Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Ini Cara Dodi untuk Bantu Peserta Tes CPNS yang Tak Penuhi ‘Passing Grade’, Apa Itu ?

Ini Cara Dodi untuk Bantu Peserta Tes CPNS yang Tak Penuhi ‘Passing Grade’, Apa Itu ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 12 Nov 2018
  • visibility 1.172
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Bupati Muba H Dodi Reza Alex menjelaskan sebanyak 2.361 peserta penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) dipastikan tidak memenuhi passing grade yang telah ditentukan.

Namun, ia menjelaskan, para peserta tidak usah berkecil hati, ia akan melayangkan surat kepada Kemenpan RB untuk mengajukan tiga opsi bagi peserta yang tidak memenuhi standar nilai.

“Yang jelas kita apresiasi atas tes TKD yang telah berlangsung, karena passing grade yang telah ditetapkan KemenpanRB menghasilkan peserta yang lulus memiliki kualitas terbaik,” ungkap Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin kepada awak media, usai memimpin rapat staf diruangan Randik, Senin (12/11/2018).

Kabupaten Muba sendiri, katanya  dengan jumlah peserta yang hadir pada tes ada 2.404 peserta, hanya saja dinyatakan memenuhi ada 43 orang, kendati memang masih belum memenuhi kuota. Hanya, saja permasalah ini menyeluruh se Indonesia, bahkan ada daerah yang sama sekali tidak lulus para pesertanya.

“Jadi boleh dibilang tidak memenuhi kuota. Nah, untuk Muba sendiri kuota penerimaan ada 198 orang, memenuhi 43 orang, yang nantinya akan kita jadikan prioritas ,” katanya.

Untuk memenuhi kuota dalam formasi, Dodi menerangkan, nantinya bagi 43 orang yang akan mengikuti tes selanjutnya, akan dilihat formasi yang dibutuhkan.

“Bilamana serumpun atau sama yakni kebutuhan untuk SMP A sama dengan B tapi yang B tidak ada yang lulus, sedangkan yang SMP A ada 2 atau 3 orang lulus, bisa disalurkan ke SMP B tersebut, karena sesuai dengan aturan Menpan RB,”urainya.

Saat ini, dirinya upayakan dengan mengajukan surat Kemenpan RB, yakni menyalurkan peserta lulus ke formasi berbeda. Lalu, mengupayakan melalui rangking bagi peserta yang tidak memenuhi passing grade, tapi nilainya besar, dan penurunan passing grade. Tiga opsi kita ajukan, hanya saja kebijakan itu ada semua di pemerintah pusat. Kita hanya mengajukan saja,” terangnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Muba, Sunarto Yazid SSTP menambahkan, yang jelas dari 2.404 yang hadir serta ikut tes selama dua hari di Dinning Hall Jakabaring Sport City (JSC) ada 43 orangm dengan rincian disabilitas 1 orang, eks honorer K2 1 orang, cumlade 6 orang, dan umum 35 orang dengan formasi dibutuhkan yaitu perawat gigi, analisis pengembangan insfraktuktur, bidan, arsiparis, pengawas jalan dan jembatan, analisis perundangan-undangan dan raperda, dan nutrisionis masing-masing 1 orang yang lulus.

Untuk, guru kelas 3 orang, guru mata pelajaran 4 orang, dokter gigi 2 orang, dokter umum 2 orang, penyuluh pertanian 5 orang, sanitarian 3 orang.

“Lalu untuk Pranata Komputer ada 4 orang. Nah, untuk pranata ini sendiri kita melayangkan surat kepada KemenpanRB, untuk bisa mengalokasikan yang lulus ke formasi lainnya bukan serumpun atau sama. Sebab, untuk pranata komputer sendiri itu kebutuhan hanya 1 orang, yang lulus 4 orang. Keinginan kita, 3 lagi dialokasikan formasi lain. Karena tidak mempunyai aturan, hanya yang serumpun saja diperbolehkan. Makanya kita ajukan dengan dua opsi lainnya,” tandasnya.[**]

 

Penulis : Ari W

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT TNI ke-74, Pangdam II/Sriwijaya : Momen Untuk Intropeksi Diri

