Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Rp189,5 Miliar Ikan Selamat dari Keranjang Kapal Asing, Dari Baby Tuna sampai Harga Sebuah Rumah Sakit

Rp189,5 Miliar Ikan Selamat dari Keranjang Kapal Asing, Dari Baby Tuna sampai Harga Sebuah Rumah Sakit

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
  • visibility 808
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAH dengar pepatah, “ikan di laut aspal di darat, uangnya bisa terbang ke luar negeri”? Nah, kira-kira begitu kalau kapal asing nekat cari makan di perairan kita. Untunglah kali ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menyelamatkan “dompet laut” kita senilai Rp189,5 miliar dari kapal asing berbendera Filipina. Bayangin, sekali patroli saja, negara bisa hemat duit setara bikin belasan sekolah, beberapa rumah sakit daerah, bahkan bisa subsidi solar buat nelayan lokal sampai Ramadan depan.

Kalau dihitung-hitung, Rp189,5 miliar itu bukan receh. Itu angka yang kalau ditaruh di celengan ayam bisa bikin ayamnya langsung pingsan. Kalau dibagi jadi duit koin seribu, bisa bikin jalanan dari Papua sampai Jakarta penuh koin kayak film kartun Scrooge McDuck yang suka nyemplung di gudang duit.

Kapal asing yang ketangkap itu ukurannya jumbo, 754 GT, dengan jaring segede dua lapangan bola. Isinya? Dominasi baby tuna. Nah ini yang bahaya.

Baby tuna itu ibarat bayi balita di kampung: kalau belum sempat sekolah TPA tapi sudah ditarik ke kota, ya enggak bakal tumbuh besar. Kalau baby tuna habis diborong kapal asing, maka masa depan nelayan lokal ikut suram. Pepatah lama bilang, “habis manis sepah dibuang,” tapi kalau ini, “habis baby tuna, masa depan pun melayang.”

Coba kita main kalkulator sederhana, katakanlah hasil tangkapan kapal asing itu 400 ton sekali operasi. Kalau 1 kilo tuna harganya rata-rata Rp50 ribu saja, maka sekali jaring dilepas bisa narik Rp20 miliar. Sekali operasi! Lah wong nelayan lokal jangankan Rp20 miliar, kadang buat beli solar pun harus utang ke warung. Jadi kalau dibiarkan, ekonomi maritim kita bocor kayak ember bolong.

Menteri Kelautan dan Perikanan pernah bilang, illegal fishing itu sama dengan merampok masa depan. Dan benar saja, Rp189,5 miliar yang diselamatkan dari satu operasi ini setara dengan APBD beberapa kabupaten kecil. Kalau uang itu dipakai dengan benar, bisa bangun 10 Puskesmas, beli ribuan beasiswa anak nelayan, atau minimal buat perbaikan dermaga yang tiap musim hujan selalu ambruk kayak sandal jepit kena air panas.

Kapal Filipina ini ternyata enggak main-main, Pake rumpon, pake teknologi modern, dan mainnya di WPPNRI 717, Samudra Pasifik, wilayah yang sebenarnya kaya banget ikan. Kalau tidak ada pengawasan, mereka bisa bebas mondar-mandir. Ibarat maling masuk dapur rumah orang, bawa karung besar, terus pura-pura nyanyi lagu karaoke biar enggak ketahuan.

Untungnya, KKP sudah pintar main strategi. Kapal patroli Orca 06 dan Orca 04, plus pesawat pengawasan, langsung meringkus. Jadi ceritanya kayak film action versi laut ada kapal besar, ada “mata dari langit”, dan ada ending dramatis kapal ditarik ke Bitung buat diadili.

Kalau laut kita diibaratkan mesin ATM, maka kapal asing adalah maling yang coba intip PIN kita. Kalau kita lengah, mereka bisa tarik sampai saldo nol. Padahal yang punya kartu adalah nelayan lokal, yang masih butuh modal sekolah anak, bayar listrik, atau sekadar beli mesin kapal.

Pepatah Jawa bilang, “yen ora dijaga, ora bakal mulya.” Kalau laut tidak dijaga, jangan harap ekonomi maritim kita berjaya, illegal fishing itu bukan cuma urusan kapal besar, tapi urusan nasi di meja makan rakyat kecil.

Rp189,5 miliar ikan yang selamat bukan sekadar angka, tapi simbol bahwa negara hadir menjaga kekayaan lautnya. Bayi tuna tetap bisa berenang, nelayan lokal bisa terus berharap, dan bangsa ini punya alasan tersenyum.

