Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » “Sering Panen Tapi Harga Bikin Nangis, Wak Bek & Mang Zenal Bongkar Misteri Nasi Mahal di Negeri Sawah”

“Sering Panen Tapi Harga Bikin Nangis, Wak Bek & Mang Zenal Bongkar Misteri Nasi Mahal di Negeri Sawah”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • visibility 604
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pentingnya tata kelola distribusi beras untuk menekan laju kenaikan harga, terutama di daerah penghasil beras yang justru ironisnya ikut mengalami lonjakan harga.

Dalam Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kemenko Pangan (25 Juli 2025), Mendagri juga menyebut beras kini jadi penyumbang inflasi nomor tiga, setelah bawang merah dan cabai rawit. Jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga meningkat dari 178 menjadi 205 kabupaten/kota hanya dalam sepekan.

Solusinya? Pemerintah bakal dorong subsidi transportasi pangan ke daerah terpencil, edukasi konsumsi pangan lokal non-beras, dan penegakan hukum secara bertahap ke pelaku manipulasi harga, tanpa bikin pasokan beras ke pasar jadi seret.

“Orangnya ditindak, tapi barangnya harus tetap sampai ke rakyat” kata Tito.

Pagi itu pun, Mang Zenal datang sambil bawa hape jadul yang cuma bisa buka berita kalau ditiup dulu kayak kaset Nintendo.

Kata Mang Zenal “Wak, ini aku baca! Kata Pak Tito, distribusi beras bermasalah. Makanya harga naik, bahkan di daerah penghasil sendiri, beliau bilang jangan sampai pasokan terganggu meski pelakunya ditindak”

Wak Bek, “Iyalah!, jangan kayak nangkap maling ayam, tapi ayamnya malah dijadikan barang bukti sampai busuk!”

Menurut BPS, Indonesia pada 2023 punya luas panen padi 10,21 juta hektare, produksi gabah 53,98 juta ton dan produksi beras konsumsi 31,10 juta ton

Sementara tahun 2024 (angka sementara), luas panen padi 10,05 juta hektare, produksi gabah 52,66–53,14 juta ton dan produksi beras konsumsi 30,34–30,62 juta ton. Angka ini jelas masih sangat besar. Tapi kenapa beras tetap mahal dan jadi penyumbang inflasi?

Mang Zenal :  “Ini negara bukan agraria, tapi agrariah… alias agraria yang bikin resah!”

Wak Bek       :  “Kalau dari angka, harusnya kita kenyang. Tapi dari kenyataan, kita malah ngutang buat beli nasi!”

Vietnam & Thailand Ngegas, Kita Ngedumel

Lihat negara tetangga Vietnam ekspor 8 juta ton beras meski lahan mereka lebih kecil dan Thailand punya sistem distribusi dan kontrol harga super rapi.

Kita? Masih ribut soal beras oplosan dan panen seremonial, sidak sana-sini, hasilnya foto-foto rame, tapi harga tetep naik pelan-pelan kayak dosa yang gak dirasa.

Mang Zenal   :”Vietnam ekspor beras, kita ekspor berita dan rilis media”

Wak Bek        :”Thailand ekspor hasil tani, kita ekspor polemik dan nasi bungkus wartawan”

Mendagri bilang subsidi transportasi penting buat wilayah sulit, dan penegakan hukum harus bertahap. Konsepnya keren, asal jangan jadi template PowerPoint rapat doang. Rakyat perlu eksekusi, bukan janji yang dibungkus nasi kotak.

Wak Bek      : “Kalau beras disegel, rakyat disuruh makan caption medsos kementerian?”

“Distribusi tak rapi, harga jadi ngeri”

Wak Bek, pengamat logistik warung kopi…..he..he

“Panen doang gak cukup, kalau hasilnya cuma numpuk di gudang para cukong” –  Mang Zenal, alumni penggiling padi Kelurahan Sabar Menanti.

Kalau semua masih rempong dan harga makin gak nyantai, Wak Bek dan Mang Zenal punya solusi rakyat jelata

Mang Zenal “Udahlah Wak, tanam kelor aja. Rebus daunnya, tambah garam, makan sambil nyanyi lagu Tanah Airku biar khidmat”

Wak Bek “Ha-ha! daripada lapar, karena nasi mahal, mending kenyang karena ketawa, daun kelor rebus, teh manis anget, dan berita lucu tiap pagi!”

