Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Desa Wisata Ramah Muslim Dibidik Tembus Pasar Global, 25 Desa Disiapkan

Desa Wisata Ramah Muslim Dibidik Tembus Pasar Global, 25 Desa Disiapkan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 23 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 25 desa wisata di lima provinsi mulai dipersiapkan untuk masuk ke pasar wisatawan Muslim yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Pengembangan produk wisata dan pemasaran digital menjadi fokus agar paket wisata dari desa-desa tersebut lebih mudah dijual melalui platform online travel agent (OTA).

Program tersebut digarap Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Bootcamp Peningkatan Kapasitas Desa Wisata Unggulan Ramah Muslim di Bandung, Jawa Barat, 5-7 Agustus 2026.

Desa wisata yang mengikuti program berasal dari Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. Lima provinsi itu merupakan daerah dengan capaian terbaik dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025.

Ke-25 desa tersebut disaring dari 63 desa wisata potensial melalui proses kurasi yang dilakukan Bank Indonesia.

Targetnya bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan pengelola. Produk wisata yang dinilai layak juga akan didorong masuk ke platform OTA, sehingga wisatawan dapat lebih mudah menemukan dan membeli paket wisata yang ditawarkan desa.

Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia Dwi Putra Indrawan mengatakan pendampingan diberikan agar desa wisata memiliki produk yang lebih kompetitif dan siap dipasarkan.

“Melalui bootcamp ini, Bank Indonesia bersama Kementerian Pariwisata tidak hanya memberikan penguatan kapasitas kepada pengelola desa wisata, tetapi juga melakukan pendampingan yang lebih terarah agar setiap desa mampu mengembangkan paket wisata yang kompetitif dan siap dipasarkan,” kata Dwi dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).

Dalam pendampingan tersebut, pengelola desa diminta melihat kembali potensi yang mereka miliki, termasuk atraksi, produk lokal, pengalaman wisata, serta persoalan yang masih menghambat pengembangan destinasi.

Dari proses itu, peserta menyusun dan memperbaiki paket wisata sekaligus merancang strategi promosi dengan memanfaatkan pemasaran digital dan data.

PRM Didorong Jadi Nilai Tambah

Konsep Pariwisata Ramah Muslim (PRM) menjadi salah satu materi yang diberikan kepada peserta. Namun, Kementerian Pariwisata menekankan bahwa konsep tersebut tidak berarti mengubah identitas desa wisata.

Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kemenpar Masruroh mengatakan layanan bagi wisatawan Muslim dapat menjadi nilai tambah tanpa menghilangkan karakter lokal sebuah destinasi.

“PRM bukan konsep yang membatasi wisatawan tertentu. PRM merupakan pendekatan untuk menciptakan destinasi yang semakin nyaman, inklusif, mudah diakses, dan mampu memberikan pengalaman wisata yang lebih baik bagi seluruh wisatawan,” ujarnya.

Kebutuhan wisatawan Muslim yang diperhatikan tidak hanya fasilitas ibadah. Pedoman yang diberikan dalam program ini ungkapnya, juga mencakup makanan dan minuman halal, tempat ibadah yang bersih dan mudah dijangkau, serta fasilitas sanitasi.

Layanan tersebut ditempatkan dalam tiga unsur utama pariwisata, yakni atraksi, amenitas, dan aksesibilitas.

Peserta juga mendapat pembelajaran langsung di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat. Kunjungan tersebut digunakan untuk melihat praktik pengembangan produk, pengalaman wisata, dan pemasaran destinasi.

Setelah mengikuti program, masing-masing desa menyusun Action Plan. Isinya antara lain target peningkatan layanan, pengembangan paket wisata, promosi digital, peningkatan kunjungan, serta upaya memperbesar manfaat ekonomi bagi masyarakat.

BI menilai desa wisata memiliki peluang untuk menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah apabila produk lokal mampu dikemas menjadi pengalaman wisata yang bernilai jual.

Program tersebut melibatkan BI, Kemenpar, Enhaii Halal Tourism Center (EHTC), Atourin, pemerintah daerah, dan pengelola desa wisata.

