Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Tak Sebatas Judul yang Dibaca

Tak Sebatas Judul yang Dibaca

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
  • visibility 1.287
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Buku adalah jendela dunia dan membaca adalah media untuk membukanya”. Ungkapan lama dan acap kali diulang-ulang sebagai motivasi untuk meningkatkan pengetahuan. Ungkapan di atas menjelaskan atau menyuruh kita untuk melihat isi dunia ini yang dikemas dalam ilmu pengetahuan. Sebagaimana layaknya rumah yang mempunyai jendela. Fungsi jendela dari sebuah rumah adalah untuk membuka dan mengetahui isi dunia luar. Artinya, kita tidak terkurung dalam sebuah ruang yang itu saja. Kita tidak tahu apa yang terjadi di luar rumah kita. Dengan membacalah, kita dapat mengetahui isi informasi yang tersebar di dunia ini.

Perkembangan informasi sekarang sangat cepat, baik melalui media cetak, elektronik maupun media internet. Agar tidak ketinggalan dengan berbagai informasi yang begitu cepat itu, membacalah salah satu upaya yang harus kita lakukan. Nah, minat membaca di Indonesia inilah yang masih rendah dan membutuhkan proses yang panjang untuk menumbuhkannya. UNESCO menyebutkan Indonesia urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, artinya minat baca sangat rendah. Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0,001%. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca!

Membaca adalah sebuah proses yang kompleks dan rumit. Kompleks artinya dalam proses membaca akan terlibat berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor dari dalam (internal) dapat berupa intelegensi, minat, sikap, bakat, motivasi, tujuan membaca dan sebagainya. Sementara itu, faktor dari luar (eksternal) dapat berupa sarana, teks bacaan, lingkungan, latar belakang pembaca, dan tradisi masyarakat pembaca (Nurhadi, 2008:13).

Dalam masyarakat Indonesia, membaca belum menjadikannya sebagi kebutuhan .  Masyarakat akan membaca jika ada perlunya saja. Siswa dan mahasiswa akan membaca jika ada tugas yang diberikan gurunya yang memaksa mereka untuk membaca. Apalagi masyarakat di luar lingkup dunia pendidikan, sangat sedikit sekali minat mereka membaca.

Pada saat ini literasi sangat dibutuhkan. Literasi  sebagai kemampuan membaca dan menulis. Literasi semacam ini ini hanya dasar bagi kegiatan keterampilan berbahasa. Dalam artian, literasi ini perlu dikembangkan lagi. Literasi tidak hanya tentang sebuah buku. Sehubungan dengan perkembangan dunia di era digital sekarang ini, bahan bacaan tidak hanya terbatas dengan buku. Di era keterbukaan (transparan), media online, baik media massa maupun media sosial sangat berperanan penting dalam menyebarkan informasi. Sedetik saja informasi telah bertambah dan menyebar ke seluruh pelosok negeri.

Literasi media menjadi sangat penting. Kemampuan seseorang berliterasi media adalah kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi dan mengomunikasikan pesan dalam berbagai bentuk medium. Informasi dari media cyber atau media online sangatlah banyak, apalagi media sosial. Informasi tersebut terkemas dalam bentuk berita.

Sebagaimana sebuah wacana tulis, sebuah berita terdiri dari judul, isi dan penutup berita. Seorang pembaca untuk dapat memahami sebuah informasi atau berita haruslah membaca keseluruhan berita tersebut. Nah, terkadang pembaca hanya membaca judul dari sebuah berita tersebar di media online atau media sosial. Belum memahami isi wacana tersebut, tetapi pembaca telah memberi komen atau tanggapan terhadap berita tersebut. Menariknya, hal tersebut menjadi viral karena saling komen atau saling menanggapi. Hal inilah terkadang menyebabkan sebuah berita yang tersebar menjadi sebuah berita yang viral, tetapi tidak lagi sesuai dengan isi awalnya.

Sejatinya, seorang pembaca haruslah menjadi pembaca yang bijak. Artinya, pembaca yang memahami isi dari bacaan. Bukan hanya membaca sekilas. Lalu, seolah-olah telah membaca semuanya. Judul dalam sebuah berita memang dibuat menarik dan terkadang bombastis agar permbaca tertarik untuk membacanya. Jika hanya membaca sebuah judul sebuah tulisan, mengabaikan isi akan menyebabkan informasi tak terserap sempurna.

