Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » Industri Hijau Terus Digalakkan

Industri Hijau Terus Digalakkan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
  • visibility 2.207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PENGEMBANGAN industri hijau terus didorong dengan melaksanakan pembangunan rendah karbon . Hal itu juga menjadi isu utama dalam agenda Presidensi G20 Indonesia, yaitu transisi energi berkelanjutan.

Untuk mewujudkan ekonomi hijau dan mencapai target pembangunan rendah karbon, Kemenperin telah melakukan berbagai upaya strategis. Salah satunya, rutin menggelar penganugerahan Penghargaan Industri Hijau sejak 2010. Dan juga, penyusunan Standar Industri Hijau, upaya penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), penyelenggaraan nilai ekonomi karbon sesuai Peraturan Presiden nomor 98 tahun 2021.

Kemenperin pun mendorong pengelolaan limbah industri, pengembangan ekonomi sirkular, serta pengembangan produksi dan penggunaan kendaraan listrik. Ekonomi hijau adalah sistem ekonomi yang berupaya meningkatkan kesejahteraan manusia, kesetaraan sosial, sekaligus secara signifikan mengurangi risiko lingkungan dan kelangkaan ekologis, rendah karbon, efisiensi sumber daya, serta inklusif secara sosial.

Penghargaan Industri Hijau adalah program pemberian penghargaan kepada perusahaan industri yang telah menerapkan prinsip industri hijau dalam proses produksinya, dengan tujuan memberikan motivasi kepada perusahaan industri untuk menerapkan prinsip industri hijau.

“Penghargaan Industri Hijau akan digelar untuk ke-12 kali di 2022. Pada 2021, terdapat 152 perusahaan yang berpartisipasi. Jumlah ini menurut pandangan saya masih relatif kecil. Kami mengharapkan para pelaku industri bisa segera terpanggil untuk ikut berpartisipasi,” tegas Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada launching Penghargaan Industri Hijau 2022 di Jakarta, Rabu, 6 April 2022.

Perusahaan yang telah berpartisipasi diharapkan meningkatkan kinerjanya agar bisa mendapatkan penghargaan industri hijau dengan level yang lebih tinggi. “Berdasarkan data dari 152 perusahaan industri peserta pada Penghargaan Industri Hijau 2021, tercatat capaian penghematan energi sebesar Rp3,2 triliun dan penghematan air sebesar Rp169 miliar,” ungkap Menperin.

Di samping itu, dari program penurunan emisi GRK, berdasarkan hasil capaian yang telah diverifikasi untuk tahun pelaporan 2021, sampai dengan tahun 2020 telah berhasil dilakukan penurunan emisi hingga 2.730.564,26 ton CO2e atau 99,3% dari target NDC 2030 sektor industri (2,75 juta ton CO2e).

“Melalui Penghargaan Industri Hijau, Kemenperin mengharapkan tercapainya tujuan target pengembangan industri hijau di 2030, yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing industri, efisiensi sumber daya alam, penurunan tingkat pencemaran, serta pemenuhan target program nasional,” papar Agus.

Menperin mengemukakan, implementasi ekonomi hijau sejalan dengan salah satu isu utama yang diangkat dalam agenda Presidensi G20 Indonesia, yaitu transisi energi berkelanjutan. “Para delegasi dan perwakilan lembaga internasional menerima usulan yang disampaikan oleh Indonesia dalam Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG), termasuk mengenai lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu, akan digelar juga sidang Energy Transition Working Group yang pertama (ETWG-1), yang merupakan rangkaian agenda Presidensi G20 Indonesia. “Pembahasan dalam sidang ETWG-1 meliputi tiga isu prioritas transisi energi berkelanjutan, yakni global energy security, securing energy accessibility, serta smart and clean energy technologies scaling up,” imbuhnya.

