Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » “Expo, Es Cendol & Ekonomi Rakyat Tak Pernah Libur”

“Expo, Es Cendol & Ekonomi Rakyat Tak Pernah Libur”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 1.351
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI INDONESIA, tak ada yang lebih semarak dari dua jenis pesta, yaitu  pesta rakyat dan pesta diskon, dua-duanya bikin dompet menipis tapi hati bahagia. Nah, di Muba Expo 2025 baru selesai diselenggarakan, keduanya ibarat kawin sah, karena pesta rakyat sekaligus pesta diskon.

Coba bayangkan, dari stand UMKM sampai panggung dangdut, semua berlomba menarik perhatian, yang jualan batik pakai toa, yang jualan bakso pakai wajan seukuran drum, yang jualan es cendol? tinggal duduk manis, karena pembeli ngantri seperti antre bansos.

Di tengah kerlap-lampu expo, rakyat berdesakan cari jajanan, selfie bareng artis ibu kota, dan sesekali ngelirik harga sandal diskon. Sementara pejabat naik panggung, senyum sumringah sambil bilang, “Ini bukti ekonomi rakyat bangkit!” katanya!,  padahal di bawah panggung, ibu-ibu masih sibuk nawar harga daster.

Ya… begitulah, Muba Expo ini bukan cuma soal hiburan dan lampu LED warna-warni, namun dibalik tenda biru dan aroma sate kambing, ada mesin ekonomi kecil yang berdentum halus tapi pasti. Tengok saja, katanya perputaran uang sampai Rp5,9 miliar, wah luar biasa….., karena angka segitu kalau dikumpulkan dalam bentuk uang logam, mungkin bisa bikin pameran tersendiri “Pameran Koin Rakyat Merdeka!”, keren juga…

Sementara si satu sisi, ada pejabat yang keliling stand dengan wajah sumringah, tiap berhenti disapa pedagang, lalu selfie sambil bilang, “Luar biasa, UMKM Muba keren!”, mantap!.

Di sisi lain, ada pedagang yang dalam hati membatin, “Iya Pak, keren… apalagi kalau diborong”, he…he..

Begitulah simbiosis expo, pejabat cari pencitraan, rakyat cari pelanggan, anak muda cari sinyal WiFi gratis. Semua hidup rukun dalam suasana ekonomi rakyat yang “guyub dan ngopiable”.

Kalau diperhatikan, Muba Expo ini seperti Instagram ekonomi rakyat versi offline, tiap stand berlomba tampil kece, dengan spanduk bertulisan bombastis “Diskon Habis-Habisan Sebelum Mantan Balikan!” atau “Beli Dua Gratis Senyum Penjaga Stand”, hay..he..

Oleh sebab itu, jangan salah, yang datang bukan cuma warga Sekayu, tapi sebaliknya ada yang dari pelosok, naik motor 3 jam, hanya demi nyobain es kepal Milo “legendaris” yang katanya viral di TikTok tiga tahun lalu.

Di tengah keramaian, expo pepatah bilang “Ekonomi itu kayak es cendol, gak cukup manis doang, harus ada santannya biar gurih dan adem di hati”.

Wah…itu sebenarnya bijak betul, pepatah itu mungkin terdengar sepele, tapi kalau dipikir-pikir, dalam juga, sebab ekonomi rakyat gak bisa cuma dikasih janji manis kayak sirup merah di atas cendol. Harus ada santan kebijakan nyata, entah itu dukungan permodalan, pembinaan, atau sekadar mempermudah izin usaha, karena tanpa itu, UMKM cuma hidup sekejap, hanya di event tahunan bahkan nantinya hanya  jadi penonton di panggung pembangunan yang megah tapi dingin.

Meski demikian,  ada satu hal yang luar biasa dari rakyat kecil, yakni daya tahannya, misalnya saja pada umumnya pedagang gorengan di pojokan stand bisa tetap tersenyum meski kipas anginnya kalah angin sama kipas panggung artis. Penjual es kelapa masih semangat meski suaranya tenggelam oleh karaoke “Cinta Tak Direstui” dari lomba sebelah.

Mereka inilah sebenarnya wajah ekonomi Indonesia yang sesungguhnya, mereka tidak menunggu rapat koordinasi lintas kementerian. Tidak peduli kurs dolar naik atau turun, yang penting, hari ini ada pembeli, ada harapan.

Butuh berkembang

Namun ironinya, justru dari lapak-lapak sederhana inilah pemerintah sering dapat angka manis untuk dibacakan di podium, “Pertumbuhan ekonomi meningkat 0,3 persen!”, padahal yang bikin angka itu naik bukan pejabat yang berjas, tapi ibu-ibu yang jual risoles sampai tengah malam.

Kalau boleh jujur, acara seperti Muba Expo ini bagus banget, asal jangan berhenti di spanduk sukses besar. Kadang, setelah lampu padam dan panggung dibongkar, tinggal kenangan dan tumpukan brosur dan menunggu event lagi ber bulan-bulan. Oleh sebab itu sebenarnya yang dibutuhkan saat ini, bukan cuma expo tahunan, tapi ekosistem yang bikin UMKM gak cuma eksis seminggu, tapi berkembang setahun penuh.

Kita sering bangga bilang “UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional”, tapi lupa kasih vitamin dan akses yang ngasilkan pendapatan yang stabil, kalau pun ada yang mapan hanya segelintir, padahal tulang kalau terus dipikul tanpa nutrisi, bisa keropos juga.

