Jumat, 4 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » KNMP Purworejo Bawa Cara Baru Kelola Ikan

KNMP Purworejo Bawa Cara Baru Kelola Ikan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 1.424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknologi perikanan, ekonomi desa, dan pelajaran kemandirian

IKAN itu sebenarnya makhluk jujur, ia segar ya.. segar, busuk ya.. busuk, ia tak bisa berpura-pura seperti manusia yang dompetnya tipis tapi senyumnya tebal. Maka urusan ikan selalu berpacu dengan waktu. Telat sedikit, nilainya bisa turun lebih cepat dari sinyal ponsel di tepi pantai.

Selama ini, urusan ikan di desa pesisir sering berjalan lurus-lurus saja, ditangkap, dibawa pulang, lalu dijual secepat mungkin. Bukan karena harga yang sedang cantik, tapi karena takut.

Teganya, ikan takut basi, takut bau duluan, takut es keburu cair, dan  ikan baru naik darat hingga napas belum sempat teratur, eh.. sudah disuruh berangkat ke pasar.

Nah, di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Purworejo, Jawa Tengah datang membawa logika baru jangan buru-buru menjual kalau masih bisa mengelola lantaran dua lokasi KNMP di Desa Kertojayan dan Jatimalang, kini hampir rampung, dengan progres pembangunan di kisaran 70–80 persen dan ditargetkan selesai awal 2026.

Bahkan lebih dari Rp40 miliar digelontorkan untuk memastikan desa pesisir punya fasilitas yang bukan sekadar cukup, tapi lengkap. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono  menegaskan, KNMP bukan hanya soal menaikkan produksi.

“Kita ingin teman-teman nelayan punya hasil produksi yang maksimal, sehingga ikan yang dihasilkan punya daya saing. Dengan begitu penghasilan meningkat, sekaligus mendorong mereka menaikkan skala usaha,” ujarnya mengutip di laman resmi KKP baru -baru ini.

Pernyataan ini menjelaskan arah besar KNMP, bukan hanya menambah tangkapan, tapi memperbaiki cara memperlakukan hasil tangkapan, pasalnya ikan yang baik itu, bukan hanya yang banyak,  namun yang kualitasnya terjaga.

Selain itu, teknologi juga menjadi kunci, cold storage, gudang beku, bengkel kapal, hingga pabrik slurry ice juga disiapkan. Meski demikian soal es ini, jangan dianggap sepele. Slurry ice, es super halus berbahan air laut, tugasnya satu yaitu menjaga ikan tetap segar tanpa drama. Ikan diselimuti dingin, bukan disiksa panas. Hasilnya, kualitas aman, harga pun lebih manusiawi.

Menko Pangan Zulkifli Hasan yang meninjau langsung lokasi pembangunan bahkan menekankan, agar fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan.

“Fasilitas yang disiapkan lengkap sekali di sini, mulai dari gudang beku sampai bengkel kapal. Kalau sudah beroperasi harus benar-benar dimanfaatkan,” katanya.

Dengan fasilitas selengkap ini, tentu ikan tidak lagi hidup di bawah ancaman jam dan menit. Jual bisa diatur, simpan dan bisa ditimbang, dan keputusan bisa diambil dengan kepala dingin. Ikan berubah fungsi dari sekadar hasil harian menjadi aset yang dikelola.

Dampak langsung

KNMP juga memberi dampak langsung ke darat, misalnya pembangunan menyerap lebih dari 150 tenaga kerja dari warga sekitar dan wilayah lain di Pulau Jawa.

Bahkan desa yang biasanya tenang mendadak ramai, misalnya warung hidup, obrolan panjang, ekonomi ikut bergerak, tanpa perlu slogan panjang-panjang.

Fasilitas pendukung lain seperti SPBN terintegrasi, kios perbekalan, bale pelatihan, hingga peralatan operasional untuk koperasi juga disiapkan. Ini bukan proyek satu kali datang lalu selesai, melainkan  ekosistem yang dirancang, agar bisa berumur panjang.

Yang menariknya lagi, KNMP ini diam-diam mengajari desa soal manajemen. Tanpa ceramah, tanpa modul tebal, belajarnya lewat praktik, sebab ketika fasilitas ada, keputusan tak lagi diambil karena panik, tapi karena perhitungan, persis seperti rumah tangga yang akhirnya punya kulkas sehingga belanja jadi bisa diatur, bukan sekadar dihabiskan.

Oleh karena itu, KNMP Purworejo bukan sekadar bangunan dan mesin, ia membawa cara berpikir baru dalam mengelola hasil laut lebih tenang, lebih terukur, dan lebih bernilai.

Selain itu, teknologi perikanan menjadi alat, ekonomi desa ikut bergerak, dan pelajaran kemandirian tumbuh pelan-pelan, dari urusan ikan Purworejo sedang belajar  masa depan tidak harus dijual cepat, asal dikelola dengan benar.

