Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » IDC 2020 Sesi V Digitalisasi Nusantara, Akses Internet Desa, Operator Seluler Perlu Dukungan Pemda

IDC 2020 Sesi V Digitalisasi Nusantara, Akses Internet Desa, Operator Seluler Perlu Dukungan Pemda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
  • visibility 1.595
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OPERATOR seluler memerlukan bantuan pemerintah daerah (Pemda) dalam mempercepat pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan akses internet di desa-desa di Indonesia. Bantuan yang diperlukan dengan menyediakan infrastruktur pendukung seperti tanah dan listrik.

Dua hal di atas krusial dalam proses pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan akses internet untuk mendukung digitalisasi di Indonesia. Ia mengatakan tantangannya adalah membangun transmisi lokal, yang cukup mahal di Kawasan Timur Indonesia, yakni di Maluku dan Papua. ”Pembangunan tower di Papua tidak mudah karena harus membawa besi,” kata Direktur Network Telkomsel Hendri Mulya Sjam, saat diskusi “Digitalisasi Nusantara” Indonesia Digital Conference (IDC) 2020, yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Rabu (16/12/2020).

Karena itu, Telkomsel mencoba bekerja sama dengan beberapa instansi untuk menekan biaya pembangunan infrastruktur. Ia mencontohkan untuk membangun infrastruktur di Papua perlu membagun tower ke sejumlah daerah di Papua.  “Hanya Telkomsel mampu yang membangun di area tersebut dan memiliki kewajiban karena itu 65 persen milik Telkom. Sehingga di pedalaman Papua, hampir semua harus memakai satelite link,” kata Hendry.

Saat ini  masih ada 7000-8000 desa yang harus dibangun infrastruktur digital ke depan. “Program itu yang akan dilakukan, harapannya  bisa membantu seluruh rakyat Indonesia mendapatkan akses internet dengan menggunakan jaringan seluler di desa,” kata

Dalam diskusi yang dimoderatori Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho, Hendri menambahkan harapannya pembangunan digital broadband akan memudahkan masyarakat pedesaan untuk akses informasi. “Sehingga Indonesia tumbuh dari desa akan bisa terealisasi,” ujarnya.

Pandemi COVID-19, kata Hendri, memberi nilai positif pada percepatan literasi digital. Proses digitalisasi ini bisa terjadi dengan perkembangan teknologi.  Sejak pandemi COVID-19 hampir semua perkantoran melaksanakan kegiatan dari rumah. “Selama pandemi terjadi perpindahan traffic dari business area ke perumahan,” kata Hendri.

Kondisi ini sempat membuat semua operator kalang kabut menggalang kapasitas karena kebutuhan yang cukup tinggi. “Biasanya di rumah akses internet digunakan mulai pukul 19.00. Tapi sekarang pertumbuhannya sangat tinggi,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan telah bekerja sama untuk menyediakan fasilitas akses internet wireless gratis, tidak hanya membangun jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara. Sebanyak 189 desa telah terhubung dengan fiber optic. “Seluruh desa sudah terhubung fiber optic, jadi proses pelayanan digital sudah masuk ke kampung-kampung,” ujar Anas.

Layanan mandiri berbasis digital juga sudah tersedia di kantor-kantor desa di Banyuwangi, bahkan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan mencetak layanan seperti KTP dengan barcode. Ia mengatakan upaya termasuk menjadikan Banyuwangi masuk dalam smart network dunia bersama Jakarta karena infrastruktur yang dibangun di hingga ke desa-desa. “Kami dorong smart kampung berjalan baik, program digitalisasi ekonomi jadi lebih mudah, juga untuk penyebaran covid konsolidasi sangat cepat,” kata Anas.

Berbasis teknologi, pariwisata berkembang lebih cepat. Libur akhir pekan hingga Tahun Baru, hunian hotel, homestay dan penginapan lainnya di Banyuwangi sudah penuh. Hal ini karena teknologi dan promosi pariwisata berbasis digital.

Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan teknologi sangat penting dalam pemerintahan, untuk efektivitas sistem sistem pemerintahan dan meningkatkan layanan publik. Termasuk untuk menerima laporan-laporan dari masyarakat.

Pandemi COVID-19 memaksa pemerintah daerah melakukan digitalisasi sistem pemerintahan. “Tantangannya saat ini di Sulawesi Selatan baru 50-60 persen masyarakat yang bisa mengakses internet,” ujarnya.

