Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kaki Bukit » Ketika Uban Tak Lagi Disembunyikan (Part 5)

Ketika Uban Tak Lagi Disembunyikan (Part 5)

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Janggut, Waktu yang turun dari dagu

SEMAKIN usia bertambah, aku mulai sadar bahwa hidup ternyata tidak menyukai sesuatu yang terlalu tergesa.

Apa yang dipaksa cepat, sering kali justru tidak bertahan lama.

Dan anehnya, kesadaran itu datang dari sesuatu yang tumbuh pelan di bawah daguku sendiri.

Janggut.

Dulu, aku tidak pernah benar-benar memikirkannya.

Kalau mulai panjang, dicukur.

Kalau terlihat berantakan, dirapikan.

Selesai.

Tidak ada makna khusus.

Ia hanya bagian kecil dari wajah yang tumbuh begitu saja mengikuti waktu.

Tapi sekarang, di usia kepala lima ini, aku mulai melihatnya berbeda.

Janggut ternyata tidak pernah tumbuh terburu-buru.

Ia datang pelan.

Sedikit demi sedikit.

Nyaris tidak terasa.

Tapi suatu hari, ketika bercermin lebih lama, kita sadar

ia sudah berubah banyak.

Dan bukankah hidup juga begitu?

Masa muda dulu terasa seperti perlombaan.

Aku ingin cepat berhasil.

Cepat sampai.

Cepat diakui.

Seolah semua harus segera terjadi sebelum waktu mendahului.

Kadang aku melihat orang lain melangkah lebih dulu, lalu diam-diam bertanya dalam hati kenapa bukan aku?

Kenapa hidupku terasa lebih lambat?

Tapi waktu terus berjalan.

Dan semakin ke sini, aku mulai mengerti bahwa hidup tidak selalu meminta kita berlari.

Kadang ia hanya meminta kita bertahan.

Karena tidak semua hal baik datang dalam waktu cepat.

Ada yang memang harus menunggu.

Ada yang harus dijalani pelan-pelan.

Ada yang baru terasa maknanya setelah usia cukup jauh berjalan.

Janggut ini seperti pengingat yang sabar.

Ia tidak pernah memaksa tumbuh sekaligus.

Tidak juga marah ketika harus menunggu waktu.

Ia hanya tumbuh sesuai ritmenya.

Dan dari situ aku belajar

mungkin hidup memang tidak perlu selalu dipercepat.

Aku mulai mengingat banyak hal yang dulu terasa lambat, tapi akhirnya justru paling berarti.

Proses memahami diri sendiri.

Belajar menerima kegagalan.

Memaafkan keadaan.

Dan berdamai dengan kenyataan bahwa tidak semua keinginan harus menjadi kenyataan.

Di usia ini, aku tidak lagi ingin buru-buru sampai.

Aku lebih ingin mengerti perjalanan.

Karena ternyata, yang paling melelahkan bukanlah berjalan jauh.

Tapi memaksa diri terus berlari padahal hati sudah letih.

Aku tersenyum kecil sambil mengusap janggut yang mulai dipenuhi uban.

Helai-helai putih itu seperti penanda bahwa waktu benar-benar bekerja diam-diam.

Ia tidak bersuara.

Tidak mengetuk pintu.

Tapi perlahan mengubah cara kita melihat hidup.

Dulu aku mengira kedewasaan datang ketika seseorang berhasil memiliki banyak hal.

Sekarang aku mulai merasa

kedewasaan justru datang ketika seseorang bisa lebih tenang menerima hidup apa adanya.

Tidak lagi sibuk membandingkan.

Tidak lagi gelisah mengejar.

Tidak lagi marah pada waktu.

Janggut ini juga mengajarkan proses tidak selalu terlihat indah saat dijalani.

Kadang membosankan.

Kadang melelahkan.

Kadang membuat kita ingin menyerah di tengah jalan.

Tapi justru dari proses panjang itulah, seseorang perlahan dibentuk.

Menjadi lebih kuat.

Lebih sabar.

Dan lebih mengerti dirinya sendiri.

Aku tidak lagi ingin memaksa hidup berjalan sesuai kehendakku.

Karena semakin dipaksa, semakin terasa berat.

Sekarang aku hanya ingin menjalaninya setenang mungkin.

Selangkah demi selangkah.

Seperti janggut yang tumbuh perlahan dari dagu.

Tanpa suara.

Tanpa tergesa.

Tapi pasti.

Dan mungkin, di usia kepala lima ini, aku akhirnya mulai memahami satu hal sederhana—

bahwa hidup bukan soal siapa yang paling cepat sampai.

