Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » “Sering Panen Tapi Harga Bikin Nangis, Wak Bek & Mang Zenal Bongkar Misteri Nasi Mahal di Negeri Sawah”

“Sering Panen Tapi Harga Bikin Nangis, Wak Bek & Mang Zenal Bongkar Misteri Nasi Mahal di Negeri Sawah”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • visibility 642
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pentingnya tata kelola distribusi beras untuk menekan laju kenaikan harga, terutama di daerah penghasil beras yang justru ironisnya ikut mengalami lonjakan harga.

Dalam Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kemenko Pangan (25 Juli 2025), Mendagri juga menyebut beras kini jadi penyumbang inflasi nomor tiga, setelah bawang merah dan cabai rawit. Jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga meningkat dari 178 menjadi 205 kabupaten/kota hanya dalam sepekan.

Solusinya? Pemerintah bakal dorong subsidi transportasi pangan ke daerah terpencil, edukasi konsumsi pangan lokal non-beras, dan penegakan hukum secara bertahap ke pelaku manipulasi harga, tanpa bikin pasokan beras ke pasar jadi seret.

“Orangnya ditindak, tapi barangnya harus tetap sampai ke rakyat” kata Tito.

Pagi itu pun, Mang Zenal datang sambil bawa hape jadul yang cuma bisa buka berita kalau ditiup dulu kayak kaset Nintendo.

Kata Mang Zenal “Wak, ini aku baca! Kata Pak Tito, distribusi beras bermasalah. Makanya harga naik, bahkan di daerah penghasil sendiri, beliau bilang jangan sampai pasokan terganggu meski pelakunya ditindak”

Wak Bek, “Iyalah!, jangan kayak nangkap maling ayam, tapi ayamnya malah dijadikan barang bukti sampai busuk!”

Menurut BPS, Indonesia pada 2023 punya luas panen padi 10,21 juta hektare, produksi gabah 53,98 juta ton dan produksi beras konsumsi 31,10 juta ton

Sementara tahun 2024 (angka sementara), luas panen padi 10,05 juta hektare, produksi gabah 52,66–53,14 juta ton dan produksi beras konsumsi 30,34–30,62 juta ton. Angka ini jelas masih sangat besar. Tapi kenapa beras tetap mahal dan jadi penyumbang inflasi?

Mang Zenal :  “Ini negara bukan agraria, tapi agrariah… alias agraria yang bikin resah!”

Wak Bek       :  “Kalau dari angka, harusnya kita kenyang. Tapi dari kenyataan, kita malah ngutang buat beli nasi!”

Vietnam & Thailand Ngegas, Kita Ngedumel

Lihat negara tetangga Vietnam ekspor 8 juta ton beras meski lahan mereka lebih kecil dan Thailand punya sistem distribusi dan kontrol harga super rapi.

Kita? Masih ribut soal beras oplosan dan panen seremonial, sidak sana-sini, hasilnya foto-foto rame, tapi harga tetep naik pelan-pelan kayak dosa yang gak dirasa.

Mang Zenal   :”Vietnam ekspor beras, kita ekspor berita dan rilis media”

Wak Bek        :”Thailand ekspor hasil tani, kita ekspor polemik dan nasi bungkus wartawan”

Mendagri bilang subsidi transportasi penting buat wilayah sulit, dan penegakan hukum harus bertahap. Konsepnya keren, asal jangan jadi template PowerPoint rapat doang. Rakyat perlu eksekusi, bukan janji yang dibungkus nasi kotak.

Wak Bek      : “Kalau beras disegel, rakyat disuruh makan caption medsos kementerian?”

“Distribusi tak rapi, harga jadi ngeri”

Wak Bek, pengamat logistik warung kopi…..he..he

“Panen doang gak cukup, kalau hasilnya cuma numpuk di gudang para cukong” –  Mang Zenal, alumni penggiling padi Kelurahan Sabar Menanti.

Kalau semua masih rempong dan harga makin gak nyantai, Wak Bek dan Mang Zenal punya solusi rakyat jelata

Mang Zenal “Udahlah Wak, tanam kelor aja. Rebus daunnya, tambah garam, makan sambil nyanyi lagu Tanah Airku biar khidmat”

Wak Bek “Ha-ha! daripada lapar, karena nasi mahal, mending kenyang karena ketawa, daun kelor rebus, teh manis anget, dan berita lucu tiap pagi!”

