Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Antisipasi Perdagangan Orang, Kemensos Siap Kerjasama

Antisipasi Perdagangan Orang, Kemensos Siap Kerjasama

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
  • visibility 657
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Sosial menjadi salah satu Kementerian yang hadir dalam Talkshow “Meningkatkan Sinergitas Layanan Terpadu untuk Melindungi dan Memenuhi Hak-hak Korban dan Saksi TPPO” dalam acara puncak Hari Dunia Anti Perdagangan Orang.

Dalam talkshow ini, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial diwakili Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial & Korban Perdagangan Orang, Waskito Budi Kusumo menyampaikan beberapa upaya yang dilakukan Kementerian Sosial dalam memenuhi hak korban dan saksi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Sebagai informasi, laporan lima tahunan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GTPP-TPPO) pada tahun 2015-2019 menunjukkan, terdapat 2.648 korban perdagangan orang yang terdiri dari 2.319 perempuan dan 329 laki-laki.

“Angka ini menunjukkan kasus TPPO semakin meningkat dan perempuan banyak yang menjadi korbannya, apalagi dimasa pandemi Covid-19. Seperti yang disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Bintang, ini adalah kejahatan yang luar biasa,” ungkap Fatma Ayu Husnasari, presenter Metro TV yang menjadi Moderator dalam Talkshow.

Waskito juga membenarkan pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga yang menyebutkan bahwa TPPO merupakan kejahatan yang luar biasa, bahkan menjadi kejahatan yang sangat sulit untuk dihapuskan karena hampir semua negara mengalami dampaknya. Untuk itu perlu upaya bersama dalam menghapuskan TPPO.

Kementerian Sosial berupaya memenuhi hak korban dan saksi TPPO dengan layanan rehabilitasi sosial. Di tahun 2021, Kementerian Sosial telah merubah paradigma layanan menjadi multifungsi.

Kementerian Sosial memiliki balai-balai rehabilitasi sosial yang semula memberikan layanan berdasarkan klaster rehabilitasi sosial, misal balai anak hanya menangani permasalahan anak, begitu juga dengan lansia, penyandang disabilitas, korban penyalahgunaan Napza serta tuna sosial dan korban perdagangan orang.

Namun kini perubahan paradigma layanan menjadi multifungsi membuat 41 balai rehabilitasi sosial harus bisa melayani semua klaster rehabilitasi sosial, salah satunya menangani korban perdagangan orang. “Jadi jika semula korban dan saksi TPPO hanya bisa dilayani oleh Balai Mulya Jaya di Jakarta dan 2 Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) di Jakarta dan Tanjung Pinang, sekarang bisa dilayani di 41 balai di seluruh Indonesia”, jelas Waskito.

Ini menandakan pemberian layanan akan semakin luas jangkauannya dan bisa direspon cepat. Layanan rehabilitasi sosial yang diberikan melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) mengedepankan kebutuhan dari korban atau saksi yang diistilahkan dengan Penerima Manfaat.

Layanan ATENSI ini berbasis keluarga, komunitas dan/atau residensial (balai). Sebanyak 7 komponen ATENSI yang dapat diberikan kepada Penerima Manfaat, yaitu dukungan pemenuhan hidup layak, perawatan pengasuhan, dukungan keluarga, terapi (fisik, psikososial, mental dan spiritual), pelatihan keterampilan/kewirausahaan, bantuan asistensi sosial, dan dukungan aksesabilitas.

Penentuan basis layanan dan komponen layanan bagi Penerima Manfaat adalah melalui asesmen komprehensif yang dilakukan oleh Pekerja Sosial yang ada di Balai.

Sebagai bekal keterampilan, Kementerian Sosial juga telah menyiapkan wadah untuk melatih para penerima manfaat, khususnya dalam berwirausaha, yaitu Sentra Kreasi ATENSI (SKA). Di SKA terdapat berbagai macam usaha, mulai dari kuliner, kerajinan tangan hingga jasa yang bisa digeluti oleh Penerima Manfaat.

“Sentra Kreasi ATENSI ini bisa mengembangkan minat dan bakat Penerima Manfaat sehingga ketika mereka pulang ke daerahnya, mereka punya bekal keterampilan untuk usaha dan mandiri secara sosial dan ekonomi,” tambah Waskito.

Waskito juga menambahkan bahwa Kementerian Sosial memiliki sumberdaya manusia yang siap melakukan respon cepat di lapangan, yaitu ada Pekerja sosial, Penyuluh Sosial, Pendamping Rehsos, Tagana dan Tim Reaksi Cepat (TRC). SDM ini akan bersinergi di lapangan, paling tidak di tingkat daerah untuk bisa menjangkau berbagai masalah sosial.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK, Femmy Eka Kartika Putri menambahkan bahwa Pemerintah Indonesia telah berkomitmen dan melakukan langkah penanganan TPPO, salah satunya adalah pengesahan Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan TPPO yang salah satunya mengamanatkan pembentukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO (GTPP-TPPO).

