Minggu, 30 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kaki Bukit » Ketika Uban Tak Lagi Disembunyikan (Part 6)

Ketika Uban Tak Lagi Disembunyikan (Part 6)

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Brewok, wajah yang belajar jujur

TIDAK semua yang tumbuh di wajah harus selalu terlihat rapi.

Dan mungkin, hidup juga begitu.

Kesadaran itu datang pelan ketika aku mulai membiarkan brewok di wajahku tumbuh lebih bebas dari biasanya.

Tidak terlalu diatur.

Tidak terlalu dipaksa mengikuti bentuk tertentu.

Kadang tebal di satu sisi.

Kadang tipis di sisi lain.

Tidak simetris.

Tidak selalu sesuai keinginan.

Tapi justru di situlah aku mulai melihat sesuatu yang selama ini sering ingin kusembunyikan ketidaksempurnaan.

Dulu aku termasuk orang yang ingin banyak hal berjalan sesuai rencana.

Kalau ada yang meleset sedikit, rasanya harus segera dibetulkan.

Kalau ada yang tidak sesuai harapan, hati langsung gelisah.

Seolah hidup harus selalu tampak rapi supaya terlihat baik-baik saja.

Padahal semakin usia bertambah, aku mulai sadar tidak ada hidup yang benar-benar rapi.

Selalu ada bagian yang berantakan.

Ada rencana yang gagal.

Ada harapan yang tidak sampai.

Ada luka yang tetap tinggal meski waktu sudah berjalan jauh.

Dan semua itu adalah bagian dari hidup yang tidak bisa dihapus begitu saja.

Brewok ini seperti mengingatkanku pada semua hal itu.

Ia tumbuh apa adanya.

Tidak sibuk mencari bentuk sempurna.

Tidak juga malu menunjukkan sisi yang tidak beraturan.

Dan mungkin, justru itu yang membuatnya terasa jujur.

Aku mulai memahami  selama ini manusia sering terlalu sibuk terlihat baik di depan orang lain.

Menata wajah.

Menata kata-kata.

Menata kehidupan agar tampak utuh.

Padahal di dalamnya, banyak yang sebenarnya sedang lelah.

Sedang bingung.

Sedang mencoba bertahan.

Aku pun pernah seperti itu.

Berusaha terlihat kuat meski hati tidak selalu baik-baik saja.

Berusaha terlihat tenang meski pikiran sedang penuh.

Sampai akhirnya usia mengajarkanku satu hal tidak apa-apa menjadi manusia biasa.

Tidak apa-apa punya kekurangan.

Tidak apa-apa tidak selalu sempurna.

Karena hidup bukan perlombaan siapa yang paling rapi terlihat.

Tapi siapa yang paling jujur menjalani dirinya sendiri.

Aku tersenyum kecil ketika bercermin.

Proses hidup

Brewok yang mulai dipenuhi uban itu kini tidak lagi terasa mengganggu.

Justru ia seperti tanda bahwa aku sudah cukup jauh berjalan.

Sudah cukup banyak mengalami.

Sudah cukup sering jatuh dan belajar berdiri lagi.

Dan semua itu meninggalkan jejak.

Di wajah.

Di pikiran.

Juga di hati.

Di usia kepala lima ini, aku tidak lagi ingin menjadi seseorang yang terlihat sempurna.

Aku hanya ingin menjadi seseorang yang lebih jujur.

Jujur pada umur.

Jujur pada proses hidup.

Jujur pada luka dan kegagalan yang pernah kulewati.

Karena ternyata, menerima diri sendiri apa adanya memberi ketenangan yang tidak sedikit.

Tidak perlu lagi sibuk berpura-pura.

Tidak perlu lagi terlalu takut dinilai orang.

Cukup menjalani hidup dengan lebih ringan.

Dengan lebih sadar.

Dan dengan lebih menerima.

Brewok ini akhirnya bukan lagi sekadar rambut yang tumbuh di wajah.

Ia menjadi pengingat  hidup tidak harus selalu lurus untuk bisa berarti.

Tidak harus selalu sempurna untuk bisa disyukuri.

Dan mungkin, kedewasaan memang dimulai ketika seseorang berhenti sibuk menyembunyikan dirinya sendiri.

