Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Meski Di Luar Negeri, Pekerja Migran Wajib Rasakan Manfaat Dana Desa

Meski Di Luar Negeri, Pekerja Migran Wajib Rasakan Manfaat Dana Desa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
  • visibility 869
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, pembangunan dari dana desa harus dirasakan oleh seluruh warga desa tanpa terkecuali, termasuk bagi pekerja migran yang berada di luar negeri.

Hal tersebut dikatakan pada Webinar Studi Kuantitatif dan Kualitatif tentang Peran dan Kapasitas Desa dalam Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia di ruang kerjanya, Jakarta, Rabu (28/4).

“Seluruh aspek pembangunan harus dirasakan oleh masyarakat desa tanpa terkecuali, no one left behind (tidak ada yang terlewat). Termasuk pekerja migran,” ujarnya.

Pada kegiatan yang digelar oleh International Organization for Migration (IOM) ini Gus Menteri, sapaan akrabnya mengakui, hampir dari seluruh pekerja migran asal Indonesia berasal dari desa. Mulai dari pekerja yang memiliki skil hingga yang tidak memiliki skil tertentu, serta yang berdokumen lengkap hingga yang tidak berdokumen.

“Bisa saya nyatakan 99 persen pekerja migran kita (Indonesia) itu berasal dari desa dengan latarbelakang yang sangat berbeda-beda,” ungkapnya.

Di sisi lain ia mengatakan, arah pembangunan desa di Indonesia telah memiliki landasan kuat yang disebut dengan SDGs Desa. SDGs Desa dalam hal ini, memberikan tata kelola pemberdayaan masyarakat desa agar siapapun warga desa mendapatkan sentuhan dari dana desa.

Menurut Gus Menteri, jika SDGs Desa dapat terlaksana dengan baik, maka tidak akan ada lagi pekerja migran asal Indonesia yang tidak memiliki skil.

“Kalau SDGs Desa bisa dilaksanakan dengan baik, maka kekhawatiran kita terhadap pekerja migran Indonesia yang tidak punya skil bisa tertangani meski masih level desa. Nah tentu masih butuh intervensi dari level supra desa. Tapi paling tidak kalau di desa sudah tertangani, maka di level supra desa akan lebih mudah,” ujarnya.

Ia mengatakan, pekerja migran dan keluarga yang ditinggalkan merupakan bagian penting dari target pembangunan desa yang sebagian besar merupakan bagian dari masyarakat kurang mampu.

Tak hanya pendampingan khusus terhadap para migran, menurutnya, aspek pembangunan desa juga harus memberikan perhatian signifikan terhadap keluarga migran yang ditinggalkan.

“Hakikatnya dana desa itu untuk dua hal, yakni pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia). Termasuk pelatihan keterampilan bagi anggota keluarga yang ditinggalkan. Sehingga baik yang meninggalkan (migran) maupun yang ditinggalkan (keluarga migran) dapat tertangani dengan baik,” ujarnya.Kemendes PDTT (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM Didorong Masuk Digital, Ini 3 Kunci Bertahan di Lapangan

    UMKM Didorong Masuk Digital, Ini 3 Kunci Bertahan di Lapangan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    UPAYA penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K PKK) di Kota Palembang terus dilakukan untuk menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis dan berbasis digital. Hal itu kembali ditegaskan dalam Pelatihan Kewirausahaan Kreatif untuk Kemandirian Ekonomi Keluarga yang digelar TP PKK Kota Palembang bersama Dinas Koperasi dan UKM di […]

  • Sambut HUT OKI, bagi-bagi beras ke masyarakat

    Sambut HUT OKI, bagi-bagi beras ke masyarakat

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten OKI bekerja sama dengan OKI Pulps and Papper Mills membagikan sebanyak 1.000 kantong beras berisi 10 kg kepada warga sebagai penerima manfaat di 23 desa/kelurahan dalam Kecamatan Kota Kayuagung, termasuk petugas kebersihan jalan sebanyak 176 orang dan petugas kebersihan kantor bupati sebanyak 49 orang. Penyerahan 1.000 kantong […]

  • Jajaki Kerja Sama Produk Halal, Kedubes Perancis Kunjungi Indonesia

    Jajaki Kerja Sama Produk Halal, Kedubes Perancis Kunjungi Indonesia

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Perancis melakukan penjajakan kerja sama Jaminan tProduk Halal (JPH) dengan pemerintah Indonesia. Upaya Itu dilakukan oleh Kedutaan Besar Perancis di Jakarta melalui kunjungan kerja ke kantor Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama. “Hari ini kami menerima kunjungan Kedutaan Besar Perancis di Jakarta guna membicarakan kerja sama Jaminan Produk Halal di antara Perancis […]

  • Menggandeng Wisnus, Menyentuh UMKM

    Menggandeng Wisnus, Menyentuh UMKM

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Sudah jadi rahasia umum, libur sekolah itu ibarat Lebaran kedua, anak-anak bebas tugas, emak-bapak bebas alasan buat jalan-jalan, dan dompet? Ya… dompet biasanya mulai ngos-ngosan, apalagi kalau jalan-jalan model “keliling pulau naik pesawat dan kapal laut, nginepnya di hotel berbintang lima tapi bintangnya nyicil”. Tapi tenang, pemerintah sekarang lagi murah hati. Beneran! Pemerintah […]

  • Serahkan Bantuan CSR/PKBL, Dirut Sebut  3 Pilar Ini yang Jadi Fokus Kegiatan IPC
    CSR

    Serahkan Bantuan CSR/PKBL, Dirut Sebut  3 Pilar Ini yang Jadi Fokus Kegiatan IPC

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.964
    • 0Komentar

    “Ke tiga pilar ini menjadi inisiatif korporasi dalam memberikan nilai tambah kepada masyarakat dan membuat masyarakat semakin merasakan keberadaan BUMN di tengah kehidupan sehari-hari,”

  • Satgas: Perubahan Istilah PPKM Menyesuaikan Dinamika COVID-19 Tingkat Nasional

    Satgas: Perubahan Istilah PPKM Menyesuaikan Dinamika COVID-19 Tingkat Nasional

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan Instruksi No. 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 COVID-19 di wilayah Jawa – Bali, dan Instruksi No. 23 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan hal yang penting diketahui, bahwa perubahan kebijakan untuk menyesuaikan dinamika […]

expand_less
WordPress Archive Pithree – Construction & Building WordPress Theme Pitnes – Gym Center & Fitness Training Elementor Template Kit Pitstop – Auto Parts WooCommerce Theme Pivot | Multi-Purpose HTML with Page Builder Pivotal – Data Science & Analytics WordPress Theme Pixart – Arts & Crafts Exhibition Elementor Template Kit Pixelate – Portfolio & Photography Elementor Template Kit Pixelo - Digital Agency Elementor Template Kit PixelPhoto – The Ultimate Image Sharing & Photo Social Network Platform Pixelpiernyc - Portfolio Creative Agency Freelancer WordPress Theme