Dan, KNMP mengajarkan satu hal sederhana, yaitu ikan tak pernah minta diperlakukan istimewa, cukup dijaga dengan benar. Ketika desa punya alat, waktu tak lagi jadi musuh, tapi kawan berpikir. Dan dari pesisir Purworejo kemandirian itu lahir bukan dari tergesa-gesa, melainkan dari kesiapan.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amankan Nataru,  Pemprov Sumsel  Bersama TNI/Polri Sinergi

    Amankan Nataru, Pemprov Sumsel Bersama TNI/Polri Sinergi

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 831
    • 0Komentar

    MENJELANG Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022  Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama dengan aparat gabungan, TNI/Polri mengelar apel Operasi Lilin Musi 2021. Apel kali ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Mawardi Yahya bertempat  di Lapangan Bhayangkara Pakri Palembang, Kamis (23/12) Apel  gelar pasukan  Operasi Lilin 2021 tersebut diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran […]

  • Gaji ASN & Honor di Pemrov Sumsel Terancam Molor Dibayar, Apa Masalahnya ?

    Gaji ASN & Honor di Pemrov Sumsel Terancam Molor Dibayar, Apa Masalahnya ?

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    GAJI ASN, Gubernur/Wakil Gubernur Prov. Sumsel terancam molor pembayarannya menyusul penetapan KUA/PPS anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumsel tahun 2020 molor dari waktu yang ditetapkan. Bahkan penundaan gaji bagi Gubernur dan Wagub, ASN serta honorer di lingkungan Pemprov Sumsel bisa selama 6 bulan kedepan. Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati mengatakan, hingga sekarang RAPBD Sumsel tahun 2020 […]

  • Kunjungi Jamaah Umroh, Bupati Banyuasin : Beribadahlah dengan Khusuk

    Kunjungi Jamaah Umroh, Bupati Banyuasin : Beribadahlah dengan Khusuk

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.620
    • 0Komentar

    BUPATI Kabupaten Banyuasin, H Askolani bersama Istri dr Sri Fitrianti Askolani melepas berangkatkan ratusan jamaah umroh ke tanah suci Mekkah di Asrama Haji, Kota Palembang, Minggu (10/11/2019). Ratusan jamaah umroh yang diberangkatkan Pemerintah Kabupaten Banyuasin tersebut, berjumlah 165 orang, terdiri dari 140 diberangkatkan Pemerintah daerah dan 25 orang dari jalur mandiri melalui bidang Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Kabupaten […]

  • Menag Lobi Arab Saudi Tentang Pemberangkatan Haji

    Menag Lobi Arab Saudi Tentang Pemberangkatan Haji

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jeddah, Arab Saudi, Minggu, 20 Maret 2022 sekaligus menyatakan Indonesia sudah siap memberangkatkan calon jamaah haji. Hadir Dubes RI di Saudi Abdul Aziz, Konjen RI di Jeddah Eko Hartono, Dirjen Penyelenggaraan […]

  • Lensia ikut senam, Pj. Ketua TP PKK Muba : tetap sehat di usia senja

    Lensia ikut senam, Pj. Ketua TP PKK Muba : tetap sehat di usia senja

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Berusia lanjut tidak menjadikan halangan bagi para lansia untuk tetap menjaga kesehatannya. Seperti yang dilakukan di Taman Pertanian Terpadu Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat (8/3/2024) pagi, puluhan lansia nampak begitu semangat mengikuti senam sehat. Senam kesehatan lanjut usia yang mengambil tema ‘Tetap Sehat Bugar Diusia Senja’ ini, diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Korps Pegawai […]

  • Kerja Sama Pemerintah Pusat, Beri Perhatian Lebih Bagi Masyarakat Kurang Mampu, Penyapu Jalan di Sumsel Diberi Rumah 

    Kerja Sama Pemerintah Pusat, Beri Perhatian Lebih Bagi Masyarakat Kurang Mampu, Penyapu Jalan di Sumsel Diberi Rumah 

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meresmikan pembangunan dan pemberian rumah bagi penyapu jalan di Kota Prabumulih, Minggu (17/10/21). Pemberian rumah bagi warga Sumsel ini merupakan program pemerintah Kota Prabumulih yang bekerjasama dengan pemerintah pusat. Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, pemberian rumah bagi para penyapu jalan ini menjadi terobosan baru yang dilakukan pemerintah daerah dalam memperhatikan […]

expand_less
WordPress Archive Magcloud – Hosting Domain Elementor Template Kit Maggz – Viral Magazine Theme Magic Answers plugin Magic SEO – Automatic WordPress SEO MagiCards – decks of cards to shuffle | WP plugin Magine – Business Blog WordPress Theme Maglobe – Magazine & News Elementor Template Kit Magnar – Elementor Agency WordPress Theme MAGNET – Creative Business WordPress Theme Magnis – Corporate Multipurpose WordPress Theme