Lalu mulai berani berkata pelan di depan cermin “Ya, inilah aku.” (***)/bersambung – Part 7: Wajah yang Akhirnya Mengerti Waktu

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Metaverse, Babak Baru Komunikasi Manusia?

    Metaverse, Babak Baru Komunikasi Manusia?

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.155
    • 0Komentar

        “Nothing endures, but change,” ujar seorang filsuf Yunani kuno bernama Heracletos (540-480 SM). Heracletos telah jauh-jauh hari menuturkan bahwa sejatinya tidak ada yang tidak berubah di dunia ini. Hal yang konstan terjadi di kehidupan kita justru adalah perubahan itu sendiri. Kehidupan manusia semakin maju karena perubahan yang terjadi di ragam aspek hidup. Jika […]

  • BNPB : Sumsel Perlu Ada Dana Cadangan Untuk Cegah Karhutla

    BNPB : Sumsel Perlu Ada Dana Cadangan Untuk Cegah Karhutla

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjend TNI Doni Monardo mengatakan bahwa upaya pencegahan akan lebih baik dari pada pemadaman. “Alhamdullilah kerjasama ini sangat baik hampir seluruh wilayah yang tebakar mulai tiga hari terakhir turun hujan. Ini juga berkat satgas dan doa yang dikendalikan oleh Gubernur. Jadi kita sudah bekerja dan berusaha. Namun upaya yang […]

  • Muba Sebar 287 Unit Alat Pemadam Karhutlah

    Muba Sebar 287 Unit Alat Pemadam Karhutlah

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 866
    • 0Komentar

    SEBANYAK 287 unit alat pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) dibagikan Bupati Muba Dodi Reza yang diperuntukkan di daerah yang rawan karhutlah. Sumber penganggaran alat pemadam karhutlah tersebut berasal dari alokasi anggaran Dana Desa dan juga bantuan dalam bentuk alat dari perusahaan-perusahaan di Muba. “Targetnya untuk meminimalisir karhutlah, supaya tidak terus berulang,” ungkap Bupati Muba Dodi […]

  • Buronan Pencurian Sepeda Motor Diringkus Polres Banyuasin

    Buronan Pencurian Sepeda Motor Diringkus Polres Banyuasin

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.106
    • 0Komentar

    TIM Opsnal (PUMA) Unit Pidum Sat Reskrim Polres Banyuasin berhasil meringkus KY, buronan pelaku pencurian Sepeda Motor yang terjadi pada, Sabtu [ 1/6/ 2019] lalu. Pelaku yang sempat buron selama 8 bulan ini diringkus sekitar pukul 07.30 WIB. Kejadian pencurian tersebut terjadi di Desa Sedang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, milik korban Suparman. Pada saat […]

  • Vivobook 15X/16X OLED & Vivobook 17X Terbaru yang Didukung Prosesor AMD Ryzen 7000-Series

    Vivobook 15X/16X OLED & Vivobook 17X Terbaru yang Didukung Prosesor AMD Ryzen 7000-Series

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 650
    • 0Komentar

      TAIPEI, Taiwan, -ASUS  mengumumkan Vivobook 15X OLED (M3504), Vivobook 16X OLED (M3604), dan Vivobook 17X (M3704), trio laptop sehari-hari penuh gaya yang ditenagai oleh Prosesor AMD Ryzen™ 7000-Series. Menampilkan hingga prosesor AMD Ryzen 7 7730U delapan inti 4,5 GHz hemat daya yang mampu menangani semua tugas sehari-hari, RAM 16 GB, dan SSD PCIe® 1 […]

  • Lindungi Konsumen Perumahan, Muba Berencana Bikin Ini

    Lindungi Konsumen Perumahan, Muba Berencana Bikin Ini

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.981
    • 0Komentar

    Pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang bertumpu pada masyarakat memberikan hak dan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut berperan.

expand_less
WordPress Archive Hotel Booking Notifier – Event-Driven Emails Hotel Booking - Resort Elementor Pro Template Kit Hotel Booking System for WordPress Hotel Booking – WooCommerce WordPress Plugin Hotel Booking WordPress Theme – Luviana Hotel Booking WordPress Theme – Vierra Hotel Leisure WordPress Theme Hotel Listing Hotel Master Booking WordPress Hotel WordPress Theme | Hotel Leisure