Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » Rupiah Tertekan, Pelaku Usaha Proferti di Sumsel Berharap Perekonomian Tetap Stabil

Rupiah Tertekan, Pelaku Usaha Proferti di Sumsel Berharap Perekonomian Tetap Stabil

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 23 Jul 2018
  • visibility 1.819
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Nilai tukar uang Garuda terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus tertekan, pada penutupan di perdagangan valas, jumat akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tembus Rp14.500 per dollar. Hal tersebut mendapat tanggapan dari beberapa pelaku usaha Proferti di Sumsel.

Menurut, Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Sumsel, Syamsu Rusman mengakui saat ini daya beli masyakarat mulai turun, harga matrial import meningkat kecuali lokal.

“Agak memutar otak dengan kondisi nilai rupiah yang tidak menentu, karena harga matrial mulai merangkak naik, seperti keramik, rangka baja, cat dan lainnya,”ungkapnya, Senin (23/7/2018).

Meski demikian, untuk penjualan rumah sederhana (subsidi) masih stagnan daya belinya, hanya saja daya beli rumah komersil mulai menurun.

Sementara dengan suku bunga bank sendiri, ada kenaikan untuk pasar rumah komersil 1%-2% dan  untuk rumah bersubsidi tetap Flat 5%.

Tentunya dengan kondisi tersebut, akunya berpengaruh sekali dengan profit.”Artinya margin pendapatan menjadi tergerus,”urainya.

Namun demikian, ujarnya hanya bisa ditutupi dengan bermain silang keuntungan, saat ini kondisi daya beli masyarakat terhadap rumah subsidi masih stabil belum berdampak dengan kondisi nilai tukar rupiah, karena suku bunga bank masih tetap.

“Kebetulan  stok unit yang dibangun dan dipasarkan saat ini sebelum adanya gejolak moneter sehingga belum begitu terasa dampaknya,”urainya lagi.

Dia berharap kondisi ini sifatnya sementara dan pemerintah harus serius untuk mengatasi kondisi rupiah yang tidak stabil ini. “Ya, kami berharap ekonomi akan stabil kembali,”paparnya.

Terpisah, Keshar Dewan Penasehat  Organisasi DPD Pengembang Indonesia (PI) Sumsel sekaligus Direktur Sriwijaya Griya Cemerlang Kesyar Saropi menambahkan, belum stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sangat mengkhawatirkan.

Apalagi jika tidak diatasi secara serius multiplier effect nya pasti sangat panjang. Terutama di bisnis proferti yang berhubungan dengan harga matrial. “Ujung-ujungnya nanti dengan dengan nilai tukar rupiah yang terasa, yakni dampaknya dengan harga matrial naik, sehingga ujung-ujung harga rumah naik,”ungkapnya.

Dia berharap agar pemerintah segera mengatasi masalah nilai tukar rupiah terhadap dolla AS yang tidak stabil saat ini, meski saat ini untuk rumah komersil harganya belum terasa naik. Namun dikhawatir bisa berdampak sangat besar terhadap dunia proferti ke depanya.

“Pengusaha saat ini jika memiliki dana lebih hanya menyetok matrial karena untuk mengantisipasi kenaikan matrial semakin tinggi, dan lahan bangunan  perumahan lebih kecil, hal itu salah satu strategi agar rumah tetap laku,”urainya.[one]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari ke-2, 200 Personil Diterjunkan Untuk Penindakan Hukum PSBB

    Hari ke-2, 200 Personil Diterjunkan Untuk Penindakan Hukum PSBB

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    TAK main-main, Pemkot Palembang  memberlakukan penindakan hukum bagi para pelaku yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di hari kedua. Keseriusan Pemkot Palembang itu, dibuktikan dengan menerjunkan 200 personil gabungan antara Satuan Pol PP dan Polrestabes serta Kodim 0418 Palembang. Kasat Polisi Pamong Praja Kota Palembang Guruh Agung Putra Jaya menuturkan bahwa hari ini 200 […]

  • Inovasi Pengelolaan Sawit Muba Bikin Mahasiswa AKPY-Stiper Salut

    Inovasi Pengelolaan Sawit Muba Bikin Mahasiswa AKPY-Stiper Salut

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    SEBANYAK 120 mahasiswa berprestasi Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY-Stiper) tampak kagum dan terpukau dengan sejumlah inisiasi inovasi pengelolaan kelapa sawit yang telah direalisasikan di Kabupaten Muba oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. Hal ini terlihat saat Plt Kepala Dinas Perkebunan Akhmad Toyibir SSTP MM memberikan motivasi mahasiswa Akademi Komunitas Perkebunan […]

  • Sarimuda Siap Tuntaskan Masalah Sertifikat Tanah di Palembang

    Sarimuda Siap Tuntaskan Masalah Sertifikat Tanah di Palembang

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.445
    • 0Komentar

    Permasalahan tidak keluarnya sertifikat tanah yang banyak dialami masyarakat Palembang, khususnya warga sekitar Pulogadung tepatnya di RT 54 dan RT 55, seakan menjadi bola salju yang semakin lama semakin membesar.

  • Dengan Sangat Menyesal… Indonesia Batal Ikut Turnamen Piala AFF U-23 2022, Ini Biang Keroknya !

    Dengan Sangat Menyesal… Indonesia Batal Ikut Turnamen Piala AFF U-23 2022, Ini Biang Keroknya !

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.173
    • 0Komentar

    TIM U-23 Indonesia batal mengikuti turnamen Piala AFF U-23 di Kamboja yang sedianya digelar pada 14-26 Februari 2022. Pembatalan ini disebabkan dua hal. Pertama ada tujuh pemain yang positif covid-19 dan 1 ofisial. Tujuh pemain itu adalah Ronaldo Joybera R Junior, Muhammad Ferrari, Braif Fatari, Taufik Hidayat, Irfan Jauhari, Ahmad Figo Ramadhani, dan Cahya Supriyadi. […]

  • Terus Pantau Persediaan, Presiden Mengecek Persediaan Obat COVID-19 di Kota Bogor

    Terus Pantau Persediaan, Presiden Mengecek Persediaan Obat COVID-19 di Kota Bogor

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 648
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi salah satu apotek di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/07/2021). Presiden hendak mengecek ketersediaan beberapa jenis obat dan suplemen yang dibutuhkan masyarakat untuk penanganan COVID-19. Dikutip dari situs www.setkab.go.id, kunjungannya tersebut, Presiden menjumpai beberapa jenis obat dan vitamin mengalami kekurangan stok. Presiden pun menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin […]

  • presiden joko widodo (jokowi)

    Jokowi Minta Kampus Bisa Antisipasi Penyebaran Informasi Yang Negatif di Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.357
    • 0Komentar

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mememinta agar Perguruan Tinggi- Universitas dapat mencegah arus penyebaran informasi yang negatif di media social karena perkembangan media sosial mampu mengubah tatanan kehidupan.

expand_less
WordPress Archive WorkScout - Job Board & Freelance Marketplace WordPress Theme Worksquare – Coworking and Office Space WordPress Theme WORKSUITE – HR, CRM and Project Management Worksuite Saas – Project Management System World Wide News – Magazine Responsive WordPress Theme World Wide – Responsive Magazine WordPress WorldNews Magazine RTL Responsive WordPress Blog WorldPay Gateway for WooCommerce WorldPay Jetpack CRX Addon WorldPay Woocommerce Payment Gateway Plugin