Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Bupati Muba Paparkan Program BKS di Muba, Ini Reaksi Peserta STKS

Bupati Muba Paparkan Program BKS di Muba, Ini Reaksi Peserta STKS

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Feb 2019
  • visibility 1.123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,Palembang – Setelah sukses menjadi pilot project peremajaan atau replanting perkebunan kelapa sawit pada 2017 lalu dan berencana akan merealisasikan Percepatan Pengembangan Komoditas Kelapa Sawit yang Diintegrasikan dengan Verified Source Area (VSA).

Bupati Musi Banyuasin [Muba] Dodi Reza Alex Noerdin terus gencar melakukan pengembangan komoditas kelapa sawit yang berkelanjutan dan menerapkan implementasi perkebunan kelapa sawit yang ramah lingkungan dan menguntungkan petani swadaya rakyat di Muba.

Dalam kesempatan menjadi narasumber Seminar Teknis Kelapa Sawit (STKS) dan Pameran Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit, Prinsip Ketenagakerjaan di Perkebunan Kelapa Sawit, Sharing Socfindo’s Experience on Oil Palm Productivity (SSEOPP) & Field Trip di Hotel Aryaduta, Selasa (13/2/2019).

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dihadapan ratusan pelaku usaha perkebunan sawit dan petani sawit mandiri di Indonesia Dodi Reza memaparkan upaya-upaya memakmurkan perkebunan sawit yang dilakukan di Muba dan berhasil memukau ratusan peserta.

“Sebagian besar masyarakat di Muba bergantung hidup pada perkebunan khususnya perkebunan sawit, maka memakmurkan petani sawit rakyat atau mandiri sudah menjadi prioritas dengan berbagai program terobosan yang akan diterapkan,” ujar Dodi Reza Alex Noerdin.

Dodi mengatakan saat ini ribuan hektar kebun sawit rakyat siap menjadi penyedia bahan baku untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Sebagai langkah awal, produksi turunan dari tandan buah segar itu akan dikirim ke kilang minyak milik PT. Pertamina di Plaju, Palembang. “Kita supply ke kilang Plaju untuk biofuell,” jelasnya.

Muba pada 2017 berhasil meremajakan sawit rakyat seluas 7.500 hektare  dan tahun 2019 bertambah 5.000 hektare sehingga total  mencapai 12.500 hektare.

Dodi Reza Alex mengatakan hasil produksi dari kebun muda dan pemanfaatan produksi gas ini akan dijadikan bio solar  dalam upaya menaikkan harga sawit petani rakyat. “Muba merintis suplai CPO hasil replanting kelapa sawit untuk green energi bio solar,” katanya.

Menurutnya upaya tersebut memanfaatkan kilang minyak mendukung Paris Agreement CoP 21 tentang Energi baru terbarukan. Kata Dodi,  Pemkab Muba akan berkiprah langsung  melalui perusahaan BUMD yakni PT Petro Muba  bekerjasama dengan PT Taruko Energi. Ia meminta, PT TME dapat memanfaatkan gas alam dari Muba untuk menghasilkan LPG.

“Kami juga berpotensi menghasilkan Bio Solar hingga B100 dari replanting kelapa sawit,  dan mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah pusat, jadi kita tidak lagi berbicara B20, tapi sudah memikirkan energi terbarukan dan kebutuhan masa depan,” tegasnya.

Lanjutnya, jika kegiatan CPO menjadi Bio Solar terwujud akan meningkatkan pendapatan petani sawit dari nilai tambah produk. Untuk mewujudkan upaya itupula, dalam waktu tak lama Muba segera merelealisasikan Verified Source Area (VSA). Penerapan VSA  selain efektif juga menguntungkan. Sebab sistem ini memastikan semua komoditas sawit dan karet dari Muba terverikasi nantinya sehingga  Penyelenggaraan atau klaim produk tak akan terjadi.

“Artinya tidak bisa lagi pihak dari luar menyerang isu deforestasi dari hasil komoditas sawit,” katanya.

Upaya VSA juga bagian dari komitmen Kabupaten Muba mengimplementasikan pembangunan yang sustanaible atau berkelanjutan utamanya di komoditas perkebunan sawit. “Keuntungan VSA  bagi petani swadaya Muba yang utama adalah naiknya harga produk,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Sumsel, Sumarjono Saragih mengaku upaya-upaya yang dilakukan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin untuk memakmurkan petani sawit mandiri serta menjadikan kelapa sawit komoditas perkebunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan melawan isu dari pihak luar yang menyebutkan kelapa sawit di Indonesia tidak ramah lingkungan.

