Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Tidak Mudik Demi Keluarga, Ini Alasanya

Tidak Mudik Demi Keluarga, Ini Alasanya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
  • visibility 1.069
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERAYAAN hari raya Lebaran atau Idul Fitri 1442 H tak lama lagi. Berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman menjadi tradisi bagi setiap individu yang merayakannya. Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang masih merebak pemerintah mengimbau warga untuk bersabar dan merayakan hari raya bersama keluarga secara virtual.

Hal tersebut sangat beralasan mengingat virus SARS-CoV-2 dapat menular melalui perantara manusia. Semakin tinggi mobilitas seseorang, potensi penyebaran Covid-19 kepada orang-orang terdekat bahkan orang tua di kampung halaman. Masyarakat tentu tidak ingin kejadian di India terjadi di Tanah Air. Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan bahwa badai infeksi virus Corona telah mengguncang negaranya. Di sisi lain, data badan PBB untuk kesehatan dunia (WHO) mencatat lebih dari 16 juta kasus konfirmasi positif di India saat ini, dengan angka kematian mencapai lebih dari 180 ribu.

Ini merupakan tragedi luar biasa yang dihadapi suatu negara ketika banyak kasus positif Covid-19 tak sebanding dengan sumber daya yang dimiliki. Jumlah kematian yang luar biasa menjadi taruhan. Seperti dikutip dari theguardian.com (25/4), India tak hanya mengalami gelombang kedua Covid-19 tetapi sebuah tsunami. Rumah-rumah sakit menolak banyak pasien karena tempat tidur dan oksigen tidak lagi tersedia.

Ini menjadi peringatan dini kepada masyarakat Indonesia untuk tidak mengalami hal serupa. Belajar dari beberapa pengalaman libur panjang atau mudik, angka kasus konfirmasi positif Covid-19 mengalami kenaikan. Fenomena ini yang harus dihindari bersama jelang hari raya Idul Fitri.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo mengingatkan masyarakat untuk bersabar dalam menghadapi pandemi. Salah satunya menahan diri untuk tidak mudik dalam merayakan hari raya bersama orang tua. Langkah ini sangat penting dilakukan demi kepentingan yang lebih besar bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kenapa tidak boleh mudik karena manusia menjadi perantara membawa virus Covid dari satu daerah ke daerah lainnya,” imbau Doni melalui pesan digital, Minggu (25/4).

Doni berharap langkah tersebut dapat diwujudkan oleh setiap individu sehingga potensi kenaikan Covid-19 dapat dihindari. Kenaikan dapat terjadi apabila masyarakat menolak untuk bertindak atau tetap melakukan mudik. Memutuskan tidak mudik bertujuan untuk menghargai sesama, terlebih orang tua atau sanak saudara di kampung halaman.

“Yang berbahaya adalah mereka yang masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG),” tambahnya.

Setiap hari, penularan Covid-19 masih terjadi. Di Indonesia, Covid-19 rata-rata memakan 4 nyawa manusia setiap jamnya.

“Terutama saudara-saudara kita yang sudah lanjut usia, kakek, nenek, bahkan orang tua kita. Jangan sampai kita menjadi pembawa virus mematikan ke kampung halaman pada Lebaran ini,” ucap Doni.

Sepanjang Ramadan, pemerintah telah mengambil kebijakan tegas peniadaan mudik dengan tujuan untuk mencegah hilangnya nyawa yang lebih banyak dari penularan Covid-19.

Menyikapi situasi tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan regulasi berupa Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah. Surat edaran ini bertujuan untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19 selama Ramadan dan Idul Fitri 1442 H.

Dengan kebijakan peniadaan mudik, pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengadakan acara keluarga dalam rangka Lebaran secara virtual. Hindari mudik atau pun bepergian, terutama dari daerah atau kota dengan kasus Covid-19 yang masih tinggi ke kampung halaman. Ini sama saja membawa virus mematikan yang penularannya sangat cepat.

Doni mengatakan, sebanyak apa pun tempat tidur, RS, bahkan tenaga kesehatan di Indonesia, tidak akan pernah cukup jika terjadi lonjakan kasus yang disebabkan oleh penularan penduduk yang bepergian secara masif.

