Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ketahanan Pangan Sumsel: Kunci Jaga Stabilitas Inflasi, Daya Beli, dan Tekan Kemiskinan

Ketahanan Pangan Sumsel: Kunci Jaga Stabilitas Inflasi, Daya Beli, dan Tekan Kemiskinan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Ketahanan pangan menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah, sebab bukan hanya memastikan ketersediaan bahan pangan saja, melainkan tujuannya untuk menjaga stabilitas harga, melindungi daya beli masyarakat, hingga mendukung upaya pengentasan kemiskinan. Di Sumatera Selatan (Sumsel), komitmen itu diwujudkan melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang kini diperkuat dengan pembentukan Forum Kemitraan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (Sinergi GSMP).

Forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, Badan Pusat Statistik (BPS), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb), Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pangan daerah dari hulu hingga hilir.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Dr. H. Edward Candra, mengatakan pembentukan forum merupakan langkah strategis agar seluruh pemangku kepentingan bergerak dalam satu arah.

Dengan kolaborasi yang lebih terintegrasi, setiap program ketahanan pangan dapat diukur manfaatnya sehingga  bisa berdampak lebih besar untuk masyarakat.

Menurut Edward, GSMP bukan hanya program pemanfaatan pekarangan, melainkan gerakan perubahan pola pikir masyarakat dari konsumen menjadi produsen pangan. Melalui pemanfaatan lahan di sekitar rumah, masyarakat didorong memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus memperoleh nilai ekonomi dari hasil panen.

“Forum ini hadir agar kolaborasi seluruh pemangku kepentingan berjalan lebih terintegrasi dan kontribusinya dapat diukur secara komprehensif. Dengan demikian, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sejak diluncurkan pada 2021, GSMP telah berkembang menjadi salah satu inovasi unggulan Sumsel, dalam memperkuat ketahanan pangan.

Program ini juga menjadi bagian dari keberhasilan Sumsel meraih penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award karena dinilai mampu mendukung pengendalian harga pangan di daerah.

Ketahanan Pangan sebagai Fondasi Stabilitas Ekonomi

Ketahanan pangan memiliki kaitan erat dengan stabilitas ekonomi daerah. Ketika produksi pangan lokal meningkat dan distribusi berjalan lancar, gejolak harga kebutuhan pokok dapat ditekan.

Kondisi tersebut menjaga stabilitas inflasi sekaligus melindungi daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang sebagian besar pengeluarannya digunakan untuk membeli kebutuhan pangan.

Kinerja tersebut tercermin pada Semester I 2026, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi kumulatif Sumsel periode Januari–Juni 2026 tercatat sebesar 1,86 persen, sementara inflasi tahunan (year-on-year) pada Juni 2026 berada di angka 2,89 persen, hal itu membuktikan  kondisi harga yang relatif terkendali.

Stabilitas inflasi menjadi fondasi penting bagi terjaganya daya beli masyarakat. Ketika harga pangan dapat dikendalikan, beban pengeluaran rumah tangga tidak meningkat secara signifikan, sehingga kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok tetap terpelihara.

Bahkan dalam jangka panjang, kondisi itu  berkontribusi terhadap upaya menurunkan angka kemiskinan.

Data BPS juga menunjukkan tingkat kemiskinan Sumsel telah berada di angka 9,85 persen pada September 2025, menembus satu digit dan lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Capaian ini menjadi indikator penguatan ketahanan pangan, pengendalian inflasi, dan berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat saling mendukung dalam meningkatkan kesejahteraan.

Ke depan, peran GSMP diproyeksikan semakin strategis, terutama dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis pangan lokal.

Dengan memperkuat produksi dan rantai pasok pangan di daerah, kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi petani dan pelaku usaha lokal, sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian Sumsel.

Kepala BPS Sumatera Selatan, Moh. Wahyu Yulianto, mengapresiasi penguatan GSMP melalui Forum Kemitraan Sinergi GSMP.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas inflasi dan daya beli masyarakat, yang pada akhirnya bermuara pada penurunan angka kemiskinan.

