Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ketahanan Pangan Sumsel: Kunci Jaga Stabilitas Inflasi, Daya Beli, dan Tekan Kemiskinan

Ketahanan Pangan Sumsel: Kunci Jaga Stabilitas Inflasi, Daya Beli, dan Tekan Kemiskinan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Ketahanan pangan menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah, sebab bukan hanya memastikan ketersediaan bahan pangan saja, melainkan tujuannya untuk menjaga stabilitas harga, melindungi daya beli masyarakat, hingga mendukung upaya pengentasan kemiskinan. Di Sumatera Selatan (Sumsel), komitmen itu diwujudkan melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang kini diperkuat dengan pembentukan Forum Kemitraan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (Sinergi GSMP).

Forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, Badan Pusat Statistik (BPS), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb), Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pangan daerah dari hulu hingga hilir.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Dr. H. Edward Candra, mengatakan pembentukan forum merupakan langkah strategis agar seluruh pemangku kepentingan bergerak dalam satu arah.

Dengan kolaborasi yang lebih terintegrasi, setiap program ketahanan pangan dapat diukur manfaatnya sehingga  bisa berdampak lebih besar untuk masyarakat.

Menurut Edward, GSMP bukan hanya program pemanfaatan pekarangan, melainkan gerakan perubahan pola pikir masyarakat dari konsumen menjadi produsen pangan. Melalui pemanfaatan lahan di sekitar rumah, masyarakat didorong memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus memperoleh nilai ekonomi dari hasil panen.

“Forum ini hadir agar kolaborasi seluruh pemangku kepentingan berjalan lebih terintegrasi dan kontribusinya dapat diukur secara komprehensif. Dengan demikian, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sejak diluncurkan pada 2021, GSMP telah berkembang menjadi salah satu inovasi unggulan Sumsel, dalam memperkuat ketahanan pangan.

Program ini juga menjadi bagian dari keberhasilan Sumsel meraih penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award karena dinilai mampu mendukung pengendalian harga pangan di daerah.

Ketahanan Pangan sebagai Fondasi Stabilitas Ekonomi

Ketahanan pangan memiliki kaitan erat dengan stabilitas ekonomi daerah. Ketika produksi pangan lokal meningkat dan distribusi berjalan lancar, gejolak harga kebutuhan pokok dapat ditekan.

Kondisi tersebut menjaga stabilitas inflasi sekaligus melindungi daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang sebagian besar pengeluarannya digunakan untuk membeli kebutuhan pangan.

Kinerja tersebut tercermin pada Semester I 2026, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi kumulatif Sumsel periode Januari–Juni 2026 tercatat sebesar 1,86 persen, sementara inflasi tahunan (year-on-year) pada Juni 2026 berada di angka 2,89 persen, hal itu membuktikan  kondisi harga yang relatif terkendali.

Stabilitas inflasi menjadi fondasi penting bagi terjaganya daya beli masyarakat. Ketika harga pangan dapat dikendalikan, beban pengeluaran rumah tangga tidak meningkat secara signifikan, sehingga kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok tetap terpelihara.

Bahkan dalam jangka panjang, kondisi itu  berkontribusi terhadap upaya menurunkan angka kemiskinan.

Data BPS juga menunjukkan tingkat kemiskinan Sumsel telah berada di angka 9,85 persen pada September 2025, menembus satu digit dan lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Capaian ini menjadi indikator penguatan ketahanan pangan, pengendalian inflasi, dan berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat saling mendukung dalam meningkatkan kesejahteraan.

Ke depan, peran GSMP diproyeksikan semakin strategis, terutama dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis pangan lokal.

Dengan memperkuat produksi dan rantai pasok pangan di daerah, kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi petani dan pelaku usaha lokal, sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian Sumsel.

Kepala BPS Sumatera Selatan, Moh. Wahyu Yulianto, mengapresiasi penguatan GSMP melalui Forum Kemitraan Sinergi GSMP.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas inflasi dan daya beli masyarakat, yang pada akhirnya bermuara pada penurunan angka kemiskinan.

