Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » “Pasar Murah Palembang, Obat Inflasi Rakyat”

“Pasar Murah Palembang, Obat Inflasi Rakyat”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 1.260
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI PALEMBANG, ada satu kisah yang bikin emak-emak lebih semangat daripada nonton sinetron jam tujuh malam. Namanya Pasar Murah Pemkot Palembang. Wali Kota H. Ratu Dewa, yang biasanya sibuk dengan urusan birokrasi, tiba-tiba turun langsung meninjau. Lengkap dengan kupon yang dibagikan, warga Rusunawa Kasnariansyah pun antre dengan wajah penuh harapan.

Lho, kenapa?, karena di pasar murah ini, harga kebutuhan pokok bisa lebih ramah di kantong, misalnya saja, cabai yang di pasar tradisional sempat naik-turun kayak hubungan cinta anak muda, dari Rp75 ribu per kilo kini bisa ditebus Rp10 ribu per ons. Ayam juga tak lagi jumawa di harga Rp37 ribu per kilo, turun jadi Rp35 ribu. Sementara telur, ya, tetap setia di Rp24 ribu, tak goyah meski zaman gonjang-ganjing.

Ekonomi lokal itu sensitif, harga cabai naik sedikit saja, langsung jadi bahan gosip di dapur tetangga, kata orang bijak, “Kalau pedasnya cabai bisa bikin lidah terbakar, harganya bisa bikin dompet melepuh”. Di situlah pemerintah hadir, dengan menyelenggarakan pasar murah ini bukan sekadar jualan diskon, tapi juga alat pendingin inflasi.

Analogi gampangnya, inflasi itu kayak api dalam sekam, kalau dibiarkan, bisa menjalar ke mana-mana. Harga cabai naik, efeknya ke sambal pecel lele. Sambal mahal, lele sepi pembeli, pedagang lele merana, ekonomi kecil terganggu. Domino effect, istilah kerennya.  Pasar murah ini jadi pemadam kebakaran kecil-kecilan.

Jangan salah, pasar murah tidak selalu bikin pedagang pasar tradisional ngedumel, justru, dengan harga lebih terkontrol, ekspektasi pasar ikut stabil. Orang yang tadinya malas belanja karena harga selangit, kembali bergairah, ekonomi lokal pun bergerak.

Seorang pedagang ayam di Pasar 16 Ilir sempat nyeletuk, “Syukur ada pasar murah, pembeli jadi balik lagi. Walau harganya ditekan, setidaknya dagangan nggak busuk di lapak”. Nah, ini menarik, ternyata kebijakan sederhana bisa bikin efek domino positif, bukan hanya bagi warga, tapi juga pedagang.

Orang tua dulu sering bilang, “Harga boleh naik, asal jangan harga diri”, dalam konteks ini, harga kebutuhan pokok kalau melambung, masyarakat bisa kehilangan harga diri untuk sekadar bertahan hidup. Masa iya, orang harus pilih antara beli cabai atau bayar listrik?

Tentu, pemerintah punya PR lebih besar, karena pasar murah memang manjur sesaat ini, tapi kalau distribusi dan rantai pasok tak dibereskan, harga tetap bak roller coaster. Jangan sampai program ini cuma jadi panggung politik, kayak obat sakit kepala yang hanya menenangkan sebentar tapi penyakit aslinya tak pernah sembuh.

Coba kita lihat lebih jeli, ada tiga hal menarik dari pasar murah, pertama efek psikologis, misalnya masyarakat merasa ditolong pemerintah. Ini penting, karena rasa tenang bisa meredam kepanikan pasar, ke dua, efek ekonomi, harga stabil, daya beli meningkat, pedagang tradisional ikut terdorong, dan ke tiga efek sosial, ada interaksi, canda tawa, dan suasana gotong royong, pasar murah jadi ajang silaturahmi.

Namun, ada jug,a sindiran kecil, kalau setiap minggu warga harus antre kupon pasar murah, artinya daya beli masyarakat memang sedang megap-megap. Inflasi tak bisa ditutupi hanya dengan diskon mingguan, harus ada kebijakan jangka panjang, dari distribusi logistik hingga pemberdayaan petani lokal.

Dari cerita ini, kita belajar bahwa stabilitas harga bukan sekadar angka di laporan Badan Pusat Statistik, itu soal nasi di piring rakyat, soal anak-anak yang bisa makan telur tanpa harus menunggu gajian, soal ibu-ibu yang bisa tetap tersenyum meski dompetnya tipis.

