Sumsel Babel (BSB) terasa seperti berlayar di laut yang cuacanya sulit ditebak, belum sempat air tenang, ombak berikutnya sudah datang lagi. Dari dinamika internal yang sempat dikaitkan dengan proses Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hingga munculnya kasus kredit bermasalah di sejumlah daerah, […]

  • Insya Allah, Presiden Jokowi Hadir di HPN Padang

    Insya Allah, Presiden Jokowi Hadir di HPN Padang

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 951
    • 0Komentar

    Kehadiran presiden di acara HPN harus dimanfaatkan oleh daerah setempat untuk pembangunan.

  • Sempat Ganggu Lalin, BPBD Muba Evakuasi Pohon Tumbang, Warga di Imbau Waspada Cuaca Extreme

    Sempat Ganggu Lalin, BPBD Muba Evakuasi Pohon Tumbang, Warga di Imbau Waspada Cuaca Extreme

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Musi Banyuasin mengevakuasi pohon tumbang yang sempat mengganggu mobilitas warga di di Jl. Inpres LK. II (Jl. Lapas Sekayu) Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu, Minggu (9/7/2023). Hal ini merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat yang masuk ke Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat Muba Siaga 112. “Posko […]

expand_less
WordPress Archive Magcloud – Hosting Domain Elementor Template Kit Maggz – Viral Magazine Theme Magic Answers plugin Magic SEO – Automatic WordPress SEO MagiCards – decks of cards to shuffle | WP plugin Magine – Business Blog WordPress Theme Maglobe – Magazine & News Elementor Template Kit Magnar – Elementor Agency WordPress Theme MAGNET – Creative Business WordPress Theme Magnis – Corporate Multipurpose WordPress Theme