Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Di HUT ke – 63, BSB Ajak Nasabah & Karyawan di Babel Bangun Kebiasaan Baru di Masa Pandemi

Di HUT ke – 63, BSB Ajak Nasabah & Karyawan di Babel Bangun Kebiasaan Baru di Masa Pandemi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
  • visibility 2.225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANAJEMEN Bank Sumsel Babel sebulan yang lalu berkunjung ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung [Babel]. Dalam kunjungan tersebut, tak lain guna menggenjot sosialisasi QRIS [ Quick Response Code Indonesian Standart/ (QRIS)]  sebagai  alat transaksi pembayaran saat berbelanja, selain itu  ikut membantu pemerintah daerah di Kepulauan Bangka Belitung dalam mendorong dan memulihan ekonomi daerah.

Target utama pengguna QRIS sendiri, selain nasabah yang berasal dari Pemda, juga nasabah konvensional yang bergerak disektor industri mikro kecil dan menengah. Apalagi, Pemda di Provinsi Kepuluan Babel, merupakan bagian dari pemegang saham  bank plat merah yang berkantor pusat di Kota Palembang, Prov. Sumsel.

Saat pandemi,  yang entah kapan berakhir ini, memang sangat dirasakan dampaknya, termasuk juga sektor industri perbankan. Namun perseroan tak tinggal dia, salah satu upaya  untuk mendongkrak kinerja bank, yakni mengikuti perkembangan teknologi, seperti meluncurkan QRIS, sebagai alat mempermudah nasabah bertransaksi.

Saat  QRIS mulai dikenalkan di Ballroom Soll Marina Hotel, Bangka, Prov.Kepulauan Babel, aplikasi ini  mendapat sambutan positif dari beberapa kalangan, baik petinggi pemda setempat, maupun nasabah, serta pelaku UMKM.

Protokol kesehatan [protokes] pun sebagai bagian membiasakan diri di masa pandemi, tetap dipatuhi dan terus diingatkan, seperti para undangan yang masuk wajib mencuci tangan, diperiksa suhu tubuh, menjaga jarak serta menggunakan masker.

Transaksi menggunakan teknologi, yang dikenalkan Bank Sumsel Babel kepada nasabahnya, patut diapresiasi, pasalnya dengan cara ini,  tanpa disadari BSB juga telah membantu program pemerintah dalam memulihkan perekonomian, Selain itu mempermudah Gugus Tugas dalam menekan angka penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Dengan QRIS juga setidak  mengajak nasabahnya sedikit demi sediki untuk merubah kebiasaan lama, yang dulunya bertransaksi secara tradisional [datang langsung ke kantor cabang], kini mulai menggunakan QRIS.

Direktur Utama Bank SumselBabel, Ahmad Syamsudin belum lama mengakui dirinya pernah terpapar Covid-19, bahkan pernah isolasi mandiri bersama istrinya saat pulang dari Jakarta.

Oleh sebab itu, dengan pengalaman itu, dia mengajak bukan, saja kepada nasabahnya, namun juga  seluruh karyawan untuk mematahi protokes.

Bahkan di interen,  sebutnya manajemen juga membuat suatu kebijakan, dengan  sistem kerja Work From Home /WFH diseluruh Kantor Cabang, unit maupun kantor pusat. Artinya dengan cara tersebut ada pembagian jadwal para karyawan bekerja,

Meski demikian, nasabah tetap dapat bertransaksi secara nyaman, aman cukup di rumah saja melalui QRIS.“Saat ini [Pandemi] Lembaga perbankan selalu dituntut dapat memberikan kemudahan dalam bertransaksi bagi para nasabahnya,”tuturnya.

Perbankan saat ini untuk dapat bertransformasi menjadikan layanannya lebih simpel, cepat, akurat dan efisien, dengan tetap mengutamakan keamanan bagi nasabahnya.

 

Peduli

Diharapkan lanjut Dirut, penggunaan layanan QRIS selain ikut mensukseskan program Cashless Sociate juga dapat turut membantu menekan penyebaran COVID-19.

Perseroan juga, tambah dia secara umum mencatat hingga September ini, telah menerbitkan 1.649 QRIS. “Aplikasi QRIS dinilai sangat baik, penetrasi merchant QRIS maupun pengguna QRIS melalui layanan Bank Sumsel Babel Mobile Banking terdapat peningkatan yang signifikan,” tuturnya.

Artinya, jika 1.649 QRIS melakukan transaksi, sudah 1.649 terhindar dari Covid. Apalagi tak cuma nasabah dilingkungan Pemda yang didorong, QRIS juga disosialisasikan kepada seluruh UMKM, perkebunan, nelayan dan pertanian.

Keuntungannya juga, sebutnya penggunaan QRIS sangat bersifat cashless, QRIS dapat ditransaksikan dari berbagai aplikasi berbasiskan mobile baik yang dikelola oleh lembaga perbankan maupun non perbankan, karena sifatnya universal dan terintegrasi. Terhadap nasabah tidak dibebani biaya apapun.

MDR (Merchant Discount Rate) yang dibebankan kepada Merchant QRIS berdasarkan Rapat Dewan Gubernur BI tanggal 30 Julli 2019 terhitung paling rendah yaitu 0,7% untuk merchant reguler, sedangkan untuk merchant khusus kategori pendidikan 0,6%, Merchant SPBU 0,4% dan 0% untuk kategori G2P,P2G serta donasi, sedangkan MDR NPG ditetapkan sebesar 1% dan MDR untuk jaringan global (VISA/Master) dikenakan minimal 1,5%.

