Rabu, 16 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Maksimalkan UMKM, Pemerintah Tingkatkan KUR Dengan Subsidi Bunga 3%

Maksimalkan UMKM, Pemerintah Tingkatkan KUR Dengan Subsidi Bunga 3%

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
  • visibility 687
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PLAFON Kredit Usaha Rakyat (KUR) dinaikkan sebesar Rp373,17 triliun dengan subsidi bunga 3% hingga Juni 2022 sehingga peluang tersebut dapat dimanfaatkan.

Kebijakan tersebut untuk memotivasi UMKM yang terdampak akibat adanya pandemi Covid-19.

Pada awal 2022, pemerintah mendukung pemulihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kenaikan plafon kredit usaha rakyat (KUR) nasional sebesar Rp373,17 triliun dengan subsidi bunga 3% hingga Juni mendatang. Nilai kredit tersebut, naik 30,9% dari plafon 2021, sebesar Rp285 triliun.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan bunga KUR yang hanya 6% dan setengahnya disubsidi oleh pemerintah. Terutama UMKM yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Pemerintah juga terus melengkapi data UMKM dalam sistem informasi kredit program (SIKP) KUR.

Airlangga mengatakan, pemerintah juga akan mendorong penyaluran KUR di sektor perkebunan agar dapat digunakan untuk menanam dan meremajakan tanaman kelapa sawit dengan lebih baik lagi.

Oleh sebab itu, untuk merangsang peran serta pemerintah daerah dalam penyaluran KUR 2021, pemerintah memberikan penghargaan kepada Provinsi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Barat. Pemerintah memberi pula penghargaan kepada Kabupaten Purworejo, Klaten, dan Pacitan di Pulau Jawa serta Kabupaten Bintang, Maluku, dan Mesuji di luar Pulau Jawa yang masuk dalam pemerintahan terbaik tingkat kabupaten dalam mendukung program KUR.

Pemerintah juga memberikan penghargaan kepada Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah, Asuransi Kredit Indonesia, dan Jaminan Kredit Indonesia sebagai penjamin KUR terbaik di 2021. Penghargaan pun diberikan kepada penyalur KUR lembaga keuangan, bukan bank, yang terbaik, yakni Koperasi Guna Prima Dana. Sedangkan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Mandiri Tbk menjadi bank penyalur KUR terbaik 2021. Selain itu ada Bank BPD Bali, Bank Jateng, dan Bank BJB yang menjadi bank daerah penyalur KUR terbaik 2021.

Saat menyampaikan opening speech secara virtual, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan peran UMKM sebagai pilar pertumbuhan ekonomi selama pandemi Covid-19. “Tingkat resiliensi yang tinggi dari UMKM membuatnya menjadi buffer pada berbagai krisis ekonomi. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan UMKM agar dapat naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian Indonesia,” ungkap Menko Airlangga, ketika membuka kegiatan Kajian Buku Pembiayaan UMKM pada 2021 yang dilaksanakan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, 27 Januari 2021.

Menko Airlangga menyebutkan bahwa UMKM berperan sebagai motor penggerak bagi perekonomian nasional mengingat kontribusinya terhadap PDB yang mencapai 61% dengan kemampuan penyerapan tenaga kerja sebanyak 97% dari total penyerapan tenaga kerja nasional. Selain itu, UMKM juga berperan penting dalam mendorong peningkatan investasi dan ekspor Indonesia. Total investasi di sektor UMKM tercatat sebesar 60% dari total investasi nasional dan kontribusinya terhadap ekspor nonmigas nasional sebanyak 16%.

Perjalanan pembiayaan kredit UMKM sejak 1999 dilakukan pemerintah, antara lain, melalui skema imbal jasa penjaminan, subsidi bunga, dan berbagai kegiatan jaminan lembaga keuangan mikro, serta jaminan melalui asuransi. Pemerintah juga terus mendorong pembiayaan UMKM melalui kredit usaha rakyat (KUR), dengan suku bunga KUR yang diturunkan hingga mencapai titik terendah, yaitu 6% efektif per tahun sejak 2020.

