Selasa, 1 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kaki Bukit » Ketika Uban Tak Lagi Disembunyikan

Ketika Uban Tak Lagi Disembunyikan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Godek: Bingkai Sunyi yang Diam-Diam Membentuk Wajah Hidup

SORE itu, setelah obrolan tentang rambut yang mulai memutih masih terngiang di kepala, aku kembali berdiri di depan cermin. Bukan untuk memastikan apa yang sudah jelas terlihat, tapi seperti biasa hanya ingin membaca ulang sesuatu yang tidak pernah benar-benar tertulis.

Kali ini, mataku tidak berhenti di rambut kepala.

Ia bergeser sedikit ke samping.

Ke godek.

Tipis, tapi tegas. Tidak seramai brewok, tidak sejelas janggut, dan tidak se-“berisik” kumis yang sering jadi penjaga kata. Godek ini seperti bagian yang sering luput diperhatikan, padahal diam-diam ia punya peran penting.

Ia adalah bingkai.

Dan seperti bingkai pada sebuah lukisan, kehadirannya tidak selalu disadari. Tapi tanpa itu, sesuatu terasa kurang lengkap.

Aku jadi teringat masa muda.

Dulu, godek ini sering kupotong tanpa pikir panjang. Bahkan kadang dianggap gangguan kecil yang harus dirapikan secepat mungkin. Tidak pernah benar-benar kupedulikan bentuknya, apalagi maknanya.

Yang penting rapi. Yang penting terlihat “bersih”.

Tapi sekarang, di usia kepala lima ini, aku mulai melihatnya dengan cara yang berbeda.

Godek bukan lagi cuma rambut di sisi wajah.

Ia seperti kumpulan pengalaman kecil yang dulu terasa sepele, tapi ternyata ikut membentuk siapa aku hari ini.

Tidak semua hal besar dalam hidup datang dengan suara keras.

Sebagian justru datang pelan.

Diam.

Hampir tidak terasa.

Seperti godek ini.

Ia tumbuh di pinggir, tidak pernah minta perhatian, tapi diam-diam memberi garis tegas pada wajah.

Seperti pengalaman hidup yang tidak pernah kita catat, tapi justru paling membekas.

Aku mulai mengingat hal-hal kecil yang dulu sering kulewati begitu saja.

Percakapan singkat dengan orang tua.

Nasihat yang dulu terdengar biasa.

Kegagalan kecil yang sempat dianggap tidak penting.

Pertemuan-pertemuan singkat yang tidak direncanakan.

Semua itu seperti godek dalam hidupku.

Tidak menonjol.

Tapi membentuk.

Kadang kita terlalu sibuk mengejar hal-hal besar, sampai lupa bahwa hidup justru dibangun dari serpihan-serpihan kecil yang tidak selalu terlihat penting.

Dan di usia ini, serpihan-serpihan itu mulai terasa maknanya.

Godek ini juga mengajarkanku tentang keseimbangan.

Ia tidak boleh terlalu panjang hingga terlihat liar, tapi juga tidak harus selalu habis dipangkas sampai hilang.

Ada titik tengah.

Seperti hidup.

Tidak semua harus berlebihan.

Tidak semua harus dihilangkan.

Ada hal-hal yang cukup dijaga agar tetap pada tempatnya.

Cukup dirawat, tanpa harus dipaksakan.

Aku tersenyum kecil.

Ternyata, semakin usia bertambah, semakin banyak hal sederhana yang berubah menjadi pelajaran.

Yang dulu dianggap remeh, kini terasa dalam.

Yang dulu diabaikan, sekarang justru sering dipikirkan.

Godek ini, yang dulu hanya bagian pinggiran, kini seperti pengingat bahwa hidup tidak hanya tentang apa yang terlihat di tengah.

Tapi juga tentang apa yang tumbuh di sisi.

Tentang hal-hal kecil yang setia menemani, meski jarang diperhatikan.

Dan mungkin, di situlah letak kekuatan sebenarnya.

Bukan pada yang paling menonjol.

Tapi pada yang paling konsisten.

Yang tetap ada, meski tidak selalu dilihat.

Yang tetap tumbuh, meski tidak selalu dipuji.

Aku tidak lagi ingin menghilangkannya seperti dulu.

Aku memilih merawatnya.

Bukan karena ingin terlihat berbeda.

Tapi karena aku mulai menghargai apa yang dulu sering kulewatkan.

Bahwa hidup ini, pada akhirnya, bukan hanya soal sorotan utama.