Pasar murah hanyalah satu jalan, tapi di balik itu, ada pesan moral pemerintah dan masyarakat harus sama-sama menjaga api inflasi agar tidak membesar. Pemerintah mengatur kebijakan, rakyat ikut bijak dalam konsumsi, jangan sedikit-sedikit menyalahkan pedagang, karena rantai masalah ada di hulu hingga hilir.

Pada akhirnya, pasar murah di Palembang ini bisa jadi contoh, inflasi, meski menyeramkan, bisa juga ditertawakan asal solusinya nyata. Seperti kata pepatah kocak, “Kalau harga cabai bikin pedas di lidah, jangan sampai bikin perih di hati”.

Semoga pasar murah bukan sekadar agenda mingguan, tapi inspirasi agar ekonomi lokal terus bergerak. Karena, seperti kata orang warung kopi “Rezeki itu memang diatur Tuhan, tapi harga cabai sebaiknya diatur pemerintah”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada 3.500 Peluang Kerja di Job Fair, Harnojoyo : Silahkan Daftar

    Ada 3.500 Peluang Kerja di Job Fair, Harnojoyo : Silahkan Daftar

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 905
    • 0Komentar

    Palembang semakin pesat kemajuannya, sehingga kebutuhan tenaga kerja semakin meningkat.

  • Muh Akmal Almy Jadi Pelatih Fisik MBU

    Muh Akmal Almy Jadi Pelatih Fisik MBU

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    STAF kepelatihan Muba Babel United (MBU) akhirnya lengkap setelah mendatangkan Muh Akmal Almy. Dosen di salah satu kampus di Palembang ini diplot mengisi posisi pelatih fisik dan sudah memulai melatih di Stadion Serasan Sekayu, Sabtu (22/8/2020). Akmal sendiri sebelumnya juga pernah melatih di sejumlah klub di tanah air, mulai dari Sriwijaya FC U-19, SFC hingga […]

  • Ini Kata Wagub Sumsel Untuk Fakultas Kedokteran Unsri

    Ini Kata Wagub Sumsel Untuk Fakultas Kedokteran Unsri

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    Selain berkontribusi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya (Unsri) kedepan diharapkan terus mengembangkan ilmu dan berinovasi dalam pelayanan di bidang kesehatan. Demikian pernyataan yang dilontarkan Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki saat menjadi pembicara pada Simposium Nasional dalam rangka Lustrum XI FK Unsri di Hotel Excelton Palembang, Jumat (6/10/2017).

  • Hingga Akhir September Harga Membaik, Penerimaan Migas Capai Rp81,90 Triliun

    Hingga Akhir September Harga Membaik, Penerimaan Migas Capai Rp81,90 Triliun

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    KABAR baik sebagai mana dilansir dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bahwa harga migas mengalami peningkatan hingga akhir September 2021. Dalam keterangan tertulis pada Senin (25/10/2021), penerimaan negara subsektor minyak dan gas bumi (migas) mencapai Rp81,90 triliun. Sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sumber daya alam migas, jelas Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan […]

  • 440.000 Tenaga Kesehatan & 23.000 Vaksinator Disiapkan untuk Pelaksanaan Vaksinasi

    440.000 Tenaga Kesehatan & 23.000 Vaksinator Disiapkan untuk Pelaksanaan Vaksinasi

    • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 773
    • 0Komentar

    UNTUK persiapan pelaksanaan vaksin COVID-19 hingga ke seluruh Indonesia, sebanyak 440.000 tenaga kesehatan dan 23.000 vaksinator (petugas vaksinasi) disiapkan. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah selain menyediakan vaksin COVID-19 yang dijamin aman dan ampuh. Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan secara bertahap setelah dikeluarkannya izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan seiring dengan […]

  • APERSI : 75 % Pembangunan Rumah MBR Fokus di Palembang

    APERSI : 75 % Pembangunan Rumah MBR Fokus di Palembang

    • calendar_month Rabu, 7 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.154
    • 0Komentar

    Sebarannya di kawasan Gandus, Kenten dan juga Talang Jambe,

expand_less
WordPress Archive Instec – Technology WordPress Theme Instive – Insurance WordPress Theme Insurance Agency WordPress Theme Insure – Insurance Business Elementor Template Kit InsureKit – Insurance Template Kits Insurez – Insurance Company WordPress Theme Insurgent – Personal Vcard Resume Portfolio WordPress Theme Intech – IT Solutions Company WordPress Theme Integra – IT Solution & Services Elementor Pro Full Site Template Kit Integro — IT Services & Digital Agency WordPress Theme