Apa yang Bikin Program Kopi Tebat Benawa Diakui di Asia?
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Tidak semua program pemberdayaan masyarakat mampu meraih pengakuan di tingkat internasional. Pengakuan tersebut umumnya diberikan kepada program yang mampu menghadirkan perubahan nyata dan berkelanjutan. Hal itu tercermin dalam Program Kopi Tebat Benawa yang dijalankan PT Pusri Palembang, hingga akhirnya mendapat apresiasi melalui Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2026 kategori Social Empowerment.
Bukan hanya program tanggung jawab sosial perusahaan, namun inisiatif ini mengedepankan pemberdayaan yang menyentuh seluruh rantai nilai, mulai dari peningkatan kapasitas petani hingga membuka akses pasar.
Pendampingan Berawal dari Kebutuhan Petani
Program Kopi Tebat Benawa dibangun dengan pendekatan dimulai dari kebutuhan masyarakat. Pendampingan tidak hanya fokus pada peningkatan produktivitas kebun kopi, tetapi juga memperkuat kemampuan petani melalui pelatihan budidaya, penerapan pemupukan berimbang, serta praktik pengelolaan kebun yang lebih baik.
Pendekatan ini membantu petani meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus memperkuat pengetahuan dalam mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan.
Nilai Tambah Tidak Berhenti di Hasil Panen
Keunggulan lain program ini terletak pada upaya meningkatkan nilai tambah produk. Setelah proses budidaya, petani mendapat pendampingan dalam pengolahan pascapanen, termasuk teknik roasting dan pengemasan.
Dengan demikian, kopi tidak hanya dipasarkan sebagai hasil panen, tetapi berkembang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan daya saing yang lebih kuat.
Kelembagaan Diperkuat agar Program Berkelanjutan
Pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya meningkatkan kemampuan individu sehingga, Program Kopi Tebat Benawa juga bisa memperkuat kelembagaan kelompok tani melalui pendampingan pembentukan koperasi, sertifikasi produk, serta pengembangan identitas merek. Langkah ini setidaknya menjadi fondasi, guna mengembangkan usaha sehingga ke depannya bisa berjalan bahkan mampu memberi manfaat jangka panjang.
Akses Pasar Jadi Bagian dari Solusi
Produk yang berkualitas tentunya membutuhkan pasar yang lebih luas lagi. Untuk itu, guna menjawab tantangan tersebut, Pusri turut membuka peluang pemasaran melalui Rumah BUMN Pusri, kanal digital, hingga ritel modern.
Pendekatan ini memberi kesempatan bagi produk kopi lokal menjangkau konsumen yang lebih luas sekaligus meningkatkan nilai jual yang diterima petani.
Penghargaan Menjadi Validasi Dampak
Kombinasi peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, serta perluasan akses pasar menjadikan Program Kopi Tebat Benawa tidak hanya menghasilkan kopi yang lebih bernilai, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Dampak ini tentu menjadi salah satu faktor yang mengantarkan program meraih pengakuan melalui Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2026 kategori Social Empowerment.
Sementara untuk Pusri sendiri, penghargaan bukan hanya capaian di tingkat Internasional saja, melainkan validasi guna pemberdayaan, dilakukan secara menyeluruh mampu menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pendekatan ini merupakan komitmen perusahaan agar terus menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi ke depannya, peningkatan kapasitas masyarakat, serta penguatan ekonomi lokal. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
