Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Duta Kurangi Resiko Bencana, RI-Filipina Berkolaborasi, Bentuk Agen dari Kalangan Milanium

Duta Kurangi Resiko Bencana, RI-Filipina Berkolaborasi, Bentuk Agen dari Kalangan Milanium

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
  • visibility 6.489
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA dan sebagian besar kawasan regional Asia Tenggara berpeluang terjadinya peningkatan curah hujan di atas normal pada beberapa bulan mendatang. Fenomena yang dapat berujung bencana hidrometeorologi ini mendorong kesiapsiagaan bersama untuk mewujudkan resiliensi Kawasan, salah satunya kolaborasi Indonesia dan Filipina melalui Duta Kurangi Risiko Bencana.

Duta Kurangi Risiko Bencana (DKRB) merupakan suatu program yang digagas Yayasan Peta Bencana mendapatkan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Office for Civil Defense (OCD) Filipina serta Bureau for Humanitarian Assistance USAID untuk menjaring kelompok muda dalam gerakan pengurangan risiko bencana (PRB). Program tersebut bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan di kawasan regional, khususnya Indonesia dan Filipina.

Program yang menjangkau para pemimpin muda ini akan mengajak semua pihak, terutama di keluarga dan komunitas sekitar untuk berperan dalam PRB. Para pemimpin muda yang terseleksi terlebih dahulu akan mendapatkan pelatihan intensif melalui daring sebelum terjun mengajak berbagai pihak terlibat aktif dalam PRB. Solidaritas dan komitmen mereka secara daring untuk mengurangi risiko bencana disosialisasikan dengan tagar #Youth4GotongRoyong #Youth4Bayanihan.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Dr. Raditya Jati, S.Si., M.Si. mengapresiasi partisipasi peran serta dan inisiatif pemuda dalam pengurangan risiko bencana. Ia mengatakan, kegiatan ini sangat baik untuk menggerakkan partisipasi kaum muda dalam membangun kesiapsiagaan dan pencegahan sehingga warga masyarakat dapat terhindar dari bahaya.

“Duta Kurangi Risiko Bencana Peta Bencana sejalan dengan visi BNPB dan Indonesia 2045. Ketahanan Bencana secara nasional bergantung pada keterlibatan pemuda dalam sistem kedaruratan bencana yang efektif dan efisien,” tutur Raditya, Sabtu (18/9).

Raditya juga berpesan kepada kaum muda untuk menunjukkan partisipasi aktifnya dalam kepemimpinan pada hari ini dan masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Yayasan Peta Bencana Nashin Mahtani mengatakan melalui pemberdayaan para pemimpin pemuda dapat mendukung keaktifan masyarakat dalam penanggulangan bencana.

“Dalam membangun gotong royong dan bayanihan (sebutan untuk gotong-royong di FIlipina) generasi berikutnya, sangat penting untuk memberdayakan para pemimpin pemuda dengan alat, lembaga dan dukungan yang akan memungkinkan masyarakat untuk mengatur diri mereka sendiri, berpartisipasi lebih setara dalam pengambilan keputusan selama keadaan darurat bencana dan beradaptasi dengan situasi yang semakin ekstrem,” ungkap Nashin.

“Dengan membagikan laporan bencana secara real-time melalui PetaBencana.id dan MapaKalamidad.ph, para duta muda akan terus saling membantu tetangga, instansi darurat dan first responder dalam merespons situasi darurat dengan lebih baik,” lanjutnya.

Mitigasi risiko bencana harus melibatkan seluruh warga, program duta muda berkomitmen untuk memperkuat agen pemuda di seluruh wilayah sehingga mereka dapat berpartisipasi secara setara dalam upaya pemulihan bencana dan membuat keputusan yang tepat dan aman untuk diri mereka sendiri dan komunitas mereka selama keadaan darurat.

Setengah dari populasi dunia adalah pemuda di bawah usia 30 tahun, dan mereka sering kali menjadi yang pertama dan paling terpengaruh ketika bencana terkait cuaca menyerang. Menurut laporan bencana dunia 2020, Indonesia dan Filipina termasuk negara yang paling rentan terhadap bencana terkait cuaca dan tidak dapat dihindari bahwa negara-negara tersebut akan terus mengalami peningkatan cuaca ekstrem.