“Covid-19 belum berakhir, lindungi keluarga, jangan mudik dulu!” pesan Doni.(***) Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Minta Warga Kuat Hadapi Tantangan Pandemi, Covid Masih Terjadi

    Gubernur Minta Warga Kuat Hadapi Tantangan Pandemi, Covid Masih Terjadi

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 937
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengajak masyarakat untuk tetap terus memperkuat Hablum Minallah dan Hablum Minannas. Hal ini menurutnya sangat penting apalagi disaat kondisi seperti ini akibat pandemi Covid-19. “Akibat Covid-19 ini banyak sekali dampaknya bagi kita mulai ekonomi, sosial, kesehatan dan lainnya namun hal itu jangan membuat kita putus asa, karena ini ujian bagi […]

  • Kolaborasi LindungiHutan x WWF Indonesia Gelar Intimate Session “Menggerakkan Perubahan: Bisnis Dengan Hati” untuk UMKM

    Kolaborasi LindungiHutan x WWF Indonesia Gelar Intimate Session “Menggerakkan Perubahan: Bisnis Dengan Hati” untuk UMKM

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.744
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, [vritimes] – LindungiHutan dan WWF Indonesia menyelenggarakan sesi gratis untuk pegiat bisnis dan UMKM terkait praktik usaha berdampak positif. Acara dilaksanakan pada 30 September 2023 di PARARA Indonesian Ethical Store & Cafe, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Maharani Ayu Shandraputri selaku Community Development mengadakan community gathering LindungiHutan yang pertama, bertajuk “Menggerakkan Perubahan: Bisnis dengan Hati” […]

  • Rumania Jadi Prioritas Kerjasama Bidang Iptek, Pemprov Sumsel Laksanakan Penjajakan

    Rumania Jadi Prioritas Kerjasama Bidang Iptek, Pemprov Sumsel Laksanakan Penjajakan

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    BANYAK potensi di Sumatera Selatan (Sumsel) yang bisa dimanfaatkan, menjadi lirikan sejumlah negara di dunia tak terkecuali negara Rumania. Dimana negara yang merupakan bagian Uni Eropa tersebut mengirimkan delegasinya dalam rangka kerjasama dan misi investasi dari pengusaha Rumania ke Sumsel. Gubernur Sumsel H Herman Deru menyambut langsung kedatangan delegasi Rumania tersebut di Griya Agung, Palembang, […]

  • Walikota Amanahkan Palembang kepada Anton Nordin, Soal Apa ?

    Walikota Amanahkan Palembang kepada Anton Nordin, Soal Apa ?

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 997
    • 0Komentar

    RESMI, Anton Nordin dilantik menjadi Ketua  Komite Olahraga Nasional Indonesia [KONI] Palembang periode 2021 -2025.Pelantikan itu dilakukan Ketua Umum  KONI Provinsi Sumsel H Hendri Zainuddin diruang rapat Parameswara Setda Kota Palembang, Rabu (3/3/2021). Tugas berat memajukan induk olahraga di Bumi Sriwijaya ini pun menjadi tangung jawabnya ditengah wabah Pandemi Covid 19, terlebih Walikota Palembang H.Harnojoyo yang secara […]

  • AHY: Jangan Cuma Bagus di Peta, Infrastruktur Harus Tahan Guncangan

    AHY: Jangan Cuma Bagus di Peta, Infrastruktur Harus Tahan Guncangan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    INFRASTRUKTUR itu bukan cuma soal tampak bagus di peta, tapi harus kuat menghadapi guncangan. Hal itu disampaikan tegas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat kunjungan kerjanya ke Sumatera Selatan, Selasa (10/2/2026). Selama dua hari, AHY keliling meninjau proyek strategis, dari Rumah Susun Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri), Jembatan Tol Musi V, hingga pengawasan Over Dimension Over Loading […]

  • Sekolah Rakyat, dari Kolong Jembatan ke Kolong Langit Indonesia Emas

    Sekolah Rakyat, dari Kolong Jembatan ke Kolong Langit Indonesia Emas

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Kalau dulu, anak-anak miskin banyak yang ‘bersekolah’ di jalanan duduk di emperan, menggambar pakai arang, dan hafal lagu pengamen lebih cepat dari rumus matematikakini muncul harapan baru lewat gebrakan bernama Sekolah Rakyat. Jangan bayangkan ini seperti sekolah biasa. Ini bukan sekadar bangunan berisi papan tulis dan absen hari Senin, tapi sebuah hajatan nasional untuk […]

expand_less
WordPress Archive Bigbytes – Big Data & Analytics Company Elementor Template Kit Bigcart – Clean, Modern WordPress Theme for WooCommerce Bigex – Portfolio WordPress Theme Bigger – Construction WordPress Theme Bigtech – ICO & Crypto Landing WordPress Theme Bijoux - Jewellery Ecommerce WordPress Theme BikePro – WooCommerce Elementor Template Kit Bikersclub – Motorcycle Club WooCommerce WordPress Theme Bikeway – Sport Shop WooCommerce Theme Bili – Creative Agency WordPress Theme