“Pak Dodi sudah menjawab dan melawan isu itu dengan tindakan nyata. Kami dari Gapki sangat mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan pak Bupati di Muba dalam menjadikan kelapa sawit sebagai komoditas perkebunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, di tengah gencarnya isu pekerja sawit dari kelompok NGO, pihaknya juga mendorong Muba menjadi pionir melakukan promosi dan implementasi kerja layak (decent work).  “Selain itu, juga melakukan pelatihan pekerja atau buruh tani sehingga dapat menaikan produktivitas dan pendapatan petani dan buruh tani,” harapnya.

Pada kesempatan Seminar Teknis Kelapa Sawit (STKS) dan Pameran Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit, Prinsip Ketenagakerjaan di Perkebunan Kelapa Sawit, Sharing Socfindo’s Experience on Oil Palm Productivity (SSEOPP) & Field Trip turut dihadiri Perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan, Edy Subiyantoro, Direktur Penghimpunan Dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Hedrajat Natawidjaya, dan Pemulia Kelapa Sawit, Dr Razak Purba.[**]

Penulis : Faldy

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investor Datang, Bianglala Masih Wacana?

    Investor Datang, Bianglala Masih Wacana?

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    RENCANA pembangunan bianglala dan taman bermain di Palembang kembali muncul ke permukaan. Investor sudah menyatakan minat, pemerintah membuka ruang, namun kepastian realisasi masih menunggu langkah konkret. Gagasan menghadirkan wahana bianglala bukan sekadar proyek hiburan biasa. Di beberapa kota, bianglala menjadi penanda baru ikon yang memperkuat identitas sekaligus menarik arus wisatawan. Palembang dengan lanskap Sungai Musi […]

  • Hati  Hati, Ini Sanksi Memalsukan Hasil Test Covid-19, Bisa Dipenjara Enam Tahun

    Hati Hati, Ini Sanksi Memalsukan Hasil Test Covid-19, Bisa Dipenjara Enam Tahun

    • calendar_month Minggu, 5 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 767
    • 0Komentar

      SEPERTI diketahui, saat ini keterangan hasil rapid test, swab PCR negatif, maupun GeNose memang diperlukan untuk sejumlah hal. Di antaranya menjadi syarat perjalanan jarak jauh. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terus mengimbau masyarakat untuk tidak memalsukan surat atau dokumen hasil rapid test atau swab PCR Covid-19. Bahkan memalsukan surat hasil tes Covid-19 dapat membahayakan orang […]

  • Bakal Ada Proda untuk Rakyat Sumsel, Kapan ?

    Bakal Ada Proda untuk Rakyat Sumsel, Kapan ?

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 867
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru mengatakam dirinya sebagai Gubernur Sumsel akan membantu pembiayaan pembuatan sertifikat tanah. Hal ini disampaikan saat menerima anjangsana Plt Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel Ketut Mangku di ruang tamu Gubernur, Rabu (24/06) siang. “Ini saya sampaikan bahwa Gubernur akan  membiayai pembuatan sertifikat tanah bagi masyarakat. Nanti hal teknisnya […]

  • Inilah Harta Kekayaan 39 Paslon Pilkada di Sumsel

    Inilah Harta Kekayaan 39 Paslon Pilkada di Sumsel

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.456
    • 0Komentar

    Akan disampaikan KPU Sumsel dan KPU Palembang secara resmi, jika sudah dilakukan verifikasi.

  • HUT RI ke-74,  7.723 Warga Binaan Peroleh Remisi

    HUT RI ke-74,  7.723 Warga Binaan Peroleh Remisi

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 946
    • 0Komentar

    KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Sudirman D. Hury mengatakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan anak didik yang diberikan Remisi Umum dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2019 yang ke 74 adalah yang memenuhi persyaratan diantaranya : Telah menjalani pidana selama 6 bulan […]

  • Marselino Ferdinan Akui Kondisi Oke untuk Ikuti SEA Games 2023.

    Marselino Ferdinan Akui Kondisi Oke untuk Ikuti SEA Games 2023.

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.009
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,- Gelandang tim U-22 Indonesia, Marselino Ferdinan mengatakan bahwa dirinya dalam kondisi oke untuk mengikuti SEA Games 2023. Pemain asal klub KMSK Deinze, Belgia ini memang baru bergabung bersama skuad Garuda Nusantara pada Senin (24/4) lalu. “Hari pertama latihan yang pasti rasanya masih agak berat karena saya melewati perjalanan yang jauh dari Belgia ke […]

expand_less
WordPress Archive LotusGreen – Multipurpose WooCommerce Theme Louie – Modern Portfolio Theme for Agencies Lounge – Clean Elegant WordPress Theme Love Travel - Creative Travel Agency WordPress Lovegiver – Senior Care WordPress Theme + RTL Lovelee – Wedding & Planner WordPress Theme + RTL Lovelove – Wedding & Planner WordPress Theme Lovewish – Nonprofit & Charity WordPress Theme Lovims – Nonprofit WordPress Theme Lovus – Wedding Planner WordPress Theme