Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Mengintip Budidaya Bawal Hybrid

Mengintip Budidaya Bawal Hybrid

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
  • visibility 2.545
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIREKTORAT Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Balai Perikanan Budidya Laut (BPBL) Batam telah berhasil memproduksi benih ikan bawal hybrid secara massal.  Bawal hybrid merupakan hasil perkawinan silang (cross breeding) antara induk betina bawal emas dengan induk jantan bawal bintang. BPBL Batam juga telah berhasil memiliki induk produktif bawal emas saat ini sebanyak 60 ekor, sedangkan untuk calon induknya terdiri dari calon induk ukuran 800 gram sebanyak 55 ekor serta calon induk ukuran 200 gram sebanyak 1.000 ekor.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru. Menurutnya, untuk mewujudkan produksi perikanan budidaya laut, KKP melakukan berbagai macam terobosan. Salah satunya yang kini menuai keberhasilan adalah pengembangan benih ikan bawal hybrid ini sekaligus terus memproduksi kedua parent stock induk/calon induk Bawal Hybrid, yaitu  Bawal Emas dan Bawal Bintang. “Saya memberikan apresiasi sekaligus bangga dengan keberhasilan BPBL  Batam yang telah berhasil memproduksi benih bawal hybrid serta bawal emas yang notabenenya sebagai ikan yang sulit dipisahkan.

Keberhasilan tersebut diharapkan mampu mendukung galur murni Bawal Emas dan Bawal Bintang bisa terus terjaga kemurniannya. Hal ini membuktikan bahwa saat ini status pengembangan teknologi perbenihan untuk memproduksi benih unggul kian dinamis”, ungkap Dirjen yang biasa disapa Tebe.

Tebe mengatakan peluang pasar ikan bawal seperti ikan Bawal Bintang dan Bawal Emas cukup besar, apalagi Bawal Emas yang mempunyai potensi di pasar ekspor. Usaha budidaya ikan bawal masih terbuka untuk berbagai skala usaha.

“Sekali lagi  inovasi teknologi ini merupakan inovasi besar, karena Bawal Hybrid ini informasinya  mempunyai keunggulan pada ketebalan daging, pertumbuhannya yang lebih cepat, serta tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi. Tentunya budidaya ikan bawal hybrd ini sangat membantu  pembudidaya dalam hal biaya produksi dan pendapatannya. Diharapkan budidaya ikan bawal hybrid ini ke depannya dapat menyebar di luar wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sehingga percepatan nilai produksi ikan laut meningkat secara signifikan,” urai Tebe.

Tebe menambahkan, dalam rangka mendukung program terobosan KKP, untuk pengembangan komoditas perikanan budidaya baik yang berorientasi ekspor dan pasar domestik, dilakukan melalui pendekatan blue economy,  terdapat 3 (tiga) komponen. Pertama, ekologi agar generasi mendatang bisa terus menikmati sumber daya alam yang begitu melimpah. Komponen selanjutnya ekonomi dan inovasi teknologi. Terlihat inovasi teknologi dari BPBL Batam telah berhasil memproduksi benih bawal hybrid dapat memudahkan pembudidaya dalam usaha budidaya ikan bawal karena meningkatkan produktivitasnya dan incomenya.

Harapannya, lanjutnya lagi, capaian dan inovasi ini tidak berhenti disini, Unit Pelayanan Teknis (UPT) DJPB harus mampu membenihkan secara massal dan bisa didistribusikan ke wilayah Indonesia. “BPBL Batam telah berhasil dengan inovasi terbarunya. Tugas selanjutnya adalah untuk terus mengembangkan kemampuannya dalam memproduksi benih bermutu untuk komoditas Bawal Bintang dan Bawal Hybrid serta calon induk unggul untuk komoditas Bawal Emas dan Bawal Bintang. Performa produksi yang dimiliki oleh Bawal Hybrid secara langsung akan mampu meningkatkan produktivitas dalam budidaya serta lebih berpotensi diminati pasar. Dan ini saya rasa merupakan keberhasilan yang cukup menggembirakan dalam upaya KKP menggenjot produksi ikan budidaya laut”, ujar Tebe.

