Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Rp1,6 Miliar Dilepas OJK, Siapa yang Benar-Benar Untung?

Rp1,6 Miliar Dilepas OJK, Siapa yang Benar-Benar Untung?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar pelepasan ekspor produk UMKM Sumatera Selatan pada Selasa, 21 April 2026 kemarin di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.

Dalam agenda yang juga menjadi bagian dari rangkaian Sultan Muda XporA 2026 itu, nilai ekspor yang dilepas mencapai sekitar Rp1,6 miliar dengan komoditas utama berupa produk turunan kelapa, lada hitam, dan olahan pangan lokal.

Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas.

Secara resmi, OJK menyebutkan kegiatan ini sebagai langkah memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko menjelaskan penguatan ekonomi daerah tidak bisa hanya bertumpu pada sektor produksi, tetapi juga harus ditopang  akses pembiayaan dan ekosistem keuangan yang inklusif.

“Pada pelaksanaan kegiatan ini, kita tidak hanya bicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan Indonesia melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” kata Hernawan.

Narasi ini terdengar solid dan menarik, intinya UMKM naik kelas, ekspor meningkat, dan ekosistem keuangan semakin terbuka. Namun ketika angka Rp1,6 miliar ini dibedah lebih dalam, muncul pertanyaan yang tidak kalah penting dari seremoni itu sendiri, siapa yang sebenarnya paling diuntungkan?

Komoditas yang diekspor dalam kegiatan ini meliputi coconut shell charcoal sebanyak 46 ton, coconut chips 25 ton, lada hitam sekitar 500 kilogram, serta produk olahan kerupuk sebanyak 21 ton. Produk-produk ini kemudian diarahkan ke pasar internasional seperti Cina, Taiwan, dan Perancis melalui skema pembiayaan perdagangan yang difasilitasi perbankan.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menyebutkan nilai transaksi ini menunjukkan peningkatan daya saing komoditas daerah melalui hilirisasi dan integrasi akses keuangan. “Capaian ini mencerminkan peningkatan daya saing keunggulan daerah melalui pendekatan pembinaan berkelanjutan, hilirisasi, dan integrasi akses sektor jasa keuangan,” ujarnya.

Namun dibalik istilah hilirisasi dan daya saing, struktur ekonomi yang bekerja di lapangan tidak selalu sesederhana itu. Berbagai kendala, seperti UMKM tidak selalu menjadi eksportir langsung, melainkan berada dalam rantai pasok yang dikonsolidasikan  pihak tertentu sebelum produk masuk ke pasar global. Artinya, akses ke pasar dunia tidak selalu identik dengan kendali penuh UMKM terhadap proses ekspor.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi terhadap program ini.

Ia menilai kolaborasi yang terbangun telah membuka ruang lebih luas bagi pelaku usaha muda. “Keberhasilan yang dicapai hari ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak. Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin dan melahirkan Sultan Muda baru di masa depan,” kata Herman Deru.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas menilai  pengembangan ekonomi daerah harus ditopang kebijakan yang terintegrasi agar dampaknya lebih optimal. Ia juga menyoroti capaian Sumatera Selatan yang telah mencatatkan nilai ekspor lebih tinggi dibanding impor.

“Sumatera Selatan telah berhasil mencatatkan nilai ekspor yang lebih tinggi dari nilai impor, kami mengapresiasi capaian ini. Namun kami juga membutuhkan masukan agar kebijakan ke depan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di daerah,” ujarnya.

Di balik angka Rp1,6 miliar yang dilepas dalam ekspor ini, terdapat pula penyaluran pembiayaan komoditas unggulan sebesar Rp869,29 miliar serta penerbitan letter of credit ekspor senilai 209.723 dolar AS oleh lima bank. Angka ini menunjukkan  ekosistem keuangan yang terlibat jauh lebih besar dibanding nilai ekspor yang dirilis secara simbolik.

Tatapi pertanyaannya apakah UMKM benar-benar menjadi penerima manfaat utama, atau justru menjadi bagian dari rantai ekonomi yang lebih besar di mana nilai tambah terbesar berada di luar mereka?

Tantangan

Dalam struktur seperti ini, setidaknya ada beberapa lapisan yang bergerak bersamaan. UMKM berada di sisi produksi, bank berada di sisi pembiayaan, eksportir atau agregator mengendalikan akses pasar. Sementara pemerintah dan regulator memperoleh capaian program serta penguatan narasi pembangunan ekonomi daerah.

Semua pihak mendapatkan manfaat, tetapi tidak selalu dalam porsi yang sama. Oleh sebab itu Program Sultan Muda XporA 2026 sendiri merupakan bagian dari target besar 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan yang digagas untuk mendorong kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan industri kreatif. Di dalamnya juga terdapat Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) yang berfungsi sebagai pusat pelatihan dan inkubasi bisnis.

Namun pertanyaan yang masih tersisa adalah sejauh mana program ini benar-benar mengubah posisi UMKM dalam rantai nilai global. Apakah mereka hanya menjadi bagian dari sistem yang sudah ada, atau benar-benar naik kelas sebagai pelaku ekspor mandiri?