Menperin menambahkan, kebijakan low carbon development (LCD) yang sering disebut juga sebagai pembangunan rendah karbon (PRK), menjadi prioritas nasional yang bertujuan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan sosial melalui kegiatan pembangunan beremisi gas rumah kaca (GRK) rendah dan meminimalkan eksploitasi sumber daya alam.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Standardisasi Kebijakan dan Jasa Industri (BSKJI) Doddy Rahadi menjelaskan bahwa rangkaian Penghargaan Industri Hijau yang ke-12 pada tahun 2022 ini akan dilaksanakan selama tujuh bulan. “Dimulai dengan launching pada April, yang akan diakhiri dengan penganugerahan Penghargaan Industri Hijau pada November kepada perusahaan industri yang telah menerapkan prinsip industri hijau secara berkelanjutan,” tuturnya.

Tahapan pelaksanaan Industri Hijau terdiri dari acara launching Penghargaan Industri Hijau, proses pendaftaran, verifikasi dan penilaian, masa sanggahan, rapat Dewan Pertimbangan, dan Penganugerahan Penghargaan Industri Hijau.

Menurut Doddy, keputusan pemberian Penghargaan Industri Hijau dilakukan oleh dewan pertimbangan yang terdiri dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, pemerhati lingkungan, dan pakar lingkungan yang bertugas melakukan review dan memberi masukan terhadap hasil penilaian perusahaan industri yang dilakukan tim teknis.

Doddy menjelaskan, mulai 2022 ini, proses pendaftaran, penilaian, dan sanggahan penghargaan industri hijau dilakukan secara online melalui SIINas (https://siinas.kemenperin.go.id/).

Di 2021, terdapat 152 perusahaan yang berpartisipasi. Jumlah ini masih relatif kecil dibanding jumlah perusahaan industri skala besar dan menengah yang ada di Indonesia. Berdasarkan direktori industri manufaktur 2021 dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perusahaan industri skala menengah dan besar mencapai sekitar 29.000 pada 2021. Artinya, capaian sertifikasi industri hijau sampai dengan tahun lalu baru mencapai 0,15 persen saja.

Sementara itu, hingga 2021, sebanyak 44 industri manufaktur telah tersertifikasi Standar Industri Hijau.

Kementerian Perindustrian bertekad untuk terus memacu peningkatan daya saing industri nasional melalui penciptaan industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satu upayanya ditempuh dengan penerapan konsep ekonomi hijau, menuju perekonomian yang rendah karbon dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

“Ke depan untuk SIH atau sertifikasi, di dalam undang-undang maupun PP secara bertahap akan dilakukan secara wajib dan dua tahun ini sedang dilakukan kajian komoditas apa yang diberlakukan wajib,” kata Analis Pusat Industri Hijau Kementerian Perindustrian Sri Gadis Pari Bekti mengatakan Standar Industri Hijau (SIH).

Sri Gadis mengakui, jalan masih panjang bagi Indonesia untuk sepenuhnya mengadopsi prinsip-prinsip keberlanjutan pada proses industri. Selain peta jalan industri hijau, diperlukan pula harmonisasi kebijakan, ketersediaan energi baru terbarukan (EBT), dan fasilitasi sirkular ekonomi.

Mengenai harmonisasi kebijakan, pengusaha selama ini masih mengeluhkan tumpang tindih standar industri hijau. Selain ada SIH yang digagas Kemenperin, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga memiliki program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup, atau disebut proper.

Adapun, sejauh ini pemerintah masih belum mengeluarkan insentif bagi industri yang bersertifikasi hijau. Insentif berupa pajak masih terus dibahas di tingkat kementerian dan lembaga. Sri Gadis mengatakan, pembiayaan sertifikasi hijau juga merupakan salah satu insentif nonfiskal yang sementara ini sudah disediakan pemerintah.Indonesia.go.id (***)

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teknologi Modern Jadi Kunci UMKM Kemplang Tembus Pasar Global

    Teknologi Modern Jadi Kunci UMKM Kemplang Tembus Pasar Global

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang meningkatkan dukungan terhadap UMKM kemplang dan kerupuk dengan fokus pada teknologi produksi modern. Langkah ini bertujuan memperkuat daya saing produk lokal di pasar global. Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menerima audiensi Perkumpulan Pengusaha Kemplang Kerupuk Palembang (PPKKP) di Ruang Audiensi Sekda, Jumat (6/2/2026). Pertemuan membahas strategi peningkatan kualitas dan kapasitas produksi […]

