Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Rp189,5 Miliar Ikan Selamat dari Keranjang Kapal Asing, Dari Baby Tuna sampai Harga Sebuah Rumah Sakit

Rp189,5 Miliar Ikan Selamat dari Keranjang Kapal Asing, Dari Baby Tuna sampai Harga Sebuah Rumah Sakit

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
  • visibility 800
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAH dengar pepatah, “ikan di laut aspal di darat, uangnya bisa terbang ke luar negeri”? Nah, kira-kira begitu kalau kapal asing nekat cari makan di perairan kita. Untunglah kali ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menyelamatkan “dompet laut” kita senilai Rp189,5 miliar dari kapal asing berbendera Filipina. Bayangin, sekali patroli saja, negara bisa hemat duit setara bikin belasan sekolah, beberapa rumah sakit daerah, bahkan bisa subsidi solar buat nelayan lokal sampai Ramadan depan.

Kalau dihitung-hitung, Rp189,5 miliar itu bukan receh. Itu angka yang kalau ditaruh di celengan ayam bisa bikin ayamnya langsung pingsan. Kalau dibagi jadi duit koin seribu, bisa bikin jalanan dari Papua sampai Jakarta penuh koin kayak film kartun Scrooge McDuck yang suka nyemplung di gudang duit.

Kapal asing yang ketangkap itu ukurannya jumbo, 754 GT, dengan jaring segede dua lapangan bola. Isinya? Dominasi baby tuna. Nah ini yang bahaya.

Baby tuna itu ibarat bayi balita di kampung: kalau belum sempat sekolah TPA tapi sudah ditarik ke kota, ya enggak bakal tumbuh besar. Kalau baby tuna habis diborong kapal asing, maka masa depan nelayan lokal ikut suram. Pepatah lama bilang, “habis manis sepah dibuang,” tapi kalau ini, “habis baby tuna, masa depan pun melayang.”

Coba kita main kalkulator sederhana, katakanlah hasil tangkapan kapal asing itu 400 ton sekali operasi. Kalau 1 kilo tuna harganya rata-rata Rp50 ribu saja, maka sekali jaring dilepas bisa narik Rp20 miliar. Sekali operasi! Lah wong nelayan lokal jangankan Rp20 miliar, kadang buat beli solar pun harus utang ke warung. Jadi kalau dibiarkan, ekonomi maritim kita bocor kayak ember bolong.

Menteri Kelautan dan Perikanan pernah bilang, illegal fishing itu sama dengan merampok masa depan. Dan benar saja, Rp189,5 miliar yang diselamatkan dari satu operasi ini setara dengan APBD beberapa kabupaten kecil. Kalau uang itu dipakai dengan benar, bisa bangun 10 Puskesmas, beli ribuan beasiswa anak nelayan, atau minimal buat perbaikan dermaga yang tiap musim hujan selalu ambruk kayak sandal jepit kena air panas.

Kapal Filipina ini ternyata enggak main-main, Pake rumpon, pake teknologi modern, dan mainnya di WPPNRI 717, Samudra Pasifik, wilayah yang sebenarnya kaya banget ikan. Kalau tidak ada pengawasan, mereka bisa bebas mondar-mandir. Ibarat maling masuk dapur rumah orang, bawa karung besar, terus pura-pura nyanyi lagu karaoke biar enggak ketahuan.

Untungnya, KKP sudah pintar main strategi. Kapal patroli Orca 06 dan Orca 04, plus pesawat pengawasan, langsung meringkus. Jadi ceritanya kayak film action versi laut ada kapal besar, ada “mata dari langit”, dan ada ending dramatis kapal ditarik ke Bitung buat diadili.

Kalau laut kita diibaratkan mesin ATM, maka kapal asing adalah maling yang coba intip PIN kita. Kalau kita lengah, mereka bisa tarik sampai saldo nol. Padahal yang punya kartu adalah nelayan lokal, yang masih butuh modal sekolah anak, bayar listrik, atau sekadar beli mesin kapal.

Pepatah Jawa bilang, “yen ora dijaga, ora bakal mulya.” Kalau laut tidak dijaga, jangan harap ekonomi maritim kita berjaya, illegal fishing itu bukan cuma urusan kapal besar, tapi urusan nasi di meja makan rakyat kecil.

Rp189,5 miliar ikan yang selamat bukan sekadar angka, tapi simbol bahwa negara hadir menjaga kekayaan lautnya. Bayi tuna tetap bisa berenang, nelayan lokal bisa terus berharap, dan bangsa ini punya alasan tersenyum.

