Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » “Bunda PAUD Siap Tempur! Lawan Tangisan, Kalahkan Gadget!”

“Bunda PAUD Siap Tempur! Lawan Tangisan, Kalahkan Gadget!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 1.765
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUARA tepuk tangan menggema di Hotel Grand Zuri, bukan untuk artis K-Pop atau pejabat viral, tapi untuk barisan pahlawan tanpa pangkat, yakni Bunda PAUD Palembang.

Mereka siap turun ke medan perang bukan bawa senjata, tapi bawa tisu, crayon, dan stok sabar tak terbatas, misi mereka cuma satu antara lain menaklukkan tangisan, mengalahkan gadget, dan menjaga masa depan bangsa dari kehancuran baterai 2%.

Disaksikan langsung  Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, para bunda ini resmi dikukuhkan jadi pahlawan pembentuk karakter anak usia dini. Bukan jabatan main-main, karena tugas mereka bukan sekadar senyum di acara seremonial, tapi juga siap menghadapi medan tempur bernama kelas PAUD, tempat di mana perang air mata bisa pecah setiap menit.

“Saya yakin, sentuhan Bunda PAUD bisa bikin anak-anak tumbuh luar biasa,” kata Ratu Dewa.

Nah, yang luar biasa itu bukan cuma anaknya, tapi juga sabarnya Bundanya.

Bahkan di zaman digital sekarang ini, tantangan PAUD bukan cuma ngajarin huruf A sampai Z, tapi juga ngelawan aplikasi TikTok.
Karena jujur aja, anak-anak sekarang lebih cepat hafal lagu “O O O baby shark” daripada nama teman sebangkunya.

Oleh karena itu, maka, kata Ratu Dewa, PAUD jadi benteng utama melahirkan generasi tangguh, mandiri, dan berakhlak.
Kalimatnya terdengar keren, tapi di lapangan, bentuk tangguh itu kadang berarti tetap tenang meski ada anak yang makan crayon warna ungu.

Sementara itu, Bunda PAUD Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, dengan semangat khas emak-emak tangguh, menyebut ada 769 lembaga PAUD di seluruh kota.

Bayangin, kalau tiap lembaga punya 20 bocah, berarti ada ribuan suara cempreng yang tiap pagi serentak teriak, “Bu, pipis!”
Itu bukan angka, itu sound system alami se-Palembang Raya.

Dewi juga menegaskan, pendidikan PAUD kini masuk dalam wajib belajar 13 tahun.
Artinya, sebelum masuk SD, anak-anak harus magang dulu di PAUD bukan cuma buat belajar angka, tapi juga belajar bersosialisasi, berbagi mainan, dan latihan gak ngamuk kalau temannya rebutan lego.

“Mari jadikan PAUD fondasi kuat melahirkan generasi cerdas dan berkarakter,” ujar Dewi.

Alias, biar nanti waktu gede, gak cuma bisa scroll TikTok, tapi juga bisa scroll kehidupan dengan akhlak.

Singkatnya, acara pelantikan ini bukan cuma tentang jabatan, tapi soal misi suci para bunda, dari hotel ber-AC ke kelas tanpa AC, dari kursi empuk ke karpet mainan penuh remah biskuit.


Kalau superhero pakai jubah, Bunda PAUD cukup pakai senyum, peluk, dan stok tisu, karena di tangan mereka, masa depan bangsa ini sedang belajar mewarnai dengan crayon warna pelangi.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Benih Ikan Patin Ditabur untuk Jaga Keseimbangan Ekosistem Sungai Ogan

    Ribuan Benih Ikan Patin Ditabur untuk Jaga Keseimbangan Ekosistem Sungai Ogan

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 862
    • 0Komentar

    RIBUAN benih ikan patin di lepas ke Sungai Ogan guna menjaga kesimbangan ekosistemnya. Tebar benih ikan tersebut dilakukan Pemkot Palembang dari dermaga pelabuhan Kereta Api Indonesia (KAI) Kertapati Palembang. “Komitmen kami menjaga habitat ikan air tawar ini populasinya harus terus bertambah, dan ini bagian dari semangat menjaga lingkungannya, ” kata Fitrianti Agustinda, Wakil Walikota Palembang, […]