Melalui Sinergi GSMP, Pemerintah Provinsi Sumsel ingin memastikan ketahanan pangan tidak hanya menjadi program sektoral, tetapi menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dengan kolaborasi semakin kuat, Sumsel diharapkan mampu menjaga stabilitas inflasi, memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. (***)/sil

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Masalah Soal Sampah, Silahkan Hubungi Call Center DLH Muba

    Ada Masalah Soal Sampah, Silahkan Hubungi Call Center DLH Muba

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    DINAS Lingkungan Hidup (DLH) Musi Banyuasin mengeluarkan inovasi baru dengan melakukan launching call center kebersihan, Rabu (17/3/2021). Call center kebersihan berrujuan untuk menerima laporan masyarakat terkait persoalan sampah. “Hari ini, kita launching call center dengan nomor 0822 1301 9198. Jadi masyarakat bisa melaporkan permasalahan mengenai sampah,” ujar Kepala DLH Muba, Andi Wijaya Busro. Dibentuknya call […]

  • Bahlil Lahadalia Beri Sinyal ke Golkar Sumsel: Jangan Puas, Target Tambah Kursi

    Bahlil Lahadalia Beri Sinyal ke Golkar Sumsel: Jangan Puas, Target Tambah Kursi

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberi pesan penting kepada jajaran Golkar Sumatera Selatan (Sumsel)  terus memperkuat organisasi dan tidak cepat puas dengan capaian politik yang sudah diraih. Pesan itu disampaikan saat membuka Musda XI DPD Partai Golkar Sumsel di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Minggu (2/8/2026). Bahlil menegaskan, Musda bukan hanya agenda […]

  • Gus Ipul Hentikan Sejenak Apel, Dua Tragedi Ini Jadi Doa Bersama

    Gus Ipul Hentikan Sejenak Apel, Dua Tragedi Ini Jadi Doa Bersama

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Apel pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) di Jakarta, Senin (14/9/2026), mendadak berubah hening. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak seluruh pegawai menundukkan kepala untuk mengenang korban dua tragedi yang terjadi dalam waktu berdekatan. Satu duka datang dari Jayawijaya setelah tiga aparatur sipil negara (ASN) tewas ditembak kelompok bersenjata saat menjalankan tugas. Duka lainnya […]

  • Gubernur Minta Bupati dan Walikota Dukung Penuh Gerakan Pramuka 

    Gubernur Minta Bupati dan Walikota Dukung Penuh Gerakan Pramuka 

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.290
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, MUARAENIM- Gubernur Sumatera Selatan (Sumse) H. Alex Noerdin yang juga Ketua Majelis Pembina Pramuka Provinsi Sumsel bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan hari ulang tahun Pramuka ke 57 tingkat daerah Provinsi Sumsel tahun 2018 di Lapangan Merdeka Kabupaten Muara Enim, Rabu (5/9/2018). Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengharapkan kepada seluruh kepala daerah Bupati dan […]

  • Kebun Raya Sriwijaya Secepatnya Jadi Pusat Penelitian Lahan Basah

    Kebun Raya Sriwijaya Secepatnya Jadi Pusat Penelitian Lahan Basah

    • calendar_month Rabu, 9 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Ogan Ilir – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya meninjau langsung progres terkini Kebun Raya Sriwijaya milik Pemprov yang berlokasi di Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), Menurut Mawardi Kebun ini harus menjadi pusat penelitian lahan basah. Dia mengatakan sejak diinisiasi sejak 2013 silam, sudah banyak perwakilan universitas berdatangan untuk mempelajari bagaimana […]

  • Satgas Protokes Dibentuk Seiring  Pembukaan Fasilitas Publik

    Satgas Protokes Dibentuk Seiring  Pembukaan Fasilitas Publik

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 691
    • 0Komentar

    SATUAN Tugas Penanganan COVID-19 mengeluarkan Surat Edaran No 19 Tahun 2021 tentang Pembentukan dan Optimalisasi Satuan Tugas Protokol Kesehatan Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci tangan Fasilitas Publik Dalam Rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Surat Edaran ini berlaku efektif mulai 1 September 2021 sampai waktu yang ditentukan kemudian dan akan dievaluasi lebih […]

expand_less
WordPress Archive Organica – Eco Farm Elementor Template Kit Organica – Responsive WooCommerce WordPress Theme Organici – Organic Store & Bakery WooCommerce Theme Organico | Organic Food WooCommerce WordPress Theme Organics – Agriculture & Food Farm WordPress Theme Organie – Organic Store & Food WooCommerce Theme Organify - Organic Food Products WordPress Theme Organiko – Farm & Food Business WordPress Theme Organio – Organic Food Store WordPress Organix – Organic Food WooCommerce WordPress Theme