Mang Zenal  :”Harga boleh naik, tapi akal sehat jangan ikut terbang, kalau petani nangis, negeri ikut ambyar”

Wak Bek     : “Jangan biarkan beras jadi barang mewah, nanti anak-anak kita kenalnya bukan nasi uduk, tapi nasi utang!”[***]

Catatan Redaksi: Tulisan ini adalah satire ringan soal peliknya harga beras di negeri agraris. Tokoh-tokoh seperti Wak Bek, Mang Zenal, Bu Ijah, dan Bang Jimi memang fiktif, tapi mereka mewakili suara rakyat yang nyata, petani kecil, warga kampung, sopir truk, dan emak-emak RT yang merasakan langsung dampak inflasi. Lewat humor dan celetukan mereka, kami mencoba menyampaikan keresahan rakyat dengan cara yang lebih hangat, jenaka, namun tetap tajam.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insentif Nakes Cair, Mendagri Apresiasi Pemerintah Kota Depok

    Insentif Nakes Cair, Mendagri Apresiasi Pemerintah Kota Depok

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 575
    • 0Komentar

    MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Depok yang berhasil mencairkan anggaran insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) sebesar 100 persen. Hal itu disampaikan Mendagri usai Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Kota Depok di Kantor Wali Kota Depok, seperti dilansir laman kemendagri.go.id , Jumat (23/7/2021). “Saya tadi sangat senang sekali karena beliau (Wali […]

  • Cintai Produk Lokal, Kriya Sriwijaya Laksanakan Parade Pakaian Daerah

    Cintai Produk Lokal, Kriya Sriwijaya Laksanakan Parade Pakaian Daerah

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    KETUA Dekranasda Prov. Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru didampingi Wakil Ketua Dekranasda Prov. Sumsel, Hj. Fauziah Mawardi Yahya menyaksikan Kriya Sriwijaya Fashion Parade Tahun 2022 (KSFP 2022) yang diselenggarakan di Hotel Ayra Duta Palembang, belum lama ini. Kegiatan Fashion Show kali ini merupakan Rangkaian Kegiatan Rakerda Dekranasda dan Rakon PKK 2022, menampilkan kreasi kain […]

  • Gubernur DKI Jakarta, Malam Apresiasi Jakpreneur Fest 2021, Target UMKM Baru di Jakarta Terlampaui

    Gubernur DKI Jakarta, Malam Apresiasi Jakpreneur Fest 2021, Target UMKM Baru di Jakarta Terlampaui

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.542
    • 0Komentar

    MEMPERINGATI puncak pelaksanaan rangkaian kegiatan Jakpreneur Fest 2021, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri Malam Apresiasi dan Pemberian Penghargaan Jakpreneur of the Year di Museum Bank Mandiri, Jakarta Barat, Minggu malam. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki, dan jajaran kolaborator Jakpreneur DKI Jakarta. Dilansir dari InfoPublik di […]

  • Umumkan kemitraan MarcoPolo700 Foundation dan UNESCO

    Umumkan kemitraan MarcoPolo700 Foundation dan UNESCO

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.284
    • 0Komentar

    Memperkenalkan Yayasan MarcoPolo700: Mendorong pertumbuhan melalui pertukaran budaya, seni dan pendidikan -LONDON, INGGRIS – Media OutReach Newswire- Peluncuran MarcoPolo700 Foundation sebagai organisasi amal yang didedikasikan untuk mendorong pertumbuhan melalui pertukaran budaya, seni, dan pendidikan hari ini menandai peringatan 700 tahun meninggalnya Marco Polo. Yayasan ini berupaya untuk mengatasi dunia yang menghadapi tantangan kompleks dan ketegangan […]

  • Dampak Pandemi Covid, Mensos Beri Dukungan kepada Anak yang menjadi Yatim, Piatu dan Yatim Piatu

    Dampak Pandemi Covid, Mensos Beri Dukungan kepada Anak yang menjadi Yatim, Piatu dan Yatim Piatu

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Sosial terus memastikan hak anak yang menjadi yatim, piatu dan yatim piatu karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19 melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Kementerian Sosial telah memberikan dukungan ATENSI kepada Anak-anak ini di beberapa daerah. Hilangnya pengasuhan utama kepada anak dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak, diantaranya tidak terpenuhinya kebutuhan dasar, tidak […]

  • Juara GEAS Regional Sumsel, SSB Arepo Terbang Ke Jakarta

    Juara GEAS Regional Sumsel, SSB Arepo Terbang Ke Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 13 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.708
    • 0Komentar

    TIM Sekolah Sepakbola (SSB) Arepo sukses menjuarai turnamen Generasi Emas Anak Sepakbola (GEAS) Regional Sumatera Selatan untuk kelompok umur U11. Skuat berjuluk “arek ponorogo” itu sukses menaklukan tim SKSB Gelumbang dengan skor 4-2 di partai puncak. Tampil heroik di turnamen tahunan ini Jefri dan kawan-kawan tampil dengan superior dengan menyapu bersih setiap laga dengan kemenangan […]

expand_less
WordPress Archive Tube – Responsive Adobe Muse Video Widget Tuber – Video & Podcast WordPress Theme Tucson – Sports, Fitness and Gym Responsive WooCommerce WordPress Theme Tuition Education & Online Course WordPress Theme Tukio | Event Landing Page WordPress Theme Tumli – A Personal Masonry Style WordPress Theme Tuna Form Wizard, Signup, Login, Reservation and Questionnaire Tunepain – Auto Parts WooCommerce WordPress Theme Tuning – Car Detailing & Dealer Shop WordPress theme Turan – Fashion Multipurpose WooCommerce Theme