Ini sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono yang meminta jajarannya terus mengembangkan potensi budidaya ikan laut. Selain karena sudah menguasai teknologi budidayanya, nilai jual komoditas ikan laut juga tinggi dan juga potensi kelautan dan perikanan Indonesia yang luar biasa.

Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Batam, Toha Tusihadi menyampaikan bawal bintang relatif mudah pemijahannya, namun bawal bintang memiliki rasa dan daging yang kurang premium dibandingkan bawal emas.

Sementara bawal emas mempunyai kesulitan dalam hal pemijahan, seperti sulit terbuahi telur telur yang dihasilkan bawal emas. Sehingga melalui inovasi teknologi hibridisasi ini diharapkan kendala-kendala yang dihadapi selama ini bisa diatasi bersama. Seperti di antaranya mampu memperbaiki performance ikan bawal baik dari sisi pertumbuhan maupun kualitas produk. Jadi, kelebihan-kelebihan fenotip ikan bawal emas menyebabkan ikan bawal hybrid nantinya bisa lebih diminati di pasar internasional.

Bantu Benih

Toha menambahkan BPBL Batam sudah memberikan bantuan benih bawal hybrid kepada pembudidaya di Provinsi Kepri, dan juga beberapa daerah di Kalimantan Selatan. “Pembudidaya yang telah kami berikan bantuan benih ikan bawal hybrid umumnya mereka senang dengan bawal yang mereka sebut bawal sakti karena memiliki atraktif pertumbuhannya cepat, dalam waktu 5-6 bulan sudah bisa dilakukan pemanenan sementara bawal bintang membutuhkan waktu 7-8 bulan untuk dapat panen, dan juga tingkat kelangsungan hidup (SR) nya bisa mencapai 85-90 %, sementara bawal bintang SR-nya 60-70% . Selain itu juga biaya produksinya sedikit berkurang karena FCR bawal hybrid ini 2 – 2,3, sementara bawal bintang FCR-nya 2,3 – 2,5. Daya tarik lainnya adalah rasadan dagingnya lebih tebal dan performace kualitas produknya lebih premium dibandingkan ikan bawal bintang, sehingga harga bawal hybrid bisa mencapai Rp 100 – 110 ribu per kg, sementara harga bawal bintang Rp 95 ribu per kg,” tandas Toha.

Seperti diketahui, BPBL Batam hingga saat ini telah berhasil memproduksi sekitar 200.000 ribu ekor benih bawal hybrid untuk memenuhi permintaan benih di Provinsi Kepri antara lain di Kabupaten/kota Batam, Meranti, Bintan dan beberapa Provinsi lainnya seperti Lampung, Bali, Kotabaru Kalimantan Selatan dan Jepara.

Testimoni dari pembudidaya yang menggunakan bawal hybrid ini kelebihannya selain pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidupnya, omzet yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan menggunakan benih bawal bintang yakni bisa sekitar 2 kali lipat. Karena ikan bawal hybrid ini lebih disukai oleh restoran-restoran dikarenakan mempunyai kualitas produk yang premium. Di saat pandemi Covid -19 seperti sekarang ini, permintaan benih bawal hybrid di Kepri ini terus menerus berdatangan, bahkan dari negara tetangga seperti Malaysia, Singapur dan Thailand sudah memesan benihnya. Harga ikan bawal juga relatif stabil meskipun pandemi dan ikan ini sudah menjadi primadona di Kepri.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minta Minta Dijalan, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Respon Bayi Jadi Manusia Silver

    Minta Minta Dijalan, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Respon Bayi Jadi Manusia Silver

