Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » Panen Bersama Petani, Gubernur Semangati Warga Olah Cabai Lado Gerakkan Ekonomi di Desa-Desa

Panen Bersama Petani, Gubernur Semangati Warga Olah Cabai Lado Gerakkan Ekonomi di Desa-Desa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
  • visibility 818
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANYAK cara dilakukan Gubernur Sumsel H. Herman Deru untuk meningkatkan perekonomian warganya di tengah pandemi Covid 19. Salah satunya dengan menyemangati warga agar lebih giat menanam aneka kebutuhan pokok sehari-hari seperti sayuran, umbi-umbian dan terutama cabai serta mengolahnya menjadi barang kebutuhan pokok sehari-hari.

” Sekarang Saya tanya, siapa yang bisa makan tanpa cabai di rumah? Rata-rata semua butuh cabai kan. Makanya tanam sendiri. Manfaatkan pekarangan di sekitar rumah sehingga kita tidak perlu membeli lagi,” ujarnya usai panen Cabai Lado bersama petani di Desa Sukanegara Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur.

Menurut dia hal-hal kecil seperti itu kadang tak terpikirkan. Padahal jika ditekuni, menanam cabai bisa meningkatkan perekonomian keluarga. Apalagi selain digunakan untuk memasak sambal sehari-hari, cabai bisa diolah dalam berbagai bentuk misalnya bumbu pecel, bahkan diolah menjadi bumbu masak lain misalnya bubuk cabe kering.

“Jadi kita jangan ikut-ikutan. Orang tanam karet lalu berduyun-duyun menanam karet. Ada orang justru kaya karena bumbu pecel. Makanya petani juga harus jeli melihat bagaimana suplai dan demand ini,” jelas HD.

Inisiatif kreativitas seperti ini kata HD memang membutuhkan pemantik seperti misal Kepala Daerahnya atau pejabat. Maka dari itu Dia menghimbau agar Bupati OKU Timur mulailah menggerakkan ini untuk mendongkrak perekonomian warga.

” Suatu daerah itu dikatakan mampu kalau biaya hidupnya murah. Nah kita inikan ada semua, cabai, ubi, sayur, padi semua ada. Mari kita gerakkan ini agar kita jadi daerah yang mandiri,” tambahnya.

Di era seperti sekarang sudah  tidak ada alasan lagi bagi warga untuk tidak berkembang. Apalagi saat ini Pemprov juga terus mengupayakan internet desa bagi warganya. Dengan internet masyarakat bisa mempelajari peluang apa saja yang dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Terlebih saat ini sudah ada tenag Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian (P2EP) yang disebar ke daerah-daerah untuk membantu memajukan para petani.

” Kalau tidak tahu dan butuh informasi apa saja terkait peningkatan ekonomi pertanian bisa tanya ke petugas. Mereka wajib tahu. Jadi bapak ibu tidak perlu ragu lagi jika ada yang butuh ditanyakan,” papar HD.

Dikatakan HD, cabai merupakan salah satu komoditi hortikultura dari jenis sayuran yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian sebagai salah satu komoditas strategis nasional karena memiliki banyak manfaat serta bernilai ekonomis tinggi sehingga sering menjadi salah satu komoditi pertanian di Indonesia yang sering mengalami inflasi terkait ketersediaannya di pasaran termasuk di Provinsi Sumatera Selatan.

Selama ini harga cabai mengikuti pola pertanaman yang mengacu pada musim tanam.  Pada saat memasuki musim kemarau, maka harga cabai akan mengalami penurunan akibat ketersediaan cabai yang berlimpah dipasaran.  Hampir sebagian besar petani cabai melakukan budidayanya di musim ini.  Tetapi apabila memasuki musim penghujan, maka harga cabai akan mengalami peningkatan akibat ketersediaannya yang terbatas.  Terbatasnya ketersediaan cabai dipasaran disebabkan karena pada saat musim penghujan, maka petani akan lebih ektra memelihara pertanaman cabe dan tanaman cabe pun akan lebih rentan terhadap serangan penyakit.

Diperlukan sentuhan teknologi budidaya yang bisa menjaga dan melindungi pertanaman cabai dilapangan khususnya pada saat penanaman di musim hujan karena pada saat inilah apabila petani berhasil melewatinya maka akan meningkatkan pendapatan mereka dari berjualan cabai.