“Hingga saat ini telah terbentuk sebanyak 32 Gugus Tugas Provinsi dan 245 Gugus Tugas Kabupaten/Kota. Berbagai upaya pencegahan terjadinya TPPO terus dilakukan baik melalui sosialisasi, edukasi, literasi dan penyadaran sosial agar masyarakat tidak menjadi korban,” tutur Femmy.

Talkshow ini dihadiri oleh anggota GTPP-TPPO di pusat maupun daerah, Kementerian/Lembaga terkait, organisasi dan komunitas pemerhati TPPO, media dan masyarakat. Kemensos (***)

Ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Dan Dewan Teken MoU, IPAL Sei  Selayur Segera Dibangun

    Pemkot Dan Dewan Teken MoU, IPAL Sei Selayur Segera Dibangun

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang H. Harnojoyo menandatangani Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dengan Dewan Perwakikan Rakyat Kota Palembang tentang Pelaksanaan Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Rumah Pompa Hibah Australia diuang Badan Musyawarah DPRD Kita Palembang, Senin (17/2/2020). Pembangunan IPAL ini akan menjadi skala pembangunan IPAL terbesar dengan total anggaran […]

  • Malam 17 Agustus di Jaya Agung P19, Warga Gelar Tahlil, Yasin, Doa Bersama hingga Makan Tumpeng

    Malam 17 Agustus di Jaya Agung P19, Warga Gelar Tahlil, Yasin, Doa Bersama hingga Makan Tumpeng

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Lapangan Desa Jaya Agung P19, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin dipenuhi warga yang datang untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, minggu (16/8/2026) malam, Namun, suasana malam itu bukan hanya soal perayaan, menjelang 17 Agustus, masyarakat memilih berkumpul dalam Malam Tasyakuran dan Doa Bersama sebagai bentuk rasa syukur serta  mengenang jasa para pahlawan yang telah […]

  • Gencarkan Upaya Makmurkan & di Makmurkan Masjid Lewat MDI

    Gencarkan Upaya Makmurkan & di Makmurkan Masjid Lewat MDI

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melakukan kunjungan kerja ke Desa Ulak Paceh  Kecamatan Lawang Wetan dalam rangka Safari Ramadhan 1443 H dan pelantikan Pengurus Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lawang Wetan, di Masjid Al-Muhajirin, Desa Ulak Paceh, Kamis (14/2022). Dalam sambutannya, Plt Bupati Muba menyampaikan Safari Ramadhan adalah kegiatan rutin yang dilakukan pemerintah […]

  • Jelang ramadan 2025, Wagub Sumsel tinjau pasar & gerakan pasar murah, apa katanya !

    Jelang ramadan 2025, Wagub Sumsel tinjau pasar & gerakan pasar murah, apa katanya !

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang melakukan peninjauan Gerakan Pasar Murah dalam rangka menjelang Bulan Suci Ramadhan Tahun 2025 di Pasar KM 5 dan Pasar Lembaga, Rabu (26/02/25). Usai melakukan peninjauan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Prov. Sumsel, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang melakukan peninjauan secara langsung menuju Pasar Km 5 […]

  • Sekitar 200 Wartawan 789 Siap Hadiri Reuni Akbar

    Sekitar 200 Wartawan 789 Siap Hadiri Reuni Akbar

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    KEINGINAN para wartawan senior yang bertugas di Sumsel era tahun 1970 an hingga thn 1999 (789) untuk melepas kangen yang dikemas dalam acara reuni (silaturrahmi) bakal terwujud. Acara yang dihadiri sekitar 200 orang wartawan tersebut,  bakal digelar di Istana Gubernur, Griya Agung, Palembang, Kamis (21/11/2019). Menurut Ketua Panpel, Drs H Iklim Cahya,  MM,  selain para wartawan […]

  • RT (Rukun Tetangga) Berstatus Zona Merah Wajib Micro Lockdown

    RT (Rukun Tetangga) Berstatus Zona Merah Wajib Micro Lockdown

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 995
    • 0Komentar

    USAI lebaran Idul Fitri tahun 2021, muncul klaster-klaster baru penularan COVID-19. Satgas Penanganan COVID-19 telah memantau potensi penyebaran yang meluas. Pemerintah daerah diminta antisipasi hal ini dengan mengoptimalkan peran pos komando (posko), terutama terkait pengendalian sesuai status zonasi tingkat rukun tetangga (RT) masing-masing. Jika RT berstatus zona merah atau memiliki kasus lebih dari 5 rumah, […]

expand_less
WordPress Archive PlusAgency – Multipurpose Website CMS / Business CMS Pluto Clean Personal WordPress Masonry Blog Theme Pmotion – Animated GIF and Video Maker For WordPress Podgorica – Environment and Renewable Energy WordPress Theme Podium | Fashion Model Agency WordPress Theme Podium – Model Agency WordPress Theme Podzed – Podcaster & Radio Station Elementor Template Kit Pofily – Woocommerce Product Filters – SEO Product Filter Point Finder Directory | Directory & Listing WordPress Theme Point of Sale System for WooCommerce (POS Plugin)