Menurut penuturan Airlangga, porsi kredit UMKM masih stagnan di kisaran 18% terhadap kredit perbankan nasional. Presiden Jokowi telah memberikan arahan untuk meningkatkan porsi kredit UMKM tersebut menjadi 30% pada 2024. Pencapaian target 30% diharapkan dapat mendorong penciptaan dan pengembangan usaha di sektor UMKM untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kontribusi UMKM bagi perekonomian nasional.

Realisasi KUR 2021

Dalam siaran pers Kemenko Perekonomian, 29 Desember 2021, Airlangga Hartarto menyampaikan secara keseluruhan realisasi KUR sejak Januari 2021 hingga 27 Desember 2021 telah mencapai Rp278,71 triliun atau 97,79% dari perubahan target 2021 sebesar Rp285 triliun, dan sampai akhir 2021 diperkirakan penyaluran KUR dapat terealisasikan sebesar 99% dari target 2021.

Realisasi KUR 2021 telah disalurkan kepada 7,35 juta debitur dengan total outstanding KUR sejak Agustus 2015 sebesar Rp373,35 triliun. Dengan target penyaluran KUR di sektor produksi 2021 yang ditunda penetapannya oleh Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM, penyaluran KUR sektor produksi pada 2021 telah mencapai 55,17%.

Berdasarkan Hasil Keputusan Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM pada 12 November 2019, target plafon KUR pada 2021 sebesar Rp220 triliun meningkat menjadi Rp253 triliun berdasarkan permintaan penyalur KUR. Mengingat adanya permintaan penambahan plafon dari penyalur KUR, maka plafon KUR 2021 ditingkatkan lagi menjadi Rp285 triliun. Pemerintah memutuskan peningkatan plafon KUR tahun 2022 dengan pertimbangan pertumbuhan ekonomi perlu terus didorong melalui penguatan pelaku UMKM sebagai pilar perekonomian nasional.

Dalam siaran pers itu juga disebutkan, dengan mempertimbangkan tren penurunan cost of fund dan peningkatan efisiensi overhead cost (OHC) suku bunga KUR, maka pemerintah juga menurunkan subsidi bunga KUR tahun 2022 untuk KUR Supermikro sebesar 1%, KUR Mikro turun 0,5%, dan KUR PMI turun 0,5%.

Sementara itu dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi, khususnya UMKM, pemerintah menetapkan beberapa perubahan kebijakan KUR, antara lain, perubahan plafon KUR Mikro (tanpa agunan tambahan) yang sebelumnya di atas Rp10 juta–Rp50 juta menjadi di atas Rp10 juta–Rp100 juta, perubahan KUR khusus/klaster tanpa pembatasan akumulasi plafon KUR untuk sektor produksi (nonperdagangan), perubahan kebijakan KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), termasuk penyesuaian plafon KUR Penempatan PMI dari maksimal Rp25 juta menjadi maksimal Rp100 juta, serta perubahan dan perpanjangan relaksasi kebijakan KUR pada masa pandemi Covid-19.

Relaksasi kebijakan KUR yang dimaksud di atas terdiri dari KUR kecil tanpa pembatasan akumulasi plafon KUR sampai 31 Desember 2022, penundaan target sektor produksi sampai 31 Desember 2022, atau sesuai dengan pertimbangan Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM, pemberian insentif lanjutan berupa perpanjangan restrukturisasi KUR, pemberian relaksasi administrasi bagi calon debitur KUR pada masa pandemi Covid-19 berdasarkan penilaian obyektif penyalur KUR.

Relaksasi kebijakan KUR telah berpengaruh terhadap permintaan KUR yang sudah melampaui pola normalnya dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Permintaan KUR menunjukkan peningkatan dari rata-rata per bulan sebesar Rp11,7 triliun pada 2019 (prapandemi Covid-19) menjadi Rp16,5 triliun pada 2020 dan Rp23,7 triliun pada 2021.Indonesia.go.id (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumuskan Isu Strategis Pembangunan

    Rumuskan Isu Strategis Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    PERCEPATAN pencapaian target pembangunan dirumuskan isu strategis pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2022, dengan melakukan peningkatan ketahanan ekonomi rakyat, penurunan angka kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, penguatan dukungan infrastruktur untuk perekonomian, pemantapan kinerja aparatur dan birokrasi. Hal itu disampaikan Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat membuka acara Musrenbang Jum’at (9/04/2021). […]

  • “OTT di OKU Bikin Heboh, PDI Perjuangan Sumsel Pilih Wait and See, Jangan Spekulasi Dulu!”