Berbagai jenis dukungan teknologi yang bisa diberikan ke petani seperti penggunaan varietas cabai yang tahan penyakit dan lebih adaptif ditanam dimusim penghujan.(***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Stunting, Ini Yang Diprogramkan Pemkot Palembang

    Cegah Stunting, Ini Yang Diprogramkan Pemkot Palembang

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 909
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang terus berkomitmen dalam percepatan penanggulangan stunting atau kekerdilan dengan melaksanakan berbagai upaya seperti pemetaan ibu hamil. “Dengan mengalokasikan dana yang akan kita manfaatkan untuk betul-betul menyelesaikan stunting serta pemetaan ibu-ibu hamil yang berpotensi stunting,” ujar Ketua Penanggulangan Stunting, yang juga Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, usai memimpin rapat membahas percepatan penanganan […]

  • Mulai Berlaku Hari Ini, Inilah Ketentuan Pengetatan PPKM Mikro, Silahkan Ikuti Agar Terhindar Pandemi Covid

    Mulai Berlaku Hari Ini, Inilah Ketentuan Pengetatan PPKM Mikro, Silahkan Ikuti Agar Terhindar Pandemi Covid

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 929
    • 0Komentar

    PEMERINTAH terus mengintensifkan upaya menekan laju pandemi COVID-19. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar dilakukan penguatan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) di lapangan. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi COVID-19, Senin (21/06/2021) pagi, melalui konferensi video. “Bapak Presiden memberikan penegasan terkait dengan operasionalisasi dan lapangan terkait […]

  • Untuk Dukung Kesiapan PTM Terbatas, Vaksinasi untuk Pelajar Dipercepat

    Untuk Dukung Kesiapan PTM Terbatas, Vaksinasi untuk Pelajar Dipercepat

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 743
    • 0Komentar

    PEMBELAJARAN Tatap Muka (PTM) terbatas penting untuk dilaksanakan. Berdasarkan Kajian Kemendikbud Ristek, situasi pembelajaran daring saat ini memberikan dampak risiko Learning Loss yang pemulihannya bisa memakan waktu hingga 9 tahun. Hal ini terjadi karena peserta didik tidak memperoleh pembelajaran yang optimal yang berakibat pada kemunduran akademis dan non akademis. PTM Terbatas dinilai dapat menekan risiko […]

  • Expo Lokal Rasa Internasional, Dari Sekayu Bisa Nyasar ke Jepang hingga Amerika

    Expo Lokal Rasa Internasional, Dari Sekayu Bisa Nyasar ke Jepang hingga Amerika

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.477
    • 0Komentar

    KALAU kita flashback, expo di daerah biasanya identik dengan panggung dangdut, jajanan cilok, dan brosur numpuk di tas. Pulangnya paling banter bawa balon warna-warni, kipas promosi, atau foto sama badut yang maskernya udah miring. Namun di Muba Expo 2025, masyarakat Musi Banyuasin justru bisa pulang bawa masa depan. Iya, masa depan, bukan ala-ala motivator MLM […]

  • TMII Miniatur Indonesia, Kini Dikelola Negara

    TMII Miniatur Indonesia, Kini Dikelola Negara

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.000
    • 0Komentar

    Siti Hartinah takjub. Saat mengunjungi Disneyland, Amerika Serikat dan Thai-in-Miniature di Thailand pada era 1970an, Siti Hartinah –istri Presiden Soeharto–atau yang akrab disapa Tien Soeharto punya angan-angan membangun hal serupa di Indonesia. Namun bangunan itu nantinya lebih menonjolkan spirit ke-Indonesiaan. Dalam angan-angannya itu, ia membayangkan taman itu menjadi miniaturnya Indonesia. Keinginan itu lalu ia sampaikan […]

  • Susuri Sungai  Gubernur Bawa Bantuan  Untuk Korban Puting Beliung

    Susuri Sungai Gubernur Bawa Bantuan Untuk Korban Puting Beliung

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    TERJADINYA bencana alam puting beliung yang terjadi di tiga desa dalam Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir, akhir pekan lalu menjadi keperihatian tersediri bagi Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru. Guna memastikan kondisi warga di tiga desa yang terdampak bencana yakni masing-masing Desa Sungai Lebung, Harimau Tandang dan Maju Jaya. Gubernur kemaren bertolak menuju lokasi […]

expand_less
WordPress Archive BikePro – WooCommerce Elementor Template Kit Bikersclub – Motorcycle Club WooCommerce WordPress Theme Bikeway – Sport Shop WooCommerce Theme Bili – Creative Agency WordPress Theme Bilis – Agency Landing Page Elementor Block Kit Billey - Creative Portfolio & Agency WordPress Theme Bimber – Viral Magazine WordPress Theme Binace – Fashion Shop WooCommerce WordPress Theme (Mobile Layout Ready) Binance Pay Payment Gateway for WooCommerce Binduz – Blog Magazine Newspaper WordPress Theme