Meski demikian, ia menekankan digitalisasi sistem pemerintahan masih membutuhkan penguatan skill dan integritas sumber daya manusia . “Karena secanggih apapun sistem, kalau tidak menaburkan benih-benih integritas tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya. [***]

 

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saksikan Pidato Kemerdekaan Presiden RI, Bupati Muba Nyatakan,  Solidaritas dan Gotong Royong Masih Tetap Jadi Prioritas

    Saksikan Pidato Kemerdekaan Presiden RI, Bupati Muba Nyatakan, Solidaritas dan Gotong Royong Masih Tetap Jadi Prioritas

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA hadir dalam sidang Paripurna Istimewa mendengarkan Pidato Kemerdekaan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-76 RI secara virtual, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Senin (16/8/2021). Sidang Paripurna Istimewa ini juga dihadiri Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekretaris Daerah […]

  • Wali Kota Pakai Baju Adat, Karnaval Rasa ‘Pemilihan Raja Sejagat’ di Tunjungan

    Wali Kota Pakai Baju Adat, Karnaval Rasa ‘Pemilihan Raja Sejagat’ di Tunjungan

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ada yang bilang jadi Wali Kota itu kerjanya cuma duduk-duduk tanda tangan, maka jelas dia belum lihat acara Karnaval Budaya Nusantara di Surabaya belum lama. Di situ, para Wali Kota se-Indonesia  termasuk Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakilnya, Prima Salam  bukan cuma berjalan kaki, tapi berjalan hati-hati sambil melambai ala peragawan […]

  • Ente punya balita ! sejak dini ajarin dong berhitung, ada tips mudah, siapa tahu berguna

    Ente punya balita ! sejak dini ajarin dong berhitung, ada tips mudah, siapa tahu berguna

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.835
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Balita umur 3-4 tahun jika diajari dengan serisu berhitung, InsyaAllah akan menghasilkan generasi yang berkualitas, dan pelajaran matematika sejenisnya bisa ia minati kelak. Bahkan mengajari balita menghitung juga sebenarnya  dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mendidik. Nah, berikut adalah beberapa tips untuk mengajari balita menghitung: Gunakan objek nyata: Gunakan benda-benda di sekitar mereka, seperti […]

  • Rapor Merah OPD Pemkot Pagaralam, Dinas Apa Saja ?

    Rapor Merah OPD Pemkot Pagaralam, Dinas Apa Saja ?

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.844
    • 0Komentar

    DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam menilai kinerja beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota [Pemkot] Pagaralam mendapat rapor merah, sehingga perlu perbaikan. Catatan ini disampaikan saat agenda penyampaian laporan Komisi-Komisi terhadap Laporan Kerja dan Pertanggung jawaban (LKPJ) Walikota Pagaralam Tahun Anggaran 2019, Selasa, (3/3/2020) lalu. Seperti yang disampaikan oleh juru bicara […]

  • Selain Infrastruktur, Masalah Ini Juga Jadi Prioritas Muba, Wajar LAN Bandung di Gaet

    Selain Infrastruktur, Masalah Ini Juga Jadi Prioritas Muba, Wajar LAN Bandung di Gaet

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 798
    • 0Komentar

    PENATAAN perangkat daerah dan pelayanan secara tepat dan sesuai fungsi menjadi sebuah keharusan. Karena dengan hadirnya penataan struktur kelembagaan yang baik akan menciptakan produktivitas dan efisiensi kerja yang baik pula.   Hal ini diungkapkan Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, saat diskusi hasil kajian evaluasi kelembagaan […]

  • jakabaring-sport-city

    Penasaran Pingin Tahu Progres Proyek Venue JSC, di FB Pribadi Terlihat Alex ‘Nganar’ sendiri ke Kantin Buruh

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    Ternyata secara diam-diam Gubernur Alex Noerdin melakukan blusukan sendirian untuk melihat realisasi pembangunan Venue di Jakabarung Sport City (JSC), tanpa di kawal ia pun menyempatkan diri untuk melihat kantin para buruh proyel tersebut.

expand_less
WordPress Archive CSS Igniter Mozzy WordPress Theme CSS Igniter Neto WooCommerce Theme CSS Igniter Neuton WordPress Theme CSS Igniter Noozbeat WordPress Theme CSS Igniter Nozama WooCommerce Theme CSS Igniter Oikia WordPress Theme CSS Igniter Olympus Inn Hotel Motel WordPress Theme CSS Igniter Oscillator WordPress Theme CSS Igniter Oxium WordPress Theme CSS Igniter Palermo WordPress Theme