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 678
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Sosial melalui Balai Handayani, Balai Mulya Jaya, Balai Melati, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) melakukan respon kasus ke Pamulang Tangerang Selatan. Tim Kemensos berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan dan melakukan asesmen di Rumah Singgah milik pemerintah daerah tersebut. Sebelumnya, potret bayi 10 bulan yang dicat silver viral di media sosial. Bayi tersebut […]

  • OSO Sebut Generasi Muda Mulai Lupa dengan Empat Pilar

    Ini Filosofi Organisasi Ala OSO

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.390
    • 0Komentar

    Ketua DPD RI/Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang mengungkapkan dalam berorganisasi harus ada sebuah struktur yang menguatkan suatu organisasi sehingga visi dan misi organisasi itu bisa berjalan dengan baik.

  • 1 Warga Jarai Lahat Positif COVID-19

    1 Warga Jarai Lahat Positif COVID-19

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.444
    • 0Komentar

    SATU orang warga Jarai dinyatakan positif Covid-19,  hal ini disampaikan langsung juru bicara gugus tugas Kabupaten Lahat Taufik MKM. MM, via selulernya Jum’at (24/04/2020). Dikatakan Taufik pasien yang berinisial Y ini berasal dari, Desa Jarai Kabupaten Lahat, ia dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan test swab di Palembang sore kemarin,”ungkapnya. Ia menambahkan bahwa semua yang pernah […]

  • Nonton Bareng Film “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” , Wamenparekraf : Simbol Kebangkitan Industri Film Indonesia Ditengah Pandemi

    Nonton Bareng Film “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” , Wamenparekraf : Simbol Kebangkitan Industri Film Indonesia Ditengah Pandemi

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.520
    • 0Komentar

    WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, menghadiri pemutaran film “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” di Epicentrum XXI, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021). Angela mengatakan, kehadiran film produksi Palari Films ini menunjukkan kembali bangkitnya sektor ekonomi kreatif tanah air, khususnya sub sektor film di tengah pandemi […]

  • 4 Pesan yang Perlu Dijalankan dari Asisten I Sekda  untuk ASN di Lingkungan Pemkot Palembang

    4 Pesan yang Perlu Dijalankan dari Asisten I Sekda  untuk ASN di Lingkungan Pemkot Palembang

    • calendar_month Senin, 11 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Asisten I Sekretariat Daerah Kota Palembang K Sulaiman Amin mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Palembang untuk tidak larut dalam euforia dan terlibat dalam kegiatan politik praktis. “Silahkan gunakan hak pilihnya dalam pemilu, mari kita sukseskan pemilu damai, tapi ingat jangan larut dalam euforia dan terlibat dalam kegiatan politik praktis”pesannya saat memimpin Apel Gabungan […]

  • Bangun Bendungan, PT Brantas Abipraya Dukung Ketersediaan Air Baku di Semarang

    Bangun Bendungan, PT Brantas Abipraya Dukung Ketersediaan Air Baku di Semarang

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.296
    • 0Komentar

    DIKENAL sebagai BUMN (Badan Usaha Milik Negara) konstruksi yang terunggul dalam pembangunan bendungan, PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan komitmennya dalam membangun Indonesia lewat sederet karya bendungannya yang tersebar di Indonesia, salah satunya dengan membangun Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Bendungan ini pun nantinya dapat menyuplai tiga daerah di Kabupaten Semarang, yaitu Semarang, Demak […]

expand_less
WordPress Archive MagOne – Responsive News & Magazine Blogger Template MagPlus – Blog, Magazine Elementor WordPress Theme Maharatri - Hindu Temple WordPress Theme Maia - Jewelry Shop WordPress Theme Maidy – Cleaning Service Elementor Template Kit Mailbox – Webmail based e-mail client module for Perfex CRM MailCampaigns Jetpack CRX Addon Mailchimp Add-on: Chauffeur Taxi Booking System Mailchimp Discount for Easy Digital Downloads MailChimp for NEX-Forms