Jadi, mari kita dukung terus pengawasan laut. Biar kapal asing mikir dua kali sebelum main-main di laut kita. Ingatlah, “air laut itu asin, tapi kalau dibiarkan dicuri, yang asin justru air mata rakyatnya”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pelaku Ditangkap, Diduga Seludupkan Satwa Dilindungi

    Dua Pelaku Ditangkap, Diduga Seludupkan Satwa Dilindungi

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 737
    • 0Komentar

    TIM Intelair Subdit Gakkum, Ditpolairud Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil meringkus dua orang pelaku yang menyimpan, memiliki, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup, belum lama ini. Dilansir dari Tribratanews, penangkapan dilakukan setelah adanya informasi terkait pengangkutan satwa burung yang dilindungi di atas Truk dari Kalimantan ke Surabaya menggunakan sarana kapal. Kedua pelaku yang […]

  • Menengok Aktivitas SLB-A PRPCN

    Menengok Aktivitas SLB-A PRPCN

    • calendar_month Kamis, 15 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.009
    • 0Komentar

    TUNANETRA, adalah istilah umum yang digunakan untuk kondisi seseorang yang mengalami gangguan atau hambatan dalam indra penglihatannya. Berdasarkan tingkat gangguannya tersebut, tunanetra dibagi menjadi dua, yakni buta total (total blind) dan yang masih mempunyai sisa penglihatan (Low Visioan). Akibat hilang atau berkurangnya fungsi indra penglihatan tersebut, maka tunanetra pada umumnya berusaha memaksimalkan fungsi indra-indra yang […]

  • Harga Crude Tembus USD 100 Per Barel, Pertamina Pastikan Suplai BBM & LPG Aman

    Harga Crude Tembus USD 100 Per Barel, Pertamina Pastikan Suplai BBM & LPG Aman

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    PT Pertamina (Persero) terus memantau perkembangan pasar minyak dan gas (migas) dunia yang naik tajam. Tren harga minyak mentah yang telah menembus USD100 per barel dipengaruhi oleh pulihnya demand energi secara global serta terdampak  dari meningkatnya ketegangan politik di Eropa Timur antara Rusia-Ukraina. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan Pertamina terus memonitor kondisi […]

  • Indonesia Awards 2020 Percepatan Pemulihan UMKM se-Indonesia

    Indonesia Awards 2020 Percepatan Pemulihan UMKM se-Indonesia

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru mendapatkan penghargaan bergengsi tingkat nasional. Herman Deru mendapatkan penghargaan Indonesia Awards 2020 Kategori Bidang Percepatan Pemulihan UMKM se-Indonesia dari Stasiun televisi iNews yang merupakan MNC Group. Selain kepada Gubernur Herman Deru, Penghargaan Indonesia Awards ini juga diberikan pada tokoh maupun lembaga atas dedikasi, prestasi dan konsistensinya dalam membangun negeri. Untuk diketahui […]

  • Berburu Undangan HUT RI ke-81 di Istana, Ada yang 5 Hari Gagal, Ada Sekali Coba Langsung Dapat

    Berburu Undangan HUT RI ke-81 di Istana, Ada yang 5 Hari Gagal, Ada Sekali Coba Langsung Dapat

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Mendapatkan kesempatan mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan ternyata bukan perkara mudah bagi sebagian masyarakat. Mereka harus ikut “war” undangan secara daring, mencoba berulang kali, hingga menunggu tambahan kuota sebelum akhirnya berhasil menjadi bagian dari perayaan 17 Agustus 2026 secara langsung. Cerita itu terlihat saat sejumlah warga datang mengambil […]

  • Pingin Tahu Gak, Kenapa Muba Ajak IPB Kerjasama di Bidang SPR ?

    Pingin Tahu Gak, Kenapa Muba Ajak IPB Kerjasama di Bidang SPR ?

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin [Muba]  bergerak cepat  mengembangkan bidang peternakan. Kali ini berupa Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Bumi Serasan Sekate. Dodi  menggandeng  Institut Pertanian Bogor (IPB) yang kondang sebagai kampus inovatif di Indonesia. Nota Kesepahaman Bersama Antara Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan Pemkab Muba diteken  di ruang Sidang LPPM Gedung Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Dramaga […]

expand_less
WordPress Archive Digeco – Startup Agency WordPress Theme Digency – Multi-Purpose Portfolio WordPress Theme Digi – Electronics Store WooCommerce Theme Digi Online Vehicle Booking System – DOVBS DigiBit – Bitcoin Trading WordPress Theme DigiBit – Cryptocurrency Mining WordPress Theme Digic – Electronics Store WooCommerce WordPress Theme Digicop – Security and CCTV WordPress Theme Digie Digital Agency & Advertising Service Elementor Template Kit Digilab – Digital Marketing Agency WordPress Theme