Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Karhutla Jadi Pintu Masuk, Kemenhut Ungkap Perkara Korporasi hingga Dugaan Jual-Beli Kawasan Hutan

Karhutla Jadi Pintu Masuk, Kemenhut Ungkap Perkara Korporasi hingga Dugaan Jual-Beli Kawasan Hutan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ditangani Kementerian Kehutanan berkembang ke sejumlah perkara lain. Penelusuran di lapangan tidak hanya mengarah pada penyebab kebakaran, tetapi juga menemukan dugaan perambahan kawasan hutan hingga transaksi lahan di kawasan yang seharusnya dilindungi.

Salah satu perkara terbaru datang dari Mempawah, Kalimantan Barat. Berawal dari laporan hotspot, petugas kemudian menemukan dugaan perambahan kawasan hutan berupa pembukaan jalan sepanjang sekitar tiga kilometer dengan lebar enam meter.

Setelah memeriksa saksi dan ahli, melakukan olah tempat kejadian perkara serta gelar perkara bersama Korwas PPNS Polri dan Kejaksaan Agung, penyidik Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan menetapkan PT MAP sebagai tersangka korporasi pada 14 Agustus 2026.

Perkara lain sudah melangkah lebih jauh. Di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, kebakaran terjadi di areal PBPH PT TN dengan luas sekitar 16,98 hektare. Korporasi ditetapkan sebagai tersangka dan berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P-21 pada 18 Agustus 2026.

Sementara itu, penyidikan di Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Baling, Kabupaten Kampar, Riau, mengarah pada tiga tersangka. Mereka diduga terlibat dalam pembukaan kawasan hutan dengan cara membakar untuk kemudian ditanami kelapa sawit.

Dari perkara tersebut, penyidik juga menemukan dugaan jual-beli lahan di dalam kawasan hutan. Ketiga tersangka disebut memiliki peran berbeda, mulai dari pengelola lahan, perantara jual-beli, hingga kepala kampung.

Penelusuran belum berhenti di tiga lokasi tersebut. Di Kawasan Hutan Produksi Sungai Tengar-Pesaguan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, penyidik masih mendalami dugaan perambahan pada areal PBPH PT IPB.

Di lokasi itu ditemukan bibit kelapa sawit dan bangunan di dalam kawasan hutan. Pemeriksaan saksi dan ahli serta pendalaman temuan lapangan masih dilakukan untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab.

Direktur Penindakan Pidana Kehutanan Rudianto Saragih Napitu mengatakan penyidik tidak hanya melihat titik api maupun luas lahan yang terdampak.

Penelusuran, kata dia, diarahkan untuk mengetahui bagaimana peristiwa terjadi, siapa yang menguasai dan menggunakan kawasan, siapa yang melakukan kegiatan, serta siapa yang memperoleh manfaat.

“Dari penanganan karhutla, kami juga menemukan dugaan kejahatan kehutanan lain,” kata Rudianto.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho menegaskan penanganan kebakaran dan penegakan hukum berjalan bersamaan. Saat Manggala Agni bersama masyarakat, relawan, TNI, Polri, pemerintah daerah dan unsur lainnya mengendalikan api, penyidik bergerak menelusuri dugaan pelanggaran.

Menurut Januanto, pemegang izin maupun pihak yang menguasai dan mengelola kawasan harus meningkatkan kesiapsiagaan selama periode rawan kebakaran. Personel, sarana pemadaman, sumber air, patroli, deteksi dini dan respons terhadap titik api harus dipastikan berfungsi.

Selain pidana, Kemenhut menyebut ketidakpatuhan juga dapat dikenai sanksi administratif. Instrumen perdata dapat ditempuh apabila terdapat dasar dan kerugian yang harus dipertanggungjawabkan.