Tapi siapa yang paling siap menerima setiap proses yang harus dilewati.

(***)/bersambung – Part 6: Brewok, Wajah yang Belajar Jujur

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Bakal Bikin Lagi Lumbung Pangan di Pasemah Air Keruh

    Sumsel Bakal Bikin Lagi Lumbung Pangan di Pasemah Air Keruh

    • calendar_month Sabtu, 23 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.396
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Empat Lawang – Provinsi berencana akan membuat lagi lumbung pangan di Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kab. Empat Lawang seiring pontensi lahan sawah di daerah tersebut mencapai 29.507 hektare. “Kita lihat begitu luas, jika di oleh bisa nyaingi daerah Belitang, Oku Timur yang selama ini menjadi lumbung pangan di Sumsel,”paparnya, kemarin. Dia mengatakan sangat serius […]

  • “KUR Perumahan, Bonus Satu Paket, Usaha Lancar Rumah Pekerja Aman!”

    “KUR Perumahan, Bonus Satu Paket, Usaha Lancar Rumah Pekerja Aman!”

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    MISALNYA Pengusaha muda sibuk mikirin omzet, omzet, dan omzet lagi, kali ini ada kabar yang bikin mereka bisa senyum sambil ngupil, Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Iya, KUR yang biasanya dipakai buat modal usaha, sekarang bisa bikin pengusaha ganda untung: usaha tambah maju, pekerja tambah betah di rumah. Bonus satu paket, bro! Bayangkan ini, Pak […]

  • Wapres Gunakan Syal Gambo Muba, Stand Muba di AOE 2023 Curi Perhatian Pengunjung

    Wapres Gunakan Syal Gambo Muba, Stand Muba di AOE 2023 Curi Perhatian Pengunjung

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta-  Wakil Presiden Ma’ruf Amin kenakan syal Gambo Muba usai membuka kegiatan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Rakernas Apkasi) dan Pameran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2023, Kamis, (20/07/2023). Banyak yang bertanya tentang syal yang dikenakan Wapres Ma’ruf Amin usai mampir ke stand Kabupaten Musi Banyuasin. Tak hanya Wakil Presiden, sejumlah pejabat […]

  • Bank Mulai Hitung Risiko Iklim, BI Luncurkan Kalkulator Hijau Versi 2

    Bank Mulai Hitung Risiko Iklim, BI Luncurkan Kalkulator Hijau Versi 2

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Emisi karbon kini masuk perhitungan sektor keuangan. BANK Idonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mendorong perbankan memasukkan risiko perubahan iklim ke dalam strategi pembiayaan dan manajemen risiko dengan meluncurkan Kalkulator Hijau Versi 2 Kalkulator itu guna memperkuat standar penghitungan emisi karbon sektor keuangan dan sekaligus mendorong perbankan mulai serius mengukur risiko perubahan iklim […]

  • the-nextdev-2017

    The Next Dev – Socialization in Palembang 2017

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2017
    • account_circle Bono
    • visibility 1.638
    • 0Komentar

    Setelah sukses mengadakan kompetisi yang sama selama 2 tahun berturut-turut, Telkomsel kembali mengajak para startups untuk turut berkontribusi dalam memberikan solusi untuk Indonesia melalui The NextDev Competition 2017.

  • Gowes 54 KM, Roda Berputar, Jiwa Bergetar, Ketika Sepeda Lipat Jadi Jembatan Asa Kota

    Gowes 54 KM, Roda Berputar, Jiwa Bergetar, Ketika Sepeda Lipat Jadi Jembatan Asa Kota

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Artikel ini tersedia dalam dua bahasa, versi Bahasa Inggris tersedia di bawah setelah garis pemisah. GALIAT Kota Palembang yang makin mirip panci presto karena macet dan polusi, hadir satu momen segar SE54K alias Sepeda Lipat 54 Kilometer akhir pekan ini. Acara yang dilepas langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, ini bukan sekadar kegiatan olahraga, […]

expand_less
WordPress Archive Vitic – Tools WooCommerce WordPress Theme Vitpro – Herbal Health Elementor Template kit Vivo – Health & Medical WordPress Theme Vixan – Digital Agency Portfolio Elementor WordPress Theme Vixus – Business Startup Elementor Template Kit Vizox – Immigration Visa WordPress Theme VKomatic Automatic Post Generator and VKontakte Auto Poster Plugin for WordPress Vlog – Video Blog / Magazine WordPress Theme Vloma Grid – A Responsive WordPress Video Blog Theme Vmagazine- Blog, NewsPaper, Magazine WordPress Themes