Melalui Sinergi GSMP, Pemerintah Provinsi Sumsel ingin memastikan ketahanan pangan tidak hanya menjadi program sektoral, tetapi menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dengan kolaborasi semakin kuat, Sumsel diharapkan mampu menjaga stabilitas inflasi, memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. (***)/sil

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI dan Polri Terus Laksanakan Pengamanan, PON Papua Berlangsung Kondusif

    TNI dan Polri Terus Laksanakan Pengamanan, PON Papua Berlangsung Kondusif

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 917
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Republik Indonesia (Polri) memastikan bahwa situasi keamanan di empat klaster penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dalam kondisi aman dan kondusif. “Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional masih berjalan, dan keamanan sangat kondusif,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono saat memberikan keterangan pers secara virtual, Rabu (6/10/2021). Dilansir dari […]

  • Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus Terhadap 4 Raperda Provinsi Sumsel

    Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus Terhadap 4 Raperda Provinsi Sumsel

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

      DPRD Provinsi Sumatera Selatan menggelar Paripurna ke XLI DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Adapun pelaksanaan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan dan penelitian pansus terhadap 4 Raperda Provinsi Sumsel. Permintaan persetujuan secara lisan oleh pimpinan paripurna, pengambilan keputusan serta pendapat akhir sambutan Gubernur Sumsel terhadap 4 Raperda Provinsi Sumsel.  Permintaan persetujuan secara lisan oleh pimpinan paripurna, […]

  • telkomsel simpati akumulasi paket data quota

    Sisa Kuota Tak Lagi Hangus! Telkomsel Resmi Luncurkan Fitur Akumulasi di Paket SIMPATI

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kabar gembira bagi pengguna layanan data di tanah air. PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) resmi menghadirkan inovasi terbaru melalui merek prabayar SIMPATI dengan meluncurkan fitur Akumulasi Kuota. Dengan fitur ini, sisa kuota internet utama pelanggan tidak akan hangus dan dapat digunakan kembali pada periode berikutnya. Inovasi ini bertujuan memberikan efisiensi dan nilai lebih bagi pelanggan dalam […]

  • Bisa bantu tekan kemiskinan ekstrem, ASN OKI disarankan salurkan zakat melalui Baznas

    Bisa bantu tekan kemiskinan ekstrem, ASN OKI disarankan salurkan zakat melalui Baznas

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) sarankan  Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ogan Komering Ilir untuk menyalurkan zakat dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten OKI sehingga setidaknya dapat membantu menekan kemiskinan ekstrem. Program ini bertujuan memberikan dukungan pada Gerakan Pangan Murah (GPM ) untuk Pengendalian Inflasi khususnya pada kelompok masyarakat miskin […]

  • Agar Anak Bisa Baca Tulis Al Quran, Sumsel Bangun Rumah Tahfidz

    Agar Anak Bisa Baca Tulis Al Quran, Sumsel Bangun Rumah Tahfidz

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 962
    • 0Komentar

    TIDAK hanya pembangunan fisik saja seorang pemimpin menurut Gubernur Sumsel Herman Deru juga harus memikirkan pembangunan non fisik. Salah satunya program yang saat ini sudah berjalan, yaitu membangun Rumah Tahfidz. Dikatakannya, program non fisik yakni rumah tahfidz ini salah satu program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur. Hanya saja selama ini sebagian orang masih mengartikan rumah tahfidz […]

  • Kondisi Mabok, Pelaku Pembakaran Polsek Nimboran Merupakan Keluarga Korban Penembakan

    Kondisi Mabok, Pelaku Pembakaran Polsek Nimboran Merupakan Keluarga Korban Penembakan

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 598
    • 0Komentar

    KAPOLDA Papua Irjen. Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menjelaskan bahwa kasus pembakaran Polsek Nimboran, Kabupaten Jayapura, yang terjadi Senin (3/8) sekitar pukul 13.00 WIT dilaporkan dilakukan keluarga korban penembakan yang identitasnya hingga kini belum diketahui. Kapolda Papua, mengungkapkan kasus itu berawal dari laporan adanya aksi pemalangan sehingga anggota Polsek Nimboran mendatangi TKP dan berupaya mengamankan […]

expand_less
WordPress Archive Organica – Eco Farm Elementor Template Kit Organica – Responsive WooCommerce WordPress Theme Organici – Organic Store & Bakery WooCommerce Theme Organico | Organic Food WooCommerce WordPress Theme Organics – Agriculture & Food Farm WordPress Theme Organie – Organic Store & Food WooCommerce Theme Organify - Organic Food Products WordPress Theme Organiko – Farm & Food Business WordPress Theme Organio – Organic Food Store WordPress Organix – Organic Food WooCommerce WordPress Theme