Penanganan karhutla pun kini tak hanya berakhir setelah api padam. Setiap temuan di lapangan dapat membuka penelusuran lebih jauh terhadap aktivitas dan penguasaan kawasan, dengan proses hukum ditentukan berdasarkan alat bukti yang ditemukan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebelum Bertambah Parah, Dinkes Palembang Minta Masyarakat Kenali Gejala DBD Sejak Dini

    Sebelum Bertambah Parah, Dinkes Palembang Minta Masyarakat Kenali Gejala DBD Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 12 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Maaf bukan untuk menakut-nakuti, tetapi jika Demam Berdarah Dengue (DBD) tak bisa lagi ditanggulangi dan disembuhkan, penyakit ini bisa menyebabkan kematian. Sebelum terlambat, ada baiknya masyarakat untuk mengenal gejala awal sehingga dapat melakukan pertolongan pertama bagi pengidap DBD. Kelapa Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. H. Letizia, M.Kes, melalui Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Palembang, dr. Fauzia, M.Kes […]

  • Wapres Akan Serahkan Penghargaan, UIN Walisongo akan Dapat Anugerah Badan Publik Informatif

    Wapres Akan Serahkan Penghargaan, UIN Walisongo akan Dapat Anugerah Badan Publik Informatif

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 722
    • 0Komentar

    UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang akan mendapat penghargaan sebagai Badan Publik Informatif. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi tahunan yang dilakukan Komisi Informasi Pusat (KIP) tahun 2021. Kepastian dapat penghargaan ini tertuang dalam Surat Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Gede Narayana kepada Rektor UIN Walisongo, tertanggal 22 Oktober 2021. Pemberian penghargaan akan […]

  • Ditengah Mewabahnya COVID-19, Wawako Palembang Giatkan UMKM Produksi Banyak Masker

    Ditengah Mewabahnya COVID-19, Wawako Palembang Giatkan UMKM Produksi Banyak Masker

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    WABAH COVID-19 memang sudah menyebarkan di Sumsel, bahkan yang positif Virus sudah mencapai 16 orang. Oleh Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda akan mengajak semua UMKM di Palembang ikut menggiatkan produksi masker untuk memenuhi kebutuhan masker setiap warga Palembang di tengah pandemi Covid-19. “UMKM di Palembang ada 37 ribu insya Allah semuanya mau saya arahkan […]

  • Jejak Prabowo, Jalan Baru untuk Santri

    Jejak Prabowo, Jalan Baru untuk Santri

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada pepatah Arab kuno yang berbunyi, “Man jadda wajada, man MoU-an fadhilah.” Artinya kurang lebih, siapa yang bersungguh-sungguh akan dapat hasil, dan siapa yang teken MoU akan dapat beasiswa dan pelatihan singkat. Ya… kurang lebih begitu, meski agak ngarang. Tapi toh isinya mirip dengan kabar segar dari Timur Tengah beberapa hari lalu. Kementerian […]

  • talang jambe krisis air bersih

    Dulu Talang Jambe Pilot Project Air Bersih 24 Jam, Sekarang Krisis Air Bersih

    • calendar_month Rabu, 2 Mei 2018
    • account_circle Bono
    • visibility 1.427
    • 0Komentar

    Sudah sepekan terakhir warga di kelurahan Talang Jambe khususnya warga Perumahan Griya Cipta Permai kesulitan air bersih. Hal ini terjadi karena tidak mengalirnya air PDAM Tirta Musi ke perumahan mereka.

  • Terkait Perusakan Rumah Ibadah di OI, Alex : Murni Kriminal

    Terkait Perusakan Rumah Ibadah di OI, Alex : Murni Kriminal

    • calendar_month Kamis, 8 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Sekarang Polda sedang mendalami hal ini. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,

expand_less
WordPress Archive Caspiar | Digital Marketing & Agency WordPress Theme Cassida – Hotel Booking WordPress Theme Castel – Single Property & Real Estate WordPress Theme Castify – Audio Podcast Elementor Template Kit Caston – Furniture Shop by Elementor Castpod – A Professional WordPress Theme for Audio Podcasts Castx – Superior Podcast WordPress Theme Catalog | Buy Sell / Marketplace Responsive WordPress Theme Catalog Mode for WooCommerce Catana – Fashion & Minimal WooCommerce WordPress Theme