Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan-Kaki Bukit » Merespon  Polemik “King of  Kelakar” Gubernur Sumatera Selatan

Merespon  Polemik “King of  Kelakar” Gubernur Sumatera Selatan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
  • visibility 2.095
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEPAT Hari Jum’at tanggal 30 Juli 2021 masyarakat Sumsel dibuat geger oleh beredarnya foto meme Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru. Foto tersebut di edit terdapat simbol mahkota emas dan adanya tulisan King of Kelakar. Meme ini bersumber dari BEM Universitas Tridinanti Palembang atas keresahan terhadap statement Gubernur yang tidak sesuai dengan tindakan.

Tidak sedikit masyarakat merespon meme yang viral tersebut. Terdapat polarisasi atau pro dan kontra di tengah masyarakat terhadap pensematan King of Kelakar yang dilakukan oleh pihak BEM Universitas Tridinanti Palembang terhadap Gubernur Sumatera Selatan.

Menilik arti kata-kata King of Kelakar tersebut terdapat 1 kata bahasa khas sumatera selatan yaitu “KELAKAR”. Makna kata kelakar itu berarti bualan atau tidak sesuai dengan kenyataan. Sedangkan King sendiri merupakan bahasa inggris yang diartikan dalam bahasa indonesia yaitu “RAJA”. Jadi, makna dari  King of Kelakar yaitu “RAJA KELAKAR”.

Selain Meme yang beredar, terdapat data yang di cantumkan untuk melegitimasi atas meme King of Kelakar tersebut. Data itu berisi statement gubernur yang bersumber dari kanal berita dan dikorelasikan oleh Pihak BEM dengan Fakta setelah gubernur berstatement yang bersumber juga dari kanal berita.

Statement itu seputar pemberlakuan PPKM, Stok Oksigen, isu kemiskinann, Sekolah gratis, dan pelarangan mudik. Memahami dari Kritikan yang dilakukan BEM Universitas Tridinanti Palembang, tentu hal ini terkait permasalahan ucapan pejabat. Jadi, seberapa pentingkah ucapan pejabat publik ?.

Hal yang wajar ketika menjadi pejabat publik setiap ucapan dan tindakan selalu menjadi sorotan masyarakat luas. Karena pejabat publik ditempatkan masyarakat pada posisi terhormat sehingga ucapan dan tindakannya mempunyai dampak luas dan menentukan akselerasi setiap perubahan. Selain itu, masyarakat menaruh ekspektasi besar terhadap pejabat publik terutama pimpinan daerah yang merupakan hasil dari pemilihan umum.

Namun demikian, pejabat publik sebelum menjadi pejabat selalu mengeluarkan statement obral janji kampanye dan ketika memimpin tidak bisa bertindak untuk mewujudkan apa yang mereka janjikan kepada rakyat. Terlebih juga ketika memimpin seringkali membuat kebijakan namun berkontradiksi atau tidak sesuai dengan statement yang ia lontarkan sebelum kebijakan itu dibuat. Hal itu dilakukan terkesan untuk membuat tenang masyarakat dan membangun citra pejabat itu sendiri.

Mengupas perihal ucapan bisa dianalogikan seperti kayu bakar, saat kayu dibakar ia akan menjadi debu, dan debu tidak bisa dikembalikan menjadi kayu lagi. Jadi, secara manusiawi ucapan-ucapan penting dan berkaitan dengan kepentingan umum yang dilontarkan manusia terlebih itu publik figur (pejabat pimpinan daerah) tidak akan pernah pulih kembali atau tidak akan pernah dilupakan oleh masyarakat.

Jadi, King of Kelakar merupakan sebuah bentuk ketidaklupaan masyarakat atas perkataan yang dilontarkan gubernur sumatera selatan. Peristiwa ini merupakan tamparan keras terhadap gubernur Sumatera Selatan atas statement yang berkontradiksi dengan tindakan yang dilakukan. Dan ini merupakan ajang mengingatkan atau menegur gubernur untuk serius menepati janjinya. Baik janji yang bersifat fleksibel dan janji ketika kampanye-nya saat mencalonkan diri sebagai gubernur.

Maka dari itu, adanya King of Kelakar sebaiknya gubernur tidak baperan dan jadikan kritikan tersebut sebagai sebuah evaluasi diri selama memimpin serta jadikan sebagai pecutan agar janji cepat terealisasikan. Karena cara untuk menghilangkan sematan atau julukan King of Kelakar itu salah satunya dengan menselaraskan antara statement dan tindakan. Statement yaitu janji yang dilontarkan gubernur dan tindakan yaitu kebijakan yang dibuat oleh gubernur.[***]

 

Oleh : Ilham Mardiantoro

Sekretaris Umum GMRP

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Covid Melonjak, Kemenag Siapkan Ribuan Kamar di Asrama Haji, Ada 26 Asrama Haji, Dimana Saja ?