    “OTT di OKU Bikin Heboh, PDI Perjuangan Sumsel Pilih Wait and See, Jangan Spekulasi Dulu!”

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Lagi rame nih! Operasi KPK di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bikin heboh, banyak yang kepo siapa aja yang kena. Gosipnya, ada kader PDI Perjuangan yang ikut keciduk. Tapi, alih-alih buru-buru klarifikasi atau ambil sikap tegas, partai banteng justru milih ngerem dulu. Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas, ogah ikut […]

  • UMK Palembang Naik Kelas, Pempek & Sambal Kantongi SNI

    UMK Palembang Naik Kelas, Pempek & Sambal Kantongi SNI

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 415
    • 0Komentar

    DULU, gerobak pempek di pinggir jalan cuma rame pas jam makan siang, kadang pelanggan ngantri sambil bertanya-tanya, “Ini enak nggak ya?” Sekarang? Izzu Pempek sudah kantongi SNI, dan adonan harus rapi. Katanya, kalau adonan belepotan, pelanggan bisa ngamuk, dan sertifikat SNI… mungkin ikut bete. Sambal kentang Dapoe Nineng juga nggak kalah heboh. Pedas tetap juara, […]

  • Muba Bagikan 1 Motor Tiap Desa Yang Rawan Karhutlabun

    Muba Bagikan 1 Motor Tiap Desa Yang Rawan Karhutlabun

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    SUMRINGAH tampak dari raut wajah warga dan perangkat desa di Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Pasalnya, Bupati Muba Dodi Reza Senin (9/12/2019) secara resmi merealisasikan program pembagian kendaraan roda dua yakni satu motor satu desa dengan spesifikasi 150 cc yang resmi dimulai di Kecamatan Tungkal Jaya pada kesempatan Kunjungan Kerja Bupati Musi Banyuasin ke […]

  • Zona Merah Karhutla Susut, Tapi 688 Hotspot Masih Terdeteksi di 7 Wilayah

    Zona Merah Karhutla Susut, Tapi 688 Hotspot Masih Terdeteksi di 7 Wilayah

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Zona merah karhutla mulai menyusut seiring membaiknya kualitas udara di sejumlah wilayah terdampak. Namun, kondisi itu  belum menjadi tanda ancaman kebakaran hutan dan lahan sepenuhnya berakhir. Ratusan titik panas masih terpantau di sejumlah kawasan Kalimantan dan Sumatera. Data pemantauan BMKG menjelaskan wilayah dengan kualitas udara sangat tidak sehat kini tinggal di sebagian kecil […]

  • 81 pasangan ikut nikah massal di Pemkot Palembang, Pj Walikota : semoga jadi keluarga “samara”

    81 pasangan ikut nikah massal di Pemkot Palembang, Pj Walikota : semoga jadi keluarga “samara”

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.243
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Cuaca cerah di pagi   semakin menambah suasana gembira bagi 81 pasangan yang mengikuti nikah massal di Pemkot Palembang. Sinar matahari yang hangat seakan menyambut mereka dengan penuh harapan, menandai awal baru dalam kehidupan mereka sebagai suami istri. Dengan langit biru dan suasana ceria, momen sakral ini menjadi lebih istimewa, menghadirkan kebahagiaan tidak hanya […]

expand_less
WordPress Archive CSS Igniter Public Opinion WordPress Theme CSS Igniter Roxima WordPress Theme CSS Igniter Salon WordPress Theme CSS Igniter Santorini Resort WordPress Theme CSS Igniter Sessions WordPress Theme CSS Igniter SixtyOne WordPress Theme CSS Igniter Space9 WordPress Theme CSS Igniter Specialty WordPress Theme CSS Igniter Spencer WordPress Theme CSS Igniter Sun Resort WordPress Theme