Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » “Petani Karet Tak Lagi Jadi Penonton, Muba Ajarin Dunia Cara Bertani Pakai Otak & Peta!”

“Petani Karet Tak Lagi Jadi Penonton, Muba Ajarin Dunia Cara Bertani Pakai Otak & Peta!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • visibility 524
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Antara e-STDB, geotagging, dan semangat petani yang makin meletup kayak getah pagi-pagi. “Pertanian bukan soal cangkul dan hujan. Ini soal strategi, teknologi, dan petani yang tak gampang dibodohi.”- Sander Happaerts, Green & Digital Counsellor Delegasi Uni Eropa

ERA yang katanya serba digital, jangan heran kalau petani pun kini harus kenal Google Maps. Bukan buat cari warung pecel lele terdekat, tapi buat nunjukin di mana lahan mereka berada, lengkap dengan titik koordinatnya. Ya, di Musi Banyuasin (Muba), karet tak lagi sekadar pohon disadap, tapi juga pohon harapan yang disiram dengan ilmu, teknologi, dan niat baik.

Kalau dulu jadi petani itu kayak main tebak-tebakan “Ini tanah siapa? Legal nggak ya?”  sekarang Muba ngajarin petani untuk pegang GPS, masukin data ke e-STDB, dan paham regulasi dari Eropa yang nama panjangnya bisa bikin ngantuk European Union Deforestation Regulation (EUDR). Tapi jangan salah, aturan ini bisa jadi pintu gerbang supaya getah karet dari Muba bisa nempel di setir mobil di Paris atau jadi sol sepatu di Milan.

Bupati H. M. Toha dan Wakil Bupati Kyai Rohman bukan cuma ngurus jalan rusak atau lampu mati. Mereka juga masuk ke pusaran isu global, bagaimana caranya bikin petani lokal bisa bersaing secara internasional tanpa harus merantau ke planet Mars.

“Petani jangan cuma jadi objek. Harus jadi subjek. Bukan cuma korban pasar, tapi juga penentu harga!”- Bupati Muba, H. M. Toha

Kalimat pidato biasa, seperti bilang “”Petani itu CEO dari lahannya sendiri!”, sebab itu dibentuklah PUKL (Pusat Unggulan Komoditi Lestari), semacam badan intelijen pertanian yang tugasnya ngatur strategi supaya petani kita nggak digilas oleh traktor korporasi besar.

Di Brazil, pemerintahan baru di bawah Presiden Lula da Silva kembali serius menangani deforestasi, menurut laporan World Resources Institute (2024), deforestasi di Amazon turun 60% dibandingkan tahun sebelumnya, setelah pemerintah memperketat pengawasan dan menindak perusahaan-perusahaan nakal. Petani kecil diajak kerja sama, bukan cuma disuruh minggir.

Nah, Muba nampaknya mau nyontek gaya ini, bukan nyontek ujian, tapi nyontek good governance, dialog yurisdiksi komoditas karet yang digelar bareng Solidaridad, GAPKINDO, dan mitra-mitra lainnya itu seperti rapat koordinasi para pendekar pertanian dari kementerian, perusahaan, sampai LSM. Mereka duduk satu meja, bukan rebutan mic, tapi rebutan ide.

Apa jadinya kalau petani, LSM, dan pejabat duduk bareng terus ngopi sambil geotagging? Ya, karet bisa punya KTP digital. Bayangin getah yang keluar dari batang karet punya akta kelahiran dan bisa ditelusuri kayak jejak mantan di medsos. Itulah yang dilakukan lewat sistem e-STDB dan GPS tagging.

Negara seperti , juga sudah mulai melibatkan petani kopi untuk input data lokasi lahan dan proses produksinya dalam sistem berbasis blockchain, agar biji kopi bisa masuk pasar Eropa dengan label “tanpa deforestasi”. Kalau Kolombia bisa, masak kita kalah?

Dalam forum tersebut, Country Manager Solidaridad Indonesia, Yeni Fitriyanti, menekankan pentingnya ketertelusuran bukan sebagai alat kontrol semata, melainkan sebagai bentuk membangun kepercayaan global. Ia menggambarkan konsumen Eropa kini tak hanya ingin tahu asal-usul karet, tapi juga prosesnya dan siapa petaninya, bahkan mungkin sampai bertanya: petaninya makan apa?

Menariknya, banyak diskusi Muba dilakukan secara daring. Lho, rapat lewat Zoom kok bisa ubah sistem pertanian? Jangan salah. Di era digital, perubahan kadang dimulai dari PowerPoint yang bikin ngantuk, tapi berakhir dengan petani yang bisa jual langsung ke luar negeri tanpa perlu agen berkumis tebal yang motong harga seenak dengkul.

Jangan lupa, forum-forum ini disambut oleh dukungan  Uni Eropa, Jerman, dan organisasi seperti TFA, IBCSD, hingga SNV. Jadi jangan bilang ini cuma proyek iseng, proyek ini jika konsisten, bisa bikin petani kita punya tabungan di bank Swiss.