Jika dilihat dari pengalaman berbagai program serupa di daerah lain, tantangan terbesar biasanya bukan pada akses ekspor itu sendiri, tetapi pada keberlanjutan, konsistensi produksi, dan daya tawar pelaku usaha kecil. Tanpa itu, ekspor bisa berjalan, tetapi transformasi ekonomi belum tentu terjadi secara merata.

Pelepasan ekspor Rp1,6 miliar di Palembang pada 21 April 2026 ini memang menunjukkan  ekosistem ekonomi daerah sedang bergerak. Namun pertanyaan yang lebih penting tidak berhenti pada angka atau seremoni, melainkan pada distribusi manfaatnya, siapa yang benar-benar naik kelas, dan siapa yang hanya menjadi bagian dari narasi besar ekonomi daerah yang terus dipromosikan ke publik. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Benar, Gubernur Larang Tarawih

    Tidak Benar, Gubernur Larang Tarawih

    • calendar_month Minggu, 18 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 672
    • 0Komentar

    TERKAIT beredar luasnya video soal larangan shalat tarawih dan shalat Ied oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Forkopimda Sumsel di sejumlah WhatsApp grup dan media sosial sejak minggu (18/4/2021) siang, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel Rika Efianti SE. MM memberikan klarifikasi bantahan. Dikatakan Karo Humas dan Protokol Rika, bahwa larangan tersebut tidak […]

  • Pupuk Indonesia Tugaskan 3 Produsen untuk Amankan Pupuk di NAD &Sumbagut

    Pupuk Indonesia Tugaskan 3 Produsen untuk Amankan Pupuk di NAD &Sumbagut

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    Selama ini kontrak gas PIM dipasok PT Pertamina Hulu Energi dan PT Perta Arun Gas (PAG) Lhokseumawe.

  • Optimalkan Transportasi Air, Dishub OKI Bangun Dermaga di Desa Nusa Air Sugihan

    Optimalkan Transportasi Air, Dishub OKI Bangun Dermaga di Desa Nusa Air Sugihan

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.357
    • 0Komentar

    DINAS Perhubungan Kabupaten OKI membangun dermaga di Desa Nusa Karta Kec. Air Sugihan melalui dana aspirasi DPRD Kab.OKI. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKI,  Antonio Romadhon menjelaskantranportasi  air  selain  menjadi  jembatan  yang  menghubungkan  dua  wilayah,  juga  untuk  mengakselerasi  dan  memantapkan  intruinstrumen  bagi  pemerataan  pembangunan  ekonomi  dan  pemerataan  pembangunan. Tujuan  utama, kata dia,  tranportasi  air  meningkatkan  kesejahteraan  […]

  • Agar Bisa Berinovasi, Beri Ruang Potensi Budaya Lokal Asa Pemkab Muba

    Agar Bisa Berinovasi, Beri Ruang Potensi Budaya Lokal Asa Pemkab Muba

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] berharap kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) mampu memberikan ruang kepada potensi budaya lokal untuk dapat memberikan inovasi dan solusi atas permasalahan yang terjadi dalam rangka menciptakan ketahanan budaya daerah.   Pernyataan itu disampaikan Pj Bupati Muba H Apriyadi diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan […]

  • Satgas di OKI Perketat lagi Protokol Kesehatan

    Satgas di OKI Perketat lagi Protokol Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    SATUAN Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKI  melaporkan munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 di Bumi Bende Seguguk. Memperketat kembali penerapan protokol kesehatan pun dilakukan. Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE yang memimpin langsung rapat terbatas penguatan kembali disiplin penerapan protokol kesehatan di Kayuagung, Kamis, (27/8) menginteruksikan langkah-langkah penting penanggulangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten […]

  • Smash di Tengah Sawit, Cerita dari Sumber Rejeki

    Smash di Tengah Sawit, Cerita dari Sumber Rejeki

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    DESA Sumber Rejeki, Sungai Lilin, hari itu bola voli bukan sekadar olahraga, ia berubah jadi metafora kehidupan. Gedung koperasi baru berdiri megah, bola-bola voli beterbangan di udara, dan Wakil Bupati Rohman pun ikut menyalakan semangat warga layaknya korek gas yang disulut di dapur emak-emak saat bikin sambal terasi. Turnamen Bola Voli Koin Cup 2025  bukan […]

expand_less
WordPress Archive Daiquiri - Bartender Services & Catering Cocktail WordPress Theme Daisho – Flexible WordPress Portfolio Theme Daisy – Background Color Changer for WordPress Daltech – IT Solutions & Technology WordPress Theme Damqar – Firefighter & Fire Department Elementor Template Kit Dan – Creative Photography WordPress Theme Dance Studio – WordPress Theme for Dancing Schools & Clubs Dance WordPress Theme – Dancing Academy Dancy – Dance School & Studio Elementor Template Kit Dandelion Pro – React Admin Dashboard Template