Berdasarkan kebijakan BI dalam rangka mendorong penggunaan transaksi Non Tunai saat Pandemi COVID-19 salah satu diantara yaitu terhitung tanggal 1 April 2020 sampai dengan 30 September 2020 transaksi QRIS untuk pedagang kategori Usaha Mikro MDR nya 0%.

Kebiasaan baru ini, diharapkan menjadi budaya yang melekat terus di nasabah, terlebih QRIS juga bakal berinovasi menyediakan Platform-platform Digital, seperti  belanja dan menjual hasil produk UMKM. Hal ini tentunya menjadi peluang dalam pandemi bagi sektor tersebut.

“Ini salah satu bentuk kepedulian Bank Sumsel Babel untuk memajukan dan memulihkan ekonomi daerah, serta ikut berperan dalam menekan angka covid di seluruh wilayah pemasarannya  di HUT ke -63 Bank SumselBebel,”jelasnya.

Gubernur Prov. Kepulauan Bangka Belitung, Bapak H. Erzaldi Rosman Djohan dan segenap Bupati/Walikota se Kepulauan Bangka Belitung dan perwakilan Forkopimda Prov. Kep. Babel sangat mengapresiasi langkah BSB, dengan demikian dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Babel terkait bahaya pandemic.[***]

 

Irwan Wahyudi

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Desa : Dandes Digunakan Sesuai Surat Edaran

    Menteri Desa : Dandes Digunakan Sesuai Surat Edaran

    • calendar_month Sabtu, 29 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar meminta agar penggunaan dana desa bisa sesuai dengan surat edaran yang telah dikeluarkan Kemendesa. “Sasaran utama dana desa ini adalah untuk transformasi ekonomi pedesaan dan edukasi SDM pedesaan,” kata Halim. Dia menuturkan, transformasi ekonomi pedesaan yakni meningkatkan pembangunan dan pengembangan infrastruktur seperti jalan dan jembatan […]

  • Kecamatan di Muba Sudah Bisa Cetak KTP Elektronik

    Kecamatan di Muba Sudah Bisa Cetak KTP Elektronik

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 823
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin terus melakukan terobosan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama layanan kependudukan. Hari ini, Selasa (10/5/2022), sebagai wujud komitmen meningkatkan pelayanan publik tersebut, Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP menyerahkan mesin cetak KTP elektronik Dinas Kependudukan da Catatan Sipil Muba untuk 12 kecamatan dalam Kabupaten Muba, di Halaman Kantor Camat Batang […]

  • Cara Kekinian, Inovatif dari Kemenparekraf, Dukung Pengembangan Ponpes Ini  Jadi Destinasi Wisata, Peluang Kerja & Lapangan Kerja Santri Terbuka Lebar

    Cara Kekinian, Inovatif dari Kemenparekraf, Dukung Pengembangan Ponpes Ini  Jadi Destinasi Wisata, Peluang Kerja & Lapangan Kerja Santri Terbuka Lebar

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.512
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan akan mendukung pengembangan pondok pesantren An-Nawawi Tanara sebagai destinasi wisata yang unggul, sehingga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi para santri dan masyarakat setempat. Dikatakan Menparekraf Sandiaga saat berkunjung ke Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, di Banten, Kamis (23/12/2021) bahwa di […]

  • Selamatkan Aset Daerah, Gubernur Gandeng KPK

    Selamatkan Aset Daerah, Gubernur Gandeng KPK

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sumsel bersama Direktorat Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah Wilayah II KPK RI melakukan Monitoring Centre for Prevention (MCP) 2021 di Griya Agung Palembang, Senin (29/3). Selain silahturahmi dan berdiskusi, MCP tersebut dilakukan untuk memantau penerapan berbagai program seperti program generik yang di dalamnya mengatur mulai dari soal perencanaan anggaran […]

  • Amankan Peserta, Ratusan Anggota TNI Kawal Kirab Api PON XX di Kota Timika

    Amankan Peserta, Ratusan Anggota TNI Kawal Kirab Api PON XX di Kota Timika

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 725
    • 0Komentar

    Dilansir dari Website PONXX Papua, Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Ps Kasubag Humas Polres Mimika, Ipda Hempi Ona mengatakan, pelaksanaan PON XX Papua tahun 2021 merupakan agenda nasional yang wajib diamankan. Timika merupakan salah satu tempat untuk perhelatan PON XX Papua sehingga, perlu dijamin keamanannya. “Dengan pelaksanaan PON XX dan […]

  • Tinjau Rumah Warga Tak Layak Huni, Ini Reaksi Wabup Lahat

    Tinjau Rumah Warga Tak Layak Huni, Ini Reaksi Wabup Lahat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 878
    • 0Komentar

    SEBAGAI bentuk kepedulian dan pelaksanaan program kerja penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Lahat, Wakil Bupati Lahat bersama OPD terkait meninjau salah satu rumah warga yang tidak layak huni di Desa Pagaruyung Kecamatan Kota Agung, Selasa (2/6/ 2020). Amrullah (40) beserta keluarga mendiami rumah tersebut bersama istrinya Nur dan empat orang anak, mereka menempati rumah yang […]