  • Kali 10 Berturut-turut, OKI Peroleh WTP, Begini Menurut Kemkeu 

    Kali 10 Berturut-turut, OKI Peroleh WTP, Begini Menurut Kemkeu 

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemkeu) atas perolehan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan selama 10 tahun terakhir secara berturut-turut. Penghargaan ini diberikan oleh Menkeu Sri Mulyani Indrawati pada puncak acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 yang digelar secara daring, Selasa (22/9/2020). Pada […]

  • Alhamdullilah, 3 tahapan sudah dilakukan, puncak haji berakhir, Seluruh jemaah haji Indonesia kembali ke hotel

    Alhamdullilah, 3 tahapan sudah dilakukan, puncak haji berakhir, Seluruh jemaah haji Indonesia kembali ke hotel

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.di, Makkah – Pemulangan jemaah haji dari Mina menuju Makkah berlangsung dua hari, 12 dan 13 Zulhijah 1444 H. Fase mabit (menginap) di Mina sudah berakhir. Karena seluruh jemaah haji Indonesia hari ini sudah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah. Hal ini sekaligus menandai berakhirnya tahapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, Mina (Armina). Lebih […]

  • Terima Bantuan Tabung Oksigen, Gubernur Minta KADIN Ambil Peran Atasi Kebutuhan Migor di Sumsel  

    Terima Bantuan Tabung Oksigen, Gubernur Minta KADIN Ambil Peran Atasi Kebutuhan Migor di Sumsel  

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 721
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menerima penyerahan bantuan tabung oksigen dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumsel, Rabu (9/3) pagi di halaman kantor Gubernur. Selain membantu penanganan dampak Pandemi Covid 19, Herman Deru berharap Kadin Sumsel juga menunjukkan perannya mengatasi persoalan kebutuhan minyak goreng yang cukup mencuat belakangan ini. “Setelah ini kita berharap Kadin kasih […]

  • “AI Bantu Naikkan PAD, Tapi Jangan Sampai Jadi PAD (Pusing Akibat Data)”

    “AI Bantu Naikkan PAD, Tapi Jangan Sampai Jadi PAD (Pusing Akibat Data)”

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.525
    • 0Komentar

    ADA pepatah lama menyebutkan, “Tak ada rotan, akar pun jadi”, tapi di era digital sekarang ini pepatahnya itu berubah menjadi “Tak ada otak, AI pun jadi,” Begitulah kira-kira suasana ketika PT Masa Depan Indonesia (MDI) sowan ke Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, belum lama ini, mereka datang bukan mau jualan gorengan, tapi jualan kecerdasan, […]

  • Tendangan Bebas Indira, Tendangan Bebas dari Patriarki: Cerita Cewek Bandung Juara Piala Pertiwi & Asa di Tengah Lapangan”

    Tendangan Bebas Indira, Tendangan Bebas dari Patriarki: Cerita Cewek Bandung Juara Piala Pertiwi & Asa di Tengah Lapangan”

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.359
    • 0Komentar

    SEBUAH lapangan bola bernama Supersoccer Arena, Kudus, Minggu sore itu, sejarah diam-diam sedang digiring masuk ke gawang masa depan. Skor 1-0 memang terdengar biasa. Tapi coba cek nama pencetak golnya Indira Fatima. Nomor 11, umur masih remaja, tapi keberanian dan akurasi tendangannya bisa bikin jantung komentator sport berhenti sepersekian detik. Bayangin ya, tendangan bebas satu […]

expand_less
WordPress Archive Button Menu Buttons X | Powerful Button Builder for WordPress Buzz Club – Night Club, DJ & Music Festival Event WordPress Theme Buzz – Personal & Lifestyle WordPress Blog Theme with Dark Mode BWD accordion addon for elementor BWD Attractive Step addon for elementor BWD Count Down addon for elementor BWD creative buttons elementor addon BWD Flip Box addon for elementor BWD Map Masking addon for elementor