    HUT TNI ke-74, Pangdam II/Sriwijaya : Momen Untuk Intropeksi Diri

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 856
    • 0Komentar

    “TNI merupakan milik  rakyat karena berasal dari rakyat dan untuk kepentingan rakyat.  Khusus di Sumsel dia mengajak unsur Pemerintah Daerah beserta TNI/Polri dalam menjaga wilayah Sumsel atau Sumbagsel dan umumnya Indonesia,”

  • Alex Noerdin: Menjadi Inspektur Upacara Pengalaman Berharga Sebagai Kepala Daerah

    Alex Noerdin: Menjadi Inspektur Upacara Pengalaman Berharga Sebagai Kepala Daerah

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    Palembang- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin bertindak sebagai Inspektur upacara pengibaran Bendera Merah Putih dan Detik-Detik Proklamasi peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun 2017 di Griya Agung Palembang, Kamis (17/8).

  • Dachser perluas jejak dengan dua kantor baru di Asia Tenggara

    Dachser perluas jejak dengan dua kantor baru di Asia Tenggara

    • calendar_month Senin, 13 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.093
    • 0Komentar

      HONG KONG SAR – Media OutReach – Penyedia layanan logistik internasional Dachser hari ini mengumumkan pembukaan dua kantor barunya di Chiang Mai, Thailand dan Da Nang, Vietnam. Kantor baru semakin memperluas jejak perusahaan dan memperkuat posisinya di kawasan ini untuk melayani permintaan pelanggan yang terus meningkat, terutama dari industri elektronik, mode, dan olahraga. “Dachser […]

  • Dr. Widjaja Lukito: Prioritaskan Peningkatan Gizi  Masyarakat untuk Hadapi Mutasi COVID-19

    Dr. Widjaja Lukito: Prioritaskan Peningkatan Gizi Masyarakat untuk Hadapi Mutasi COVID-19

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 606
    • 0Komentar

    BERBAGAI vaksinasi yang masif di seluruh belahan dunia tidak bisa dijanjikan mampu menghadapi berbagai mutasi virus Covid 19. Belakangan, beberapa negara kembali terjadi peningkatan kasus walau vaksinasi sudah mencapai lebih dari 70%. Oleh karenanya, penting untuk mengelola strategi peningkatan gizi dan nutrisi setiap individu masyarakat. Hal ini disampaikankan oleh dokter ahli gizi, dr. Widjaja Lukito, […]

  • Apa Arti Banting Tulang? Kisah Lucu Menjelaskan Makna Ungkapan Populer

    Apa Arti Banting Tulang? Kisah Lucu Menjelaskan Makna Ungkapan Populer

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Banyak orang sering mendengar ungkapan “banting tulang”, tetapi tidak semua mengetahui arti sebenarnya. Apa arti banting tulang? Mengapa ungkapan ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bekerja keras? Simak penjelasan lengkap mengenai makna ungkapan tersebut, asal-usulnya, serta kisah lucu yang membuat istilah ini kembali ramai diperbincangkan. Ucapan ini  terlontar secara spontan dari mulut seorang […]

  • Agar Masyarakat Sadar Bahaya COVID-19, Camat Banyuasin III & Puskemas Berikan Kesehatan Keliling

    Agar Masyarakat Sadar Bahaya COVID-19, Camat Banyuasin III & Puskemas Berikan Kesehatan Keliling

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.269
    • 0Komentar

    GUNA memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) di tengah-tengah masyarakat serta memberikan keyakinan serta keamanan masyarakat dalam beribadah, Camat Banyuasin III, Yuni dan Kepala Puskesmas Pangkalan Balai dr. Revi keliling memberikan penyuluhan kesehatan serta pencegahan antisipasi Corona dan pelayan pemeriksaan kesehatan geratis. Dra. Yuni Khairunisa, M.Si  menerangkan Utuk saat ini dirinya dan tim kesehatan […]

expand_less
WordPress Archive Moppers – Cleaning Company and Services WordPress Theme Mora – Modern Blog Elementor Template Kit Morave – Portfolio Elementor WordPress Theme Moreau – Creative Portfolio WordPress Theme Moren – Fashion WooCommerce Theme Moresa – Startup Agency WordPress Theme Morgan – Creative Agency & Portfolio Elementor Template Kit Morii – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Moro – Multi-purpose Magazine Theme with Portfolio Moros – eCommerce WordPress Theme