Tapi juga tentang bingkai yang membuat semuanya terasa utuh.

Dan godek ini, dengan segala diamnya, sudah cukup lama mengajarkanku satu hal penting

bahwa yang berada di pinggir, belum tentu tidak berarti.

Kadang justru di situlah letak cerita yang paling jujur.

(***)/bersambung

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi cerdas harus bebas stunting

    Generasi cerdas harus bebas stunting

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 895
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id  – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Hj Asna Aini Apriyadi, menghadiri puncak peringatan Hari Ibu ke- 95 Tahun 2023 yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (14/12/2023). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pj Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni didampingi oleh Pj Ketua Tim Penggerak (TP) […]

  • Kasih Penghargaan kepada Bupati OKI, Firli : Ingatkan Adanya Potensi Besar Kerugian Negara Jika Pengelolaan Aset Tanah & Bangunan Pemda Tidak Berjalan Baik

    Kasih Penghargaan kepada Bupati OKI, Firli : Ingatkan Adanya Potensi Besar Kerugian Negara Jika Pengelolaan Aset Tanah & Bangunan Pemda Tidak Berjalan Baik

    • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 701
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, berhasil melakukan sertifikasi untuk 126 bidang tanah miliknya pada Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) sepanjang tahun 2021. Atas capaian itu, Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mendapat apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penghargaan disampaikan langsung Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Firli Bahuri pada […]

  • Puisi: Sorot

    Puisi: Sorot

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 4.231
    • 0Komentar

    Pria itu kembali, membawa harum mawar di baitnya, setelah menggunting duri dan amarah di tiap pukulan waktu. Pada hari selanjutnya, gelisah sang kekasih terlihat lebih besar daripada matahari, panas dan menagih segala gelapnya di badan. Terlihat mata sang kekasih gugur hampiri angin, goyah merindu berlusin, menggigil memohon pelukan bermusim-musim. “Seingatku sayang, pujangga seringkali memaksa perempuan […]

  • Bawahannya Berhasil Sikat Bandar Narkoba, Danrem  : Berantas Narkoba Tanggung Jawab Bersama

    Bawahannya Berhasil Sikat Bandar Narkoba, Danrem : Berantas Narkoba Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.604
    • 0Komentar

    PEMBERANTASAN narkoba tidak saja dilakukan kepolisian, namun seluruh masyarakat punya tanggung jawab, begitu pula Tentara Nasional Indonesia [TNI]. Sebab komitmen memerangi narkoba sudah menjadi instruksi atasan dan sebagai bentuk upaya memberikan kenyamanan dan kemanan negara. Seperti yang dilakukan enam orang anggota TNI dari Kodim 0404 Muara Enim, mereka bersama Badan Narkotikan Nasional Kabupaten (BNNK)  Muara […]

  • Cerita Kartini Tak Hanya Berkebaya, Tapi Juga Berencana!

    Cerita Kartini Tak Hanya Berkebaya, Tapi Juga Berencana!

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau Kartini masih hidup dan punya akun Instagram, bisa jadi caption-nya hari ini begini “Bukan cuma emansipasi, tapi juga edukasi reproduksi. Salam KB, gaes!” Ya, dalam rangka memperingati Hari Kartini 2025, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) membuktikan bahwa merayakan perempuan bukan cuma soal bunga dan selendang batik. Tapi juga soal rahim yang […]

  • Harga Naik, Pasar Ramai, Dompet Menangis

    Harga Naik, Pasar Ramai, Dompet Menangis

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 773
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menjelang Idul Adha, Pasar Randik Sekayu mendadak kayak konser dangdut kampung ramai, padat, dan penuh drama. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin pun turun langsung, bak detektif belanja, memantau harga dan stok kebutuhan pokok. Tentu bukan untuk sekadar jalan-jalan atau beli pempek, tapi untuk memastikan harga tak melonjak macam kuda liar. Sidak yang dipimpin langsung  […]

expand_less
WordPress Archive Bagaicha – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Bagery – Ice Cream Shop WordPress Theme Bagja - Responsive Multi Concept & One Page Portfolio Theme Baha – Apps Landing Elementor Template Kit Bahama Contractor & Architect Elementor Template Kit Bailly – Elementor WooCommerce WordPress Theme bake-bakery-cake-elementor-template-kit Baker – Fresh Bakery, Pastry and Cake Shop WordPress Theme Bakery.co – Bakery Shop Elementor Template Kit Bakery | WordPress Cake & Food Theme