Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Wanita Nelayan Desa Suak Gual

Wanita Nelayan Desa Suak Gual

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
  • visibility 2.806
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTRIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengupayakan keadilan dan kesetaraan gender bagi masyarakat kelautan dan perikanan dengan arah kebijakan pengarusutamaan gender (PUG). Salah satu langkahnya dengan kegiatan diversifikasi usaha nelayan yang melibatkan peran wanita nelayan.

Kegiatan itu dilakukan KKP melalui Ditjen Perikanan Tangkap dan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) yang berkolaborasi untuk memberdayakan dan meningkatkan kompetensi wanita nelayan di desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.

Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zaini menjelaskan para istri nelayan diberikan pembekalan untuk berkreasi, berinovasi dan mengembangkan potensi alam Desa Suak Gual. Tujuannya untuk menghasilkan nilai tambah yang mendukung perekonomian keluarga nelayan.

“Program ini merupakan salah satu prioritas KKP untuk memajukan masyarakat kelautan dan perikanan termasuk di dalamnya wanita nelayan. Kegiatan ini juga merupakan salah satu kebijakan KKP yang berasaskan PUG,” terangnya dalam rilis di situs resmi kkp.go.id, minggu [23/3/2021].

Kegiatan diversifikasi usaha nelayan yang dilakukan yaitu pembuatan olahan produk perikanan berupa bakso dan abon ikan dengan pengemasan yang baik. Kegiatan ini didukung pula oleh BNI yang memberikan bantuan peralatan olahan ikan, sealer vacuum untuk pengemasan, chest freezer dan etalase kaca kepada 50 wanita nelayan.

Tak hanya olahan ikan, para istri nelayan juga diberikan pelatihan kreasi kulit kerang dan drift wood yang disulap menjadi produk kerajinan berupa bingkai foto, gantungan kunci, gelang dan hiasan lainnya. Produk ini dapat menjadi souvenir khas Desa Suak Gual yang dapat dipasarkan kepada wisatawan.

Direktur Perizinan dan Kenelayanan Ridwan Mulyana menambahkan, kegiatan diversifikasi usaha nelayan juga didukung PT. XL Axiata yang memberikan literasi digital. Perkembangan teknologi menjadi salah satu peluang usaha melalui digitalisasi pemasaran produk usaha wanita nelayan. Selain itu juga didukung PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) untuk mempermudah pengiriman produk perikanan di Desa Selat Gual.

“Kita juga siapkan fasilitasi pendanaan usaha nelayan dengan menggandeng Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) dan perbankan. Sepanjang 2021 tercatat penyaluran kredit untuk nelayan Desa Suak Gual mencapai Rp650 juta dari 15 debitur. Kita gandeng juga BNI untuk berikan layanan Agen BNI 46,” imbuhnya.

Perkuat Kelembagaan Nelayan

Penguatan kelembagaan nelayan terus dilakukan KKP bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Tujuannya untuk mewujudkan bisnis perikanan tangkap yang maju dan berdaya saing melalui kelompok usaha bersama (KUB).

Langkah ini ditempuh KKP untuk mendukung program kampung nelayan maju yang menjadi salah satu prioritas kerja Menteri Trenggono. Jum’at (26/3/2021), Desa Suak Gual Kabupaten Belitung telah diresmikan dan menjadi percontohan kampung nelayan maju dari 25 lokasi yang direncanakan.

Untuk mewujudkan bisnis perikanan tangkap di lokasi kampung nelayan maju,  KKP melalui Ditjen Perikanan Tangkap menggelar bimbingan teknis kelembagaan nelayan yang melibatkan Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, nelayan setempat dan para penyuluh perikanan.

Menurut  Ridwan kelembagaan nelayan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Banyak kelompok usaha nelayan dadakan yang hanya dibentuk untuk tujuan mendapatkan bantuan pemerintah, setelah itu bubar.

“Melalui bimbingan teknis ini, kelembagaan nelayan akan diperkuat bisa melalui kelompok usaha nelayan dan koperasi nelayan yang terus berkelanjutan. Sehingga muncul perekonomian yang dapat menyejahterakan para anggotanya,” jelasnya.

ia berharap, apabila KUB nelayan ini sudah semakin kuat, kedepannya akan didorong menjadi koperasi nelayan. Hadirnya Kementerian Koperasi dan UKM menjadi sinergi untuk menciptakan kemandirian nelayan.

Di kesempatan yang sama Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha, Kementerian Koperasi dan UKM Christina Agustin mengatakan pihaknya akan terus berkolaborasi dengan KKP untuk memajukan sektor perikanan melalui kelembagaan nelayan.