Untuk mengatasi peningkatan frekuensi dan keparahan peristiwa yang berhubungan dengan cuaca, para ahli menekankan perlunya memfokuskan upaya pada adaptasi, meminimalkan keterpaparan dan kerentanan dengan meningkatkan kapasitas penduduk untuk merespons guncangan, yang tentu saja harus mencakup kelompok yang paling rentan.

Sebagai bagian dari program USAID CogniCity Open Source Software untuk Next Generation Disaster Risk Reduction (DRR), program DKRB akan memberikan pelatihan dan dukungan kepada pemuda untuk menjadi “informan pertama” dengan PetaBencana.id dan MapaKalamidad.ph.

Hal ini sejalan dengan kaum muda sebagai pengguna media sosial aktif sehingga partisipasi mereka dapat bermanfaat dalam situasi darurat atau pun pemulihan pascabencana.

Peningkatan kapasitas para DKRB juga didukung dengan beragam kegiatan seperti kampanye bulanan, podcast, dan webinar pengembangan keterampilan dengan melibatkan para pakar dari berbagai latar belakang, seperti pemerintah, bisnis, akademisi, seniman, ilmuwan, dan kelompok masyarakat guna memperkuat kapasitas pemuda untuk menjadi pemimpin aktif dan penggerak transformasi di komunitas mereka melalui pendekatan multi-dimensi, multi-sektoral, dan multi-disiplin.

Peluncuran dibuka oleh Deputi Sistem dan Strategi BNPB, Wakil Menteri OCD Ricardo B. Jalad, Penasihat Regional BHA USAID Harlan Hale, Direktur Yayasan Peta Bencana Nashin Mahtani serta ratusan pemuda dari berbagai organisasi masyarakat di Indonesia dan Filipina. Pembukaan dilakukan secara virtual atau dalam jaringan (daring) pada hari ini, Sabtu (18/9).

PetaBencana.id yang digunakan di Indonesia dan MapaKalamidad.ph di Filipina merupakan platform berbagi informasi bencana secara real-time yang dijalankan oleh Yayasan Peta Bencana. Melalui online dan pemanfaatan media sosial, masyarakat dapat berpartisipasi untuk mengumpulkan informasi potensi bahaya maupun bencana dari lapangan sehingga informasi tersebut dapat bermanfaat kepada warga masyarakat lainnya.

Platform ini juga dilengkapi ‘chatbot pintar’ yang otomatis akan merespons kiriman informasi bencana di media sosial dan meminta pengunggahnya untuk mengkonfirmasi situasi mereka. Pengunggah akan dipandu dalam format untuk pengiriman laporan bencana. Laporan-laporan ini digunakan untuk memetakan bencana secara real-time di situs yang dapat diakses secara bebas sehingga siapa pun dapat memahami kondisi yang berubah dengan cepat di wilayah terdampak bencana.

Beroperasi sejak 2013 di Indonesia dan 2019 di Filipina, platform ini menyediakan komunikasi transparan antara masyarakat dan lembaga pemerintah, dan telah digunakan oleh jutaan pengguna tetap, manajer darurat, dan responden pertama untuk membuat keputusan penting tentang keselamatan dan navigasi selama bencana.

Setiap penduduk di Indonesia dapat menyampaikan laporan bencana secara anonim dengan melakukan tweet @petabencana, mengirim pesan Facebook ke @petabencana, atau mengirim pesan telegram ke @bencanabot, dan memeriksa https://petabencana.id untuk pembaharuan bencana secara real-time untuk dapat bernavigasi dengan aman.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karhutla Jadi Pintu Masuk, Kemenhut Ungkap Perkara Korporasi hingga Dugaan Jual-Beli Kawasan Hutan