Pepatah mengatakan “Yang bertani dengan akal, panennya bisa sampai Skandinavia”

Nah, Muba sudah mulai, tinggal bagaimana daerah lain nyusul, jangan malah sibuk bikin baliho sambil tersenyum kaku. Kalimantan Barat dengan proyek Sustainable Palm Oil-nya juga patut dicontoh. Di sana, petani sawit diberi pelatihan keterampilan finansial agar tidak tergantung tengkulak.

Kalau semua daerah berpikir seperti Muba, bisa jadi satu saat nanti, petani Indonesia tidak cuma bangga bawa cangkul, tapi juga bangga buka laptop, ngecek hasil penjualan karet mereka di pasar digital Eropa.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASUS Luncurkan ROG Strix LC GeForce RTX 4090 dan TUF Gaming RTX 4090 OG

    ASUS Luncurkan ROG Strix LC GeForce RTX 4090 dan TUF Gaming RTX 4090 OG

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    Dua kartu grafis yang kuat menawarkan fitur-fitur termasuk pendinginan cair, daya tahan yang terkenal, dan desain yang lebih ringkas untuk meningkatkan kompatibilitas build ROG Strix LC GeForce RTX™ 4090 menggabungkan desain pompa, radiator, dan kipas yang telah terbukti dengan efisiensi termal pendingin cair TUF Gaming GeForce 4090 OG menghadirkan gaya tangguh yang khas, stabilitas yang […]

  • 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tahap V Dalam Bulk Tiba di Tanah Air

    10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tahap V Dalam Bulk Tiba di Tanah Air

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    WAKIL Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono menyebutkan sebanyak 10 juta 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tahap V Tiba di Tanah Air dalam bentuk bulk melalui pintu Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, ekitar pukul 12.15 WIB.,Selasa (2/3/2021). Ia menyatakan, kedatangan vaksin tahap kelima ini bertepatan dengan satu tahun Indonesia berada dalam masa pagebluk COVID-19. “Tepat hari ini satu tahun dari kejadian pengumuman pertama […]

  • Agar Aktifitas Normal Kembali, Vaksinasi Terus DiLakukan, Wawako : Kita Masih Kuning, Semoga Cepat Jadi Hijau

    Agar Aktifitas Normal Kembali, Vaksinasi Terus DiLakukan, Wawako : Kita Masih Kuning, Semoga Cepat Jadi Hijau

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 753
    • 0Komentar

    KETUA Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Palembang sekaligus Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda hadir dalam kegiatan vaksinasi nampak mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Dinas Kesehatan kota Palembang bersama Pramuka Kota Palembang kembali adakan kegiatan peduli vaksin di Bumi Perkemahan Cadika KM 5,5 Palembang, Rabu (29/9/2021). “Kota Palembang sudah menjadi zona kuning, dengan dukungan organisasi seperti Pramuka […]

  • P3N Di Aktifkan Kembali

    P3N Di Aktifkan Kembali

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Tepat sebulan setelah dilantik jadi gubernur, satu persatu janji kampanye Herman Deru- Mawardi Yahya (HDMY) ditunaikan, Rabu (31/10/2018) kemarin misalnya, HD memastikan mengaktifkan kembali tugas Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) Talak-Ruju (TR). “Pak Menteri sudah jawab keinginan masyarakat Sumsel melalui Kakanwil Kemenag.  P3N di Sumsel sekarang resmi diaktifkan lagi. Ini keinginan masyarakat […]

  • 2 Perusahaan Rusia bergerak dibidang smart city serahkan LoI kepada OIKN

    2 Perusahaan Rusia bergerak dibidang smart city serahkan LoI kepada OIKN

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Dua perusahaan asal Rusia, yang bergerak di bidang smart city, telah menyerahkan letter of intent (LoI) kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) (29/09) di Balikpapan, Kalimantan Timur. Letter of intent merupakan langkah awal bagi perusahaan-perusahaan ini untuk berinvestasi dan berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.​ Penyerahan yang difasilitasi oleh KBRI Moskow dengan dukungan […]

  • Pembangunan  Ponpes  Berbasis Ekonomi di Sumsel

    Pembangunan  Ponpes  Berbasis Ekonomi di Sumsel

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.229
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Ekonomi Uchwah Tanah Abang, Kabupaten PALI, kemarin. Ia menjelaskan, keberadaan lembaga pendidikan yang berfokus pada bidang ekonomi sangat dibutuhkan di Provinsi Sumsel.  Menurutnya, Ponpes Ekonomi Uchwah menjadi Ponpes pertama di Sumsel yang memfokuskan diri membahas ilmu tentang ekonomi. “Ekonomi sangat […]

expand_less
WordPress Archive Creptaam – Bitcoin, ICO Landing and Cryptocurrency WordPress Theme Crespo – Fast Food Restaurant Elementor Template Kit Cresta – IT Solutions & Technology WordPress Theme Creta – Flower Shop WooCommerce WordPress Theme Crete – Personal Portfolio and Creative Agency WordPress Theme Crevia - Craft & Handmade Creations Elementor Template Kit Crework | Coworking and Creative Space WordPress Theme Criativo – Creative Agency & Portfolio Elementor Template Kit Criptix – Cryptocurrency Blockchain & Bitcoin Elementor Template Kit Cripto – Cryptocurrency & Bitcoin Elementor Template Kit