“Kita akan dorong para nelayan baik yang belum maupun sudah memiliki KUB untuk terus meningkatkan usahanya. Syukur kalau dapat ditingkatkan menjadi koperasi agar anggotanya semakin sejahtera. Dengan memiliki inovasi dan daya saing, nelayan akan tangguh sehingga mereka akan bangga menjadi nelayan,” ujarnya.[***]

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lihat Kondisi Hewan, Jelang Lebaran, Kemenag dan Kementerian Terkait Monitoring Rumah Potong Hewan

    Lihat Kondisi Hewan, Jelang Lebaran, Kemenag dan Kementerian Terkait Monitoring Rumah Potong Hewan

    • calendar_month Minggu, 9 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 732
    • 0Komentar

    BADAN Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag menggelar monitoring atau pengawasan ke rumah potong hewan (RPH). Pengawasan dilakukan secara terpadu bersama tim dari Direktorat Kesmavet Kementerian Pertanian, serta Kemenko Perekonomian. Monitoring antara lain dilakukan di UPTD Rumah Potong Hewan Tapos, kota Depok. Hadir, Kepala Pusat Pembinaan dan Pengawasan BPJPH, Siti Aminah, Direktur Kesmavet Kementan Syafii […]

  • Rakor Tercepat, Atlet Panjang Tebing Muba Juara Satu Kejuaraan Wirabraja Open

    Rakor Tercepat, Atlet Panjang Tebing Muba Juara Satu Kejuaraan Wirabraja Open

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    ATLET Panjat Dinding asal Sumatera Selatan (Sumsel) kembali membuktikan menjadi yang tercepat pada even Wirabraja Open Extreme Games Silo 10.000, di Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (8/10/2019). Even Panjat Tebing Wirabraja Open yang dilaksanakan pada 6-9 Oktober di kawasan Silo, Sawahlunto itu, juga diikuti atlet-atlet panjat dinding dari Singapura. Adalah Marta Dinata, atlet panjat dinding binaan […]

  • IKA MUBA Berperan Serta untuk Kemajuan Sumsel 

    IKA MUBA Berperan Serta untuk Kemajuan Sumsel 

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur  Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya menghadiri silaturahmi Pelaksana tugas Bupati Musi Banyuasin dengan Ikatan Keluarga Musi Banyuasin ( IKA MUBA), sekaligus pengukuhan pengurus IKA MUBA periode tahun 2022-2026. Bertempat di Hotel Santika Premiere kemaren Wakil Gubernur  Mawardi Yahya mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus IKA Muba, Ia berharap Ketua IKA Muba terpilih mampu […]

  • KINI, MASYARAKAT BISA MILIKI LEBIH BANYAK UPK 75 TAHUN RI UNTUK BERTRANSAKSI

    KINI, MASYARAKAT BISA MILIKI LEBIH BANYAK UPK 75 TAHUN RI UNTUK BERTRANSAKSI

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.653
    • 0Komentar

    BANK Indonesia (BI) membuka kesempatan bagi masyarakat memiliki sebanyak-banyaknya Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia (UPK 75 Tahun RI) dengan menerapkan syarat 1 KTP berlaku untuk penukaran maksimal 100 lembar UPK 75 Tahun RI per hari. Oleh karena itu, masyarakat yang telah melakukan penukaran UPK 75 Tahun RI dapat kembali dan terus melakukan penukaran. UPK […]

  • Sekda Pemkab Muba Ditunjuk Jadi TPAKD

    Sekda Pemkab Muba Ditunjuk Jadi TPAKD

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 782
    • 0Komentar

    TPAKD Kabupaten / Kota Se-Sumatera Selatan, Selasa (25/1/2022) resmi dilakukan di Hotel Novotel Palembang. Diketahui, Tim ini membantu mengurangi dan mencegah ketimpangan pembangunan sektor perekonomian dengan mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat. Di Kabupaten Muba, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi resmi ditunjuk dan dikukuhkan menjadi Koordinator Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah […]

  • Asa Wako Palembang Terhadap TACB

    Asa Wako Palembang Terhadap TACB

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang, H. Harnojoyo berharap kedepan TACB dapat membantu dalam menggali warisan-warisan kota Palembang serta menggali budaya kota Palembang. Hal itu disampaikan langsung Harnojoyo kepada awak media usai melantik Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Palembang Tahun 2020 di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Kamis 10 September 2020. “Yang pastinya, kita berharap tim Cagar […]

expand_less
WordPress Archive Bandco – Consulting Business WordPress Theme Bankai – Card Payment & Online Banking Elementor Template Kit Banshee – News & Magazine WordPress Elementor Template Kit Bar and Pie Charts for Elementor WordPress Plugin Barata – Fast Food & Burger Elementor Template Kit Barberia | Salon Responsive WordPress Theme Baressco – Wine, Vineyard & Winery WordPress Theme Baretta – Paintball & Airsoft Club Elementor Template Kit Barhouse – Wooden House Construction and Woodworks WordPress Theme Baristar – Barista Courses & Training Elementor Template Kit