Mungkin, sudah saatnya expo seperti ini bukan sekadar tempat selfie pejabat dan pesta rakyat sesaat, tapi wadah nyata menumbuhkan ekonomi lokal secara berkelanjutan, karena yang dibutuhkan rakyat bukan sekadar musik panggung, tapi juga musik kebijakan yang ke depan, nadanya enak didengar sampai ke warung kopi.

Jadi, buatlah expo bukan sekadar ajang foto bersama, tapi ruang pembelajaran bersama, jika perlu, bikin lomba “Stand Paling Ramah Pelanggan” atau Produk Lokal Terkreatif yang berhadiah pembinaan, bukan cuma piagam, karena bagi rakyat kecil, penghargaan tak berarti banyak kalau tak diikuti kesempatan berkembang.

Pada akhirnya ketika malam penutupan tiba, lampu panggung mulai padam, artis ibu kota melambaikan tangan, dan rakyat bubar pelan-pelan sambil menggandeng anak kecil yang masih pegang balon. Tapi jangan salah, meski panggung selesai, ekonomi rakyat belum tidur.
Besok pagi, para pedagang sudah siap buka lapak lagi. Ada yang jual sarapan lontong, ada yang buka bengkel, ada yang lanjut jualan online pakai stok dari expo.

Mereka mungkin tak paham teori ekonomi makro, tapi mereka tahu satu hal rezeki tak pernah libur dan selama masih ada rakyat yang jajan cilok di bawah lampu kelap-kelip pembangunan, ekonomi Muba tak akan padam.

Ibaratnya  ekonomi rakyat itu seperti cendol, kalau dicampur tangan pemerintah yang bijak, rasa manisnya bisa dinikmati semua, bukan cuma di expo, tapi di kehidupan sehari-hari.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Aplikasi Online, Upaya Maksimalkan Belanja Daring

    Gandeng Aplikasi Online, Upaya Maksimalkan Belanja Daring

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 993
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru secara virtual menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Perluasan Pemanfaatan Bela (Belanja Langsung) Pengadaan dalam rangka pencegahan korupsi pengadaan di selenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,  bertempat di Command Center Kantor Gubernur, Jumat (7/5). Dalam Rakor  yang dipimpin Ketua KPK RI, Firli Bahuri tersebut juga dihadiri Kepala Lembaga Kebijakan […]

  • Musim Kemarau, Pasaman Malah Diterjang Banjir, 1 Warga Dicari

    Musim Kemarau, Pasaman Malah Diterjang Banjir, 1 Warga Dicari

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Di saat sejumlah wilayah Indonesia tengah menghadapi musim kemarau, hujan deras justru mengguyur Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Air sungai meluap dan menerjang permukiman warga di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Jumat (18/9) sore. Dalam laporan BNPB dilaman resminya dikutip minggu ini, menjelaskan banjir tersebut menyisakan persoalan serius hingga Jumat malam, satu warga […]

  • ikan-air-tawar

    Hebat, Legistatif Ingin Sumsel Jadi Pusat Penelitian Ikan Air Tawar Pertama di Sumatera

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.574
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) ingin menjadikan Provinsi Sumsel menjadi pusat penelitian ikan air tawar pertama di Sumatera menyusul daerah Sumsel memiliki banyak anak Sungai dan rawa.

  • Langsung Dirujuk, 28 Pekerja Migran Indonesia Positif Covid-19

    Langsung Dirujuk, 28 Pekerja Migran Indonesia Positif Covid-19

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 640
    • 0Komentar

    SEBANYAK 28 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab PCR saat tiba di lokasi karantina Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Seluruh PMI yang positif itu lalu dirujuk untuk menjalani isolasi di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI). “Benar, ada 28 PMI yang positif Covid-19. Kami menerima informasi dari KKP. Lalu kami dari Tim Trenggana […]

  • Terima DIPA & DD, 2 Sektor Ini Masih Jadi Fokus Muba di 2022

    Terima DIPA & DD, 2 Sektor Ini Masih Jadi Fokus Muba di 2022

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba di tahun 2022 tetap akan memfokuskan sektor pembangunan infrastruktur serta upaya-upaya pemulihan perekonomian pasca pandemi di segala sektor. “Fokus infrastruktur masih terus  dimaksimalkan, agar benar-benar perbaikan infrastruktur hingga ke pelosok dapat tersentuh dengan baik,” ungkap Plt Bupati Muba Beni Hernedi, menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan APBN Tahun 2022 dan Daftar Alokasi […]

  • Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Di Tungkal Ilir

    Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Di Tungkal Ilir

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.672
    • 0Komentar

    KURANG dari 1×24 jam, Kepolisian Sektor Tungkal Ilir, berhasil meringkus dan mengamankan pelaku pembunuhan terhadap Jamili (27), korban pembunuhan yang tewas mengenaskan di Tapal Batas Kampung 5, Dusun Penuduan Laut, Desa Bentayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, sekira pukul 12.00 wib, Selasa (12/5/2020). Informasi yang dirangkum dari Bidang Humas Polsek Tungkal Ilir, korban Jamili, merupakan […]

expand_less
WordPress Archive Autema – Quick Loans, Bitcoin, Business Coach and Insurance Agency WordPress Theme Authentic – Lifestyle Blog & Magazine WordPress Theme Authorize.net for Arforms Authorize.net Payment Terminal Autima – Car Accessories Theme for WooCommerce WordPress Autism – Autistic Children Care WordPress Theme + RTL Auto Grid Responsive Gallery Auto Showroom – Car Dealership WordPress Theme Auto Spa – Car Wash WordPress Theme Autocar – Car Dealer Elementor Template Kit