    Karhutla Jadi Pintu Masuk, Kemenhut Ungkap Perkara Korporasi hingga Dugaan Jual-Beli Kawasan Hutan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ditangani Kementerian Kehutanan berkembang ke sejumlah perkara lain. Penelusuran di lapangan tidak hanya mengarah pada penyebab kebakaran, tetapi juga menemukan dugaan perambahan kawasan hutan hingga transaksi lahan di kawasan yang seharusnya dilindungi. Salah satu perkara terbaru datang dari Mempawah, Kalimantan Barat. Berawal dari laporan hotspot, petugas kemudian […]

  • Forkopimda Muba Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Keluang Terdampak Banjir

    Forkopimda Muba Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Keluang Terdampak Banjir

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba menyalurkan bantuan kepada masyarakat  terdampak banjir, akibat tingginya curah hujan. Sekda Drs H Apriyadi MSi langsung gaspol dengan motor trailnya bersama OPD dan Forkopimda Muba meninjau  kondisi warga masyarakat Dusun III Desa Dawas dan Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang. Diiringi guyuran hujan, Apriyadi dan rombongan makin membulatkan  tekad meninjau  Sungai Biduk. Di lokasi, […]

  • Demi Keindahan Kota, Pemprov Sumsel Tertibkan Manusia Silver Dan Gepeng

    Demi Keindahan Kota, Pemprov Sumsel Tertibkan Manusia Silver Dan Gepeng

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 849
    • 0Komentar

    UPAYA Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mewujudkan Provinsi Sumatera Selatan Indah, Tenteram dan Aman gencar dijalankan. Apalagi Sumsel dalam 1 tahun ini akan menjadi Tuan Rumah ajang berkelas Nasional dan Internasional sehingga ke indahan harus tercipta. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumsel, […]

  • Pemerintah Pastikan Data Penerima Vaksin COVID-19 Aman

    Pemerintah Pastikan Data Penerima Vaksin COVID-19 Aman

    • calendar_month Jumat, 8 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    KEPUTUSAN Menkominfo No 253 Tahun 2020 memastikan keamanan data pribadi yang digunakan Pemerintah untuk penanganan COVID-19, termasuk dalam pengoperasian dan pengelolaan aplikasi PeduliLindungi untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Baca keputusannya secara lengkap di https://s.id/kepmenkominfo-253-2020.[***] Ril

  • Maksimalkan Layanan Kanker di 514 Kabupaten/Kota di Indonesia

    Maksimalkan Layanan Kanker di 514 Kabupaten/Kota di Indonesia

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    Kementerian Kesehatan RI memaksimalkan ketersediaan layanan kanker di 514 Kabupaten/Kota di Indonesia, karena dinilai Kanker sebagai penyakit penyebab kematian nomor satu di Indonesia dan perlu mendapat perhatian khusus.   Oleh sebab itu tidak hanya pada layanan kuratif dan rehabilitatif, Kemenkes memprioritaskan layanan kanker melalui program promotif dan preventif, terutama pada skrining dan deteksi dini.   Menkes Budi menjelaskan Layanan […]

  • Dwitri Kartini Serahkan Berkas Pencalonan Ketua PWI Sumsel

    Dwitri Kartini Serahkan Berkas Pencalonan Ketua PWI Sumsel

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bakal  Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Dwitri Kartini bersama rombongan menyerahkan berkas ke Panitia di Kantor PWI Sumsel , Rabu [13/12/2023]. Desember 2023. “Panitia senang sekali menerima rombongan mengusung dan mengawal Dwitri Kartini sebagai bakal calon ketua PWI Sumsel, mohon maaf jika penyambutan tidak sebagaimana mestinya,” kata Kawar Dante, Ketua Panitia. Menurutnya […]

expand_less
WordPress Archive Doris – Blog & Magazine Template Kit Dormatic – Garage Door Repair WordPress Theme Dosino – Arcade Games & Attractions Elementor Template Kit Dot Blog Pro – Creative WordPress Theme For Bloggers Dotfolio – Creative WordPress Theme DotLife | Coaching Online Courses WordPress Dotokai – Karate & Martial Arts School Elementor Template Kit Dotted – Corporate Multipurpose WordPress Theme DoughBoiBakery – Bakery Cakery Elementor Template Kit Doughclass – Baking & Pastry Class Elementor Template Kit