Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kaki Bukit » Ketika Uban Tak Lagi Disembunyikan (Part 6)

Ketika Uban Tak Lagi Disembunyikan (Part 6)

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Brewok, wajah yang belajar jujur

TIDAK semua yang tumbuh di wajah harus selalu terlihat rapi.

Dan mungkin, hidup juga begitu.

Kesadaran itu datang pelan ketika aku mulai membiarkan brewok di wajahku tumbuh lebih bebas dari biasanya.

Tidak terlalu diatur.

Tidak terlalu dipaksa mengikuti bentuk tertentu.

Kadang tebal di satu sisi.

Kadang tipis di sisi lain.

Tidak simetris.

Tidak selalu sesuai keinginan.

Tapi justru di situlah aku mulai melihat sesuatu yang selama ini sering ingin kusembunyikan ketidaksempurnaan.

Dulu aku termasuk orang yang ingin banyak hal berjalan sesuai rencana.

Kalau ada yang meleset sedikit, rasanya harus segera dibetulkan.

Kalau ada yang tidak sesuai harapan, hati langsung gelisah.

Seolah hidup harus selalu tampak rapi supaya terlihat baik-baik saja.

Padahal semakin usia bertambah, aku mulai sadar tidak ada hidup yang benar-benar rapi.

Selalu ada bagian yang berantakan.

Ada rencana yang gagal.

Ada harapan yang tidak sampai.

Ada luka yang tetap tinggal meski waktu sudah berjalan jauh.

Dan semua itu adalah bagian dari hidup yang tidak bisa dihapus begitu saja.

Brewok ini seperti mengingatkanku pada semua hal itu.

Ia tumbuh apa adanya.

Tidak sibuk mencari bentuk sempurna.

Tidak juga malu menunjukkan sisi yang tidak beraturan.

Dan mungkin, justru itu yang membuatnya terasa jujur.

Aku mulai memahami  selama ini manusia sering terlalu sibuk terlihat baik di depan orang lain.

Menata wajah.

Menata kata-kata.

Menata kehidupan agar tampak utuh.

Padahal di dalamnya, banyak yang sebenarnya sedang lelah.

Sedang bingung.

Sedang mencoba bertahan.

Aku pun pernah seperti itu.

Berusaha terlihat kuat meski hati tidak selalu baik-baik saja.

Berusaha terlihat tenang meski pikiran sedang penuh.

Sampai akhirnya usia mengajarkanku satu hal tidak apa-apa menjadi manusia biasa.

Tidak apa-apa punya kekurangan.

Tidak apa-apa tidak selalu sempurna.

Karena hidup bukan perlombaan siapa yang paling rapi terlihat.

Tapi siapa yang paling jujur menjalani dirinya sendiri.

Aku tersenyum kecil ketika bercermin.

Proses hidup

Brewok yang mulai dipenuhi uban itu kini tidak lagi terasa mengganggu.

Justru ia seperti tanda bahwa aku sudah cukup jauh berjalan.

Sudah cukup banyak mengalami.

Sudah cukup sering jatuh dan belajar berdiri lagi.

Dan semua itu meninggalkan jejak.

Di wajah.

Di pikiran.

Juga di hati.

Di usia kepala lima ini, aku tidak lagi ingin menjadi seseorang yang terlihat sempurna.

Aku hanya ingin menjadi seseorang yang lebih jujur.

Jujur pada umur.

Jujur pada proses hidup.

Jujur pada luka dan kegagalan yang pernah kulewati.

Karena ternyata, menerima diri sendiri apa adanya memberi ketenangan yang tidak sedikit.

Tidak perlu lagi sibuk berpura-pura.

Tidak perlu lagi terlalu takut dinilai orang.

Cukup menjalani hidup dengan lebih ringan.

Dengan lebih sadar.

Dan dengan lebih menerima.

Brewok ini akhirnya bukan lagi sekadar rambut yang tumbuh di wajah.

Ia menjadi pengingat  hidup tidak harus selalu lurus untuk bisa berarti.

Tidak harus selalu sempurna untuk bisa disyukuri.

Dan mungkin, kedewasaan memang dimulai ketika seseorang berhenti sibuk menyembunyikan dirinya sendiri.