Pendampingan selanjutnya diharapkan berlanjut setelah bootcamp melalui pengembangan produk, pemasaran, serta pemantauan pelaksanaan rencana masing-masing desa. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Ini, Ayo Saksikan Pembukaan Asian Games 2018

    Malam Ini, Ayo Saksikan Pembukaan Asian Games 2018

    • calendar_month Sabtu, 18 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 654
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Ingat malam ini, Sabtu (18/8/2018) Pesta Olahraga se Asia akan dibuka pada puku 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno oleh Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Ri Jusuf Kalla. Diyakini juga bukan saja ratusan juta pasang mata orang Indonesia yang akan menonton baik di televisi maupun yang hadiri langsung […]

  • Warga Sako Bangun Posyandu dengan Dana Swadaya, Saat Meresmikan, Wawako Palembang Bangga : Patut Jadi Contoh  

    Warga Sako Bangun Posyandu dengan Dana Swadaya, Saat Meresmikan, Wawako Palembang Bangga : Patut Jadi Contoh  

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    WARGA Sako Baru Jaya Kecamatan Sako Palembang kompak mendirikan pos pelayanan terpadu (Posyandu) melalui dana swadaya masyarakat.Selasa (25/1/2022), Posyandu yang akan digunakan sebagai pelayanan kesehatan di RT dan RW dipumukiman tersebut secara langsung di resmikan Wakil Waalikota Palembang Fitrianti Agusrinda.”Saya sangat bangga sekali karena posyandu tersebut berasal dari ide masyarakat,” kata Fitri. Posyandu yang didirikan […]

  • Masjid Harus Dimakmurkan, Bukan Hanya Gedungnya Bagus

    Masjid Harus Dimakmurkan, Bukan Hanya Gedungnya Bagus

    • calendar_month Jumat, 5 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

      WALIKOTA Palembang H. Harnojoyo mengatakan bahwa Masjid harus dimakmurkan para jamaah dan bukan hanya bagus gedungnya saja. Oleh karena itu dirinya mengajak masyarakat khususnya Kota Palembang, untuk memakmurkan masjid. Yang mana sesuai dengan visi misi Palembang Emas Darussalam, kata Walikota saat menghadiri peresmian renovasi masjid Al Hadi Asshiddiqi, yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan […]

  • Lokasi Kejuaraan Dunia, PLN Tuntaskan Persiapan Kelistrikan World Superbike

    Lokasi Kejuaraan Dunia, PLN Tuntaskan Persiapan Kelistrikan World Superbike

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.471
    • 0Komentar

    PT PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN Persero) menuntaskan seluruh persiapan kelistrikan untuk menyuplai Jalan Kawasan Khusus Mandalika (MISC), Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang akan menjadi lokasi World Superbike atau Kejuaraan Dunia Balap Motor produksi massal pada 12-14 November 2021. Dalam keterangan tertulis pada Senin (18/10/2021), Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, Syamsul […]

  • KPU OKI Tetapkan Lokasi Kampanye

    KPU OKI Tetapkan Lokasi Kampanye

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id.Kayuagung,-Komisi Pemilihan Umum KPU OKI menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum di Aula kantor Camat Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Jum’at (22/3/19). Dalam rakor tersebut telah menetapkan lokasi kampanye terbuka atau rapat umun partai politik pada Pemilu 2019. Ketua KPU OKI, Deri Siswadi mengatakan, rapat dilaksanakan fokus pada koordinasi aturan kampanye rapat […]

  • Kabarnya, Sungai Ini yang Pertama di Timbun Belanda

    Kabarnya, Sungai Ini yang Pertama di Timbun Belanda

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.185
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, – SIAPA sangka ternyata nama Tengkuruk dahulunya adalah nama sebuah anak sungai yang mengalir, persis tepat disamping Masjid Agung Palembang, hal itu berdasarkan Denah Peta Kraton Palembang tahun 1811, yang dibuat Mayor William Thorn di dalam buku berjudul ‘Memoir of the Conquest of Java’ diterbitkan Military Library Whitehall, London pada 1815. Seperti dikutip dari […]

expand_less
WordPress Archive Sasco – SaaS Technology WordPress Theme Sash – Bootstrap 5 Admin & Dashboard Template SasPik | Landing WordPress theme Sassa – Startup Multipurpose WordPress Theme SassCo – App Landing & Startup Elementor Template Kit Sassnex – WordPress Theme for App, Saas & Startup Sasspark – Startup WordPress Theme Sasstech – SaaS Software & IT Solution MultiPurpose WordPress Theme Satellite7 – Retina Multi-Purpose WordPress Theme Sativaka – Medical Marijuana Dispensary WordPress