Jadi, mari kita dukung terus pengawasan laut. Biar kapal asing mikir dua kali sebelum main-main di laut kita. Ingatlah, “air laut itu asin, tapi kalau dibiarkan dicuri, yang asin justru air mata rakyatnya”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Realiasi Pembangunan Tol Trase Bayung Lencir – Tempino  

    Kejar Realiasi Pembangunan Tol Trase Bayung Lencir – Tempino  

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 972
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pemerintah Daerah merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Pusat, untuk itu yang menjadi program prioritas nasional, Pemda wajib mendukung dan melakukan pengawalan agar program tersebut bisa berjalan dengan baik. Demikian disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Muba H Yudi Herzandi SH MH, pada kesempatan mewakili Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi […]

  • RI Kirim Bantuan Korban Banjir Pakistan

    RI Kirim Bantuan Korban Banjir Pakistan

    • calendar_month Senin, 26 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta,  ​- Pemerintah Indonesia telah bergabung dengan masyarakat internasional dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat bagi korban banjir di Pakistan. Pada hari ini Presiden Joko Widodo telah melepas bantuan kemanusiaan Indonesia melalui 2 (dua) pesawat khusus dalam bentuk paket obat-obatan, tenda, pakaian, selimut, kantong tidur, kelambu, dan generator. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan duka […]

  • Respon Ini, OKI Berencana Ubah RTRW

    Respon Ini, OKI Berencana Ubah RTRW

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.292
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merespon positif rencana pengembangan kota metropolitan baru di luar Pulau Jawa. Harapannya, rencana tersebut bisa mendorong aktivitas ekonomi tumbuh lebih cepat yang berujung pada pemerataan wilayah Nusantara. Pemkab OKI pun berencana mengubah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sejak lima tahun terakhir belum direvisi. “Jadi memang sudah saatnya ini dilakukan […]

  • Apakah Benar ?, Imam Salat Ditangkap Usai Menyuruh Jemaah Merapatkan Shaf saat Salat

    Apakah Benar ?, Imam Salat Ditangkap Usai Menyuruh Jemaah Merapatkan Shaf saat Salat

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 696
    • 0Komentar

    DIUNGGAH sebuah video yang menampilkan seorang pria paruh baya menggunakan pakaian berwarna merah terlihat ditangkap pihak Kepolisian, pada narasi video disebutkan bahwa pria paruh baya itu merupakan Imam Masjid yang ditangkap akibat menyuruh jemaah merapatkan barisan saat salat seperti yang terlihat pada unggahan video tersebut. Faktanya, informasi yang menerangkan video tersebut adalah keliru. Pria dalam […]

  • Wah Keren.., Ruang Kelas Berbasis Game Pertama di UNC-Chapel Hill Dimungkinkan oleh Lenovo Grant David Hamilton

    Wah Keren.., Ruang Kelas Berbasis Game Pertama di UNC-Chapel Hill Dimungkinkan oleh Lenovo Grant David Hamilton

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 617
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Lewatlah sudah hari-hari ketika mahasiswa dianggap bermalas-malasan dalam studi mereka jika mereka memilih untuk menggunakan pengontrol video game daripada buku teks. Bagi beberapa mahasiswa di University of North Carolina di Chapel Hill, video game adalah buku teksnya.   Mereka memiliki dr. Courtney Rivard berterima kasih untuk itu. dr. Rivard adalah Direktur Digital […]

  • Kagum Prestasi Jaltha Soccer School

    Kagum Prestasi Jaltha Soccer School

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 801
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel  H. Herman Deru mengapresiasi prestasi yang telah diukir oleh para anak-anak pesepakbola Jaltha Soccer School mulai dari U9 hingga U15.  Potensi dan bakat yang luar biasa para pesepakbola usia 15 tahun  mendapat dukungan langsung dari Gubernur Sumsel Herman Deru. “Kehadiran dari para anak-anak pesekpakbola ini menginspirasi saya sebagai Gubernur untuk mengalokasikan kebijakan baik […]

expand_less
WordPress Archive Digeco – Startup Agency WordPress Theme Digency – Multi-Purpose Portfolio WordPress Theme Digi – Electronics Store WooCommerce Theme Digi Online Vehicle Booking System – DOVBS DigiBit – Bitcoin Trading WordPress Theme DigiBit – Cryptocurrency Mining WordPress Theme Digic – Electronics Store WooCommerce WordPress Theme Digicop – Security and CCTV WordPress Theme Digie Digital Agency & Advertising Service Elementor Template Kit Digilab – Digital Marketing Agency WordPress Theme