Lalu mulai berani berkata pelan di depan cermin “Ya, inilah aku.” (***)/bersambung – Part 7: Wajah yang Akhirnya Mengerti Waktu

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipicu skandal MK, pemilih rasional bakal mendekat ke Ganjar-Mahfud

    Dipicu skandal MK, pemilih rasional bakal mendekat ke Ganjar-Mahfud

    • calendar_month Senin, 6 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi menilai wajar jika pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) dibanjiri kritik dari  para pegiat demokrasi. Menurut Ade, para pegiat demokrasi gerah dengan “permainan kotor” di Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan karpet merah bagi Gibran untuk maju di Pilpres 2024. “Ada banyak kritik dari […]

  • Positif Covid-19 Di Sumsel Tembus 441 Orang

    Positif Covid-19 Di Sumsel Tembus 441 Orang

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.737
    • 0Komentar

    Positif Covid-19 per hari ini Kamis (14/05/2020), di wilayah Sumsel kembali mengalami penambahan sebanyak 119 orang positif Covid-19, sehingga total keseluruhan menjadi sebanyak 441 orang. Hal tersebut diketahui dari selebaran data laporan media harian Covid (Kementerian Kesehatan RI) yang telah beredar di pesan WhatsApp. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumsel, menyampaikan, jumlah […]

  • Siapa Saja Jadi Pengurus DPC PDIP Perjuangan Palembang 2019 -2024 ?

    Siapa Saja Jadi Pengurus DPC PDIP Perjuangan Palembang 2019 -2024 ?

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.514
    • 0Komentar

    ANGGOTA DPR RI dari daerah pemilihan Sumsel II, Yulian Gunhar ditunjuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan kota Palembang. Yulian menggantikan posisi Ketua sebelumnya, Zulfikri Kadir. Sementara Sekretaris dijabat Misobah yang saat ini duduk di kursi DPRD Palembang. Sedangkan posisi Bendahara tetap dijabat Fitrianti Agustinda yang saat ini menjabat Wakil […]

  • Bukan Sekadar Menyulam Jaring, Perempuan Menata Laut, Dunia pun Jadi Saksi!

    Bukan Sekadar Menyulam Jaring, Perempuan Menata Laut, Dunia pun Jadi Saksi!

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di kampung nelayan yang mataharinya tak pernah telat bersinar dan ombaknya rajin menyapa perahu, ada satu pemandangan yang semakin sering muncul  perempuan-perempuan bersarung, bukan hanya sibuk menjemur ikan, tapi juga duduk melingkar bicara soal zonasi laut, konservasi terumbu karang, hingga strategi ekowisata yang tak bikin lumba-lumba pindah kelurahan. Iya, Pak, Bu. Laut bukan […]

  • Ini kebiasaan yang membuat diri cepat tua, apa saja?

    Ini kebiasaan yang membuat diri cepat tua, apa saja?

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    TETAP awet muda dan sehat mungkin telah menjadi dambaan sebagian besar orang. Tujuannya tidak hanya untuk hidup lebih lama, tetapi juga memperpanjang tahun untuk hidup sehat. Yang patut disadari bahwa penuaan memang tidak bisa dihindari. Hanya saja, Anda dapat mencegah proses ‘penuaan’ lebih cepat terjadi. Menurut Stephen Anton, ahli dari Institute on Aging di Department […]

  • Kuartal I/2021, Vaksin Diprioritaskan Untuk Masyarakat

    Kuartal I/2021, Vaksin Diprioritaskan Untuk Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 1 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan pemerintah memberikan vaksin kepada masyarakat dengan diawali dari petugas kesehatan, petugas publik dan lansia (lanjut usia) pada periode kuartal pertama tahun 2021. Menurutnya dilanjutkan kepada masyarakat dan wilayah penduduk rentan. Serta masyarakat lainnya dengan mempertimbangkan klaster penularan pada periode kedua atau sekitar April 2021 sampai Maret […]

expand_less
WordPress Archive Hotel Booking Notifier – Event-Driven Emails Hotel Booking - Resort Elementor Pro Template Kit Hotel Booking System for WordPress Hotel Booking – WooCommerce WordPress Plugin Hotel Booking WordPress Theme – Luviana Hotel Booking WordPress Theme – Vierra Hotel Leisure WordPress Theme Hotel Listing Hotel Master Booking WordPress Hotel WordPress Theme | Hotel Leisure