Mang Zenal  :”Harga boleh naik, tapi akal sehat jangan ikut terbang, kalau petani nangis, negeri ikut ambyar”

Wak Bek     : “Jangan biarkan beras jadi barang mewah, nanti anak-anak kita kenalnya bukan nasi uduk, tapi nasi utang!”[***]

Catatan Redaksi: Tulisan ini adalah satire ringan soal peliknya harga beras di negeri agraris. Tokoh-tokoh seperti Wak Bek, Mang Zenal, Bu Ijah, dan Bang Jimi memang fiktif, tapi mereka mewakili suara rakyat yang nyata, petani kecil, warga kampung, sopir truk, dan emak-emak RT yang merasakan langsung dampak inflasi. Lewat humor dan celetukan mereka, kami mencoba menyampaikan keresahan rakyat dengan cara yang lebih hangat, jenaka, namun tetap tajam.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabrakan Beruntun di Jalan Lintas Sumatera

    Tabrakan Beruntun di Jalan Lintas Sumatera

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.585
    • 0Komentar

    TABRAKAN beruntun terjadi di Jalan Lintas Sumatera Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara, sekitar pukul 16.00 WIB mengakibatkan tiga mobil rusak berat, satu motor rusak ringan  serta  seorang pengendara luka-luka, Jumat (28/2/2020). Kendaraan yang terlibat tabrakan yaitu, Zili mengendarai mobil diesel warna kuning nopol BG 8215 UC dari ara Kota Lubuklinggau, mobil xenia warna silver nopol […]

  • “Tupai & Burung Hantu Bikin Lampu Padam, Cerita Lucu Wak Bek & Mang Zenal”

    “Tupai & Burung Hantu Bikin Lampu Padam, Cerita Lucu Wak Bek & Mang Zenal”

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    SABTU sore selepas asar, matahari sudah mulai condong ke barat, angin dari sawah berhembus adem, Dua sejoli sahabat karib kampung sebelah, Wak Bek dan Mang Zenal, lagi-lagi nongkrong. Bukan di pos ronda, bukan di warung kopi, tapi kali ini mereka duduk di atas cabang pohon besar di pinggir kebon, sambil selonjoran. Katanya sih biar lebih […]

  • Gastronomi Ganjar-Mahfud menghindari penyeragaman pangan bergizi

    Gastronomi Ganjar-Mahfud menghindari penyeragaman pangan bergizi

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 657
    • 0Komentar

     – Juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Chico Hakim membeberkan program gastronomi yang bakal dilakukan pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 untuk mendongkrak kualitas gizi, memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM), dan menggerakkan ekonomi nasional. Ia menyampaikan, program gastronomi merupakan ide tandingan dari program makan siang dan susu gratis yang diusung […]

  • Kurir Sabu 8 Kilogram Dituntut 20 Tahun Penjara

    Kurir Sabu 8 Kilogram Dituntut 20 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 981
    • 0Komentar

    JAKSA Penuntut Umum (JPU) Imam Murtadlo SH, menuntut Oktomi Yumzen terdakwa 8 kilo sabu dengan pidana penjara selama 20 tahun penjara. selain itu, JPU juga menjatuhkan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Kls 1 A Khusus Palembang, Rabu (4/3). ” Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan […]

  • Gubernur :  Sinergitas Kementrian dan Dinas PU    Hadirkan Infrastruktur  berdaya guna

    Gubernur :  Sinergitas Kementrian dan Dinas PU    Hadirkan Infrastruktur  berdaya guna

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.005
    • 0Komentar

    SELAIN meningkatkan sinergitas Balai dan Dinas, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengimbau  Dinas PU terus melakukan upgrading  kemampuan SDM agar dapat menjadi insan PU yang lebih profesional.  Pernyataan itu diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat menghadiri puncak peringatan Hari Bakti PUPR ke-76 Provinsi Sumsel yang dipusatkan di UPT Workshop PUBM Provinsi Sumsel di Kecamatan […]

  • 1 Kata Ini Sebut Wagub Sumsel Jadi Modal Utama Bangun Sumsel

    1 Kata Ini Sebut Wagub Sumsel Jadi Modal Utama Bangun Sumsel

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan  (Sumsel) Ir H. Mawardi Yahya hadir dalam Apel Konsolidasi Operasi Mantap Brata Musi 2019 yang digelar di halaman depan Mapolda Sumsel, Selasa (10/12/2019). Wagub  Mawardi Yahya dalam kesempatan ini memberikan apresiasi atas prestasi yang telah dicapai jajaran aparat dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di Sumsel terutama disaat menjelang, saat dan […]

expand_less
WordPress Archive Tube – Responsive Adobe Muse Video Widget Tuber – Video & Podcast WordPress Theme Tucson – Sports, Fitness and Gym Responsive WooCommerce WordPress Theme Tuition Education & Online Course WordPress Theme Tukio | Event Landing Page WordPress Theme Tumli – A Personal Masonry Style WordPress Theme Tuna Form Wizard, Signup, Login, Reservation and Questionnaire Tunepain – Auto Parts WooCommerce WordPress Theme Tuning – Car Detailing & Dealer Shop WordPress theme Turan – Fashion Multipurpose WooCommerce Theme