Segala sesuatu pun bisa menjadi viral atau terkenal di media sosial. Mulai dari informasi biasa hingga luar biasa. Kemampuan membaca seseorang, dalam hal ini literasi media inilah yang harus ditingkatkan. Kemudian, bijak menanggapi berita yang ada di media cyber tersebut. Jangan sampai judul berita yang berbeda dengan isi berita pun turut ditanggapi.[***]

 

Penulis:

Dr. Darwin Effendi, M.Pd.

Dosen Universitas PGRI Palembang

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Sembuh Bertambah 10 Orang, Bayung Lencir Jadi Zona Hijau

    Kasus Sembuh Bertambah 10 Orang, Bayung Lencir Jadi Zona Hijau

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 923
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (24/6/2020) mengkonfirmasi penambahan 10 kasus pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke kediaman masing-masing, 1 pasien di RSUD Sungai Lilin dan 9 pasien RSUD Bayung Lencir. Sebanyak 10 penambahan kasus sembuh tersebut menambah daftar pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh yakni dengan total sebanyak 35 kasus sembuh. […]

  • 6 Langkah Jaga Daya Tahan Tubuh

    6 Langkah Jaga Daya Tahan Tubuh

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    AYO jaga daya tahan tubuh dengan 6 langkah mudah. Berjemur di bawah matahari pagi membantu kita mendapatkan asupan Vitamin D. Berolahraga dengan rutin membuat badan jadi lebih bugar. Selanjutnya, pastikan asupan harian kita bergizi dan seimbang. Jangan lupakan air putih, vitamin atau suplemen, juga istirahat yang cukup. Pandemi COVID-19 masih menghadang, mari kita menjaga kondisi […]

  • PUPR Muba kenalkan inovasi “gercep pasti Muba”

    PUPR Muba kenalkan inovasi “gercep pasti Muba”

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.657
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pemkab Muba melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperkenalkan inovasi cemerlang, yaitu “Gercep Pasti Muba”. Strategi ini dirancang untuk memastikan perbaikan jalan strategis dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran, guna mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Podcast “Gercep Pasti Muba” Dalam podcast berjudul *”Gercep Pasti Muba: Strategi Gerak Cepat Penanganan Jalan […]

  • Aktivitas Malam Ramadan Naik, Polisi Perluas Operasi

    Aktivitas Malam Ramadan Naik, Polisi Perluas Operasi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    LONJAKAN aktivitas malam selama Ramadan 2026 mendorong aparat keamanan di Sumatera Selatan memperluas patroli dan mempercepat penindakan di sejumlah wilayah yang mencatat peningkatan gangguan ketertiban. Pusat jajanan takjil, pasar malam, hingga ruas jalan utama tetap ramai setelah waktu berbuka dan salat tarawih. Mobilitas warga yang bertambah menciptakan kepadatan baru di ruang publik. Aparat membaca pergeseran […]

  • “Prangko Balikan Sama Bangsa, Surat Cinta dari Zaman Amplop”

    “Prangko Balikan Sama Bangsa, Surat Cinta dari Zaman Amplop”

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.648
    • 0Komentar

    ZAMAN sekarang, anak muda pacaran cukup kirim emoji atau stiker kucing peluk bantal, dulu? Cinta itu dikirim lewat amplop, ditempel prangko, dilempar ke kotak surat, terus harap-harap cemas kayak nelayan nunggu umpan dimakan ikan. Nah, siapa sangka, prangko, si kecil bergigi pinggir ini tiba-tiba comeback!, dan bukan comeback kaleng-kaleng, tapi dibuka langsung oleh Menteri Kebudayaan […]

  • Sumsel Siap Kembangkan Potensi Pariwisata Lokal

    Sumsel Siap Kembangkan Potensi Pariwisata Lokal

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 984
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Menteri Pariwisata Republik Indonesia Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc, Walikota Palembang H. Harno Joyo, Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho, Ph.D dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar menggelar Dialog Publik Pembangunan Manusia. Diskusi publik yang berlangsung di Auditorium Graha Universitas Sriwijaya diikuti sekitar 500 […]

expand_less
WordPress Archive Mochi – A Clean Personal WordPress Blog Theme Moda – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme With RTL Support Modal Box/Popup for Cornerstone Modal Login Register Forgotten WordPress Plugin Modave – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Modeli – Architecture & Engineering Elementor Template kit Modelish – A Unique Photography WordPress Theme Models – Fashion Agency WordPress Theme Modern Audio Player Schedule AddOn Modern Events Calendar