  • Vitamin Ini Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Lindungi Diri dan Keluarga dari COVID-19

    Vitamin Ini Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Lindungi Diri dan Keluarga dari COVID-19

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.540
    • 0Komentar

    MENGONSUMSI makanan bergizi dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Lima porsi sayur dan buah tiap hari bisa membantu tubuh kita mendapatkan vitamin, mineral, dan antioksidan yang dibutuhkan. Vitamin A, misalnya, dapat membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan memberikan perlindungan terhadap infeksi. Vitamin A dapat ditemukan dalam wortel, brokoli, ubi jalar, bayam, minyak ikan, dan kuning telur. […]

  • Keluarga Sulawesi Selatan Ikut Pertahankan Label Zero Konflik Sumsel

    Keluarga Sulawesi Selatan Ikut Pertahankan Label Zero Konflik Sumsel

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 960
    • 0Komentar

    SELAIN terus menjaga kerukunan internalnya, Gubernur Sumsel H.Herman dengan tegas juga meminta semua anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Sumsel ikut berkontribusi mempertahakan label zero konflik di Sumsel. Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sumsel periode 2020-2025 di Ballroom The Zuri Hotel Palembang, Sabtu […]

  • Masjid Makmur Dimulai dari Keikhlasan

    Masjid Makmur Dimulai dari Keikhlasan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di dunia yang makin gemerlap ini, kita sering kali lebih sibuk nyari masjid yang bagus, bukan masjid yang makmur. Ubinya harus Spanyol, karpetnya Turki, sound system-nya kayak studio podcast artis. Tapi… makmurnya? Masih kalah sama pos ronda. Pengajian sepi, Salat berjamaah bisa dihitung jari, marbotnya ngopi sendiri. Padahal yang utama itu bukan masjid […]

  • Sriwijaya Digital Festival Bakal Bikin Kompetisi E-Sport Piala Gub Sumsel 

    Sriwijaya Digital Festival Bakal Bikin Kompetisi E-Sport Piala Gub Sumsel 

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.321
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumsel dalam waktu dekat bakal menjadi Provinsi Percontohan Penyelenggaraan Kompetisi E-Sport memperebutkan Piala Gubernur yang Pertama di Indonesia. Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya Sriwijaya Digital Festival yang merupakan inisiasi Sriwijaya Digital Indonesia. Muhammad Imam Rahmatullah, CEO dari Sriwijaya Digital Indonesia menjelaskan bahwa Sriwijaya Digital Festival, sebuah Exhibition Teknologi Pertama di Sumatera Selatan yang menyasar pada […]

  • 3 pengalaman unik kekinian bagi pengguna, baca keunggulan Smartphone Samsung lipat

    3 pengalaman unik kekinian bagi pengguna, baca keunggulan Smartphone Samsung lipat

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.020
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Samsung sebagai pelopor handphone (HP) lipat terus melahirkan perangkat foldable phone untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang dalam menjalani gaya hidup modern melalui Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip. Melihat fenomena tersebut, perlahan tapi pasti, minat masyarakat terhadap foldable phone terus meningkat seperti ditunjukkan dengan jumlah global shipment untuk foldable phone yang mampu mencapai 21,4 juta unit di tahun 20231. “Samsung […]

expand_less
WordPress Archive Dezert EasyCart & WooCommerce Shopping Theme Dezily – Cardiology Medical WordPress Theme Dezuvo – NFT Portfolio Elementor Template Kit DezVu – Creative Agency Elementor Template Kit dFlip PDF FlipBook WordPress Plugin DGWork – Business Theme For Easy Digital Downloads Dhora – Movie Production & Film Studio WordPress Theme DHPopup – Popup Builder for WPBakery Page Builder DHVC Form DHVC Form – WordPress Form for WPBakery Page Builder