    Kasus Covid Melonjak, Kemenag Siapkan Ribuan Kamar di Asrama Haji, Ada 26 Asrama Haji, Dimana Saja ?

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 782
    • 0Komentar

    WAMENAG Zainut Tauhid Sa’adi memastikan 26 asrama haji di seluruh Indonesia siap dijadikan alternatif ruang isolasi pasien Covid-19. “Ada sebanyak 3.308 kamar yang siap digunakan untuk pasien Covid-19. Kira-kira dapat menampung sebanyak 10ribuan orang,” kata Wamenag saat meninjau asrama haji Pondok Gede, belum lama ini. Hadir mendampingi, Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ramadhan Harisman, […]

  • Pengukuhan Tim Pemenangan JADI di Gading Raja Bukan Kegiatan Kampanye

    Pengukuhan Tim Pemenangan JADI di Gading Raja Bukan Kegiatan Kampanye

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.469
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Haji Muhammad Jakfar Shodiq-Abdiyanto Fikri SH, MH (JADI), Juni Alpansuri, melalui Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Sepriadi Pirasad SH, MH, menegaskan bahwa kegiatan yang digelar di Desa Gading Raja, Kecamatan Pedamaran Timur, pada Jumat (11/10/2024) merupakan konsolidasi internal. Dikatakan dia. kegiatan tersebut adalah pengukuhan tim pemenangan dan relawan JADI, […]

  • Alex Noerdin Minta Kepala Daerah Siaga di Tempat Selama Musim Kemarau

    Alex Noerdin Minta Kepala Daerah Siaga di Tempat Selama Musim Kemarau

    • calendar_month Selasa, 3 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang -Langkah antisipasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjelang Asian Games 2018 terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sumsel. Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi khusus Karhutla tahun 2018 bersama FKPD Provinsi Sumsel, OPD Provinsi Sumsel terkait, serta Satgas Karhutla Provinsi Sumsel dan Instansi terkait lainnya termasuk sektor swasta, di Griya Agung Palembang, Senin (2/4/2018). […]

  • Antisipasi Penyebaran COVID-19, Sumsel Tetapkan Status Siaga, Kucurkan Anggaran Rp100 Miliar   

    Antisipasi Penyebaran COVID-19, Sumsel Tetapkan Status Siaga, Kucurkan Anggaran Rp100 Miliar   

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    SETELAH mendengarkan arahan Presiden RI Joko Widodo melalui Video Conference, Gubernur Sumsel Herman Deru dengan cepat mengambil langkah dengan menggelar rapat terbatas bersama Forkompimda Provinsi Sumsel terkait persoalan Coronavirus Disease (Covid-19) di Ruang Rapat Bina Praja Sumsel, Selasa (24/3/2020). Rapat yang dipimpin langsung Gubernur Herman Deru ini tentang kesiapsiagaan secara Nasional dan mempertajam kerja antisipasi […]

  • Menjadi Destinasi Wisata, 9 Titik Warisan Geologi Pasaman Barat Diakui Pemerintah Pusat

    Menjadi Destinasi Wisata, 9 Titik Warisan Geologi Pasaman Barat Diakui Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.803
    • 0Komentar

    SEBANYAK sembilan titik warisan geologi di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) sudah diakui oleh kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI melalui Keputusan Menteri ESDM nomor 191.K/HK.02.MEM.G/2021. Sembilan titik tersebut tersebar di seluruh wilayah Pasbar. Dilansir dari InfoPublik.id, Kepala Dinas Pariwisata Pasbar Decky H Sahputra mengatakan berdasarkan surat keputusan menteri ESDM tersebut sebanyak 38 situs […]

  • DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel 2018

    DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel 2018

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 962
    • 0Komentar

    DPRD Sumsel akhirnya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2018. Pengesahan Raperda tersebut dilakukan pada Rapat Paripurna LX(Ke-60) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Komisi-Komisi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2018 di Gedung DPRD Sumsel, Senin (8/7/2019). […]

expand_less
WordPress Archive WordPress Multisite Content Copier/Updater WordPress MultiSite Taxonomy Sync WordPress NFT Creator WordPress Notificator: SMS, WhatsApp, and Pushbullet notifications WordPress Password Maintenance WordPress PDO Crud – Crud & Form Builder Plugin for wordpress WordPress Photography Theme – Nifty Fifty WordPress Plugin To Display Live Chat Via Facebook WordPress Plugins MEGA Bundle, by Bonfire WordPress Popup Plugin – Slick Popup Pro