Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Gunakan Digitalisasi, Milenial di OKI di Ajak Turun ke Sawah

Gunakan Digitalisasi, Milenial di OKI di Ajak Turun ke Sawah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2019
  • visibility 961
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTRIAN Pertanian (Kementan) menjadikan Ogan Komering Ilir sebagai percontohan pengembangan pertanian modern berbasis korporasi melalui pembangunan Warehouse Unit Pengelolaan Jasa Alsintan (UPJA). Selain meningkatkan produksi, upaya ini juga untuk menarik minat milenial untuk bertani.

“Perlu dukungan mekanisasi pertanian untuk mengubah pola mindset petani dari tradisional ke modern, menarik minat generasi muda juga peningkatan produktivitas” kata Direktur Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy, di Lempuing Jaya Jum’at, (18/10).

Kementan menurut dia telah membangun proyek percontohan pengembangan pertanian modern di lima lokasi se Indonesia yaitu Tuban, Sukoharjo, Konawe Selatan, Barito Kuala dan Ogan Komering Ilir.

Proyek ini menurut Sarwo untuk mengurangi penyusutan jumlah tenaga kerja petani lantaran petani muda enggan turun ke sawah. Terlebih lagi, upah buruh tani yang masih rendah.

“Oleh karena itu, keberadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang modern bakal mampu menarik petani muda. Tak hanya menarik minat saja, Alsintan yang modern juga mampu menekan biaya produksi,” ujarnya.

Sarwo Edhy menjelaskan hingga saat ini sudah lebih dari 400 ribu unit alsintan yang didistribusikan pemerintah. Jumlah ini bahkan meningkat 500 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Bantuan alsintan ini terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Modernisasi dilakukan sebagai persiapan menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0,” kata dia.

Sarwo Edhy menambahkan, mekanisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) juga sudah di digitalisasi. Salah satu contohnya ialah traktor roda empat yang dapat dikendalikan dengan remote control.

“Di Jawa, sudah banyak petani yang mengoperasikan Alsintan dengan remote control. Tidak harus turun ke sawah, millenial cukup gunakan gawai,” kata Sarwo Edhy.

Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE menyambut baik upaya ini. Dia juga mendorong digitalisasi pertanian untuk menarik minat milenial terjung ke bidang pertanian.  Di era revolusi industri jilid 4 (4.0) menurut dia, anak muda cendrung lebih tertarik kepada teknologi.

“Untuk itu kami mendukung upaya Kementan mengembangkan pertanian modern agar anak muda kita tertarik turun ke sawah, bertani cukup dengan remote control,” ujar Iskandar.

Bupati Iskandar juga berkomitmen untuk memperluas layanan warehouse tidak hanya bagi petani di OKI juga di Sumatera Selatan.

“Di Indonesia baru ada 5, di Sumsel cuma ada di OKI kita akan intervensi proyek percontohan ini melalui APBD agar manfaatnya tidak hanya bagi warga OKI juga bagi petani di Sumsel,” kata dia.[**]

Penulis : dra

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produsen Kedua Terbesar,  KKP Komitmen Genjot Produksi Rumput Laut

    Produsen Kedua Terbesar, KKP Komitmen Genjot Produksi Rumput Laut

    • calendar_month Kamis, 15 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 882
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berkomitmen menggenjot produksi rumput laut. Pasalnya komoditas rumput laut punya kontribusi nilai ekonomi tinggi baik untuk pertumbuhan ekonomi domestik maupun untuk komoditas ekspor. Indonesia merupakan produsen rumput laut terbesar kedua setelah Tiongkok, dengan volume ekspor tahun 2020 sebesar 195.574 ton dengan nilai mencapai USD […]

  • Bikin Bangga Negara, Barbie Made in Kendal Sumbang Dollar

    Bikin Bangga Negara, Barbie Made in Kendal Sumbang Dollar

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dulu Indonesia  cuma bangga punya boneka kayu buatan kakek di pojokan dapur, sekarang boneka made in Kendal udah mejeng di rak Walmart Amerika Serikat. Mainan anak ini ternyata nggak cuma bisa bikin anak kecil ketawa, tapi juga bikin ekonomi kita senyum-senyum sendiri, soalnya ekspornya makin moncer, cuannya makin lancar, dan dunia pun mulai […]

  • TNI Turun 176 Nakes Bantu RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran

    TNI Turun 176 Nakes Bantu RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 694
    • 0Komentar

    SEBANYAK 176 personel Tenaga Kesehatan (Nakes) TNI siap membantu pelayanan pada pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI, Tugas Ratmono, saat menerima 176 personel Tenaga Kesehatan (Nakes) dari siswa Perwira Prajurit Karir (Pa PK) Angkatan 28 Reguler dan siswa Kursus Tenaga Kesehatan (Susgakes) […]

  • Masyarakat Jangan Terpengaruh, Tak Benar Vaksin COVID-19 Produksi Bio Farma Kedaluwarsa

    Masyarakat Jangan Terpengaruh, Tak Benar Vaksin COVID-19 Produksi Bio Farma Kedaluwarsa

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 939
    • 0Komentar

    JURU Bicara Vaksin COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menegaskan vaksin COVID-19 Bio Farma tidak kedaluwarsa. Yang benar adalah vaksin tahap pertama yang akan berakhir masa simpan atau umur simpannya di akhir Maret mendatang. Vaksin ini adalah yang tiba pada periode pertama dari rangkaian kedatangan vaksin Sinovac di Indonesia. Yaitu sebanyak 3 juta dosis, terdiri […]

  • Wapres Optimistis RI Jadi Pemain Utama Industri Keuangan Syariah Dunia

    Wapres Optimistis RI Jadi Pemain Utama Industri Keuangan Syariah Dunia

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 740
    • 0Komentar

    SEKTOR industri produk halal terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional selama pandemi Covid-19. Potensi industri halal tersebut diimbangi dengan potensi industri keuangan syariah nasional yang tak kalah besar. Menurut laporan Islamic Finance Development Indicators (IFDI) 2020, Indonesia masuk lima besar negara dari 135 negara berdasarkan nilai asetnya yang mencapai USD3 miliar, di bawah Arab Saudi (USD17 […]

  • Titik Panas Meningkat, Polda Sumsel Imbau Masyarakat di 10 Daerah Rawan Karhutla Tetap Waspada, Kabid Humas : Ingat ! Hutan di Sumsel Sekitar 3,5 Juta Hektare

    Titik Panas Meningkat, Polda Sumsel Imbau Masyarakat di 10 Daerah Rawan Karhutla Tetap Waspada, Kabid Humas : Ingat ! Hutan di Sumsel Sekitar 3,5 Juta Hektare

    • calendar_month Minggu, 20 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Daerah Sumatra Selatan mewaspadai peningkatan titik panas sebagai pemicu kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa bulan terakhir dengan meningkatkan kesiapsiagaan personel di daerah itu. “Berdasarkan data hasil pantauan satelit Lapan peningkatan hotspot (titik panas) cukup tinggi mulai terjadi pada Maret 2021 yakni 49 titik, April 122 titik, dan Mei 134 titik. Peningkatan titik panas […]

expand_less
WordPress Archive LearnPress – Authorize.Net Payment LearnPress – Certificates LearnPress – Co-Instructors LearnPress – Collections LearnPress – Content Drip LearnPress Frontend Editor LearnPress – Gradebook LearnPress – Instructor Commission LearnPress - Live Course Add-on LearnPress – myCRED Integration