Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Muba Rintis Desa Sadar Kerukunan

Muba Rintis Desa Sadar Kerukunan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
  • visibility 807
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN Muba berencana merintis desa sadar kerukunan sehingga umat beragama dan etnis dapat hidup saling perdampingan /zero konflik.
 
Desa Sadar Kerukunan yang akan dirintis di Desa Suka Damai Kecamatan Tungkal Jaya dan bertahap nantinya akan diterapkan disetiap pedesaan di Muba.

Ketua dan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel audiensi bersama Bupati Muba Dodi Reza di Ruang Rapat Bupati Muba, Kamis (21/1/2021). 

Ketua FKUB Muba Drs Ahmad Yani Mm mengungkapkan, penduduk di Desa Suka Damai terdiri dari berbagai macam etnis dan masing-masing memeluk agama kepercayaan yang ada di Indonesia.

“Penduduk di Suka Damai ini lengkap dengan memeluk agama yang ada di Indonesia yakni Islam, Budha, Kristen, Protestan, dan Hindu. Alhamdulillah semuanya hidup damai dan rukun,” ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa FKUB telah melakukan banyak program dalam rangka menjaga kerukunan antar umat beragama ini, salah satunya melakukan sosialisasi dan pembinaan ke setiap kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muba secara bertahap.

“Kami mensosialisasikan tentang pembangunan rumah ibadah, karena selama ini sering menjadi sumber konflik. Namun alhamdullilah berkat koordinasi yang baik tidak sampai terjadi konflik. Selain itu juga kami turut membantu Pemkab Muba dalam memberikan penyuluhan tentang protokol kesehatan Covid-19,”bebernya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex mengungkapkan peresmian Desa Sadar Kerukunan di Desa Suka Damai ini harus segera direalisasikan. 

“Motivasinya, agar di setiap daerah itu harus akur dan berdampingan, karena menciptakan suasana yang rukun dan damai adalah masa depan kita semua,” ulasnya. 

Dikatakan Dodi, untuk keperluan fasilitas atau operasional kepengurusan FKUB silahkan saja diajukan, nanti Pemkab Muba melalui Bagian Kesra akan siap bantu. Karena disini Bagian Kesra menampung seluruh kegiatan umat beragama, bukan hanya satu jenis agama saja.

“Silahkan beribadah menurut kepercayaan dan agama masing-masing. Muba Zero Konflik harus tetap kita jaga.  Kalau ada perayaan agama selain agama islam kita akan bantu, kita anggarkan sesuai kebutuhan, terpenting semua umat antar agama tetap rukun hidup berdampingan,”pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Bupati juga mengajak seluruh umat beragama melalui FKUB Muba secara serentak besok, Jumat 22 Januari 2021 untuk berdoa bersama, menggelar istighotsah di masing-masing daerah.

“Tujuan do’a bersama ini untuk mendoakan saudara-saudara kita yang terkena musibah dan mendo’akan kita Kabupaten Muba dijauhkan dari musibah dan marabahaya,”ucapnya.[***]

ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ikan-air-tawar

    Hebat, Legistatif Ingin Sumsel Jadi Pusat Penelitian Ikan Air Tawar Pertama di Sumatera

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.565
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) ingin menjadikan Provinsi Sumsel menjadi pusat penelitian ikan air tawar pertama di Sumatera menyusul daerah Sumsel memiliki banyak anak Sungai dan rawa.

  • Cerita dari 229 Desa yang Tak Suka Basa-basi

    Cerita dari 229 Desa yang Tak Suka Basa-basi

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 775
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau membangun ekonomi rakyat diibaratkan menanam singkong, maka Muba sudah punya ladang, cangkul, pupuk, bahkan panennya pun tinggal nunggu waktu. Sementara daerah lain masih sibuk debat kusir soal jenis bibit dan posisi matahari, Muba sudah naik ke traktor dan tancap gas membentuk Koperasi Merah Putih di seluruh penjuru desa dan kelurahan. Sungguh ini […]

  • BSU Rasa Duren, Manis di Dalam, Tapi Jangan Sampai Ketipu Kulitnya!

    BSU Rasa Duren, Manis di Dalam, Tapi Jangan Sampai Ketipu Kulitnya!

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

    JIKA anda lagi jalan-jalan di pasar, lihat durian montok, dan harganya murah banget, baru dibuka, eh isinya busuk dan ada ulatnya. Nah, begitu juga cerita soal tautan palsu Bantuan Subsidi Upah (BSU), kelihatannya resmi, padahal jebakan betmen digital! Di era serba online ini, link palsu sudah kayak tuyul zaman modern nggak kelihatan, tapi bisa nguras […]

  • Penerima Set Top Box Tepat Sasaran,  Pendamping Lakukan Pendataan

    Penerima Set Top Box Tepat Sasaran, Pendamping Lakukan Pendataan

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 503
    • 0Komentar

    PENDATAAN warga kurang mampu oleh Dinas Sosial Kota Pekanbaru, yang nantinya akan menerima Set Top Box (STB), bantuan dari pemerintah pusat, masih berjalan. Dinsos menyebut pendataan akan tuntas dalam waktu satu minggu dan nantinya masyarakat yang sudah didata dan berhak akan mendapat. Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru Dr. H. Idrus, S.Ag M.Ag, belum lama ini […]

  • Dua Kurir Sabu Seberat 22 Kilogram Dituntut Penjara Seumur Hidup

    Dua Kurir Sabu Seberat 22 Kilogram Dituntut Penjara Seumur Hidup

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    JAKSA Penuntut Umum (JPU) Imam Murtadlo, SH, menuntut Sandi Ekowardo (28) dan rekannya Sayadi (50) dua terdakwa yang diduga sebagai sindikat narkotika jenis sabu sebanyak 22 kilogram dengan hukuman penjara seumur hidup. Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Palembang. Senin (10/8/2020). “Dengan ini menyatakan bahwa kedua terdakwa terbukti secara sah dan […]

  • Jam Sekolah Palembang Diundur Jadi 08.00 WIB, Siswa Tetap Masuk tapi Aktivitas Ini Mulai Dipangkas

    Jam Sekolah Palembang Diundur Jadi 08.00 WIB, Siswa Tetap Masuk tapi Aktivitas Ini Mulai Dipangkas

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kota Palembang mengubah jam masuk sekolah menjadi pukul 08.00 WIB sebagai langkah antisipasi memburuknya kualitas udara. Meski waktu masuk digeser, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung secara tatap muka hingga jam pulang seperti biasa, sekitar pukul 15.30 WIB. Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP. Pemkot […]

expand_less
WordPress Archive Osterisk: VOIP & Cloud Services WordPress Theme Osvald – Finance Consulting Elementor Template Kit Otaru – Technology & Digital Agency WordPress Theme Otello – Personal Blog and Magazine WordPress Theme Otmil – Diet & Clean Food Catering Services Elementor Template Kit Otowash – Car Washing & Cleaning Services Elementor Template Kit OTT Platform & Video Streaming WordPress Theme with AI OuiOui - Multi Vendor MarketPlace Elementor WooCommerce Theme Our Mission – Charity WordPress Theme Out Of Stock Product Reservation for WooCommerce